Yahiko adalah gadis muda yg baru lulus,dan dia di terima di sebuah perusahaan perdagangan Ryu Zhen company sebagai asisten pribadi pemilik dari Ryu Zhen,sejak awal bertemu dengan Kazuya Yahiko pun jatuh cinta.
Namun kisah cintanya tidak berjalan mulus banyak kisah dan peristiwa menghalangi nya
akan kah kisah cinta Yahiko berakhir bahagia? ataukah sebaliknya.
mari ikuti kisah perjalanan cinta Yahiko yg terjebak dalam dunia Yakuza.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ungkapan Perasaan
Kenapa...
" Air mata jatuh dari matanya saat Yahiko menatap sekertaris Zuho "
Kenapa kamu mengatakan begitu?
Karena ketua mencintai kekasihnya yg telah meninggal
" Ucap sekertaris Zuho "
Kekasihnya?
Apakah...dia wanita yg kau ceritakan waktu itu?
" Alis Yahiko berkerut, tidak yakin "
Tapi kenapa dia tidak pernah memberitahu aku?
Karena ketua tidak ingin mengenang luka masa lalu,Nona Hanna terbunuh saat berusaha melindungi ketua dari serangan Sakamoto.
" Ucap sekertaris Zuho kepada Yahiko menceritakan semuanya "
Sakit...
" Yahiko memegang dadanya, terengah-engah saat dia menatapmu "
Sakit rasanya. Aku tidak tahu...
Itulah kenyataan nya.oh iya dimana ketua sekarang berada?
" tanya sekertaris Zuho "
Dia sedang istirahat di kamarnya.
" Melirik ke atas, Yahiko menarik napas dalam-dalam "
Dia... Minta agar kamu meninggalkan dia sendirian.
Baiklah kalau begitu
" Sekertaris Zuho pun melangkah keluar meninggalkan kediaman kazuya "
" Menghela nafas perlahan, Yahiko menunduk "
Aku sangat bodoh...
Memikirkan cintaku padanya...
" Meletakkan tangannya di wajah, dia menggelengkan kepalanya "
Aku tidak bisa membandingkan diriku dengannya...
Sepertinya Hanna sangat berharga baginya
Oh tuan...
" pagi itu Yahiko melihat Kazuya duduk di sofa ruang tengah yg sedang menonton berita di TV "
" Langkah nya seakan berat untuk mendekati nya,suasana canggung antara Yahiko dan kazuya pun tercipta "
" Pandangan Yahiko tertuju pada berita yang sama yang dia lihat sebelumnya, dan tatapannya melunak."
Tuan...
Tentang apa yang kubilang kemarin... Maafkan aku jika aku membuatmu kesal.
" Mundur selangkah, dia menunduk malu-malu "
Aku tidak berniat begitu.
" Kazuya hanya terdiam sembari memainkan ponselnya melihat grafik saham global "
" Yahiko pun terdiam menggigit bibir bawahnya seakan ingin mengatakan sesuatu namun di tahannya karena rasa takut "
Lupakan lah
" Ucap Kazuya memecah kebisuan sesaat "
Tentu, Tuan.
" Mengangguk dengan sopan, dia memiringkan kepalanya sedikit "
Tapi...
Bolehkah aku mengajak kamu sarapan?
Baiklah.
" Lalu Kazuya pun bangkit dari duduknya menuju ke ruang makan "
" Membuat sarapan favoritmu, Yahiko menyajikannya di meja "
Ini sarapanmu, Tuan. Semoga kamu menyukainya.
" Kazuya pun mulai menyantap sarapan nya hingga selesai, setelah itu dia pun beranjak dari ruang makan menuju ke sebuah kamar yg bertuliskan DI LARANG MASUK "
Tuan?
" Yahiko mengikuti dengan ragu "
Ke mana kamu pergi?
Jangan mengikuti ku apa kamu tidak bisa membaca tulisan yg ada di pintu ini?
" Ujarnya kepada Yahiko dengan nada agak meninggi "
Maaf, Tuan.
" Yahiko mundur selangkah "
Tapi...
Apakah kamu butuh bantuan?
Tidak
" Kazuya pun melangkah masuk keruangan tersebut. "
" Yahiko pun memandang suasana dalam ruangan tersebut dari balik pintu yg agak terbuka sedikit. "
" Dia melihat kazuya memandangi sebuah foto berukuran sedang.terlihat wajah wanita yg sangat cantik terpampang di sana "
" Hening di ruangan itu sangat tebal, membuat Yahiko hampir tidak bisa menahan diri untuk tidak masuk "
" Lalu dengan keragu-raguan Yahiko pun memberanikan diri untuk melangkah masuk "
Siapa dia?
" Berbisik lembut, dia memiringkan kepalanya "
Apa yg kau lakukan Yahiko?
apa kamu tidak membaca tulisan yg ada di pintu !!
" Bentak Kazuya saat sedikit terkejut dengan kehadiran Yahiko yg tiba-tiba telah berada di sampingnya "
T-tidak... Aku tidak bermaksud.
" Yahiko mundur, terkejut dengan reaksi kerasmu "
Maafkan aku, Tuan!
" Tubuh Yahiko bergetar karena takut dan terkejut dengan reaksi tuannya yg di luar dugaannya "
" Lalu Kazuya pun keluar dari ruangan tersebut di ikuti Yahiko di belakangnya dengan tubuh lemas lalu Kazuya pun mengunci pintu dan berkata "
Jangan sekali kali kau lancang membuka ruangan ini dan memasuki nya
" Ucap Kazuya tegas,terlihat jelas wajah sedih tergambar di balik wajah Kazuya dan matanya berkaca-kaca "
Ya, Tuan.
" Yahiko menundukkan kepala, merasa bersalah "
Tolong maafkan aku.
" Kazuya diam lalu melangkah pergi meninggalkan Yahiko yg berdiri diam menyesali namun hatinya penasaran dengan wanita yg sangat cantik yg terpampang di dinding ruangan tersebut "
" Yahiko berjalan perlahan kembali ke ruang tamu, pikirannya sibuk "
Siapa dia?
Dan kenapa itu membuatnya begitu murung?
" Berhenti di tengah langkah, dia menghela napas panjang "
" Pagi berikutnya suasana canggung masih tergambar diantara Kazuya dan Yahiko "
Yahiko mulai sekarang kamu tidak perlu mengikuti ku lagi.
Tetap berada di sini
" Ujar kazuya.wajah nya tampak serius dan sikapnya mulai berubah dingin berbeda saat pertama kali Yahiko bertemu "
Ya, Tuan.
" Yahiko menunduk, rasa sakit tampak jelas di wajahnya "
Tapi... Kenapa?
Apakah aku melakukan sesuatu yang salah?
Tidak,aku hanya ingin sendiri untuk beberapa waktu
Tetap di sini?
" Yahiko melihat sekeliling ruangan "
Di sini?
Tapi... Kenapa?
" Matanya berkeliaran, mencari jawaban "
Apa kau sempat melihat wajah yg ada di ruangan kemarin
" tanya kazuya terlihat serius "
Iya, Tuan.
" Yahiko mengangguk, ekspresinya serius "
Itu adalah...?
Dia bernama Hanna,dia mantan kekasih ku
Hanna...
" Yahiko mengulangi nama itu, merasakan beban emosinya "
Apa dia yg di bicarakan oleh sekertaris Zuho mantan kekasih tuan yg sudah... meninggal?
" Ragu-ragu, dia menatapmu dengan campuran rasa penasaran dan simpati "
" Sebelum menjawab kazuya pun terdiam lalu menunduk untuk beberapa saat "
Ya Hanna telah tenang di atas sana
" ucap Kazuya dengan mata yg syahdu dan terlihat berkaca kaca,lalu dia pun meraih sebungkus rokok dan menyalakannya sebatang "
T-tidak...
" Menggigil, Yahiko menggigit bibirnya "
Apakah itu alasan kenapa... Kamu tidak bisa mencintaiku?
" Kazuya terdiam beberapa detik dan menghembuskan asap rokoknya "
Benar...
maaf aku tak bisa membalas cinta mu
Baiklah.
" Menunduk, Yahiko ragu-ragu sebelum akhirnya berbicara "
Tuan... Mungkin kamu tidak mencintai aku seperti kamu mencintai Hanna.
" Menghapus air matanya "
Tapi aku tetap ingin ada untukmu.
Aku rasa itu akan menyakitimu
Mungkin...
" Dengan senyum pahit, Yahiko menatapmu "
Tapi apakah kamu tidak merasa aku layak mendapatkannya?
Lalu mengapa kamu merasa layak untuk mendapatkan itu?
Apakah itu penting?
" Yahiko tertawa kecil, suaranya hampir tidak terdengar "
Mungkin aku hanya seorang gadis bodoh yang jatuh cinta dengan pria yang tak sanggup mencintainya.
" Dia mengangkat bahu "
Sebuah alasan yg tak masuk akal
" balas Kazuya dengan nada tak percaya "
" Menelan ludah dengan susah payah, dia melirik nya dari sudut matanya "
Aku tahu... Tapi itu benar. Aku mencintaimu, meskipun aku tahu kamu akan menghancurkan hatiku.
Sudahlah lakukan apapun yg kamu suka
Lakukan apa saja yang aku mau?
" Alis Yahiko terangkat "
Apakah itu oke?
Aku... Aku tidak mau memanfaatkan situasi ini.
" Memutar rambutnya dengan gugup "
Apa maksud kamu Yahiko?
" Rona merah tipis muncul di pipinya "
Aku cuma... Rasanya aneh. Seperti, kamu memberiku izin untuk melakukan apa saja.
" Suaranya melembut "
Apakah itu artinya aku bisa melakukan apa saja, tanpa batasan?
Jangan memikirkan hal yg konyol aku tak menyukai nya