Seorang presdir wanita gagal menikah karena calon mempelai laki laki meninggal karena kecelakaan tabrak beruntun
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon harsupi fakihudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua ranjang
Mereka berdua sudah sampai dipekarangan rumah mereka.
Xander membuka pintu mobil, tapi hanya untuk dirinya sendiri, tanpa memikirkan mantan bosnya.
Meskipun Najwa turun dengan wajah cemberut, Xander tetap tak menghiraukan mood gadis manja tersebut.
Xander sudah membuka pintu, dan masuk kedalam rumah tersebut
Najwa sudah berdiri disamping Xander "Ini rumah yang kau beli?" Tanyanya sambil menyapuh seluruh ruangan
"Ya"Jawab Xander sambil berjalan menuju tangga.
Sebelumnya mereka sudah melewati ruang tamu terdahulu, dan mereka langsung naik kelantai dua
Xander mulai membuka pintu kamar untuk mereka berdua.
"Sekarang, pilihlah. Ranjang bagian mana yang engkau inginkan" Xander melirik Najwa memberi pilihan
Pasangan ini, bisa dikatakan, mereka sudah pisah ranjang sebelum mereka bersatu dalam satu ranjang.
Benar benar pasangan terpopuler pemecah rekor terburuk didunia.
Mereka berdua berdiri diambang pintu. Mereka saling berhadapan, dengan punggung mereka, yang menempel pada kusen pintu.Tangan kiri Xander masih memegang Handle pintu yang masih menjulur.
"Aku pilih yang itu" Katanya menunjuk tempat tidur disamping balkon, yang menempel dengan tembok. Sedang tempat tidur Xander, hanya disebelahnya saja.
Tidak menunggu jawaban dari pria disebelahnya, Najwa langsung berjalan melenggang dan menaruh kedua tangannya dibelakang punggungnya
"Bagus, aku suka" Najwa menghempaskan bokongnya dipinggir tempat tidur yang ia pilih barusan
Najwa terduduk santai diatas kasur, dengan kedua tangannya sebagai tumpuhan dibelakang tubuhnya
Mata Najwa, terus mengabsen disemua sisi kamar ini
Setelah Najwa terduduk sambil mengedarkan pandangan di kamar, Xander segera turun menuju dapur.
Ia ingin membuat sesuatu, yang bikin segar pada tubuhnya.
Iya, Xander membuat susu creamer kesukaannya, kebiasaan dia sebelum tidur menjelang.
-
Xander datang dengan membawa dua cangkir dikedua tangannya.
Ia menyodorkan cangkir berisi susu coklat kesukaan nonanya. Ia sengaja memberikan minuman tersebut dengan tangan kirinya "Ini untukmu"
Najwa mendongak dengan tatapan tajamnya "Tidak sopan..Taruh" Najwa tidak mau menerima langsung dari tangan Xander.
Xanderpun tidak mempermasalahkan hal tersebut. Ia menuruti kemauan wanita angkuh, dan menaruhkan gelas berisi susu itu, masih tetap dengan tangan kirinya, kemeja kecil tempat lampu tidur, yang berada ditengah tengah antara ranjang mereka.
Sedang tangan kanannya asyik saja memegang gelas susu creamernya untuk ia sesap.
Xander naik kekasur dan duduk santai. Tangannya merogoh laci meja kecil untuk mengambil remot.
Xander menghadap keatas, dimana jendela kaca ada diatas atap, tepat ditempat tidurnya
Ngeeeekkkk
Tirai blind terbuka.
Langit sudah terlihat dari kaca diatap tempat tidur Xander yang berada pas diatas tempat tidurnya.
"Bulan purnama ternyata" Ia menaruh gelas kosong diatas meja lalu ambil remot lainnya dan mematikan lampu hingga gelap gulita. Ia tidak peduli ada orang disampingnya yang lagi meminum susu.Remotpun sudah dimasukkan tapi bukan kelaci melainkan disimpan dibawah bantalnya.Sengaja ia menyembunyikannya agar tidak dipencet oleh gadis angkuh disamping ranjangnya.
"Hey...Kau ingin aku salah minum ya?!Nyalakan lampunya!!" Protes Najwa tapi Xander tak bergeming.Ia malah membenahi tubuhnya agar telentang bebas dan asyik melipat kedua tangannya untuk dijadikannya bantalan.
Xander tersenyum masam,sedang matanya hanya melirik gadis itu sesaat tapi ia langsung menghadap keatas atap kaca yang tembus kelangit.
"Apa kau kurang jelas dengan cahaya indah dari rembulan yang masuk kekamar ini? Atau akan kubuka satu lagi diatasmu agar kau tidak salah minum lewat hidung."Xander menghadap lagi keatas langit.
"Ya takut aja jika lampu dimatikan semua terus kamu berbuat asusila terhadapku"Najwa beralasan yang tidak mau kalah.
Xander sedikit muak mendengar alasan istri dadakannya.Jikapun Xander melakukannya itu haknya bukan?"Heeh...Kurang kerjaan??"Lagi lagi Xander menghadap kelangit untuk tidak tersulut emosinya.Mata Xander mulai terpejam.Tapi gadis itu menggerutu seperti musim nyamuk yang saling bersautan ngang ngung.
Sayup sayup Xander mendengar
"Lampunya dinyalain dong..Kita kan cewek cowok sekamar lagi tidak baik main gelap gelapan seperti ini.."
Hening
"Hey,aku takut.Nyalain lampunya dong"Rengek Najwa
'Perasaan ini seperti film horror yang berjudul malam bulan purnama artisnya suzana kalau nggak salah' Najwa berargumen sendiri tanpa ingin dibalas oleh ajudannya yang sudah diam telentang didepannya. Najwa merasakan bergidik berdiri bulu roma.Ia mulai masuk kedalam selimut sampai menutupi seluruh badan serta wajahnya.Xander hanya tersenyum miring mendengar ocehan wanita manja sekaligus atasannya bila mereka bekerja.
Hening
Najwa merasa sumpek dan mulai mengeluarkan keringat dingin.Ia membuka selimut pelan yang berada diwajahnya dan badannya mulai dibelokkan kearah Xander.
"Kak..."Ucapnya berharap Xander menyautinya
'Cakep..Sadar dong.Biasanya juga nggak sekasar hari ini' Batin Xander.Xander masih diam ia hanya melirik gadis itu
"Kak..Aku takut"Ibanya
Hening
Tak ada jawaban dari Xander
klebaaat...
"Hah..Apa itu"Najwa sudah merasa kaku dan berkeringat dingin.Ia melihat diatas ada yang lewat.
Hening
Klebaaat..
"Hah..."Dengan nafas yang memburu Najwa melompat dari kasur miliknya dan pindah kekasur Xander.Dalam hatinya biarin aja martabat hancur biarin remuk sekalian asal jangan mati kaku saja karena ketakutan yang menderah.
Xander sengaja menggeliat
"Ehhhhh"
Glabruuukkk..
"Addeeeeewww" Suara Najwa terpekik ketiban badan lebar milik Xander.Xander menyalakan lampu.
"Kau...Kenapa bisa"Xander pura pura menyalahkan dan menunjuk tangan Najwa yang masih memegang kaos Xander.
Mereka langsung berdiri semua.Najwa mengibas ngibas bajunya dengan tangannya.
"Mmmm "Najwa naik keatas ranjangnya.Ia menarik selimutnya yang menjulur kelantai.
"Jangan matikan lampunya"Ia langsung tidur meringkuk membelakangi Xander.
"Kenapa?Kamu takut?Ini terlalu indah kalau aku tutup jendela diatas"
"Kalau tiba tiba ada penjahat yang masuk lewat atas bagaimana?"Posisi masih memunggungi.
"Mereka akan takut sama kamu.Kamu persis singa betina"
"Apa???"Najwa tak terima.Ia duduk tegak dibibir ranjang "Apa tadi kamu bilang?"
Tobe continue...
like per episode vote n coment love you all😍😍😍
sepertinya dah terlambat🤦
mungkin bawaan hamil X ya🤔