NovelToon NovelToon
Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: kegelapan malam

Apa jadinya jika seorang Scientist Gila mendapatkan Sistem Pertanian?

Elena adalah seorang ilmuwan kimia gila yang mati dalam ledakan laboratorium dan terbangun di tubuh gadis desa yang tertindas. Berbekal "Sistem Petani Legendaris", ia tidak lagi bermain dengan cairan asam, melainkan dengan cangkul dan benih ajaib. Di tangan seorang jenius gila, ladang pertanian bukan sekadar tempat menanam padi, melainkan laboratorium maut yang bisa mengguncang kekaisaran!

Ingin mencuri hasil panennya? Bersiaplah menghadapi tanaman karnivora dan ledakan reaksi kimia di ladangnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kegelapan malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sanga (9)

Matahari mulai naik, memanaskan tanah hitam yang kini terlihat berkilau aneh karena sisa gas malam itu. Feng Shura, jenderal yang biasanya memegang panji perang di atas kuda gagah, kini sedang membungkuk dengan napas tersengal, memindahkan bongkahan batu sungai seukuran ban mobil ke samping gubuk Han Jia.

Setiap kali ia lewat, ia melirik ke arah Han Jia yang sedang duduk di atas batu besar. Gadis itu sedang menatap ruang kosong di depannya sambil menggerakkan jari-jarinya di udara, seolah sedang menggeser sesuatu yang tak terlihat.

"Hera," Han Jia membatin, namun suaranya tetap terdengar lirih. "Tampilan antarmuka berupa layar teks hijau ini sangat membosankan. Ini mengingatkan aku pada komputer kuno tahun 1980-an. Bisakah kau merestrukturisasi partikel cahaya ini menjadi wujud visual? Setidaknya agar aku merasa bicara dengan seseorang, bukan dengan papan pengumuman."

"Secara teknis bisa, Profesor," suara Hera terdengar lebih bersemangat. "Saya bisa menggunakan spektrum cahaya yang dipantulkan dari kelembapan udara di sekitar Anda. Namun, ini akan mengonsumsi 50 poin energi per jam untuk mempertahankan integritas visualnya. Apakah Anda yakin? Poin energi kita lebih baik digunakan untuk membeli benih tanaman peledak."

"Lakukan saja. Aku butuh simulasi kehadiran manusia agar aku tidak benar-benar gila di dunia tanpa peradaban ini," perintah Han Jia tegas.

[Ding! Memproses Proyeksi Visual Visualisasi AI...]

Tiba-tiba, di depan mata Han Jia, partikel cahaya mulai berkumpul dan memadat. Sebuah siluet wanita muncul. Awalnya hanya berupa garis-garis digital hijau, namun lama-kelamaan warnanya menjadi nyata. Hera memilih wujud seorang wanita dengan pakaian laboratorium putih yang rapi, berkacamata, dan rambut disanggul tinggi persis seperti asisten laboratorium Han Jia di masa modern.

Hera berdiri di sana, mengambang beberapa inci dari tanah. Hanya Han Jia yang bisa melihatnya karena Hera memproyeksikan cahaya langsung ke retina Han Jia melalui manipulasi saraf.

"Nah, jauh lebih baik," Han Jia tersenyum puas.

"Kau... Kau tersenyum?" suara gemetar Shura menginterupsi.

Han Jia menoleh dan melihat Shura berdiri kaku, menjatuhkan batu besar yang ia bawa hingga hampir mengenai jempol kakinya sendiri. Wajah Shura pucat pasi, matanya melotot menatap ke arah tempat Hera berdiri (yang bagi Shura hanyalah udara kosong).

"Kenapa? Kau keberatan aku tersenyum?" Han Jia mengangkat alis.

"Kau bicara pada siapa?! Kenapa kau menatap udara kosong dan tersenyum seperti itu?!" Shura mulai panik. Ia mundur dua langkah, tangannya membentuk tanda perlindungan yang biasanya digunakan untuk mengusir roh jahat. "Aku bersumpah, barusan aku merasakan suhu udara di depanmu turun secara drastis! Kau benar-benar sedang memanggil sesuatu!"

Han Jia memutar bola matanya. "Shura, itu namanya konveksi termal akibat manipulasi partikel cahaya. Tapi lupakan saja, otakmu tidak akan sampai ke sana. Kembali bekerja! Aku butuh sepuluh batu lagi untuk membuat pondasi reaktor!"

"Profesor, lihat dia," Hera terkekeh, ia sengaja berjalan memutari Shura (meskipun tubuhnya tembus). "Detak jantungnya mencapai 140 bpm. Dia ketakutan setengah mati. Haruskah saya berbisik di telinganya?"

"Jangan nakal, Hera. Dia aset kerja kita satu-satunya," bisik Han Jia.

Shura melihat bibir Han Jia bergerak-gerak tanpa suara, lalu gadis itu tertawa kecil sendirian. Bulu kuduk Shura berdiri tegak. Di medan perang, ia bisa menghadapi sepuluh ribu prajurit tanpa berkedip, tapi menghadapi seorang gadis yang bicara dengan udara kosong dan tertawa sendiri benar-benar merusak mentalnya.

"Gadis ini... dia bukan hanya penyihir. Dia adalah ratu para iblis," gumam Shura sambil buru-buru lari kembali ke sungai untuk mengambil batu lagi, takut jika ia terlambat, Han Jia akan menyuruh "jin"-nya untuk merasukinya.

[Ding! Misi Baru Terdeteksi!]

[Judul Misi: Ekstraksi Pertama.]

[Tujuan: Bangun Tungku Distilasi Alkimia dan ekstrak 100ml minyak esensial dari Sawi Roh. Hadiah: Benih 'Padi Baja' & Modul 'Pagar Listrik Qi'.]

Han Jia langsung berdiri tegak begitu melihat hadiah misi tersebut. "Pagar Listrik Qi? Hera, ini yang kita butuhkan! Jika kita punya pagar listrik, aku tidak perlu lagi membuang waktu menghadapi warga desa yang IQ-nya rendah itu. Ladang ini akan menjadi zona terlarang yang sesungguhnya."

"Setuju, Profesor. Mari kita instruksikan kuli... maksud saya, Tuan Shura, untuk mempercepat pekerjaannya," sahut Hera dengan nada sarkastik.

Han Jia berjalan mendekati Shura yang baru saja kembali dengan batu besar di bahunya. "Shura! Berhenti sebentar. Aku punya instruksi baru."

Shura menjatuhkan batunya dengan bunyi gedebuk keras. "Apa lagi? Kau mau aku mengambilkan kembang tujuh rupa untuk persembahan jinmu?"

Han Jia mendengus. "Jangan konyol. Aku butuh kau menyusun batu-batu ini membentuk lingkaran dengan diameter tepat 1,5 meter. Di tengahnya, kau harus menggali lubang sedalam setengah meter. Kita akan membangun tungku distilasi. Dan satu lagi..." Han Jia menarik napas, "Aku butuh kau mencari tanah liat yang paling halus di pinggir sungai. Kita harus membuat pipa penyulingan."

Shura menatap Han Jia dengan lelah. "Kau menyuruh seorang jenderal perang untuk menjadi pengrajin tembikar?"

"Dan aku adalah seorang peraih Nobel yang disuruh mencangkul tanah! Jadi berhentilah mengeluh!" Han Jia membentak. "Lagipula, jika tungku ini jadi, aku bisa membuatkanmu ramuan untuk memperbaiki sumbatan energi di dadamu itu. Kau mau sembuh atau mau terus menjadi asisten kuli yang lemah?"

Mendengar kata "sembuh", mata Shura berkilat. Itu adalah kelemahannya. Sebagai prajurit, kehilangan kekuatan adalah kematian yang lebih buruk daripada dipenggal.

"Baik," Shura menggeram. "Akan kulakukan. Tapi kau harus berjanji... setelah aku sembuh, jangan pernah bicara pada udara di depanku lagi. Itu benar-benar membuatku merinding."

Han Jia hanya tersenyum misterius. "Aku tidak menjanjikan apapun, Shura. Sekarang, gerak cepat! Hukum efisiensi tidak menunggu siapapun!"

Han Jia kembali ke posisinya, memandangi Hera yang sekarang sedang melakukan simulasi desain tungku dalam bentuk hologram 3D di depannya. Di mata Han Jia, itu adalah pemandangan masa depan yang indah. Di mata Shura, itu adalah pemandangan seorang gadis gila yang sedang menari-nari dengan bayangannya sendiri.

"Profesor, sepertinya hubungan Anda dengan subjek Shura mulai menunjukkan dinamika 'Majikan dan Pelayan' yang stabil," lapor Hera.

"Tentu saja," gumam Han Jia sambil mulai menyiapkan benih-benih sawinya. "Di dunia ini, sains adalah kekuatan. Dan siapapun yang memegang kendali atas sains, dialah pemegang rantai makanan tertinggi."

1
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥
/Joyful//Joyful//Joyful/🤣🤣🤣 puas banget ketawa aku
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥: biarin /Tongue//Tongue/
total 2 replies
Aretha Shanum
mau ketawa tpi takut😄😄🤭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ketawa aja boleh kok🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Shira ayo mendekati Mamih... author mu terlalu kejam
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih🤣🤣🤣
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
jangan mau di bujuk Jia... author mu itu kerja sama buat memeras mu🏃🏃
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih 🤣🤣🤣
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Jin mu itu sisteman author nya jadi wajar ngajak ribut 🏃🏃
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩: dihhh lupa diri dia
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Cerita yg cukup menghibur dan buat aku gak berhenti ngakak, pokoknya suka sangat❤
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Kembali kasih/Kiss/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othornya emang rada² ngeselin Shura, jadi harap maklum 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Nda lho, mana berani aku/Chuckle/
total 8 replies
Murni Dewita
👣👣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: terimakasih /Rose/
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛☠ᵏᵋᶜᶟᴄɪ≛⃝⃕|ℙ$ѕ⍣⃝✰ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
bisa bisa nya, dia hanya memikirkan hukum kimia 😑
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othor lg yg disalahin🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dihhh
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
parai parai author mu itu
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
cih di sogok gitu kau luluh Jia😏🏃🏃
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Kamu marah Jia? aku juga kesal loh
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: yg tabh/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
hajar Jin mu Hajar... eh author yang harus kamu pertanyaan itu
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: lah kan msh pemula masak status lv nya tinggi mana maen/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Ting Ting Ting bunyi sepedah... sepeda ku beroda tiga...
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: 🤣🤣🤣🤣 kek bunyi lonceng sepeda
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Hahaha... Malah nyasar dikandang ayam/Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Padahal lg puyeng baca penjelasan Hera, eh malah ngakak🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Yg satu rusuhnya minta ampun, satunya lg sabarnya kebangetan🤣🤣 kalo mereka jadi pasangan, rumah tangganya pasti semarak🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: nanti yaa kl mereka di satuin cepet tamat nanti🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Jangan sampai kamu tahu siapa itu othor, Shura. Aku takut kamu kena sawan🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: /Tongue//Tongue//Tongue//Tongue/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Mending urut lidah, dari pada urut otak/Scream/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: 🤣🤣🤣🤣🤣coba kita nnati tanya sam ahera bagaimana cara mengurut otak🫣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!