NovelToon NovelToon
Touch Me, Mr. Cassanova

Touch Me, Mr. Cassanova

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Mafia / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Mommy_Ar

"Di tinggal pas lagi sayang-sayange."

Mungkin, istilah kata itu sangat tepat untuk seorang gadis bernama Faiz. Menjalin hubungan sejak dirinya masih duduk di bangku kelas SD. Hingga saat selesai masa putih Abu-Abu. Di berikan janji dan impian setinggi langit, namun pada akhirnya di tinggalkan begitu saja oleh sang kekasih.

Perjuangan dan pengorbanan dia lakukan untuk merebut kembali kekasihnya dari tangan para pelakor. Mampukah Faiz mengembalikan sang kekasih ke dalam pelukan nya?

Ataukah, Faiz malah menemukan laki-laki lain yang bisa membuatnya untuk. Move on dari cinta pertama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah orang

...~Happy Reading~...

Tepat ketika semua orang hendak sarapan pagi, Edward baru saja sampai di rumah orang tuanya. Ia segera bergegas turun dari mobil dan berlari mencari keberadaan adik nya. Langkah nya terhenti ketika melihat seorang gadis yang tengah fokus memainkan ponsel nya di sudut ruang keluarga nya tengah berdiri membelakangi nya. Ia semakin mempercepat langkah nya dan segera memeluk gadis itu dari belakang.

“Maaf ya,” ucap Edward seketika membuat tubuh gadis itu menegang kaku, lantaran terkejut mendengar suara yang sangat ia tunggu. Tidak hanya itu, ia juga tidak menyangka bahwa Edward akan memeluk nya secara tiba- tiba.

“Kakak masih inget rumah?” tanya seseorang yang berjalan dari arah belakang Edward.

Seketika laki- laki itu langsung menoleh ke belakang dan menatap siapa yang berbicara di belakang sana. Dan betapa terkejut nya ia ketika melihat wajah adik nya yang terlihat acuh dan marah padanya sedang menuruni tangga. Bahkan gadis itu tidak berniat menghampiri nya, melainkan segera pergi menuju ruang makan.

“A—aya ... “ gumam Edward terbata, entah mengapa kini ia merasa jantung nya berdetak dengan begitu cepat. Ia tidak tahu mengapa ada gadis lain berada di rumah nya. Karena setahu nya, Fayya tidak memiliki teman perempuan yang deket apalagi sampai di bawa ke rumah.

“Kalau itu Aya, ini siapa?” gumam nya, dengan perlahan melepaskan pelukan nya, dan membalikkan tubuh gadis itu.

Deg!

Ketika ia berhasil melihat raut wajah gadis yang berada di depan nya. Tidak hanya Edward, namun gadis itu juga terlihat begitu terkejut. Bukan terkejut karena kedatangan Edward, ia pun sudah bisa menebak hanya dengan mendengar suara nya bahwa itu Edward. Namun, matanya membulat dengan sempurna ketika ia melihat sebuah tanda kemerahan berada di bawah telinga laki- laki itu.

“Chessy,” gumam Edward terbata, ia tidka menyangka bahwa gadis yang baru beberapa minggu ia putuskan kini sudah berada di rumah nya, “Kenapa kamu disini?”

Plaakkk!

“Auwhh!” pekik Edward langsung memegang pipi nya yang terasa panas akibat ciuman hangat dari telapak tangan gadis di depan nya.

Tidak ada satu kata pun yang terucap di bibir gadis itu, hanya air mata yang mampu menjelaskan bagaimana terluka nya ia saat ini. ternyata benar, bahwa Edward memutuskan nya karena sudah memiliki kekasih baru. Luka yang belum kering dengan sempurna, kini semakin terasa perih dan bernanah. Bahkan Faiz tidka bisa menggambarkan bagaimana rasanya saat ini. Mengetahui bahwa mantan nya di cium orang lain sampai meninggalkan bekas seperti itu.

‘Hanya ciuman? Atau lebih?’ gumam Faiz dalam hati nya yang terasa begitu sesak membayangkan bagaimana Edward dengan kekasih baru nya.

“Sayang,... “ Edward langsung meraih tubuh Faiz ketika melihat gadis itu hendak ambruk di depan nya, namun dengan cepat faiz menepis tangan Edward.

"Maaf, anda salah orang!" saut Faiz dengan wajah datar nya. Ia segera menghapus air mata nya, dan memilih untuk pergi begitu saja.

“Om, Fayya. Faiz berangkat dulu ya, udah di tungguin sama Bella,” ucap Faiz ketika sudah berada di meja makan dan berpamitan dengan Leon dan Fayya.

“Kakak gak sarapan dulu?” tanya Fayya sedikit mengerutkan dahi ketika melihat mata Faiz sedikit berbeda.

“Gak ah, aku mau sarapan sama Bella. Udah lama gak ketemu kan, bye bye.” Jawab Faiz masih mencoba untuk tersenyum lalu ia segera meraih tas nya dan berangkat ke kampus.

Sementara itu, Edward yang melihat mantan kekasih nya menangis karena nya, ia langsung mengusap wajah nya dengan kasar. Ia maish tidak mengerti, mengapa Faiz bisa mengejar nya sampai Italia hanya untuk menampar nya. Edward tidak menyadari bahwa bekas percintaan nya semalam masih begitu jelas membekas di leher yang berada tepat di bawah telinga.

1
Lalisa
waduh anakmu Ed 😂😂
Lalisa
wkwkwk
Lalisa
saking nyeseknya Calvin
Lalisa
kasian Calvin
Lalisa
omg
Lalisa
ancamannya sangat menakutkan buat bang kai wkwkwk
Lalisa
😂😂😂😅
Lalisa
bhahahaha 🤣🤣
Lalisa
🤣🤣🤣🤣💃
Lalisa
yah belum ²dh ketahuan aja nih dramanya
kurang pinter ngeboongnya 😂😂😂
Lalisa
genius Faiz 😂😅
Lalisa
astaga Faiz 😂😂
Lalisa
kelakuan anaknya om Abbas nih ckckck
Lalisa
ruwet ruwet dah😂🫣
Lalisa
waduh kacau ni fayya
Lalisa
🤣🤣🤣🤣
Lalisa
eits apaan tuh
Lalisa
omeygatt
gitu ko bangga anda ya 😅🤣🤣🤣
Lalisa
ada cerii nya 😅😅
hayasna
faiz namanya sama kaya temen aku, tapi temen aku cowo aduh setiap baca namanya jadi ke inget wajah dia😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!