seorang wanita yang bernama Selena hidup sebatang kara tanpa mempunyai saudara.
dia harus menahan hinaan dan cacian dari semua orang,bahkan tidak ada yang mau berteman dengannya.
apalagi saat melihat wajah nya,semua orang akan jijik dan meludahi nya,dan dengan tekad nya yang kuat dia berusaha untuk bangkit dengan kuliah dan mengandalkan beasiswa nya.
hingga suatu hari saat Selena menyatakan perasaan nya pada pangeran kampus,dia di permalukan habis-habisan,dan pangeran kampus yang mempermainkan nya hanya memandang nya dengan merendah.
karna tidak tahan,Selena berlari meninggalkan kampus nya,hingga dia mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
dan sistem mengatakan jika dia ingin kaya raya dan bisa membalas dendam pada semua orang yang menyakiti nya.
dia harus menjalankan misi 3 kehidupan,setelah misinya berhasil dia akan mendapatkan kekayaan dari sistem juga kekuatan untuk melindungi dirinya.
bagaimana kah kisah selanjutnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kedatangan Alisa
Langit dan Elio yang merasa sedih melihat kepergian sang adik,mereka terdiam mendengar tangisan ibu dan ucapan ayah nya.
" adik,jika pria itu menyakiti mu,aku Langit Wangga akan membuat perhitungan pada nya ! Aku tidak takut meski sekalipun dia orang yang berkuasa " batin Langit dengan tangan mengepal.
Elio hanya terdiam,tapi jauh di dalam lubuk hatinya,dia merasa iri dengan langit yang sempat akrab dengan adiknya, sedangkan dia ? Dia hanya sibuk dengan pekerjaan nya.
Dalton akhirnya mengajak istri dan putranya masuk,setelah masuk mereka duduk di ruang tamu karna Langit ingin membicarakan hal penting pada mereka.
" jadi apa yang ingin kamu bicarakan? " tanya dalton pada putranya.
Langit menatap pengawal pribadinya,yang ditatap seolah mengerti langsung pergi dari sana, beberapa menit kemudian pengawal pribadi nya datang dengan membawa seorang pelayan yang mereka kenal.
" tuan lepaskan aku,,aku tidak bersalah,,aku hanya di jebak oleh seseorang,," ibu Alisa meronta-ronta saat dia di bawa keruang tamu.
Dalton dan Lestari saling memandang melihat perlakuan pengawal pribadi Langit pada pelayan itu.
" apa yang terjadi ? dan langit kenapa kamu menangkap pelayan Alisa ? " tanya Lestari dengan serius.
Brukkkkkkkkkkkkkkkk
pengawal itu melemparkan tubuh ibu Alisa di bawah,dan itu membuat Lestari berdiri dan ingin membantu nya,tapi mendengar ucapan putranya dia berdiri kaku.
" ibu dia tidak pantas di kasihani,karna dia wanita yang sangat kejam,dia sama seperti putrinya,,dengan segala cara dia dan putrinya ingin membunuh ibu dan menguasai kediaman Wangga !! " beritahu Langit pada keluarga nya.
Deggggggggggggggg
dalton terkejut,dia berdiri dan menatap pelayan itu dengan tajam,begitu juga dengan Elio nafasnya memburu,karna seorang pelayan berani ingin mencelakai keluarga nya.
"apa ? Pelayan rendahan ini ingin membunuh ibuku ? kenapa kakak tidak langsung membunuh nya,dan dimana putrinya bukankah kakak bilang dia merencanakan semua ini bersama dengan putrinya? " tanya Elio,terlihat tangannya mengepal dia ingin sekali memukul wajah pelayan itu.
"benar,kenapa kamu hanya menangkap ibunya saja,kenapa kamu tidak menangkap putrinya juga ? " tanya dalton dengan heran,apa putranya kecolongan sehingga putri pelayan ini melarikan diri ? Fikir nya.
sementara pelayan yang mendengar ucapan langit terkejut setengah mati, tubuhnya bergetar hebat,dia menggeleng dengan wajah pucat nya.
"tidak,,tidak mungkin dia mengetahui semuanya,,tidak,,ini tidak mungkin,,,pasti dia tidak tau jika Alisa lah putri kandung ku,ya pasti yang dia ucapkan itu pelayan yang lain " batin ibu Alisa yang sudah terlihat pucat.
Langit berdiri,dia begitu puas melihat wajah panik ibu Alisa,dengan tersenyum dingin dia berjalan mendekati pelayan itu.
" kalian tenang saja,putrinya pasti akan datang sebentar lagi,dan kalian pasti akan terkejut saat mengetahui siapa putri nya yang aku maksud ! " ucap Langit,ya dia sudah tau selir Alisa ataupun adik pungut nya,akan di usir dari istana setelah mendapatkan hukuman dari kaisar.
Dalton, Lestari,dan Elio kembali duduk dengan rasa penasaran,mereka menatap wajah pelayan itu yang sudah memucat,bahkan terlihat jelas pelayan itu ketakutan.
Disaat semuanya terdiam dalam fikiran masing-masing, tiba-tiba mereka melihat kedatangan pengawal istana,yang membawa Alisa yang terlihat pucat dan Alisa terluka ?.
Semua anggota keluarga Wangga terbelalak,mereka menatap para pengawal itu dengan tertegun.
" tuan Dalton Wangga, kedatangan kami kesini ingin mengantarkan selir Al...oh bukan selir tapi wanita hina ini, Kaisar ingin mengembalikan wanita hina ini pada kalian ! Dan kaisar juga mengatakan kebohongan kalian akan di maafkan oleh kaisar Arya jika kalian bersedia memberikan wilayah Utara dan menyumbangkan sebagian harta kekayaan kediaman Wangga ! " ucap pengawal itu dengan lantang,dan tanpa perasaan mereka melemparkan tubuh Alisa di bawah.
Pelayan itu berteriak histeris saat melihat keadaan Alisa,yaitu putri kandung nya.
" aahhhkkkkkkkkk,,,Nona Alisa,,,apa yang terjadi,,, hikkkssssssssss ...nona apa anda baik-baik saja ? Katakan pada saya dimana yang sakit ? " panik pelayan itu,dia melihat luka Alisa yang mengaga di belakang punggung nya.
Alisa yang terlihat lemah,tidak memperdulikan ucapan ibu kandung nya,dia menatap Dalton dan Lestari yang ternyata sedang menatap nya dengan kebencian,tapi Alisa tidak menyadari arti tatapan itu.
" ibu,,,ayah,, hikkkssssssssss,,mereka tiba-tiba mengusir ku,bahkan semua pelayan istana menghina ku,,aku tidak terima ini ayah,,aku ingin mereka mendapatkan hukuman " ucap Alisa,dia begitu marah saat para pengawal tiba-tiba membawa nya dan menghukum nya,bahkan para pelayan juga menghina nya secara terang-terangan.
lestari berdecih sinis,dia menatap Alisa dengan tidak suka.
" lalu apa hubungannya dengan kami ? apa kamu lupa kamu itu bukanlah putri kandung ku,dan kamu juga sudah membuat keluarga Wangga kehilangan wilayah Utara dan sebagian harta kekayaan keluarga ini ! Kamu benar-benar pembawa sial Alisa,, seharusnya dari dulu aku mengusir mu,," kecam Lestari yang sudah muak pada putri pungut nya.
" benar kamu memang pembawa sial,, untungnya adik ku Lidya tidak ada disini,jika tidak dia juga akan terkena sial karna mu,, bisa-bisa pernikahan nya hari ini mengalami kesialan karna kedatangan mu " sinis Elio menatap Alisa dengan begis nya
Deggggggggggggggg
Alisa terkejut mendengar putri kandung Dalton Wangga sudah kembali,dia menggeleng dengan tidak terima.
" tidak itu tidak mungkin,,, hikkkssssssssss,,ibu,,kak Elio kenapa kalian berkata seperti itu padaku,, hikkkssssssssss,,apa kalian tidak menyayangi ku lagi,,jika kalian mengusir ku lalu dimana aku akan tinggal ? kalian tau sendiri aku belum menemukan keberadaan orang tua ku " isak Alisa,dia memperlihatkan wajah malang nya,agar Lestari dan Dalton merasa kasihan padanya.
Langit yang sejak tadi terdiam berjalan mendekati Alisa,melihat itu Alisa mengira langit kasihan padanya,tapi ucapannya membuat Alisa seperti tersambar petir.
" kamu tenang saja,aku sudah menemukan keberadaan orang tua mu,bukankah selama ini kamu juga tau siapa ibu mu ? dan coba lihat pelayan yang ada disamping mu,,pelayan yang selama ini merawat mu,,bukankah dia ibu kandung mu ? Dan kamu juga sudah mengetahui nya dari dulu,,kamu begitu memanjakan nya dan menyayangi nya,,," Langit tersenyum menyeringai saat melihat wajah terkejut ibu Alisa dan Alisa.
Duarrrrrrrrrrrrrrrrr
" apa ? Jadi pelayan ini adalah ibu kandung Alisa ? Kurang ajar,selama ini kalian ternyata menipu ku, aku sudah merawat anak sialan ini seperti putri kandung ku sendiri,tapi apa balasan yang aku dapatkan ? Suamiku aku tidak mau rugi hanya karna putri seorang pelayan,,! Langit serahkan saja dia pada kaisar Arya,,katakan padanya, keluarga Wangga selama ini juga di bohongi oleh kedua wanita ular ini ! " perintah nya pada langit, Lestari begitu marah saat mendengar kebenaran nya.
Alisa buru-buru menggeleng,dia menangis sembari berteriak saat langit dan beberapa pengawal nya membawa dia dan ibunya kembali ke istana.