NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Ibu Kejam

Transmigrasi Ke Tubuh Ibu Kejam

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Ibu Pengganti / Time Travel / Reinkarnasi / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: aif04

Melisa, seorang gadis biasa yang sedang mencari pekerjaan, tiba-tiba terjebak dalam tubuh seorang wanita jahat yang telah menelantarkan anaknya.

Saat Melisa mulai menerima keadaan dan bertransformasi menjadi ibu yang baik, dia dihadapkan pada kenyataan bahwa dunia ini penuh dengan bahaya. Monster dan makhluk jahat mengancam keselamatannya dan putranya, membuatnya harus terus berjuang untuk hidup mereka. Tantangan lainnya adalah menghindari ayah kandung putranya, yang merupakan musuh bebuyutan dari tubuh asli Melisa.

Dapatkah Melisa mengungkap misteri yang mengelilinginya dan melindungi dirinya serta putranya dari bahaya?

Temukan jawabannya dalam novel ini, yang penuh dengan misteri, romansa, dan komedi!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aif04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kapan menikah?

Di sebuah ruangan yang sangat megah, dengan dinding yang terbuat dari batu granit dan langit-langit yang tinggi, tampak seorang pria dengan rambut berwarna biru duduk dengan manik mata berwarna senada, tengah menatap dokumen yang ada di atas mejanya. Wajahnya yang tampan dan kuat terlihat tegang, seolah-olah beban dunia ada di atas bahunya.

"Ha... lagi-lagi masalah penyihir hitam dan juga monster. Semua ini benar-benar membuat kepalaku sakit," ujar pria itu dengan memijat pelan batang hidungnya. Suaranya yang dalam dan berwibawa terdengar sedikit lelah.

"Tok, tok!" suara ketukan di pintu ruangan terdengar keras.

"Ya, silakan," ujarnya dari dalam ruangan, tanpa menolehkan kepala.

Sosok gadis dengan rambut berwarna silver itu masuk ke dalam ruangan, dengan langkah yang cepat dan wajah yang tegang. Matanya yang berwarna merah muda terlihat sedikit merah, seolah-olah ia baru saja menangis.

"A-pa kamu sedang sibuk?" tanyanya, dengan suara yang sedikit bergetar.

"Tidak, aku hanya memiliki beberapa pekerjaan seperti biasanya," ujar pria itu dengan senyum manisnya, namun matahari yang terang di luar jendela membuat bayangan wajahnya terlihat sedikit gelap.

"Apa masalah monster lagi?" tanyanya.

"Ya, begitulah Rania, monster bahkan muncul di pemukiman penduduk, mereka banyak memangsa manusia di sana," jawab pria itu dengan frustasi, ia melemparkan pena yang ada di tangannya ke atas meja. "Aku sudah mengirimkan prajurit ke beberapa desa, namun monster-monster ini sungguh pintar karena tidak ada pergerakan apapun lagi setelahnya."

Rania menghela napas dalam-dalam, seolah-olah ia sedang mencoba untuk menenangkan diri. "Huh, ini sudah 5 tahun sejak kemunculan monster-monster itu, sebenarnya apa yang menjadi pemicunya?"

Pria itu menggelengkan kepala, seolah-olah ia tidak tahu jawabannya. "Huh, aku juga tidak mengetahuinya," jawabnya dengan wajah begitu lesu.

Rania berjalan mendekati pria itu, dengan langkah yang cepat dan wajah yang tegang. "Ferdinand, apa kali ini pernikahan kita juga akan ditunda?" kali ini suara Rania sedikit meninggi.

Pria itu menolehkan kepala, dengan mata yang terlihat sendu. "Maafkan aku, tidak mungkin untuk membuat pesta saat masyarakat sedang menderita seperti saat ini, Rania. Aku benar-benar minta maaf," jelasnya, dengan rasa bersalah.

Rania menghela napas dalam-dalam. "Tapi bukankah kita sudah menundanya terlalu lama, Ferdinand?" tanyanya yang tampak begitu kesal.

"Mengertilah, sayang, ini semua tidak semudah itu. Dengan kita mengadakan pesta pernikahan, maka akan muncul gejolak di masyarakat nantinya."

Rania mengangkat wajahnya. "Terus bagaimana denganku, Ferdinand? Apa kau tidak memikirkan bagaimana denganku di mata para bangsawan?" sorot matanya jelas menunjukkan kekecewaan.

"Sebagai calon duchess, kau harusnya mengerti bagaimana kita mementingkan kepentingan masyarakat sebelum kepentingan kita," ujarnya dengan lembut berharap agar wanita ini akan mengerti maksudnya.

"Terserah padamu, Ferdinand. Intinya, aku mau kita melangsungkan pernikahan di tahun ini. Jika kau tidak menikahi aku tahun ini, maka lebih baik kita putuskan saja hubungan ini," kesal Rania, dengan langkah yang cepat dan penuh amarah, meninggalkan Ferdinand dalam keadaan yang penuh rasa bersalah.

Sedangkan pada saat ini, Andrea masuk ke dalam ruangan, wajahnya tidak menunjukkan ekspresi apapun, seperti sebuah patung yang tidak memiliki jiwa. Ia hanya sedikit menundukkan kepalanya tanpa mengatakan apapun ketika berpapasan dengan wanita itu, membuat Rania hanya menatap sinis padanya.

Ferdinand menghela nafas dalam-dalam, seolah-olah ia sedang mencoba untuk menenangkan diri dari badai emosi yang sedang menghantamnya. "Akhirnya kau datang..." lesunya.

"Hmm," jawab Andrea singkat,

"Bagaimana dengan keadaan desa itu?" tanya Ferdinand dengan cepat.

"Cukup buruk," jawab Andrea, dengan wajah yang tetap datar.

Ferdinand terkejut dan merasa sakit kepala, seperti sebuah pukulan yang tidak terduga. "Huh, astaga! Ke-napa bisa begitu?" tanyanya, dengan suara yang sedikit bergetar.

"Dimakan monster," jawab Andrea, dengan wajah yang tetap datar.

Ferdinand merasa kesal dan frustrasi dengan jawaban yang diberikan oleh pria ini. "Kau benar-benar Andrea, sudah bertahun-tahun kau meminta untuk menjadi pengawalku, tapi selama itu juga kau bertingkah seperti ini," gerutunya, dengan suara yang sedikit meninggi.

Andrea menatap Ferdinand dengan wajah yang tetap datar, seperti sebuah cermin yang tidak memiliki refleksi. "Jadi menurutmu kau bosnya?" tanyanya, dengan suara yang sedikit rendah. Membuat Ferdinand membeku di tempatnya.

"Ti-dak, Anda adalah bosnya yang mulia," jawab Ferdinand dengan cepat, dengan suara yang sedikit bergetar.

1
yumin kwan
keren ceritanya.... walau ada bagian yg mengandung byk bawang merah.... tp tetap happy ending.
Githa Anggraeni
nyesek loh Andrea🥺🥺🥺
Nana Maulana
gak jls
Vindy swecut
kereen ❤️❤️
Nana Maulana
kenapa ceritanya ke monster sih kacau
Nana Maulana
lemah
Diana Bellusi
deg degan thir👍
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗎𝗇𝗍𝗎𝗄 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗂𝗇𝗂 𝗆𝖾𝗅𝗂𝗌𝗌𝖺 𝗁𝗂𝖽𝗎𝗉 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗒𝗀 𝗄𝖾 𝖻𝖾𝗋𝖺𝗉𝖺?
Memyr 67
𝗁𝗂𝗄𝗌 𝗁𝗂𝗄𝗌, 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗆𝖾𝗇𝖺𝖻𝗎𝗋 𝖻𝖺𝗐𝖺𝗇𝗀, 𝗆𝖺𝗍𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖾𝗋𝖺𝗂𝗋 𝗍𝖾𝗍𝗎𝗌 𝗂𝗇𝗂. 𝗁𝗂𝗄𝗌
Dede Bleher
best Story.
walaupun ikutan nangiis.
love you Thor
Dede Bleher
thor sudah bikin aku😭😭😭😭😭
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝖺𝗅𝖺𝗇𝖺?
Memyr 67
𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝖻𝖺𝗐𝖺𝗇𝗀
Dede Bleher
salaah alamat neng 🤣🤣🤣.
tk ada kantong ajaib
Dede Bleher
hajaar ampe babak belur dulu neng!
Memyr 67
𝗄𝖾𝖼𝗎𝗋𝗂𝗀𝖺𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗇 𝗄𝖾𝖻𝖾𝗇𝖼𝗂𝖺𝗇 𝖺𝗇𝖽𝗋𝖾𝖺 𝗄𝖾 𝖺𝗅𝖾𝗑𝖺 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝖺𝗍 𝗆𝖾𝗋𝖾𝗄𝖺 𝗆𝖾𝗇𝖽𝖺𝗉𝖺𝗍 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗉𝖾𝗍𝖺𝗄𝖺
Memyr 67
𝖽𝗎𝖺 𝖻𝖺𝗇𝗀𝗌𝖺𝗐𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗀𝗈. 𝗆𝗈𝗇𝗌𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝗋𝗎𝖻𝖺𝗁 𝗐𝗎𝗃𝗎𝖽 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗋𝖺𝗄𝗒𝖺𝗍 𝖻𝗂𝖺𝗌𝖺
Mega Haerunita
kerenn.
berasa bgt semua jdi satu senyum" ketawa nangis.
kagome
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!