NovelToon NovelToon
SIMPANAN TUAN ZAYYAN

SIMPANAN TUAN ZAYYAN

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:97.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Berniat liburan di Pantai, Nara malah harus bertemu dengan seorang pria yang membuatnya mabuk berat dan akhirnya bermalam bersama. Semuanya terjadi begitu saja, dan keduanya hanya berpikir hanya untuk melakukan saat ini dan melupakan keesokan harinya.

Tapi nyatanya tidak seperti itu, pria itu malah muncul kembali sebagai anak pemilik Perushaan besar tempat dirinya bekerja. Entah harus bagaimana? Nara tidak akan bisa bersembunyi lagi darinya.

"Aku hanya seorang simpanan dan aku sadar tidak akan bisa memilikimu sepenuhnya" Anara Malika.

"Setelah malam itu, aku seperti orang gila yang tak bisa melupakanmu. Siapa kau, hingga membuatku tergila-gila seperti ini. Sayangnya takdir belum berpihak pada kita" Arya Zayyan Sugarda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Mantan Suami

Nara bersiap untuk melakukan perjalanan bisnis kali ini. Pergi bersama dengan Bosnya untuk peresmian proyek Perusahaan. Nara sudah sampai di Bandara, menunggu Bosnya datang yang di antarkan oleh supir. Nara duduk di kursi tunggu, menatap jam tangannya.

"Dia lama sekali, apa masih di jalan ya?" Bergumam pelan dengan terus menatap ke arah orang-orang yang baru datang.

Sampai dia melihat seorang pria yang keluar dari dalam mobil mewah. Pria yang menggunakan kacamata hitam itu begitu terlihat tampan dan mempesona. Nara sampai terdiam dan tidak bisa berkata-kata lagi dengan apa yang dia lihat saat ini.

Sadar Nara, dia itu Bos kamu. Jangan terkesima dengan wajah tampannya itu. Ingat, dia adalah pemain wanita.

Nara menggeleng pelan dengan pemikirannya itu. Tidak akan pernah mau dia mengagumi pria lagi. Nara masih begitu menahan diri dan hatinya untuk tidak percaya lagi pada mana pun. Namun, sepertinya sekarang dirinya mulai goyah atas apa yang dilakukan oleh Zayyan. Sikapnya yang akhir-akhir ini begitu perhatian dengannya, Zayyan yang menunjukan sisi hangat dalam dirinya pada Nara. Membuat hati Nara sedikit goyah sekarang. Tapi dia mencoba untuk memungkirinya.

"Ayo cepat, kau malah bengong seperti itu. Kita hampir ketinggalan pesawat" ucap Zayyan.

Nara mengerjap pelan, dia langsung berdiri dari duduknya. Dia berjalan di belakang Zayyan dengan menarik kopernya. Saat sudah berada di dalam Pesawat, Nara langsung membantu Zayyan untuk menyimpan kopernya dan mempersilahkan dia duduk. Bahkan dia memasangkan pengaman di tubuh Zayyan sebelum Pesawat lepas landas.

Zayyan hanya menatap semua yang dilakukan oleh Nara, merasa heran karena dirinya yang begitu mempersiapkan semuanya untuk Zayyan.

"Kau cepat duduk yang benar" ucap Zayyan sambil menarik tangan Nara untuk segera duduk disampingnya.

Nara terdiam, dia juga langsung memasang sabuk pengaman di tubuhnya. "Tuan, nanti akan ada sarapan untuk anda"

"Sudah diam, jangan cuma memikirkan tentang aku saja. Kau juga harus memikirkan dirimu sendiri. Lagian kenapa kau menyiapkan semuanya? Aku bisa melakukannya sendiri" ucap Zayyan.

"Karena saya sudah terbiasa melakukannya, saat bersama Pak Edgar pun" ucap Nara.

Zayyan menghela nafas pelan, entah dia sadar atau tidak, namun dia langsung mengelus kepala Nara dengan lembut. "Tapi kau juga harus memikirkan dirimu sendiri, jangan hanya memikirkan tentang aku saja atau atasanmu"

Nara terdiam dengan jantungnya yang berdetak kencang, apapun yang terjadi saat ini, namun dia tidak ingin jantungnya berdebar seperti ini. Dia tahu apa yang dia rasakan sudah tidak bisa tertahankan lagi. Bagaimana ini? Nara belum siap memulai kisah yang baru, dia masih trauma. Tapi kenapa hatinya seolah mudah sekali luluh dengan semua perlakuan lembut Zayyan.

Aku tidak boleh terperangkap lagi oleh pria seperti ini. Nara, jangan sampai jatuh cinta lagi.

Begitulah Nara menyadarkan dirinya sendiri agar tidak terjebak lagi dengan pria yang membuatnya sakit hati dan terluka. Nara sudah cukup mendapatkan pengkhianatan selama pernikahannya ini. Jadi, dia tidak ingin dirinya kembali terjebak dengan itu.

"Em, saya bisa urus diri saya sendiri Pak" ucap Nara yang langsung menyingkirkan tangan Zayyan dari kepalanya. Dia tidak mau jantungnya terus berdebar kencang seperti ini.

*

Saat pesawat sudah mendarat di kota tujuan mereka. Nara dan Zayyan keluar dari kawasan Bandara dengan menarik koper masing-masing. Mereka menemui seorang pria yang memang sengaja menjemput mereka untuk acara ini. Namun Nara langsung terdiam saat melihat pria yang menjemput mereka itu.

Tidak! Ini bukan mimpi. Kenapa harus dia Ya Tuhan?

Pria itu juga terlihat tertegun melihatnya, dia baru saja berpindah ke cabang di Perusahaan di Luar Kota ini dan belum begitu kenal dengan semua rekan kerja Bosnya. Sampai dia bertemu dengan mantan istrinya.

"Hallo Tuan Zayyan, saya Andre Asisten Tuan Handan yang baru" ucap Andre.

Zayyan mengangguk saja, sungguh dia benar-benar menunjukan sisi dinginnya ketika bertemu dengan orang asing. Tapi entah kenapa ketika di depan Nara, dia seolah mempunyai kepribadian yang berbeda.

"Mari silahkan masuk Tuan"

Andre membukakan pintu untuk Zayyan di kursi belakang mobilnya. Sementara Nara memilih untuk memasukan kopernya dan milik Zayyan ke bagasi mobil. Padahal sudah ada Pak sopir yang akan melakukan tugas ini. Tapi Nara tetap saja melakukannya.

"Sudah biarkan Pak Sopir saja"

Deg,, Gerakan tangan Nara langsung terhenti saat mendengar suara Andre barusan. Dia menoleh pada Andre, namun hanya sekilas dan tidak berbicara apapun lagi. Dia langsung berlalu dan masuk ke dalam mobil.

"Ada apa?" tanya Zayyan saat melihat raut wajah Nara yang tidak seperti biasanya.

Nara menggeleng pelan, dia juga tidak mungkin menceritakan apa yang sekarang dia rasakan. "Tidak papa Pak, tapi kenapa kita bertemu dengan Tuan Hadnan, bukannya kerjasama kita sudah selesai ya?"

"Tadi malam Tuan Hadnan menghubungiku, dia ingin mengajukan sebuah proyek baru untuk bekerjasama lagi dengan Perusahaan kita" ucap Zayyan.

Nara hanya mengangguk saja, jelas dia tidak akan bisa mencampurkan urusan pribadi dan pekerjaan. Tetap profesional. Saat Andre dan Pak Sopir masuk ke dalam mobil, Nara langsung terdiam. Dia tidak lagi banyak berbicara dengan Zayyan.

Mereka pergi ke Perusahaan Tuan Hadnan itu, untuk membahas kerjasama ini sebelum besok pagi ada sebuah peresmian hotel. Pertemuan kali ini cukup serius, karena Nara yang juga ikut hadir dan yang membuat dia sedikit malas, karena yang menjadi asisten Tuan Hadnan adalah Andre. Tidak seperti saat kerjasama yang dulu terjadi bersama Pak Edgar, karena Asisten Tuan Hadnan bukanlah Andre.

"Nara, kamu masih begitu setia dengan Perusahaan Tuan Edgar ya. Kamu memang hebat, tidak seperti Jeslyn yang sekarang malah memilih untuk terjun di dunia entertainer" ucap Tuan Hadnan.

Nara hanya tersenyum saja, terlihat jelas jika sampai saat ini Tuan Hadnan tidak tahu jika Andre adalah mantan suami Nara, sebagai teman dari anaknya sejak kuliah.

"Baiklah, kalau begitu kami pamit pulang dulu, Tuan Hadnan. Karena kami juga baru sampai dan langsung menyempatkan datang kesini, kami ingin istirahat sejenak" ucap Nara yang melihat Bosnya juga sudah mulai tidak betah dengan pembicaraan yang sudah bukan lagi tentang pekerjaan.

"Ah, baiklah. Terima kasih banyak Tuan Zayyan, karena sudah mau mampir kesini dan membicarakan tentang kerjasama ini.Tolong di pikirkan lagi tentang pengajuan kami itu" ucap Tuan Hadnan.

Zayyan berdiri dari duduknya, begitu pun Tuan Hadnan. Mereka saling bersalaman, sebelum berpisah, begitu pun dengan Andre sebagai Asistennya. Namun, Nara hanya berselaman begitu sekilas pada Andre, hanya untuk profesional kerja saja.

Saat berada di dalam mobil, Zayyan melihat Nara yang hanya menatap keluar jendela tanpa mengatakan apapun. Membuat Zayyan merasa ada yang aneh dengan Nara. Dia kembali mengelus kepala Nara, seolah sudah terbiasa saja dengan apa yang dia lakukan saat ini.

"Ada apa?" tanyanya begitu lembut.

Tidak bisa berbohong jika Nara juga sering tersentuh dengan suara lembut Zayyan ketika berbicara dengannya. Tapi terkadang Zayyan juga akan berubah menjadi tegas dan arogan. Memang disini Zayyan menjadi pria yang mempunyai kepribadian berbeda saat bersama Nara dan saat berada di depan orang lain.

"Tidak papa, hanya mengantuk saja"

Bersambung

1
Rahma Intan
Luar biasa
Rahma Intan
/Angry/
Omah Tien
bodoh masa adik sendiri g disayang
Mardiyah Hendriawati
nara bodoh segitunya penakutnya sampai menjauhi adik kandung sendiri kan bisa secara diam-diam membantu adiknya dlm hal keuangan krn dia sdh bekerja
Nur Halima
Luar biasa
Nita.P
mampir di karya terbaruku Kakak.. Ayo ramaikan.. Zayyan dan Nara juga akan muncul disana..
TERPENJARA DENDAM PENGACARA LIN
sunshine wings
🤲🤲🤲🤲🤲
💖💖💖💖💖
Nita.P
sudah.. kalau rame aku tambah bonus chapter.. tapi sekarang fokus dulu sama Pengacara Lin
Pujiastuti
beneran nih kak sudah tamat,,,,,,,
Pujiastuti
menunggu Zayyan dan Nara menjadi halal,,,,,

lanjut kak semangat 💪💪💪
Pujiastuti
ialah meluncur kesana
Pujiastuti
akhirnya Zayyan tahu juga siapa mantan suami Nara tapi bagusnya Zayyan tak marah sama Nara karena berbohong tentang siapa mantan suaminya


lanjut kak semangat 💪💪💪
Pujiastuti
ayo Nara cepat kasih tahu Zayyan siapa mantan suamimu dulu biar nanti ngak ada masalah salah paham lagi antar kamu dan Zayyan


lanjut kak tetap semangat upnya 💪💪💪
Pujiastuti
Minal aidin walfaidzin maaf lahir dan batin juga ya kak author kalau komentar kurang mengenakan dihati kak author,,,,,

semangat kak author 💪💪💪
Pujiastuti: love,,,,love,,,,, sekebon juga buat kak author ❤❤❤❤💐💐💐💐💐
total 2 replies
Pujiastuti
dan restu dari mama pun sudah didapat semoga papa juga merestui hubungan kalian dan cepat menikah kalian berdua,,,,,,,
Pujiastuti
lanjut kak semangat upnya 💪💪💪
Pujiastuti
semangat berkurangnya buat kalian berdua untuk mendapatkan restu

semangat juga buat kak author buat upnya 💪💪💪
Fera Susanti
aku klo di posisi Nara pasti sedih dengan penolakan ibu nya zayyan..
Nita.P: mampir di karya terbaruku.. Tentang Cinta Dan Luka.. ayo segera mampir dan berikan dukungannya.
total 1 replies
Pujiastuti
ayolah Zayyan kasih tahu emakmu bagaimana sebenarnya kelakuan Maura saat jadi istrimu dialah yang sudah selingkuh dengan temanmu biar emakmu tahu dan ngak menjelekkan dan memojokan Nara
Pujiastuti
lanjut kak semangat 💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!