NovelToon NovelToon
ISTRI BERCADAR MILIK KETOS TAMPAN.

ISTRI BERCADAR MILIK KETOS TAMPAN.

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama / Berondong
Popularitas:696.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: satria

Amira Khairunissa, tiba-tiba harus menerima kenyataan dan harus menerima dirinya menjadi seorang istri dari pria yang bernama Fajar Rudianto, seorang ketos tampan,dingin dan juga berkharisma di sekolahnya.

Dia terpaksa menerima pernikahan itu karena sebuah perjodohan setelah dirinya sudah kehilangan seseorang yang sangat berharga di dunia ini, yaitu ibunya.

Ditambah dia harus menikah dan harus menjadi seorang istri di usianya yang masih muda dan juga masih berstatus sebagai seorang pelajar SMA, di SMA NEGERI INDEPENDEN BANDUNG SCHOOL.


Bagaimanakah nantinya kehidupan pernikahan mereka selanjutnya dan bagaimanapun keseruan kisah manis di antara mereka, mari baca keseluruhan di novel ini....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9.

     Disaat Amira sudah di antar oleh Irma sampai ke halte bus, Amira yang sudah sendirian kini tengah menunggu bus datang, Namun, tiba-tiba sebuah mobil sedan hitam sport yang berjenis merci itu pun berhenti di pinggir jalan lebih tepatnya di hadapan Amira yang tengah duduk di kursi tunggu yang ada di halte bus itu, lantas Amira pun langsung mengamati mobil itu dengan seksama.

    " Masuk!" pinta Fajar, begitu kaca mobil itu turun yang memperlihatkan wajah Fajar di baliknya.

    " Kamu duluan aja, aku bisa naik bis." balas Amira mendekat dan menolak ajakan suaminya itu dengan sopan.

    " Masuk, Amira!" ucap kembali Fajar dengan suara tegasnya.

    Mendengar ketegasan dari Fajar, Amira pun kini sudah tidak bisa menolak lagi, dia juga merasa tidak enak kalau dia harus berdebat dengan Fajar dihadapan orang-orang yang ada di sana.

    Tanpa berbicara lagi Amira pun langsung membuka pintu bagian depan dan langsung segera masuk kedalam mobil.

    " Udah makan?" tanya Fajar, tanpa melirik ke arah Amira dan hanya fokus menyetir saja.

    " Udah, tadi dibeliin Irma."

    " Kalau kamu sendiri udah makan?" tanya balik Amira kepada Fajar.

    Fajar tidak menjawab pertanyaan dari Amira itu, dia hanya fokus saja mengemudi.

    " Kamu belum makan?" tanya kembali Amira karena Fajar tidak merespon nya.

    " Saya gak laper."

    Mendapat jawaban singkat itu, Amira langsung menggeleng pelan, karena sudah dipastikan kalau suaminya itu belum makan sejak tadi.

    " Kita cari tempat makan dulu, ya."

    " Nanti aja dirumah." tolak Fajar.

     " Kelamaan, apalagi kalau dirumah, aku harus masak dulu."

    Amira mengucap itu karena tau bahwa menyiapkan makanan untuk Fajar kini sudah menjadi kewajiban nya saat ini.

    " Buat apa masak? dirumah ada pelayan yang udah siapkan makanan, fokus aja belajar, gak perlu mikirin hal lain." ujar Fajar, seolah mengerti apa yang sedang Amira pikirkan saat ini.

    " Fajar." sahut Amira dengan pelan, yang seperti biasa Fajar tidak menjawab dengan gumaman nya itu.

     " Kalau begitu, nanti tolong turunin aku di pertigaan jalan aja ya, aku mau ke perpustakaan dulu." sambungnya yang hanya bisa pasrah dengan kemauan Fajar dan memintanya untuk mengantarkan dirinya ke perpustakaan Mustika tempat di mana dia bekerja.

     " Kerja?"

    " Hm." jawab Mira.

     " Ga cape?"

     Mendengar pertanyaan itu dari Fajar Amira langsung tersenyum, sebelum akhirnya menjawab.

     " Alhamdulillah, enggak, udah biasa."

      Fajar hanya mengangguk, kemudian dia fokus kembali menyetir mobilnya.

      " Kenapa gak berhenti?"

      Amira langsung menatap Fajar, saat Fajar terus melajukan mobilnya melewati pertigaan yang sebelumnya sudah dia katakan.

      " Kalau kamu nganterin aku sampai perpustakaan, kamu makin lama nahan laparnya." ucap Amira yang menjadi panik sendiri.

      " Saya sudah bilang, saya gak lapar." jawab Fajar dengan santainya.

       Amira hanya menggeleng pelan, sambil menghela nafasnya dengan pelan, kalau kayak begini dia hanya bisa pasrah saja menghadapi suaminya yang super dingin itu.

...🖤🖤🖤🖤🖤...

Setelah beberapa menit menempuh perjalanan, akhirnya mereka pun sampai di area parkiran perpustakaan, karena Fajar tadi mengemudikan mobilnya dengan lumayan cepat.

       " Pulang jam berapa?" tanya Fajar.

       " Jam 9, kamu gak perlu jemput aku, aku bisa naik bis nanti." jawab Amira yang tidak ingin merepotkan Fajar lagi.

      Sedangkan Fajar dia kembali tidak merespon apapun, dia menjauhkan kembali punggungnya dari pintu mobil itu, kemudian kembali membuka pintu mobil dan masuk kembali kesana.

      " Hati-hati, jangan ngebut kayak tadi." pesan Amira kepada Fajar.

      " Iya, Amira."

     " Fajar, tunggu!" cegah Amira menghentikan Fajar yang hendak menutup kaca pintu mobil.

      Fajar yang bingung pun langsung mengangkat satu alisnya.

      Tanpa berbicara, Amira langsung meraih tangan Fajar kemudian mencium punggung tangan itu dibalik cadarnya.

      Tanpa sadar, Fajar menarik salah satu bibirnya, dia tersenyum samar melihat tingkah Amira yang sungguh memperani dirinya sebagai seorang Istri.

      Setelah mencium tangan nya Fajar, Amira pun langsung berpamitan kepada Fajar dan langsung masuk kedalam perpustakaan besar itu untuk bekerja.

Tempat di mana dia mengumpulkan uang kala dia sedang kesulitan ekonomi di jaman sang Ibunya sudah mulai sakit-sakitan, walaupun sekarang dia sudah menikah dengan Fajar di mana keluarga yang serba berada, dia tidak mau merepotkannya, karena mengingat pernikahan mereka yang hanya sebuah paksaan saja dan mereka yang tidak saling mencintai lebih tepatnya masih belum.

 TO BE CONTINUE.

1
Inarairlan 0811
bkn ny fara ya .. ko ra.. fa.. hehhe
Pangkal Pinang
iya pasti fajar capek banget
awlyy
jauh banget sama kenyataan, biasa klo yg pakai cadar gitu paling di bilang sok alim
Pangkal Pinang: betul banget, teman ku yg pakai cadar juga d bilang sok alim
total 1 replies
Uthie
Waowww 😆😆👍
vivi
lanjut tor
Ejan Din
Cinta atau tidak.. jika itu suami mu yang sah.. bukan dosa seorang isteri.. kecuali kamu menunjukkan dgn sengaja
Rini Maryani
lanjut thoor
Naya
lanjut🤗
riniandara
semangat Thor... aku suka ceritanya
y
kok aditt, Adit teh sahaa
SJR: Sorry typo😅🙏
total 1 replies
Rahma Yanti
Lumayan
Uthie
Cantiikkk 😍
Uthie
Waowww 🤩
Naya
😭😭🤣🤣🤣
Nurmiati Aruan
kemana perginya Amira
Lanjar Lestari
sdh romantis nih cie cie Fajar sdh peluk di sofa sempit dan kini Amira di gendong mau dibawa kemana kamar rahasia pasti
Nurmiati Aruan
fajar yang mau buka cadarnya...aq yang deg degan 🤣
Rini Maryani
lanjut thoor
Lanjar Lestari
cepat amat Jar tarik tangan Amira hingga cepat duduk di pangkuanmu
Lanjar Lestari
sayang sayang...Fajar serius lo Amira manggil. sayang malah di kira bercanda kl g mau baut aku aj. Fajarnya biar aku yg di panggil sayang😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!