JANGAN MEMPLAGIAT/MENGCOPY NOVEL NO!
seseorang gadis yang gak bisa berbicara/ngomong dia bisa melihat sebuah cermin nya untuk melihat dirinya dia tidak buta hanya gak bisa berbicara dan dia hanya menulis saja saat diajak bicara.
di sekolah dia hebat prestasi lomba gambar di sekolahnya lalu ada seseorang yang gak suka sama dia karena dia hebat tetapi dia dibully di kelas.
dia bertemu dengan seseorang tampan di sekolah cowok itu tersebut adalah pembalap motor.
bagiamana kisah kehidupan seseorang gadis itu
MASIH HIATUS!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lingmlbb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 009
✍️Happy reading✍️
Kemudian seseorang itu turun dari mobil setelah Naura menghentikan marahan Dewanto.
"maafkan, aku tadi gak rem mobilku karena mobilku itu gak bisa berhenti dan untung aja mobilku terhenti." ucap seseorang itu minta maaf kepada Dewanto dan Naura.
Seseorang itu laki-laki yang berumuran seperti umur sekolah SMA.
lalu Dewanto langsung menjawab.
"ya lain kali lebih hati hati dijalan karena ini sangat bahaya dan orang lain itu yang ada dipinggir jalan itu aja udah menabrak langsung dan dilarikan ke RS." ucap Dewanto yang sangat panjang.
"ya dek maaf ya kalo mobilku gak bisa berhenti, apakah kamu gak kena?" ucap seseorang laki laki yang bertanya.
"ya tidak apa aku udah maafkan! tapi hanya kena sembako." ucap Dewanto yang udah maafkan kakak itu.
"kak ayo bantuin." ucap Dewanto minta kak Naura untuk bantuin makanan sembako.
"tak lama seseorang laki laki itu melihat ke arah Naura.
tak lama Dewanto yang melihat seseorang itu yang sedang melihat kakaknya, lalu Dewanto bertanya.
"kenapa diam saja? Gak pergi?" ucap Dewanto yang berkata kepada seseorang itu.
Tetapi seseorang itu gak dengar perkataan Dewanto.
"eh malah melamun ditanyain nih orang kenapa melihat kakak ku?" ucap Dewanto yang berkata lagi.
apa jangan jangan dia suka sama kakak gue kenal saja gak kenapa dia melihat kakakku?
dalam hati Dewanto heran kenapa seseorang ini melihat kakaknya terus.
Dewanto langsung pegang seseorang itu.
"hai, apakah gak pergi?" ucap Dewanto memegang tangan seseorang itu.
tak lama seseorang pun langsung kaget.
"maaf aku melamun ada apa?" ucap seseorang itu.
Sabar wes sabar orang nih Emang diajak tampon
Dalam hati Dewanto tambah pusing.
"apakah bang gak pulang/pergi?" ucap Dewanto yang memanggil bang.
"oh ya sampai lupa kalau gitu aku pergi sampai ketemu." ucap seseorang itu lalu memasuki mobilnya.
Lalu seseorang laki laki itu turun dari mobil lagi dan mendatangi dua orang.
"maaf boleh tanya?" ucap seseorang laki laki itu.
"mau nanya apa?" ucap Dewanto sambil menaruh makanan di rak yang sebuah baskom.
"mau tanya nomor hp." ucap seseorang yang tanya nomor hp.
"nomor hp siapa?" ucap Dewanto menjawab.
"nomor hp sebelah dek." ucap seseorang itu yang bila di sebelah.
"kakakku?" ucap Dewanto yang di tunjuk
"iya aku minta nomornya dia." ucap seseorang itu yang mengatakan.
"kenapa Kamu minta nomornya kakak ku." ucap Dewanto bertanya kepada seseorang itu.
"pengen telpon aja di lain kali." ucap seseorang laki laki itu.
Bagiamana ya mau kasih nomornya gak ya?
Dalam hati Dewanto karena Dewanto perasaan kenapa dia minta nomor hp Naura.
"hm sebentar ya aku panggil aja kakakku."
"kakak, ada yang mencariin." ucap Dewanto berteriak.
Hadeh malah dia memanggil kakaknya aku cuma minta nomornya sama bocah ini kenapa dipanggil kakaknya
Dalam hati seseorang laki laki entah mau minta nomor hp tapi Dewanto udah udah panggil kakaknya.
Naura pun datang dan mengasih kertas ke Dewanto.
Ada apa, siapa yang mencari kakak?
Dewanto membaca dari kertas lalu menjawab.
"ada seseorang yang cari kakak itu orangnya." ucap Dewanto lalu menunjukkan ke seseorang itu.
"mau bicara apa? Mau minta nomor hp ya?" ucap Dewanto berkata lagi.
"i-ya mau minta nomor hp ini bolehkah?" ucap seseorang laki itu lalu mengasih hpnya ke Naura.
lalu Naura mengambil hp seseorang itu dan langsung isikan nomor hp.
setelah isi nomor hp Naura langsung kembalikan hpnya seseorang itu.
"makasih udah ngasih nomor hp." ucap seseorang itu dan ucapkan makasih.
"tunggu jangan pergi dulu." ucap Dewanto yang suruh seseorang berhenti.
"ada apa?" ucap seseorang laki itu.
"coba tes nomor hp nya siapa tau bisa masuk." ucap Dewanto suruh orang itu di tes kan.
"oh ya ok." ucap seseorang itu.
beberapa menit hpnya pun bunyi dan lancarnya udah bisa.
"bagiamana udah bisa?" ucap Dewanto bertanya kepada seseorang laki itu.
"bisa kok makasih dek." ucap seseorang itu lalu mau pergi.
"tunggu dulu dong." ucap Dewanto untuk berhenti jalan.
"ongkos nya mana." ucap Dewanto lalu tangannya minta ongkos.
"ongkos apa ya?" ucap seseorang laki itu dengan heran.
"ya ongkos aja pokoknya kasih ongkos dulu dong." ucap Dewanto menjawab dari seseorang laki.
Astaga adikku ini kenapa dia minta ongkos? jadi begini nasib si adik
Dalam hati Naura yang mendengar perkataan adiknya yang minta ongkos kepada orang itu.
Bersambung...
Maaf cerita gak nyaman buat dibaca sekali lagi kalo ada typo maaf ya sekian terima kasih 🚶♂️