NovelToon NovelToon
Dinding Tak Bertelinga

Dinding Tak Bertelinga

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:530
Nilai: 5
Nama Author: Nukhbatul

Seorang wanita yang bernama Winda sudah lama menikah mencoba bermain api dengan teman sekantornya yang bernama Hendra. Rasa cinta & nyaman yang sebelumnya tidak dirasakan olehnya ditemukan dalam diri Hendra. Setelah sepakat meninggalkan pasangan masing-masing.

Hendra justru memilih kembali kedalam pelukan istrinya. Winda yang sudah terlanjur menggugat cerai suaminya merasa kecewa & marah kepada Hendra.

Apa yang dilakukan Winda setelah Hendra & Suaminya tidak didapati ?

BURUAN KEPOIN ??? JANGAN LUPA BACA YAA KISAH KELANJUTANNYAAA !!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nukhbatul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Bercinta di Parkir Mobil

Suasana dikantor tidak seperti biasanya terlihat sepi, biasanya rame banget, itu karena ada beberapa karyawan yang sedang melakukan family gathering ke Bogor - Jawa Barat.

Biasanya kalau parkir mobil itu susah banget namun hari ini terlihat sepi membuat Tika hari terlihat happy. Tika yang sudah sedari dulu bila berangkat kekantor menggunakan mobil pribadi. Menurutnya lebih aman dan nyaman.

Namun pagi ini ditempati parkir tersebut terlihat sepi, ada saja yang memanfaatkan waktu untuk bercinta didalam mobilnya. Karena adanya mobil yang sedang bergoyang. Tika pun penasaran mobil siapa yang sedang bergoyang dan melakukan mesum didalamnya. Dengan sabarnya dia menunggu didalam mobil dengan sekali-sekali melonggo kearah mobil yang bergoyang tersebut.

"Siapa sih didalam mobil yang goyang itu ? Masih pagi sempet-sempetnya mesum didalam mobil". Batin Tika dengan perasaan kepo yang tinggi pula.

Didalam mobil yang bergoyang itu ternyata Hendra dan Winda yang sedang melakukan mesum. Hendra pun selalu meminta jatah dengan memanfaatkan waktu yang ada. Padahal sebelumnya Hendra dan Winda sudah memadu kasih dirumah Winda sebelum berangkat kerja. Namun bukan Hendra namanya kalau tidak meminta jatah lagi.

"Sayang, tumben sepi banget ini tempat parkir. Disini boleh kali ya". Ucap Hendra kepada Winda untuk tidak membuang waktunya.

"Boleh sayang...". Ujar Winda Kepada Hendra dengan nada menggoda. Bukan Winda namanya kalau menolak ajakan pacarnya itu.

Setelah bercinta selama hampir 30 menit didalam mobil. Winda pun segera bergegas keluar dari mobil tersebut. Disusul dengan Hendra dibelakangnya. Dia pun berjalan terburu-buru, karena takut ada orang yang mencurigainya.

Betapa kagetnya, Tika melihat siapa yang barusan keluar dari mobil yang bergoyang itu.

Winda yang sedikit merapikan pakaiannya dan rambutnya serta melirik kanan kiri melihat sekeliling tempat parkir ini.Masih aman tidak ada orang lain yang melihat dirinya itu.

"Ya Allah, gak nyangka Mbak Winda dengan Hendra yang mesum didalam mobil goyang itu". Batin Tika... Pasangan gila melakukan mesum ditempat umum.

Tika pun menceritakan apa yang dia liat barusan ditempat parkir itu. Ada mobil bergoyang yang ditempat parkir. Kecepatan mulut Tika kelebihan kecepatan angin berhembus.

Pagi ini topik gosip dikantornya ialah Winda dengan Hendra yang mesum diparkiran mobil. "Winda, Gue juga mau jadi pacar loe, Kalau cuma muasin loe doank gue juga bisa kali". Ucap Alex yang dari dulu mencintai Winda

"Ngaco loe Lex, ngomong apaan sih loe. Emang Loe pikir gue cewek apaan Lex". Balas Winda kepada Alex sok jual mahal.

"Udahlah Winda, Gak usah sok suci gitu. Kita disini juga sudah tau loe lagi jadi duri didalam rumah tangga orang lain". Ucap Alex kepada Winda dengan nada merendahkan.

Alex pun menarik tangan Winda ke toilet lalu mencoba untuk memadu kasih, namun Winda berhasil menepis tangan kasar Alex.

"Winda kan Loe tau dari dulu. Gue cinta sama loe". Ucap Alex dengan nada merayu.

"Lex, loe jahat banget sama gue. Kenapa Loe lakuin ini ke gue, Lex". Ujar Winda dengan nada membenci.

"Daripada Loe sama Hendra mending sama gue, Win". Balas Alex dengan nada memelas untuk dicintai oleh Winda.

Winda pun meninggalkan Alex begitu saja, baginya tidak ada ruang dihatinya untuk Alex. Alex hanya terobsesi oleh kecantikan dan kemolekan tubuhnys. Ia tidak benar-benar mencintai dirinya dengan tulus.

Tidak seperti Hendra, Cintanya tulus dan adanya pengorbanan untuk kekasihnya gelapnya itu.

"Sayang, pas pulang dari kantor kita jalan yukk, kemana gitu? Terserah kamu, sayang?" Ajak Hendra kepada Winda dengan nada membujuk.

"Aku pingin deep talk sama kamu sayang, dari hati ke hati. Kita ke hotel aja yuuk". Balas Winda kepada Hendra.

"okey, kita pulang ontime ya, Tunggu aku ditempat seperti biasa ya". Ucap Hendra dengan penuh semangat bila diajak ke Hotel.

"Winda....Winda.... Body loe seksi banget sih. Dari dulu saja. Loe jadi milik gue". Batin Alex.

"Sayangku..., Pulang kantor ada acara gak". Tanya Alex kepada Winda. Alex pun tidak menyerah begitu saja sebelum mendapatkan apa yang inginkan selama ini.

"Kenapa memangnya, Lex. Tapi malam ini gue udah ada janji?". Balas Winda Kepada Alex".

"Besok aja Lex, kalau hari ini gue mau pergi, terserah loe mau pergi ke mana,Lex ?" Ujar Winda kepada Alex.

"Okey, Gue tunggu kabari dari loe aja ya, Lex". Balas Winda kepada Alex.

Winda pun kian hari semakin gede kepala karena ternyata banyaknya pria yang selalu mengagumi akan dirinya, akan kecantikannya dan juga akan tubuhnya yang seksi ini.

Sebelum pulang kerja, Dia pun dandan dulu secantik mungkin dan sewangi mungkin supaya pacar gelapnya makin klepek-klepek kepada dirinya ini.

"Sayang, aku udah booking hotel ya". Ucap Hendra kepada Winda.

Dia pun sudah menunggu dipinggir jalan, Ia pulang ontime sebelum teman kantornya banyak yang pulang ontime.

Sesampainya dikamar hotel Hendra pun ingin segera memadu kasih dengan pacar gelapnya itu. Namun Winda lebih memilih membersihkan tubuh dulu setelah seharian badan dan mukanya kotor terkena debu dan asap kendaraan.

"Sabar dong sayang, baru sampai hotel. Kamu sudah mau tancap gas saja." Ucap Winda kepada Hendra dengan nada meledek.

"Lelaki mana sih sayang yang bisa menahan syahwatnya bila didalam kamar berdua hanya dengan kamu saja, kamu itu cantik, seksi dan juga lembut, sayang". Jawab Hendra kepada Winda dengan mencoba merayu dan memberikan gombalan mautnya.

Nafsu mereka semakin malam semakin menggelora. Hasrat mereka berdua pun satu sama lain tidak bisa terbendung lagi. Winda pun selalu menggoda pacarnya itu dengan sentuhan belaian yang manja agar Hendra semakin bersemangat dan berenergik malam ini dengan dirinya.

Hendra pun tak sempet untuk membersihkan tubuhnya lagi. Sepertinya tidak sabaran dirinya untuk memadu kasih dengan pacarnya itu.

"Sayang, sudah jam berapa ini. Pulang yukk sayang". Ucap Winda ke Hendra dengan nada malas-malasan.

Hendra pun sudah pulas tertidur dengan capeknya karena selepas pulang kerja ia mengajak bercinta dengan kekasih hatinya itu.

Tersadar karena sudah larut malam, Hendra pun mengajak dirinya untuk segera meninggalkan hotel ini. "Maaf ya sayang, besok lagi kita lanjutin yuuk". Ajak Hendra kepada Winda dengan terburu-buru.

"Kan dari tadi juga sudah dibangunin". Balas Winda dengan muka cemberut dan kesal kepada Hendra yang susah kalau dibangunin dari tidur pulasnya.

Dua sejoli ini pun cek in dihotel tidak lebih dari 5 jam saja. Mereka kesini hanya ingin menyalurkan hasrat birahi mereka masing-masing. Padahal sudah sering mereka berdua memadu kasih didalam rumah Winda.

Winda pun sebagai wanita tidak bisa menjaga kehormatannya karena memasukan lelaki lain kedalam rumahnya.

1
Nawa Liya
maaf ya ceritanya bikin aku mual... sampai di sini aja bacanya
Nukhbatul: Terima kasih atas masukannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!