Cerita tentang keputus tuhan dan settingan alam. Takdir yang mempertemukan Layra gadis SMA dengan sejuta tingkat barbar dan nakal nya. Dengan Deral pria pemegang saham utama di Abercio Crop.
Kisah cinta antara manusia dengan selisih umur delapan tahun. Yang dibumbui dengan kepossessivan Deral pada Layra, Layra gadis yang sudah masuk kedalam ruang hatinya.
Namun Layra tetap lah Layra dengan prinsip hidup 'Hidup itu bebas, jalani aja sesuka hati' . Dan Deral juga tetaplah Deral dengan moto 'Layra milikku dan akan aku jaga dengan sejuta cara!' .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Brdngkrl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter Nine
Kini Layra berada disamping gerbang sekolah dengan tas biru lavender yang masih tergantung dikedua bahunya. Ia menunggu Deral yang kata nya akan menjemput, namun sudah lewat tiga puluh menit yang lalu ia menunggu dan sampai sekarang belum juga muncul sosoknya.
Bahkan area sekolah sudah sangat sepi hanya tinggal beberapa murid yang mengikut ekstra paduan suara yang masih berada diruang musik.
"Yaelah tuh om om mana sih! Panas cuyy!" Keluh Layra sambil mengibas ngibaskan tangannya.
Tin tinnn
Suara kelakson mobil membuat Layra menoleh, terlihat mobil Pajero hitam berhenti tepat didepannya.
"Nona alayyra?" Tanya pria berusia 30an dengan jas hitam melekat ditubuhnya.
"Ya, siapa?" Jawab Layra datar.
"Perkenalkan saya Cakra, saya kemari diutus tuan Deral untuk menjemput anda. Tuan Deral tidak bisa menjemput nona karena sedang ada pertemuan mendadak" Jelasnya sembari membukakan pintu belakang untuk Layra.
"Hem baik lah" Hela nafas keluar dari mulut Layra.
Klo dia sedang ada pertemuan kenapa tidak bikang dari tadi coba! Gue bisa aja numpang liza atau Faro dan ga harus berdiri nunggu kayak menara ancol!! Batin Layra mendumel kesal.
Disepanjang perjalanan pun hanya ada keheningan, Cakra sibuk menyetir sementara Layra matanya sibuk melihat keramaian jalanan kota Jakarta.
Saat sudah sampai didepan gedung pencakar langit dengan tulisan Abercio crop menggantung gagah di bagi atas gedung. Layra pun turun dati mobil diikuti Cakra.
Cakra pun mengatarkan Layra menuju ruangan Deral sesuai perintah Deral, dan sepanjang perjalanan pun banyak bisikan bisikan netijen yang jiwa kepo nya meronta ronta. Didalam benak mereka bertanya siapa gadis muda disamping orang kepercayaan bosnya tersebut, lalu ada beberapa orang yang terang terangan berbicara bahwa Layra lah gadis SMA yang kata lambe turah baru saja menjadi kekasih CEO mereka.
Layra hanya memasang wajah datar, ia tak peduli apa yang mereka bicarakan selama itu tak mengusik ketenangan nya.
Cakra dan Layra pun sampai dilantai ruangan Deral, terlihat dimeja sekertaris Naomi sibuk mengetik di laptopnya. "Permisi nona Naomi, saya mau bertemu tuan Deral didalam" Ucap Cakra ramah.
"Eh pak Cakra, silahkan pak" Cakra pun masuk diikuti oleh Layra dari belakang.
"Tunggu bukankah itu gadis SMA yang katanya menjadi kekasih pak Deral" Guma Naomi saat melihat Layra, namun ia memilih tak peduli dan lebih memilih melanjutkan pekerjaan nya.
---
Layra dan Cakra memasuki ruangan bernuansa hitam putih dengan gaya moderen minimalis. Ruangan yang katanya membuat semua pegawai keringat dingin saat memasuki nya.
"Permisi tuan Deral, ini nona Layra" Ucap Cakra sembari menunduk hormat.
Deral yang tadi fokus pada berkas berkas ditangan nya pun menoleh ke arah Cakra, lalu matanya menangkap sosok Layra dengan wajah datar yang berdiri sambil melipat kedua tangannya di dada.
"Sayang kesini" Panggil Deral sembari tersenyum, Cakra yang melihat senyuman langka bosnya hanya ikut tersenyum.
"Makasih pak udh di anter sampek sini" Ucap Layra pada Cakra disertai senyuman samar.
"Bukan apa apa nona" Balas Cakra lalu pamit undur diri.
Layra pun berjalan kearah meja Deral yang dipenuhi tumpukan berkas dan map map beda warna. Saat Layra sudah didepan Deral, Deral pun menarik Layra sampai ia terduduk diatas paha Deral.
"Al apa apaan sih! Lepas engga" posisi yang sama saat kemarin mereka pertama kali bertemu, dan masih sama pula Deral menahan Layra sambil melilitkan kedua lengan kekarnya pada perut rata Layra.
"Engga udah diem aja sayang" Entah kerasukan setan apa Layra pun diam tak lagi memberontak ia malah menyenderkan kepalanya pada dada bidang Deral.
Kok gue nyaman yah dipelukan nih om om! Ih gesrek gue lama lama! Batin Layra. Iya juga tak tau kenapa namun ia merasa nyaman dalam dekapan hangat tubuh Deral dengan aroma mint yang khas dari tubuhnya.
"Ga mau ah gerah tau, lgian tadi siapa yang katanya 'tunggu aku sayang, nanti aku jemput pas pulang sekolah' eh nyatanya malah ga dateng dateng!" Kesal Layra mengeluarkan segala unek unek nya. "Panas tau berdiri disamping gerbang selama 30 menit lebih!"
"Ciee marah nih? Yaudah maaf yah tadi aku bener bener ga nyangka bakalan ada klien dateng" Ucap Deral sambil menduselkan wajahnya diceruk leher Layra.
"Ihh Al geli jangan gitu!" Deral pun mengangkat kembali wajahnya sambil terkekeh, ia lalu melanjutkan membaca lembar tiap lembar laporan ditangannya.
Sementara Layra sibuk pada handphone ditangan nya.
Tiba tiba saat menatap layar handphone Layra Deral menangkap Layra yang sedang mengetik kan pesan balasan pada seseorang. "Siapa Faro?" Tanya Deral dengan nada tak suka.
"Temen" jawab Layra singkat.
Namun tiba tiba Deral mengambil handphone Layra dan memasukkan nya disaku celana nya. "Al! Apaan sih" Kesal Layra.
"Pakek ini aja" Deral memberikan handphone nya pada Layra, Layra pun terpaksa menerimanya daripada dia mati bosan.
Layra pun membuka aplikasi, dan disana tertera beribu followers yang mungkin jauh lebih banyak dari dirinya.
❤ 45,745 likes
Deraldo_ She's mine
now, today, tomorrow and forever🖤
View all 24,145 Comment
Galaxy67_ Wow ternyata lo ga homo
Zaynalisterrr Pakek mine mine segala lee mineral tuh sekalian
Galaxy67_ yang ada manis manis nya itu kah Zaynalisterrr
Lambeturah👄. Saya mencium bau bau berita hangat yang esok akan jadi trending topik😎
Cerallynuen Dear you are kidding right? She's still too childish for you
ValerineMoeller77 Deral is this joke right? Kamu ga mungkin milih gadis SMA yang tampang bodo seperti itu kan!
Netijen+62 Wow sepertinya akan ada FTV yang seru gaesss!
Galaxy67_ lu benar Netijen+62
Ayress~ Wuanjay ngapain tuh kutu Dugong nyasar di mari
GazallaFarooq_ Netijen bijak ini mah Netijen+62 Pandai memanfaatkan situasi😂😂
Alizazaaaz Woi curut dua! Temen lo dikatain tante girang tuh!
Ayess~ Temen lo juga alay Alizazaaaz
Alizazaaz Hei dua tante girang IRI BILANG BOSS! ValerineMoeller77 Cerallynuen
GazallaFarooq_ 2~
Ayress~ 2~
Alizazaaaz Bisa ga sih ga ikut ikut! -_-
Membaca berbagai komentar netizen terutama komentar dua tante girang tersebut membauat Layra mengerang kesal lalu melepar handphone tepat di wajah Deral.
Deral yang sendiri tadi fokus membaca pun terlonjak kaget tiba tiba dilempari handphone. "Baby kenapa lempar? Sakit hidung aku" Keluh Deral sambil mengusap hidung mancung nya.
"Yah kamu ngapain post foto aku cobak! Banyak tante girang tuh komentar" Kesal Layra , Deral pun membuka ponselnya .
Kini ia tau apa alasannya, ternyata ada dua lintah penggoda yang berkomentar pedas membuat Layra bad mood.
---
HAI GAESS
Jangan lupaa likeee likes
Comment and klik favorit
Thanks banget bagi yang udh baca dan Like makasih bangett! Itu sangat berarti buat author
Okeey see you next chapter 🙏🏼
semangat Thor