NovelToon NovelToon
Cinta Masa Kecil

Cinta Masa Kecil

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO Amnesia / Tamat
Popularitas:245.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sobri Wijaya

Perpisahan Denan Al fatan dan Akia Rinjani di masa kecil. Akhirnya di pertemukan lagi lewat sebuah pekerjaan. Dimana Denan Al Fatan adalah CEO tempat Akia bekerja mencari uang.

Kisah cinta mereka banyak di taburi perselisihan, kesalah paham dan juga masalah keluarga.
Penyatuan cinta yang penuh warna-warni dalam sebuah kehidupan yang menjadikan mereka kuat dan tegar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sobri Wijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 Tega

"Masak sendirilah Ki, emang kamu siapa Bos?" tukas Alan setengah menyindir.

"Hais, benar-benar keterlaluan."

"Oya, aku mau keluar," pamit Alan sambil meraih jaketnya dan berlalu pergi.

"Ki, sekalian ya dicuci piringnya, aku capek banget ni mau rebahan!" Pinta Fatimah acuh tak acuh lalu masuk kekamar.

Akia hanya memicingkan matanya malas.

"Aku baru tau, ternyata begini sifat mereka saat tinggal bersama," gerutu Akia seorang diri.

Walaupun merasa lelah Akia sadar diri kalau Ia hanya numpang disitu, Ia segera memasak mie instan untuk di makannya. Rasa lapar sudah menyiksanya sejak tadi.

Setelah masak Ia melahap mie instan itu dengan sangat rakus sambil meniup-niupnya kerena masih panas.

Setelah selesai, Ia pun mencuci semua piring yang dipakai Alan dan Fatimah tadi kemudian merendam baju kotornya. Agar besok Ia bisa langsung mengucek nya dengan cepat sebelum pergi bekerja.

Setelah selesai, Akia masuk kekamar, dilihatnya Fatimah sudah nyenyak mendengkur menguasai seluruh ranjang dengan posisi yang tidak tentu arah.

"Fat, Fatimah geser dong aku mau tidur," tukas Akia menoel-noel perut Fatimah.

"Apaan sih lo, ganggu aja," jawab Fatimah ngelindur sambil mengelap liurnya.

"Ya ampun, dasar sahabat macam kamu," maki Akia. Ia pun mendorong tubuh Fatimah agar bergeser tapi malah jatuh kelantai.

Bug!

Akia tenganga, takut Fatimah bangun dan marah padanya. Tapi Ia bernafas lega saat Fatimah masih mendengkur dengan nyenyak.

"Bodo' ah, aku mau tidur capek," tutur Akia tak perduli. Lalu merebahkan tubuhnya hingga terlelap.

kring...!

Jam weker sudah berbunyi membangunkan Akia. rasanya Ia baru saja tertidur tapi malah justru harus mendengar jam weker itu sudah memanggilnya dengan tidak sabar.

"Ih jam weker sialan. Apa kamu tidak tau aku masih mengantuk," umpat Akia meraih jam itu dan mematikannya. Lalu kembali memejamkan mata.

"Fatimah, Akia, bangun!" teriakan Alan menggelegar membuat Akia dan Fatimah terperanjat.

Akia dan Fatimah ikut berteriak saat melihat jam dinding menunjukkan pukul 06.30 menit.

Aaa...

keduanya tergopoh-gopoh meraih handuk dan berebut kekamar mandi. Bahkan Fatimah tidak sadar kalau Ia tidur dilantai semalaman.

"Aku dulu, Fat," pinta Akia menarik baju Fatimah.

"Enak saja aku dulu," tolak Fatimah tak mau ngalah.

"Fat, ayo dong aku bisa dipecat kalau telat," melas Akia.

"Gak maulah nanti aku juga ikut dipecat lagi," bantah Fatimah yang gantian menarik baju Akia.

"Ya palingan kamu jadi OG kayak aku," tutur Akia yang menguatkan pegangannya pada kenop pintu.

"Akia, Fatimah, apa yang kalian lakukan, Hah?" Alan brnar-bener akan tindakan mereka.

"Mandi," jawab keduanya.

"Ya sudah mandi bersama-sama saja, pakek rebutan lagi, apa kalian mau kita semua dipecat?" Sentak Alan lagi semakin marah.

"Maaf Bang," jawab keduanya. akhirnya keduanya pun mandi bersama dan segera berpakaian.

"Ingat, jangan lakukan kesalahan seperti kemaren Ki!" pesan Alan yang mengingatkan kembali. Bisa ancur reputasi Alan merekomendasikan keduanya.

"Iya Bang," jawab Akia yang kini mulai lemah.

Ditempat lain, Denan sudah sampai di kantor pagi-pagi sekali dan disambut oleh Revan di lobby.

"Bos, ada undangan?"

"Dari siapa?"

"Dari Pak Ceran, Ia mengadakan pesta ulang tahun khusus untuk para pebisnis di Villa nya."

"Kenapa dia selalu melibatkan aku? Apa maunya orang itu?" Gerutu Denan sambil tetap melangkah.

"O ya Bos, dia berharap, Bos bisa datang ke acara itu dengan pasangan, Bos."

"Apa!" Denan geram mendengarnya. Ia tau pasti kalau Ceran adalah musuh terbesarnya yang selalu menghina dirinya karena sering dijodohkan dan dianggap gay yang tak punya rasa pada wanita.

"Maaf Bos, tapi aku rasa Bos harus segera mencari pasangan segera atas pilihan Bos sendiri. Bos inikan idola semua wanita mengapa Bos tak memilih salah satu dari mereka untuk dijadikan pacar," saran Revan kemudian.

Denan pun terdiam dan berpikir lalu duduk diujung meja. "Van, sangat gampang bagiku untuk mendapatkan seorang gadis, tapi rasanya aku tidak punya minat untuk memilih salah satu dari mereka," tukas Denan kemudian dengan suara teduh. Tatapan matanya kosong terlihat ada segelintir rasa sakit dan trauma yang mendalam setelah ditinggal Helen menikah.

Helen adalah cinta pertamanya. gadis itu yang sangat di cintai nya, Namun Helen malah menyakitinya dan berselingkuh dengan Rafa sahabat karib nya.

kini Ia hanya menyimpan luka yang amat dalam yang masih membekas dihatinya. sampai saat ini, Denan belum bisa melupakan penghianatan Helen dan Rafa. Hingga luka itu membuatnya trauma untuk membuka hati pada gadis lain.

"Bos Denan, aku mengerti perasaanmu, tapi kau harus move on, lupakan Helen, dan tunjukkan pada mereka kalau kamu bisa mendapatkan wanita yang lebih baik darinya, kalau kamu begini terus maka Helen dan Rafa hanya akan menertawakan mu," tutur Revan yang tanpa lelah menguatkan Denan.

Revan tau pasti kisah cinta antara Helen dan Bosnya itu. Denan selalu memanjakannya dan menuruti semua keinginan Helen.

Denan, Revan dan Rafa adalah sahabat karib, sejak Denan mulai masuk disekolah barunya Di SMP.

Mereka selalu menghabiskan waktu bersama dan sering makan dan tidur bersama, kadang juga saling bertukar pakaian.

Setelah lulus SMA, Denan berpisah dengan mereka untuk melanjutkan kuliah di New York, karena orang tua Denan mencapai kesuksesan dalam bisnis mereka hingga menjadi orang terkaya di negeri ini.

sedang kan Revan dan Rafa hanya berkuliah di Jakarta. Sebelum pergi, Denan menitipkan kekasihnya Helen pada Rafa dan Revan, agar tidak ada yang mendekati gadis itu selama Ia pergi.

Setelah Ia kembali, diam-diam Denan tidak memberi kabar pada sahabat nya dan Helen.Ia sengaja ingin memberi kejutan pada Mereka.

Denan langsung menemui Helen dan membawa hadiah yang sudah disediakannya untuk Helen. Namun Ia terkejut saat tak sengaja melihat Rafa dan Helen Sedang melakukan Ciuman panas.

Helen mencoba meminta maaf pada Denan telah melakukan kesalahan dengan Rafa. Mereka saling jatuh cinta karena sering bersama dan diam-diam keduanya menjalin hubungan tampa sepengetahuan Revan.

Tapi Denan terlanjur sakit dan tak peduli lagi atas hubungan Helen dan Rafa.

Sejak saat itu, Denan memutuskan hubungan dengan keduanya dan mengajak Revan bergabung untuk bekerja di perusahaan Sebagai asistennya.

"Den, tidak semua sahabat seperti Rafa dan tidak semua gadis seperti Helen. Belajarlah membuka hati untuk gadis-gadis yang lebih baik di luaran sana."

"Apa kamu yakin, ada gadis yang mencintai dengan tulus dan menepati janji nya untuk setia didunia ini?" tanya Denan. kerena Ia sudah tak percaya lagi dengan yang namanya Cinta dan sahabat sejati.

"Tentu ada, Kau akan menemukannya suatu saat nanti."

1
Nur Syamsi
Miris sekali nasibmu Kia
Nur Inayah
mudah2an awal dari ke bhagyaan untuk akia
Nur Inayah
thuor buat akia bhagya thuor
Nur Inayah
ya ampun klakuan akua kya bocah SD thuor
Nur Inayah
dengan sikap akia seperti itu jadi unik untuk ssorang
Nur Inayah
cpat kasih sembuh dong thuor amnesia nya biar dia ingat sama akia
Nur Inayah
cape deh lanjut thuir
Nur Inayah
ya ampun ga abis2 nya akia bikin mas,alah kasian kau gadis kampung
Nur Inayah
ayo dong denan ingat msa lalu muh
Nur Inayah
lanjut kn thuor
Nur Inayah
kaya nya ada binar2 nih lanjut thuor
Nur Inayah
bagai mna Denan mau mengenali akia dia masih amnesia ya thuor
Nur Inayah
knpa dulu akia sangat penurut alim ga berani melawan kk Tri sama ibu Tri nya walaupun tertindas tapi knpa sekarng bar bar bgtu sperti wanita tida berpendidikan lanjut touur
Nur Inayah
adiuuh akia kamuh mulut nya ga bisa di jga biasanya klo gadis dari kampung itu kalem ko ini malah pcicilan
Nur Inayah
semengt akia kelak kau akan sukses
Nur Inayah
mungkin yg nabrak denan itu saingan bisnis bpa nya denan
Nur Inayah
lama dong klo si dengan nya amnesia untuk bertemu dengan kia
Nur Inayah
masih nyimak lanjut thuor
Pangeran Matahari: alhamdulilah masih ada yg mau komen, makasih kk🙏🙏
total 1 replies
ibahrailan834
kak seru bangettt sampe aku menghayati alur ceritanya, mantap kak semangat. kalo bisa lanjutin yang ini sampe punya anak
Pangeran Matahari: makasih akak🥰
total 1 replies
ibahrailan834
FILMNYA ADA GAK BANG
Pangeran Matahari: wkkk... masih penulis remahan kk😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!