NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Om Duda,

Terjerat Pesona Om Duda,

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Duda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:7.7k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

"cium aku, cepat aku sudah tidak tahan " racau seorang gadis sambil menarik kerah kemeja seorang laki laki yang baru saja masuk ke dalam kamar hotel yang sudah dia siapkan oleh asisten nya. namun siapa sangka jika jika di dalam kamar tersebut ada seorang wanita yang tidak dia kenal, dan langsung ingin menciumnya dengan tenaga yang lebih dari seorang wanita biasa .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 9

Didalam kamar Alexa baru saja membuka matanya, perlahan gadis tersebut menggeliatkan tubuhnya, Leon masih terjaga dan terlihat tertidur sangat pulas.

"Anak pintar "! Ucapnya sambil merapikan piama yang sudah terbuka kancing bajunya itu,dan memasang kembali kait bra yang sempat di lepasnya semalam.

Alexa perlahan turun dan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.

"Aaaauu'"!! Alexa meringis sejenak ,saat merasakan punting nya sedikit perih,mungkin lecet karena baru pertama kami menyusui, dan berperan sebagai seorang ibu.

"Apa memang seperti ini ya rasanya"! Gumamnya pelan sambil memperhatikan benda tersebut yang memang sedikit lecet.

"Kira kira di beri minyak tawon bisa sembuh tidak ya"! Gumam Alexa bertanya tanya sambil mengguyur tubuhnya di bawah aliran shower.

Hingga 20 menit berlalu Alexa sudah nampak segar dan keluar dari dalam kamar mandi berbalutkan jubah mandi yang dipakainya kemaren.

''selamat pagi nona Alexa"! Sapa mbak umi yang sudah berada di dalam kamar tersebut.

"Pagi mbak umi"! Jawab alexa sambil tersenyum manis.

"Maaf nona,tadi saya mengetuk pintu beberapa kali namun tidak ada jawaban,makanya saya menyelonong masuk begitu saja, ini baju ganti untuk anda ,tadi bik titin meminta saya untuk mengantarkannya kemari"! Jelas mbak umi dengan sopan.

", terimakasih mbak "! Sahut Alexa sambil menerima baju tersebut .

Alexa menghentikan langkahnya saat akan kembali masuk kedalam kamar mandi.

"Mbak ,apa mbak umi punya minyak tawon"! Tanya Alexa kepada.

"Minyak tawon "! Sahut mbak umi dengan kening yang sudah mengernyit.alexsa mengangguk,dan mbak umi pun menggelengkan kepalanya pelan .

"Atau Nona Alexa mau saya belikan di apotik "! Tawar mbak umi.

"Tidak perlu mbak, sudah tidak apa apa". Sahut Alexa lalu berjalan kembali masuk kedalam kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.

"Tuan sepertinya anda sangat senang ya bersama nona Alexa,tidur anda pun nampak begitu pulas"! Kata Mbak umi lirih sambil membelai lembut pipi Leon.

Hingga beberapa saat berlalu kini Alexa sudah selesai ,bahkan pakaian yang di berikan kepada Alexa sang pada di tubuhnya yang semampai tersebut.

Tok.tok.tok.

Terdengar pintu kamar di ketuk pelan,mbak umi bergegas berjalan dan membuka pintu .ternyata bik Titin sudah berdiri di ambang pintu.

"Nona ,anda di tunggu tuan Kelvin untuk sarapan"! Kata bik Titin yang sudah menatap kearah wanita cantik didalam kamar tersebut.

"Baik bik"! Sahut Alexa ,bukanya langsung keluar namun wanita muda tersebut malah berjalan mendekat ke arah Leon.

"Sayang,kak lexsa kerja dulu ya, kapan kapan kak lexsa akan kesini lagi untuk bermain dengan Leon"! Kata Alexa dengan lembut sambil mencium setiap inci wajah bayi tersebut,bukanya terusik Leon pun tetap terjaga menikmati tidur nyenyak nya.

Alexa pun keluar dari kamar tersebut dan melangkah menuruni anak tangga,dilantai bawah terlihat Kelvin sudah duduk di kursi meja makan dengan senwich dan kopi di hadapannya.

"Selamat pagi ,boss"! Sapa alexsa dengan senyum manisnya .

Deg "!!

Bukanya menjawab jantungnya berdebar begitu kencang saat melihat Alexa berdiri di hadapannya sambil tersenyum hangat kepadanya ,yang terlintas di otak cerdasnya kini hanyalah susu, benda bulat yang terlihat indah di matanya ,ya meskipun sebelumnya Kelvin sudah melihatnya ,bahkan sudah pernah melakukannya dengan mediang istrinya dulu,hingga mempunyai Leon,tapi tetap saja sebagai lelaki dewasa dan sangat normal tersenbut ,melihat seperti itu sama dah pasti bisa membangkitkan nafsu birahinya.

"Boss"!! Panggil alexsa lagi sambil melambaikan tanganya di depan wajah Kelvin.

Hemmmm'!! Sahut Kelvin sambil mengedipkan beberapa kali matanya,menetralkan perasaanya yang sulit di kendalikan saat ini.

"Apa anda baik baik saja,"! Tanya Alexa sambil mendudukan bokongnya di kursi di hadapanya.

"Yaaaa"!! Sahutnya singkat.lalu meraih cangkir berisi kopi yang menyeruputnya.

Biyuurr"!!

"Panas ,sialan"! Pekik Kelvin sambil menjulurkan lidahnya yang terasa terbakar itu.

"Ya tuhan,pelan pelan, boss".. sahut Alexa sambil mengambil alih cangkir yang ada di tangan Kelvin dan meletakan nya di atas kerja kembali .

Kelvin masing mengibas ngibaskan tanganya ke arah lidahnya yang terasa sangat panas itu,Alexa segara meraih tissue dan membantu mengalap meja di depan Kelvin yang terkena semburan kopi tadi .

Glek"!!

Kembali Kelvin menelan ludah nya kasar saat matanya tak sengaja menatap kearah dada Alexa yang begitu dekat dengan wajahnya.

Lagi lagi aliran dalam Kelvin berdesir hebat ,bersamaan dengan anak konda yang di bawah sana yang juga ikut bangkit dari tempat persemayaman nya.

"Sialan"!! Pekik Kelvin yang sudah tidak bisa lagi mengontrol nafsunya untuk tidak bangkit saat ini.

****

Selamat pagi ,boss, nona alexsa"! Sapa Miko yang baru saja datang untuk menjemput tuan mudanya.

"Selamat pagi tuan miko". Jawab alexsa .

miko langsung saja mendudukan bokong nya di kursi meja makan dan mengambil senwich begitu saja,lalu memasukkan nya ke dalam mulutnya .

"Ayo berangkat"! Sahut Kelvin begitu saja.

"Tapi boss"! Sergah Miko yang belum selesai dengan senwich di tanganya,namun sepertinya Kelvin tidak ingin ada pembantahan pagi itu.

Alexa pun ikut bangkit dari duduknya dan berjalan mengekor di belakang kelvin.namun baru beberapa langkah, terdengar suara lengkingan bayi yang berasal dari lantai dua.

Suara tangisan Leon tidak seperti biasanya,bayi tersebut sepertinya enggan di tinggalkan oleh Alexa.

Kelvin menghentikan langkahnya dan naik menuju lantai atas ,Alexa masih juga mengekor di belakangnya.

"Ada apa , kenapa dia menangis semempilu kan itu"! Tanya Kelvin yang sudah berdiri di ambang pintu kamar Leon.

"Saya juga tidak tahu tuan,tiba tiba tuan muda menangis seperti ini"! Jelas mbak umi dengan bibir yang sudah bergetar hebat.

Alexa segera masuk ke dalam kamar tersebut,lalu mengangkat tubuh leon.detik berikutnya tangisan Leon mulai mereda.

"Ada apa ,sayang"! Tanya Alexa sambil menempelkan bibirnya pada pipi Leon.

Meskipun tidak ada jawaban dari Leon ,namun tangisannya berhenti dan sorot mata Leon menatap Alexa .

"Tuan sepertinya,tuan Leon tidak mau di tinggal oleh nona Alexa"! Kata bik Titin lirih yang saat itu sudah berdiri di belakang Kelvin.

Kelvin terdiam,menimbang nimbang apakah mungkin benar apa yang di katakan oleh kepala pelayan tersebut.

"Kalau begitu kamu di rumah saja ,tidak usah bekerja"! Kata Kelvin akhirnya sambil menatap Alexa yang sedang menggendong putranya.

"Tapi boss"!!

Sahut Alexa tidak enak hati dan juga bingung ,maksudnya tidak usah bekerja itu apa berarti dirinya di pecat ,atau apa".

Kelvin beranjak dari tempatnya berdiri dan masuk ke dalam kamarnya.

Mengambil sebuah amplop coklat dan beberapa lembar uang dolar yang dia simpan di lemarinya.

Sepuluh lembar uang 100 dolar Amerika dia masukan kedalam amplop tersebut.

Kembali Kelvin melangkah menuju kamar sang putra.

"Diam di sini untuk menjaga Leon ,dan ini gajimu selama sebulan,nanti aku tambahin". Kata Kelvin lalu beranjak pergi begitu saja dari kamar tersebut,ya pagi ini memang ada meeting penting di kantor yang tidak bisa dia tinggal.

Alexa terbelalak namun tidak bisa protes dengan perintah boss nya itu.kembali mbak umi dan bik Titin salin pandang dan tersenyum di belakang Alexa.

"Nona saya akan membawa umi sebentar untuk keluar ,apa anda tidak apa apa"!? Tanya bik Titin memastikan.

"Iya bik"! Sahut Alexa. Alexa mengambil amplop putih yang masih teronggok di atas kasur di hadapnya itu.

"Itu gajiku sebulan ya,kenapa tipis sekali, andai gajiku sebelumnya di taruh kedalam Amplop itu pastinya akan nampak tebal bukan"! Gumam Alexa yang memang memiliki gaji di atas angka 4 juta.

"Sayang kita mandi dulu yaa"! Kata Alexa kepada Leon yang sudah berhenti menangis,Alexa membaringkan kembali Leon di atas ranjang tersebut dan akan melepaskan pakaian bayi tampan itu., namun matanya masih penasaran dengan amplop coklat yang berada di samping Leon.

Alexa pun meraih amplop tersebut berniat untuk menyimpannya di dalam tasnya.namun bukanya cepat memasukan kedalaman tas Alexa malah duduk dan membuka amplop tersebut.

Mata Alexa terbelalak sempurna saat melihat di dalam nya bukan pecahan rupiah,melainkan dolar Amerika.

"Astaghfirullah,ini beneran ,Leon papamu sepertinya sudah gila, menggaji kakak dengan dolar Amerika"! Kata Alexa kepada Leon yang masih berbaring di atas ranjang tersebut.

Alexa menghitung jumlah uang tersebut yang ada 10 lembar.

"Oh God, jadi ini jika di tukar berapa rupiah"! Kembali Alexa mengambil ponselnya dan mencari tahu nilai tukar uang yang ada di tanganya.

"16 juta, gaji ku sebulan 16 juta,Leon kak Alexa bisa kaya hanya menjaga mu saja"! Ujar Alexa kegirangan segera memeluk bayi mungil tersebut dan menciuminya.

"Baiklah paduka raja,mari saya mandikan sekarang". Celetuk Alexa sambil cekikikan saat membuka pakaian yang masih menempel pada badan Leon.

Sedangkan di dalam mobil Kelvin sesekali tersenyum saat menatap ke arah benda pipih di tanganya,matanya tak henti hentinya memperhatikan Alexa yang terekam pada sisi tv tersembunyi yang berada di kamar Leon.

'Alexa terlihat sedang bernyanyi sambil bergoyang goyang di hadapan Leon.

"Apa dia sebahagia itu mendapatkan uang seribu dolar"! Gumam Kelvin dalam hati dengan tatapan terus tertuju pada benda pipih miliknya, hingga mobil telah berhenti tepat di depan kantor Dewantara company,namun Kelvin masih tetap fokus dengan ponsel yang ada di tanganya.

"Boss"!! Panggil Miko,namun Kelvin tetap tidak bergeming.

"Boss"!! Pekik Miko kembali suaranya sudah naik satu tingkat saat ini, Kelvin pun terlonjak kaget dengan tatapan tajam tertuju ke arah Miko.

"Sialan"! Umpat Kelvin kesal,Miko pun hanya mempunyai menghela nafas berar,pasalnya pintu mobil sudah di buka lebar oleh salah satu security yang berjaga di pintu kantor tersebut .

Hemmm "!! Kelvin pun segera keluar dari mobil dan di susul oleh Miko begitu saja.

'"apa coba yang sedang di lihatnya,kenapa sampai gagal fokus begitu'! Gumam Miko dalam hati bertanya tanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!