NovelToon NovelToon
Pria Idaman Lain

Pria Idaman Lain

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:168.3k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

mohon bijak 21+

cerita sederhana, tentang cinta yang butuh perjuangan, tentang wanita yang harus memilih antara cinta dan suaminya.

apa dia akan memilih cinta yang dia idamkan atau memilih cinta suaminya yang sudah bnyak memberinya luka, atau dia memilih jalan lain dari keduanya?

ini akan ada dua versi cerita, yang pertama Dila dan Andri, dan cerita kedua ada Diana dan Rusdy...

jadi simak ya gaes... karena ini tentang PIL yang di miliki oleh para wanita, meski tidak semua🤫🤫🤫

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

luka dila

Pagi itu Dila membantu untuk memasak di rumah mertuanya untuk memberikan bingkisan pada semua saudara yang membantu saat pernikahannya kemarin.

"Nak istirahat saja, jangan terlalu lelah, kamu masih belum sehat," kata Bu Eka.

"Aduh pengantin baru ini, kalau main jangan kasar-kasar dong, kok sampai sakit begitu, terlalu semangat ya," goda ibu-ibu pada Dila

"Iya Bu, saya hanya kaget saja semalam, dan mas Hendra sangat lembut kok," bohong Dila sambil berusaha tersenyum.

Tak lama Hendra keluar dari kamar dengan bertelanjang dada, semua ibu berbisik sambil tertawa.

Sedang Dila tak berani melihat pria itu, para ibu-ibu pun gemas sendiri melihat Hendra yang tak sadar akan bekas di tubuhnya.

"Wah kenapa pengantin pria baru bangun, kamu kelelahan ya, kebanyakan semalam, lihat punggung mu Hen, ya ampun seganas apa permainan kalian semalam," kata Bude dari Hendra yang menyentuh punggung yang penuh bekas cakaran.

"Maaf saya permisi ya ibu-ibu, saya lupa belum menghubungi orang tua saya," pamit Dila yang langsung pergi ke kamar Hendra.

Semua ibu pun tertawa mengira jika kedua pengantin baru itu malu-malu. padahal bukan itu, Dila malah ingat bagaimana dia berusaha berontak semalam dan melukai Hendra.

"Ah bude bisa saja, kayak gak pernah muda saja sih, sudah Hendra mau mandi dulu," kata pria itu berlalu pergi.

Sedang Dila merasa begitu sedih di kamar, tak lama Hendra masuk setelah mandi.

Hendra merentangkan handuknya di sebuah tempat di balik pintu, sedang Dila berada di atas ranjang dengan wajah masih ketakutan.

Hendra berjalan mendekat kearah Dila, dan kemudian duduk di depan istrinya itu, "mas mau apa?"

Hendra menarik Dila mendekat kearah dirinya, Hendra mencengkram dagu dari Dila cukup kuat.

"Ingat layani suami mu dengan benar, jika tidak ingin terluka lagi seperti semalam, dan jangan pernah berani mengusik diriku terutama gadis yang aku cintai," kata Hendra yang kemudian mendorong Dila pelan.

"Bagaimana bisa aku mengusiknya, aku bahkan tak mengenal dirinya," jawab Dila sekilas.

Hendra hanya diam, sedang Dila pun ingin pergi tapi Hendra menindihnya di ranjang.

"Tolong lepaskan, masih sakit," mohon Dila.

Kebetulan Lela mengetuk kamar kakaknya itu, "mbak Dila ayo keluar dan sarapan dulu, ajak suami mu yang buta itu," kesal Lela.

"Iya tunggu sebentar," kata Dila.

Hendra pun melepaskan Dila dan keduanya keluar untuk sarapan, pak Tono masih terlihat marah pada Hendra.

Tapi Dila sebisa mungkin bersikap biasa saja, terlihat semua terlihat diam.

Ternyata ada pakde Gun datang melihat kondisi Dila, telebih tadi dia mengatakan jika kemarin dia kurang enak badan.

"Assalamualaikum, piye gok keponakan ku tak menyusahkan kalian kan?"sapa pakde gun.

"Tidak kok, mungkin dia hanya kelelahan, sini makan dulu jangan kayak tamu jauh saja," panggil pak Tono.

Mereka pun sarapan bersama, Dila pun sempat di peluk pakde gun sebentar.

Hendra sedikit was-was pasalnya dia takut jika Dila akan mengadukan tentang apa yang dia perbuat pada pria itu.

Terlebih semua orang tau bagaimana kerasnya pakde Gun,yang terkenal tanpa ampun sedikitpun.

Beruntung Dila memakai jilbab untuk menutupi semua luka yang ada di tubuhnya.

"Aduh putri cantik pakde makin terlihat cantik saat menutup auratnya," puji pakde Gun.

"Doakan ya pakde, semoga bisa Istiqomah," jawab Dila.

"Amiin ya nduk, Hendra pakde titip putriku ya, tolong jaga dia jangan melukainya jika kamu sudah tak bisa menjaganya, tolong antar pulang ke pakde, biar pakde yang merawatnya lagi," pesan pakde gun.

"Iya pakde," jawab Hendra dengan wajah terus menunduk.

Pakde Gun pun pamitan pulang karena harus mengantar Andri ke Gresik untuk kembali bekerja.

Dila pun hanya bisa titip salam, karena dia sudah tak mungkin bisa seperti dulu.

Siang itu Hendra dan Dila memutuskan untuk baru pulang ke rumah pak Yono.

Sesampainya di rumah, Bu Wati langsung memeluk sang putri, dan Arif nampak begitu pendiam.

Sedang Zainal begitu dekat terlihat bersama Hendra, begitupun pak Yono yang nampak langsung bisa akrab dengan pria itu.

Dila menghampiri Arif yang sedang duduk di kandang sapi, "mas kok tumben pendiem?"

"Mas hanya kaget saat tau kondisi mas Andri, kondisinya begitu buruk dek, terlebih saat pernikahan mu, dia sudah seperti orang gila," jelas Arif.

"Ini mungkin sudah jalan takdir kami mas, seandainya aku tak memikirkan keluarga mungkin aku sudah lari dengannya,"

"Itulah yang membuatku sedikit kepikiran, kenapa keluarga kita tak bisa melihat cinta kalian, tapi aku berdoa agar kamu bisa bahagia dengan suamimu," kata Arif mengusap kepala Dila.

Tiba-tiba Dila terisak dengan keras dan langsung memeluk tubuh Arif, dia bingung melihat reaksi dari Dila.

Sedang Dila hanya terus menangis tanpa mau menjelaskan, Arif tak mungkin memaksa adiknya itu untuk berbicara.

Setelah puas menangis Dila pun berhenti dan menoleh kearah Arif, "jika kamu butuh tempat curhat, mas siap mendengarkan,"

"Terima kasih mas," jawab Dila.

Dila menyembunyikan semuanya sendiri luka di tubuhnya bahkan luka hatinya saat ini.

Dan dia akan mencoba membuka lembaran baru dengan pria pilihan keluarganya, karena Dila yakin jika keluarganya tak mungkin menjerumuskan dirinya.

1
Sunarti
Luar biasa
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
Ai Ai
nikah sepupu an boleh kok, mungkin sebagian daerah beranggapan tabu.
Nur Evida
komen pertama, Dila pasti hamil sebab di kawin terus sama Andri
Nur Evida
jangan2 Dila kerja di pabriknya Andri dan Bayu tangan kanannya
Nuriyah
terimakasih othor ku cerita selalu best 😍😍😍😍😍😍😍😍
Apriyanti
makasih ya thor,,klo bisa bikin cerita husna dan dokter rizal thor🙏
Apriyanti
lanjut thor
Heny Hennay🌻
mksih thor up nya
Heny Hennay🌻
husna kok gitu si
Apriyanti
lanjut thor
Piet Mayong
untung gak aja kejadian poligami lagiii...
udah tahan nafas nih bacanya dr tadiiii
Heny Hennay🌻
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
Nuriyah
lanjuttttt tambah penasaran....ktm in lagi lah thor 😍😍😍😍😍😍
Piet Mayong
kasusnya husna gimana nih????
hamil gak yaa dia???
Heny Hennay🌻
kasian fatin nya...

tp klo fatin uda lupa ingat.an bkalan susah.
mending mahi sam husna ajj.
kasian husna nya sdah tdak perawan di tnggl calon nya meninggal
Heny Hennay🌻
itu pasti fatin .mukanya di ganti ma orang tua bagka itu.
Nuriyah
ketemu lagi kah fatin am mahi...jawaban nya ada di tangan mu othor ku 😍😍😍😍😍
Apriyanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!