NovelToon NovelToon
MANTAN ISTRI SATU MILIAR

MANTAN ISTRI SATU MILIAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Selingkuh
Popularitas:17.6k
Nilai: 5
Nama Author: Itha Sulfiana

Aliya mencintai Ibas dengan tulus, namun Ibas membalasnya dengan luka. Demi kekasihnya, Nadia, Ibas menceraikan Aliya secara rahasia. Ia kemudian membayar Aliya satu miliar rupiah agar tetap tinggal serumah demi menipu keluarga besar mereka.
​Namun, sandiwara itu justru membuat Ibas terjebak dalam rasa yang tak semestinya. Saat kebenaran terungkap dan Aliya memilih pergi selamanya, Ibas baru menyadari bahwa ia telah membuang permata demi kerikil.
​Kini, Ibas harus berjuang mengejar maaf Aliya. Sialnya, ia bukan lagi satu-satunya pria yang menunggu. Ada Aufar, sepupunya sendiri, yang sudah lama menyiapkan hati untuk melindungi Aliya.
​Siapakah yang akan Aliya pilih? Pria yang menghancurkannya, atau pria yang menyembuhkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itha Sulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Bunda

"Loh, Bas? Ngapain kamu nyusul ke sini?"

Ikhsan terkejut saat melihat keberadaan putra satu-satunya di rumah sakit, tempat dimana istrinya sedang dirawat.

"Yah, Bunda gimana?" tanya Ibas dengan mata yang terlihat memerah sekaligus lelah.

Sejak tadi malam, dia belum tidur sama sekali. Usai berbicara dengan sang Ayah lewat sambungan telepon, dia langsung memesan tiket pesawat dan terbang ke kota sebelah demi menemui sang Ibu yang katanya sedang kritis.

"Bunda kamu sudah melewati masa kritisnya. Sekarang, kondisinya sudah mulai stabil. Tapi, kata dokter... beliau masih butuh dirawat di rumah sakit selama beberapa hari."

Ibas menghela napas lega. Setidaknya, sang Ibu tidak kenapa-kenapa.

"Bunda kenapa bisa kena serangan jantung sih, Yah? Bukannya, pas berangkat dia baik-baik aja?"

"Ayah juga kurang tahu. Tapi, kata dokter... mungkin karena faktor kelelahan sekaligus banyak pikiran."

"Banyak pikiran?"

Sang Ayah mengangguk. "Semenjak kamu menikah, Bunda kamu terus kepikiran soal hubungan kamu sama Aliya. Bunda kamu sangat takut kalau sampai kalian bercerai. Apalagi, Bunda tahu kalau kamu sebenarnya belum punya perasaan apa-apa sama Aliya. Hati kamu... masih ada sama Nadia, kan?"

Degh!

Jantung Ibas berdetak lebih cepat. Cukup terkejut karena tak menyangka jika Ibunya akan sepeka itu terhadap perasaan yang sudah berusaha dia sembunyikan.

Sementara, sang Ayah tampak menghela napas berat. Firasat istrinya benar. Dan, dia cukup kecewa kepada putranya karena belum sepenuhnya putus dari masa lalu yang menurut mereka kurang baik untuk putra mereka.

"Bas, Ayah kecewa sama kamu."

Satu kalimat itu sukses membuat Ibas jadi mematung. Rasa kecewa sang Ayah bagai sebuah godam yang menghantam hatinya.

"Yah, aku bisa jelasin. Sebenarnya..."

Sang Ayah mengangkat telapak tangannya. "Cukup. Nggak usah dijelasin!"

"Tapi, Yah... Aku..."

"Lebih baik kamu pulang saja! Temani Aliya dengan baik di rumah sakit. Tolong jangan bikin Bunda lebih kecewa lagi! Ayah mohon..."

Tatapan sang Ayah membuat perasaan Ibas semakin campur aduk. Ingin menjelaskan, namun dia tidak tahu harus memulai darimana.

Alhasil, dia hanya diam selama beberapa menit. Membiarkan hening mengambil alih situasi diantara dirinya dan juga sang Ayah.

"Maaf, kalau aku udah bikin Ayah sama Bunda jadi kecewa. Tapi, perasaan memang nggak bisa dipaksa. Kalau aku belum bisa cinta sama Aliya, itu bukan salahku, kan?"

Setelah diam sekian lama, akhirnya Ibas angkat suara. Namun, apa yang dia sampaikan, justru membuat Ikhsan jadi semakin kecewa.

"Itu karena kamu yang nggak mau berusaha, Bas," ujar sang Ayah penuh penekanan.

"Aku udah usaha, Yah. Tapi, memang nggak bisa."

Ikhsan menatap wajah putranya cukup lama. Dia mulai memikirkan semua keputusan yang sudah dia ambil.

Mungkin... memang dia yang salah. Tidak seharusnya dia memaksa putranya untuk menikahi Aliya.

"Oke. Terserah kamu saja, Bas!"

Ikhsan menggeleng pelan. Dia melangkah masuk ke ruang perawatan sang istri diikuti oleh Ibas. Begitu berada didepan pintu, Ikhsan menghentikan langkahnya kemudian menoleh dengan tatapan tajam.

"Mau ngapain, kamu?" tanya Ikhsan dengan nada dingin.

"Mau jenguk Bunda-lah," jawab Ibas.

"Nggak usah," tolak Ikhsan. "Kalau Bunda sampai tahu kalau kamu ninggalin Aliya sendirian di sana, dia pasti bakal khawatir dan kondisinya pasti nge-drop lagi."

"Ada Bi Wati yang jagain Aliya di sana," timpal Ibas berbohong. "Ayah nggak perlu khawatir lah!"

"Bener?" tanya sang Ayah memastikan.

Ibas mengangguk. Berusaha meyakinkan sang Ayah dengan kebohongannya.

"Ya sudah. Ayo, masuk!"

Ikhsan membuka pintu ruangan lebar-lebar. Membiarkan putranya untuk bertemu dengan sang istri yang masih begitu lemah.

"Bas?" lirih Saraswati saat melihat kedatangan putranya.

"Bunda..." Ibas langsung memeluk sang Ibu singkat. "Gimana keadaan Bunda? Apa masih ada yang sakit?"

"Bunda baik-baik saja. Kamu... Kenapa ada di sini? Terus, Aliya gimana? Siapa yang jagain dia di sana? Dia kan juga lagi sakit."

"Ada Bi Wati kok, Bunda," jawab Ibas singkat. Ekspresinya berubah sedikit murung. Namun, sang Ibu tampaknya tidak bisa membaca keganjilan itu di wajah putranya.

"Aliya tahu nggak kalau Bunda masuk rumah sakit juga?"

"Nggak," geleng Ibas.

Bagaimana mungkin Aliya bisa tahu. Dia kan tiba-tiba menghilang hingga Ibas sampai pusing dibuatnya.

"Syukurlah," ujar sang Ibu seraya menghela napas lega. "Kamu video call Bi Wati dong, Bas! Bunda mau lihat Aliya."

"Li-lihat Aliya?" Netra Ibas sedikit membulat.

Celaka!

Video call? Mana bisa. Kan, Bi Wati ada di rumah, sementara Aliya entah ada dimana.

"Iya. Sembunyi-sembunyi aja, Bas! Jangan sampai Aliya sadar kalau kita lagi video call-an sama Bi Wati . Bunda cuma mau lihat dia dari jauh aja. Bunda pengen pastiin kalau keadaan dia sudah mulai membaik apa belum."

1
Kar Genjreng
cinta di tolak bogem. bogem bertindak ya Bas,,,,jangan minta saja baik baik gitu ngomong secara baik jangan TREMOSI. juga ya sama Aufar. karena Aufar juga baik,,,bershujud Bas siapa tau dapat di mengerti oleh Aliya dan Aufar niatmu baik ya semoga ya ,,, tetapi luka Aliya memang dalam si Bas,,,,Yo berusahalah sekuat jiwa ragamu


👍😮👍👍👍💪
Ilfa Yarni
siapa yg bakal alya pilih augara atau balik ke iBas ya
sunaryati jarum
Tidak tahu malu dan menjilat ludahnya sendiri Ibas
Jangan sampai Aliya balikan sama Ibas.Seperti memperlakukan barang untuk uji coba, setelah dengan mantannya tidak enak mau coba istri yang telah dibuang dan dihina seperti barang dagangan dengan satu milyar, Alhamdulillah Aliya hanya mengambil 200 juta.
Kar Genjreng: kodrat kebanyakan laki laki kan seperti punya daya sendiri ,,,,setelah kehilangan baru lah menyesali,,,,
total 1 replies
partini
enak bener jadi Ibas,udah nyakitin menyesal minta rujuk
untung mantan istri cintanya tulus dan mulus jadi gampang rujuknya
Kar Genjreng
entah perasaan apa yang Aufar rasakan tetapi keliatan sangat menyayat hati,,,sedih campur lemes seketika. apakah nasibnya akan menjadi jomblo kembali dan cinta terpendam nya tidak pernah terealisasi 😭😭 tapi jodoh kadang kita tidak tahu,,,mungkin Ibas memang pernah gagal menjadi pasangan Aliya ,,, ya karena pengaruh dan belum tau rasanya kehilangan dan dalam keadaan terpuruk,,,nah sekarang baru menyadari ternyata wanita yang ada di samping nya dan telah di buang kini menjadi tempat untuk di rindukan,,,,maaf Aufar pasti akan ada gadis yang baik di tempat lain ,,,dan tentunya bisa menjadi rumah buat pulng untuk mu,,, biarlah asal. sepupu mu bisa bersatu ,,,kasih ultimatum bila menyakiti Aliya kembali tidak ada ampun,,, Ok lanjut
Ilfa Yarni
siapa yg akan dipilih alya aufar atau iBas penasaran
Aidil Kenzie Zie
nggak usah sok-sokan drama wong masalah ini kamu yang buat
Kar Genjreng
bas jangan TREMOSI dulu lo kan memang Aufar yang jaga Alya tetapi rupanya Aufar jaga adak
Kar Genjreng
😮 bagaimana ya kasih kesempatan tidak ya kalau ibas ngajak balikan,,,tapi kan tidak harus balikan to terserah juga si Aliya yg menguntungkan
Ilfa Yarni
.mknya bas jd laki2 itu jgn macam2 setelah sadar baru nyesel tp semua udah terlambat gmn sakit kan
Ilfa Yarni
bingung ya hrs milih siapa klo aku sih mending aufar tp ga tau jg kasian jg sebenarnya ibas
sunaryati jarum
Aufar nggak merebut tapi Aliya sudah kau lepaskan, lagian PD amat kamu jika.Aliya masih mau sama kamu
Kar Genjreng
cinta Aufar terkenzel kembali ya Allah melas men😄 deketin mantan sepupu nya di abaikan sekarang justru mantannya sedah berusaha sangat keras 💪 semangat Basss jangan kendor insyaf sudahan makanya lain kali punya wanita setia jangan di tipu dan ganjen abis haduuh rempes feh😮😮
Ilfa Yarni
m menyesalkan kmknya jd cowok itu yg benar iBas udah rasakan dulu apa yg dirasakan alya dulu
RaisyaMOM
Hai author mau nanya aja aku juga penulis dari 2020 waktu puncak jaya nya author ni mangatoon… sekarang masih kayak dulu gak si pambacanya 🥲 kangen nulis lagi
Kar Genjreng
ya karena Ibas sudah berubah dan ingin serius memperbaiki kembali bersama Aliya,,,,ya semoga saja Allah masih memberikan kesempatan buat orang yang sudah menyakiti tetapi sekarang sudah insyaf dan bertaubat. ,,,
Aidil Kenzie Zie
mana ada rebut Aliya dari kamu Bas kalian kan udah cerai
Arbaati
menarik, selalu ditunggu updatenya
Ilfa Yarni
imas knp dia sakit apa sebenarnya kasian jg iBas tp mau gmn lg itu udah konsekwensi dr perbuatannya pd alya dan skr baru menyesal
sunaryati jarum
Benar ikhlaskan Aliya itu konsekuensi dari perbuatamu padanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!