NovelToon NovelToon
Di Titik Nadir

Di Titik Nadir

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:732.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Tirza

CERITA PERTAMA - END
"Aku hanya memainkan bagianku, cinta yang akan menyempurnakannya" - Nara

CERITA KE DUA - END
"Aku tetaplah sama, berdiri di sudut tersembunyi, menunggumu sampai akhir nafasku." - Liana

Ardian Rahardja tidak percaya lagi kepada cinta, setelah gagal menikahi Nara. Desakan orang tua membuatnya terpaksa memilih Liana Devi Saraswati, sahabat Nara sebagai istri untuk menghindari perjodohan yang dibuat oleh orang tuanya.

Ardi yang mengetahui bahwa Liana memiliki perasaan untuknya, memanfaatkan hal itu untuk mengatur istrinya sesuka hati dan memaksa ia bersandiwara seolah pernikahan mereka sangat bahagia.

Apakah waktu akan membuat Ardi menjadi luluh? Ataukah Liana harus menerima kenyataan bahwa laki-laki itu tidak akan pernah mencintainya sampai kapanpun?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tirza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memilih Tidak Terluka

“Saya ingin kita mengatur rumah tangga kita!” Kalimat itu lolos dari bibir mungilnya tanpa ragu.

“Kau benar-benar sudah gila!” Rendra tidak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya.

“Saya hanya ingin kita memperjelas semuanya. Apa yang boleh saya lakukan dan apa yang tidak, begitu juga sebaliknya,” jawab Nara dengan ekspresi datar.

“Aturannya sudah jelas. Apa lagi yang mau kau bahas?” Rendra menggelengkan kepalanya.

“Tuan sudah menyebutkan aturan tuan. Sekarang giliran saya,” ucap Nara dengan tegas.

“Aku heran, apa kau tidak sadar dengan posisimu? Kau bukan siapa-siapa yang berhak mengaturku,” kata Rendra penuh emosi.

“Tolong dengarkan apa yang ingin saya katakan terlebih dahulu, baru anda menanggapi. Anda meminta begitu banyak hal kepada saya, saya hanya meminta satu hal.” Nara cukup kesulitan menghadapi Rendra.

“Cepat katakan! Aku tidak punya banyak waktu untuk terus meladenimu,” ucap Rendra sambil melihat jam di tangannya.

“Saya mohon anda mencoba untuk melakukan klarifikasi lebih dulu terhadap segala sesuatu yang anda dengar tentang saya,” raut wajah Nara menjadi sedih.

“Untuk apa klarifikasi? Aku tidak akan pernah mempercayaimu. Kau harusnya tahu itu!” Rendra meninggikan nada bicaranya.

“Justru karena anda tidak percaya, anda harus mencari tahu sendiri kebenarannya. Salah satunya adalah dengan melakukan klarifikasi, meski tidak harus selalu dengan saya.” Mata Nara mulai berkaca-kaca.

“Tuan Rendra yang terhormat, saya memang bersalah kepada anda. Kesalahan saya mungkin tidak termaafkan. Masalahnya adalah kita berdua sudah sama-sama terperangkap dalam ikatan ini. Saya hanya meminta agar anda tidak langsung percaya dengan segala sesuatu yang anda dengar tentang saya. Apakah itu baik ataupun buruk.” Nara mengucapkannya dengan terbata-bata sambil menangis. Gadis itu benar-benar memaksa dirinya untuk berbicara.

“Ucapan anda semalam sangat menyakitkan, tuan. Tidak ada orang yang pernah merendahkan saya seperti yang tuan lakukan semalam,” imbuh Nara dengan lirih. Gadis itu menghapus air matanya dengan lembut.

“Dengarkan aku, sebab ini terakhir kalinya aku membicarakan hal ini, wanita penipu! Aku tidak peduli dengan segala sesuatu yang menyangkut dirimu, oleh sebab itu aku tidak perlu melakukan klarifikasi apapun. Di sini, aku yang memutuskan semuanya. Kau tidak berhak untuk mengaturku apalagi menyalahkan apa yang aku lakukan dan putuskan. Kau sudah berani masuk dan mengusik hidupku, sekarang terima konsekuensinya!” Laki-laki itu segera pergi meninggalkan Nara yang mematung. Ia masuk kembali ke dalam kamarnya dan bersiap-siap untuk segera pergi ke kantor.

Nara sudah kehabisan cara sekarang. Rendra bukan tipe laki-laki yang mudah diajak berkompromi. Gadis itu kembali berpikir keras. Bagaimana pun ia telah berjanji kepada Rani untuk membuat Rendra mencintainya. Namun, sepertinya itu benar-benar sangat sulit.

Pada akhirnya, Nara mencapai sebuah kesimpulan. Jika dia tidak bisa mengendalikan lingkungan di sekitarnya, maka satu-satunya yang harus ia kendalikan adalah dirinya sendiri.

Sekarang, semuanya kembali pada diri gadis itu. Sama seperti tertawa dan menangis adalah pilihan, demikian juga dengan terluka ataupun tidak. Gadis itu mau tidak mau, harus memilih untuk tidak terluka, separah apapun sikap Rendra nantinya. Hanya itu satu-satunya cara untuk tetap bisa bertahan, sambil berharap kelak laki-laki itu akan melihatnya dalam sudut pandang yang berbeda.

-----------------------

📞‘Halo’ (Rani)

📞‘……………..…..’ (Unknown)

📞‘Jadi yang dikatakan menantuku itu benar?’ (Rani)

📞‘……………………………..’ (Unknown)

📞‘Kau sudah mendapat buktinya?’ (Rani)

📞‘……………………………..’ (Unknown)

📞‘Bagus! Kirimkan semua buktinya padaku! Aku akan mentransfer sisa pembayarannya setelah kau mengirim semua buktinya.’ (Rani)

Orang kepercayaan Rani telah berhasil mengumpulkan semua bukti tentang skenario Sari terhadap Nara. Namun, wanita itu tidak akan membeberkan semuanya sekarang. Rani ingin memberi kesempatan kepada Nara dan Rendra untuk belajar saling mencintai tanpa harus menempuh jalur shortcut. Rani hanya akan menggunakan bukti-bukti ini sebagai kartu mati jika Sari berhasil mempengaruhi Rendra nantinya.

---------------

Seorang laki-laki blasteran Indo-Jerman, bermata biru laut, nampak diijinkan memasuki sebuah ruangan kantor presiden direktur salah satu perusahaan mebel besar di Jakarta. Melihat bagaimana cara penyambutan sekretaris presiden direktur kepada laki-laki itu, sepertinya dia orang yang cukup penting.

“Halo, pengantin baru!” Mark teman Rendra mengunjungi laki-laki itu di kantornya.

“Angin apa yang membawamu ke tempat ini?” Rendra penasaran mengetahui tujuan kedatangan laki-laki itu

“Aku hanya ingin menyapa kawanku yang baru saja menikah, sekaligus mengingatkan bahwa kita berlima akan reuni dua hari lagi,” jawab Mark.

Rendra mempunyai empat orang sahabat yang sangat dekat dengannya. Mereka berlima adalah para laki-laki tampan dan konglomerat yang banyak dikejar wanita. Persahabatan mereka begitu akrab, hingga sesibuk apapun pekerjaan yang mereka miliki, mereka berlima tetap menyempatkan waktu untuk bertemu.

“Apakah hanya itu? Jika tidak ada yang lain, pergilah! Aku ingin bekerja,” balas Rendra dengan ketus.

“Pengantin baru biasanya berwajah cerah dan suka tersenyum, sementara aku melihat dirimu saat ini seperti ayam kehilangan induknya. Wajahmu kusut sekali seperti tidak mendapat jatah berhari-hari,” sindir Mark yang merasa aneh karena melihat Rendra tidak bahagia.

“Bukan urusanmu!” Rendra membalas singkat.

“Bagaimana istrimu yang cantik itu? Aku pikir Nareswari yang akan kamu nikahi waktu itu adalah Sari, ternyata kamu menikahi Nareswari yang lain. Dia bahkan lebih cantik dari mantanmu. Kamu memang sulit ditebak,” ucap Mark dengan wajah takjub.

“Aku ditipu bodoh!” Rendra menjawab karena kesal dengan ucapan Mark yang terakhir.

“Maksudmu? Siapa yang menipumu?” Mark semakin penasaran.

Rendra menceritakan semuanya kepada Mark. Kejadian di gereja, sikap mamanya yang memaksa, Sari yang masih ia cintai, serta kebenciannya terhadap Nara, bahkan dugaan bahwa Nara adalah seorang perempuan panggilan juga diceritakan secara lengkap kepada Mark. Cerita Rendra benar-benar membuat Mark kehabisan kata-kata.

“Aku belum sepenuhnya percaya dengan ceritamu. Saat aku pertama kali melihatnya diacara resepsimu, aku malah berpikir dia berasal dari golongan terpandang. Wajah istrimu itu benar-benar tidak menunjukkan bahwa ia sejahat dan semurahan itu,” tutur Mark yang sulit mempercayai ucapan Rendra.

“Suka-tidak suka, itu kenyataannya.” Rendra menjawab singkat.

“Apa kamu tidak ingin menyelidiki semua ini?” Mark mencoba memberi saran.

“Faktanya dia memang menipuku. Aku tidak perlu tahu alasan dibalik itu semua,” jawab Rendra menanggapi saran yang diberikan oleh Mark.

“Jadi, apa yang ingin kamu lakukan selanjutnya?” Mark ingin tahu tindakan Rendra ke depan.

“Saat ini, aku hanya ingin memberi penipu itu pelajaran. Suatu saat aku pasti akan menemukan cara untuk membuangnya dari hidupku,” ucap Rendra dengan senyuman yang menakutkan.

“Jujur aku sangat penasaran dengan istrimu itu. Ajaklah dia mengikuti reuni kita! Aku ingin mengenal lebih dekat wanita yang berhasil menipu tuan muda sepertimu,” desak Mark kepada Rendra.

“Baiklah! Aku akan membawanya. Mungkin dengan begitu kamu akan percaya dan bisa membuktikan sendiri ucapanku,” kata Rendra menyetujui permintaan kawannya.

Saat menghadiri resepsi pernikahan Rendra, Mark sebenarnya memiliki ketertarikan kepada Nara karena kecantikannya. Mendengar penuturan dari Rendra, Mark tiba-tiba memiliki sebuah ide di dalam benaknya. Mark tahu bahwa Rendra tidak mencintai wanita itu, oleh karena itu ia yakin bahwa Rendra tidak akan marah jika ia melakukan sebuah tindakan kecil kepada istrinya.

“Apa yang kamu lamunkan?” Rendra melihat Mark sedang memikirkan sesuatu.

“Tidak ada! Aku akan kembali ke perusahaanku. Jangan lupa, bawa istrimu dua hari lagi!” Mark mengakhiri percakapannya. Ia segera melangkahkan kakinya dan meninggalkan kantor Rendra.

----------------------

Happy reading! Feedback, please!

1
Forta Wahyuni
padahal Rani dah tau busuknya si sari n tapi bknnya ditunjukkan malah kesan nya membiarkan trus anaknya bermesraan trus dgn sari. mungkin klu islam mak nya mendukung perzinahan walau hnya cuma cium dan peluk saja, bkn malah diksh tau kebobrokan sari tapi malah mengikuti permainan. 🤭🤭
novita setya
tdk semudah itu ferguso..ho ho ho😄😄
novita setya
nara..tersakiti tiada batas akhir
Asih Prawawati
Hmmm Nara ...
Silvia Hapsari
Love this storyyyy😍😍😍 nangis bombay sampe diketawain suami😂 sukses terus thor!!!
LAJ
fix...dr ratusan novel yg uda eike bc di entuun cm ini yg bs bikin eike sesegukan idung meler mata bengkak...bagus bangettt pemilihan kata2 nya, berasa ky kita tuh ada disana...good job otor 🥰😍🥰😍
Nining Juhaeni
Kecewa
Silvia Hapsari
Mewekkk😭😭😭
Arie
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Arie
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Rinisa
Happy Ending...😍👍🏻🤗
Rinisa
Kasihan sekali Liana...
Rinisa
Miris...
Rinisa
Dilema
Rinisa
Next 🤗
Rinisa
Next
Rinisa
Kasihan banget Liana...
Rinisa
next😊
Rinisa
Emak nya Ardi datang, gini nich nikah tanpa ijin orang tua...
Rinisa
kasihan Liana...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!