bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
fall in love
Deg jantung Vans terasa berduguk kencang ketika Vans melihat Zahira sedang tidur disebelahnya.
Perasaan yang tak pernah dialami Vans sebelumnya membuat Vans kesal.
Segera Vans bangun dan berdiri menuju kamar mandi
Akh.. Rintih Vans membuat Zahira terbangun.
" Mas mau ngapain sih " tanya Zahira
" Mandi " jawab Vans
" Biar aku bantu " ucap Zahira sambil memapah Vans ke kamar mandi.
" Mau ikut mandi " ajak Vans sambil tertawa kecil.
" Apa? Nggak " jawab Zahira dengan muka malu
" Menurutmu aku ganteng brewokan atau nggak " tanya Vans sambil mengedipkan matanya
" Semua ganteng " jawab Zahira
" Ayolah pilih satu " ucap Vans maksa
" ganteng bersih " jawab Zahira
" Oke " ucap Vans dan langsung masuk kamar mandi.
20 menit Vans akhirnya keluar dari kamar mandi dengan penampilan berbeda.
Membuat Zahira terkejut dan tersenyum manis pada Vans.
" Kemana kau hilang " tanya Vans sambil menggerakan tubuh Zahira pelan
" Nggak " ucap Zahira salah tingkah.
" Ganteng kan suamimu ini " ucap Vans kepedean
" Iyah " jawab Zahira singkat sambil menatap wajah vans
Kesal mendengar jawaban Zahira yang sangat singkat Vans langsung dengan emosi mencium bibir Zahira.
Tok.. Tok.. Mengganggu mereka bermesraan tiba tiba pintu rumah diketuk, Vans tak mendengar ketukan pintu itu dan terus mencium Zahira, Zahira yang kesal pun menendang kaki Vans dan menjauh dari Vans.
" Bodoh " gerutu Vans yang kesakitan karna kakinya di injak oleh Zahira
" Maaf aku mau buka pintu " ucap Zahira sambil pergi.
" Menarik " ucap Vans sambil tersenyum.
...***...
" Tuan Vans ada " tanya seorang pria
" ada " ucap Zahira belum sampai tamu masuk Vans sudah datang
" Pergi " ucap Vans mengusir Zahira dan Zahira pergi
" Tuan seorang kakak membabi buta ingin adiknya dibebaskan dari sandraan kita " ucapnya sambil menunjukkan vidio
"Setelah USD diberikan dia akan bebas" tegas Vans dan menyuruh pria itu pergi
" Baiklah tapi bagaimana mengatasi pria itu " tanya pria itu kawatir
" Selama adiknya dalam tawanan kita dia gak akan berbuat apapun " ucap Vans tenang
" Baiklah " ucap pria itu dan langsung pergi meninggalkan Vans
Tak disadari ternyata Zahira belum pergi dan dia mendengarkan ucapan Vans dengan rekan kerjanya.
" Sebenarnya kamu pelacur atau mata mata" tanya Vans geram karna Zahira menguping pembicaraan Vans
" Aku bukan pelacur. Bebasin dia " pinta Zahira
" Dia antara hidup dan mati saya apa urusanmu pergi " bentak Vans keras membuat Zahira sedikit takut
" Jika kamu gak bebasin dia aku akan bebasin dia" bantah Zahira sambil melotot ke arah Vans
" Silahkan tapi setelah itu ikut ibumu " ancam Vans
" Jangan jangan kamu yang bunuh mereka " ucap Zahira mulai curiga lagi
" Jangan mentang mentang kamu udah selametin aku jadi kamu bisa lancang gitu. pergi " usir Vans sambil mencekram tangan Zahira begitu kuat
" Harusnya aku biarin kamu mati Vans Malik Ibrahim " tegas Zahira dan langsung pergi ke kamarnya
Sangat kesal Vans membanting semua barang yang ada di rumah dan sembari berteriak keras.
Vans keluar rumah saraya membanting pintu dengan sangat keras.
Gemricik air sower membasahi seluruh tubuh Zahira. Isak tangis disertai omelan dilakukan Zahira.
Ibu ayah Zahira takut zLZahira ingin pergi dari rumah Vm Mancion ini.
Apa aku harus ke Hotel ( Vmi Mancion ) tapi aku gatau alamatnya.
Gimana kalau Vans marah dan bunuh aku, aku takut ibu ayah.
Mengingat ketika Vans mencium bibir Zahira membuat Zahira kesal sekaligus jijik, Zahira pun menangis dan berteriak sekencang kencangnya.
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣