NovelToon NovelToon
Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Aluza, seorang Office girl cantik di Bandara, terjebak dalam kenangan Ivan mantan kekasihnya yang sudah lama meninggal.

Namun di hari pertama Aluza bekerja ia di pertemukan kembali dengan seorang pilot bernama Bara yang wajahnya sangat mirip sekali dengan Ivan

Tapi Bara yang mirip Ivan itu ternyata memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dia kasar, angkuh, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.

Aluza terjebak dalam dilema, apakah dia bisa melupakan Ivan dan jatuh cinta dengan Bara, atau justru Bara akan menjadi racun yang menghancurkan hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Peduli

Bara membuka kembali ponsel nya.di sana banyak sekali panggilan telepon yang masuk dan juga pesan.Bara membuka daftar panggilan dan pesan di ponselnya, dan matanya melebar ketika melihat jumlah panggilan dan pesan yang tidak terjawab. "Astaga, ada apa ini?" dia berkata pada dirinya sendiri, sambil mulai membaca pesan-pesan yang masuk.

Pesan-pesan itu sebagian besar dari Diva, dengan nada yang semakin mengkhawatirkan. "Bara, apa yang terjadi? Kenapa kamu tidak datang? Aku sangat khawatir..." "Bara, tolong balas aku..." "Bara, apa kamu baik-baik saja?"

Bara merasa sedikit bersalah, tapi dia tidak bisa membalas pesan-pesan itu sekarang.

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Tringg....Tringg...Tring....

Seketika Aluza terbangun dari tidurnya di kala ia mendengar suara alarm pagi yang terdengar begitu nyaring.

Ia menepuk jidatnya sendiri,dan terus mengumpat. Lantas ia buru-buru bangkit dari tempat tidur menuju ke dalam mandi.

"Kalau saja kamu gak begadang semalam, sudah di pastikan kamu gak akan telat lagi!" Aluza mengumpat sambil berjalan tergesa-gesa ke kamar mandi.

......................

Aluza berlarian masuk ke dalam bandara namun karena terburu-buru ia tak sengaja menabrak seorang pramugari.Bahkan akibat tabrakan itu membuat ponsel Aluza terpental jauh.

Aluza hendak mengambil ponselnya yang sudah terpental jauh. tapi pramugari itu menarik bajunya.

“Ambil dulu barang-barang saya yang telah kamu jatuhkan!”Kata nya dengan nada emosi.

“Ah,maaf mbak”

Aluza mengucapkan kata maaf sambil mengambil tas kecil dan sebuah lipstik yang terjatuh milik pramugari ini.

“Ini mbak, sekali lagi maaf yah”Aluza menyerah kan barang-barang milik pramugari cantik ini.

Pramugari cantik itu merampas barang-barang miliknya dari tangan Aluza.“Makanya kalau jalan itu pakek mata!”Dia berucap sinis sambil menarik kopernya kembali menuju ke dalam bandara, meninggalkan Aluza yang masih berdiri membetulkan napas. "Huft, pagi-pagi udah kena marah," Aluza berkata pada dirinya sendiri, sambil mengambil ponselnya yang masih tergeletak di ujung sana.

Pada saat Aluza ingin meraih ponselnya tiba-tiba ada kaki seseorang yang sedang berdiri tepat di depan ponselnya.Sontak mendongakkan kepalanya dan ia terkejut melihat Pilot Bara yang tenga menatap nya seperti puluhan jarum yang menusuk.

Aluza merasa jantungnya berdetak kencang, "Ahh, maaf pak!" dia berkata dengan nada yang tergesa-gesa, sambil perlahan-lahan bangkit dari posisi berjongkok.

Pilot Bara masih menatapnya dengan tajam, "Kamu telat lagi...?”Tanya pilot Bara yang masih memperhatikan penampilan Aluza dari atas sampai bawah karena saat bertemu Bara pagi ini Aluza tak memakai seragam Ob.

Aluza merasa sedikit intimidasi, "Maaf, Pak. Saya...saya telat,"Aluza berkata dengan nada terbata.

Pilot Bara mengangkat alisnya, "Telat?”tapi sepertinya orang seperti kamu ini memang tak pantas bekerja di sini. Karena orang yang bekerja di sini bisa di siflin waktu! Dan kamu, aku dengar hari pertama kamu kerja kamu sudah telat dan sekarang kamu telat lagi”

Aluza hanya menundukkan kepalanya mendengar Omelan Bara.“Maaf Pak, saya akan berusaha semaksimal lagi"

“Mulai hari ini kamu di pecat!kamu tidak boleh lagi bekerja di sini!”

Bagai disambar petir, dia mengangkat kepala dengan mata yang terbelalak, "Apa?! Pak, jangan...!" dia berkata dengan nada yang hampir menangis.

Pilot Bara masih menatapnya dengan tajam, "Sudah terlambat! Keputusan sudah diambil. Kamu harus pergi dari sini sekarang juga!"

Aluza mengambil nafas panjang lalu menghembus nya. Dia berdacak dan mulai berani melawan Bara.“Emangnya kamu siapa yang berani pecat saya, dengar yah!" Aluza menunjukkan jarinya pada Bara.“Kamu bukan atasan saya, dan kamu hanyalah orang yang berkerja di sini juga jadi kamu tidak berhak pecat saya!"

Bara terkejut dengan reaksi Aluza, tapi dia tidak menunjukkan ekspresi apa-apa, "Kamu lupa,Saya adalah pilot senior di sini, dan saya memiliki hak untuk melaporkan kamu ke HRD karena kelakuanmu yang tidak profesional," dia berkata dengan nada yang tenang tapi tegas.

Aluza merasa sedikit terjepit, tapi dia tidak mundur, "Laporkan saja! Saya tidak takut! Saya tahu saya tidak melakukan kesalahan apa-apa!" dia berkata dengan nada yang berani.

“Tidak melakukan kesalahan apa-apa?"Bara tersenyum miring, "Baiklah, kita lihat saja hasilnya," dia berkata, lalu berbalik dan pergi meninggalkan Aluza yang masih berdiri dengan napas yang tidak teratur.

1
anggita
mampir ng👍like sana iklan☝aja. moga novelnya lancar.
Elzaluza2549: terima kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!