NovelToon NovelToon
Endless

Endless

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Marisa Canon

Andrea Pricillia, gadis berusia 22 tahun. Dia di tipu oleh kekasihnya sendiri dan terjebak dengan sejumlah hutang yang sama sekali tidak dia lakukan. Untuk bisa melunasi semua hitang itu, Andrea harus menjadi pelayan dan mengabdikan diri pada pria yang menjadi tuannya.

Malvin, pria yang di juluki dewa kematian itu adalah pimpinan klan paleng berbahaya di Italia.
Dengan dendam masa lalu, hatinya hanya di isi dengan kekejaman dan penyiksaan.

Sayangnya, wanita yang dia pikir adalah penyebab kematian adiknya malah membuat dia jatuh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marisa Canon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Capter 10

Burung berkicau, menandakan pagi yang cerah sudah tiba. Andrea bangun lebih awal untuk menghindari masalah, dia membersihkan lantai dua sebagaimana mestinya dan memilih diam di sana dari pada bergabung bersama Sella dan komplotannya.

Dan entah kenapa dia sangat merindukan Garilla. Wanita berusia 50 tahun itu tidak berada di Mansion hingga malam. Andrea berfikir mungkin saja dia sedang di tugaskan ke bagian lain. Rumah ini cukup besar, sebesar istana. Tentu saja sebagian pelayan di sini tidak saling mengenal atau bersua satu sama lain.

"Apa yang terjadi dengan tanganmu?"

"Garilla." Andrea tersenyum sesaat sebelum menatapnya dengan kesal. "Ke mana saja kau, kenapa kau tidak menertibkan Sella dan yang lainnya. Tanganku hampir patah karena mereka."

"Apa yang terjadi?"

"Mereka menyiksaku."

Wanita tua yang selalu memperlihatkan wajah ceria itu kini mendesah, seakan lelah dengan keadaan. Dia mengusap wajahnya, menahan air mata di pelupuk mata. "Kau harus sangat sabar menghadapi mereka Andrea. Sella adalah pelayan Nona Arsula, teguranku tidak akan mempan untuknya."

"Ternyata benar dugaanku, wanita gila itu adalah orang suruhan Nona Arsula."

"Jangan berurusan dengan mereka Andrea, mereka tidak segampang yang kau bayangkan."

"Aku tahu."

Mata Garilla jatuh pada tangan Andrea yang terlihat sedikit membengkak. "Tanganmu bengkak, kau harus segera mengobatinya Andrea."

Wanita itu mengangguk pelan. "Boleh aku bertanya Garilla?"

Wanita tua iru memutar bola matanya malas. "Kau sangat suka untuk bertanya Andrea. Katakan Ada apa?"

"Apa pria yang Demetrio cari adalah pria yang bernama Marco?"

Kedua orang itu menatap satu sama lain dengan kebingungan, Garilla yakin semua orang tahu tentang informasi itu, kenapa Andrea malah bertanya tentang itu.

"Apa kau baru menyadarinya? Semua pelayan di sini bahkan tahu, tuan Malvin menginginkan kematian Marco," pekik Garilla dengan lantang.

"Wait .... Kematian?"

"Kau tidak tahu, berita menyebar di mana-mana Andrea, bahkan aku rasa se isi Italia tahu jika Marco adalah musuh terbesar Signore Malvin Alexander."

"A--aku tidak tahu," ucapnya terbata. Andrea memaksa menelan kenyataan jika Marco ada boronan Malvin. "Lalu Apa kau tahu apa yang Marco lakukan hingga tuan Malvin harus membunuhnya?" tanya Andrea lagi.

"Marco adalah kekasih Nona Daisy, adik perempuan Senor Malvin. Nona Daisy sangat mencintai Marco hingga memberikan seluruh kekayaan yang dia miliki padanya, sayangnya Marco meninggalkan nona Daisy karena memiliki wanita lain."

"What?" Andrea hampir saja tidak bernapas karena terkejut dengan apa yang di ceritakan Garilla. Wanita selingkuhan Marco adalah Daisy, adik Malvin. Mungkin karena itulah Malvin sangat membencinya, sikapnya selalu dingin dan kasar. Bahkan tatapan seakan ingin memakannya.

"Lalu di mana Nona Daisy."

Garilla semakin kesal karena wanita di depannya ini seperti manusia yang baru jatuh dari langit. Dia tidak tahu apa-apa.

"Kau tidak tahu juga? dia sudah meninggal. Nona Daisy bunuh diri karena tidak bisa menemukan Marco. Karena itulah, tuan Malvin terlihat sa--"

Ucapan Garilla terhenti saat mendengar suara gaduh dari arah tangga. Tanpa berkata keduanya pun berjalan menuruni tangga menuju sumber suara. Garilla terlihat panik, saat melihat Demetrio sedang memapah tuanya. Begitupun dengan Andrea, dia sangat kaget saat mata abu-abunya menangkap sosok yang bersandae tidak berdaya.

Perempuan berparas cantik itu mengisyaratkan Garilla untuk bertanya apa yang terjadi kepada Demetrio.

"Garilla bawakan obat Malvin segera ke kamarnya!" ucapnya pada salah pelayan yang hendak berkata itu.

"Signore mengalami demam tinggi, detak jantungnya juga lemah, bantu aku bawah dia ke kamar!" teriak Demetrio kesal karena Andrea yang seakan tidak peka.

Mendengar hal itu, Andreq segera membantu meanahan tubuh Malvin membawanya ke kamar. Keduanya membaringkan tubuhnya dengan perlahan lalu menyelimutinya menggunakan selimut tebal yang diberikan Garilla.

"Apa Signore akan baik-baik saja?" Garilla menatap penuh tanya yang kemudian di jawab.

"Tuan Malvin hanya mengalami demam tinggi. Dia akan membaik setelah meminum obat penurun demam," jawab Demetrio.

"Keluarlah, aku akan berjaga."

"Si," ucap Andrea dan Garillq dengan sedikit menunduk.

"Aku selalu mengawasi Mansion ini." Ucapan Demetrio seakan memberi peringatan agar dia tidak berani berbohong. "Apa yang kau lakukan hingga Sella sangat tidak menyukaimu."

"Aku tidak tahu Tuan."

"Panggil aku dengan namaku, Aku bukan majikanmu Andrea."

Andrea menahan napas dalam ketakutannya. Tatapan mata Demetrio seakan ingin menghabisinya.

1
Marcella Lantang
happy ending...
Marcella Lantang
senangnya..mereka akhirnya bersatu
Marcella Lantang
Sedih ya Andrea harus pergi padahal dia sdh membuka hatinya utk Malvin.
Marcella Lantang
Malvin jahat banget sih...
Marcella Lantang
jahat banget ya si Malvin ini. tega sekali banting2 badannya Andrea
Marcella Lantang
waduhhh jangan2 perempuan yg Andrea bicarakan si Arsula....
Marcella Lantang
jahat ya Arsula itu. sebagai perempuan kayaq tdk punya hati👊👊👊
Marcella Lantang
ha...ha...ha...Arsula cemburu nich yè dgn Andrea. merasa Andrea sbg ancaman utk hubungannya dgn Malvin ya...🙈🙈🙈
Marcella Lantang
Andrea...kasihan ya. masa depannya hancur di usia mudanya.
Syafrida Yani
zigo
Dyah Oktina
hah... semester k 3 berarti dah 7bln an thor... wah dah besar dong...
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂.. iya lari sana...
Dyah Oktina
eh...dasar sepupu gemblong... minta d tembak ya
Dyah Oktina
Luar biasa
irda sembiring
singgah...aku
Adeena clarissa
Kecewa
Marisa Canon: kenapa?
total 1 replies
ACIMAKALA
bener" greget🥹😍😍😍
ACIMAKALA
wah wah😍😍😍
ACIMAKALA
ayii
ACIMAKALA
arsulaaa ulat keket eee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!