NovelToon NovelToon
Surat Penuh Cinta

Surat Penuh Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:66.9k
Nilai: 5
Nama Author: SANG PURNAMA

Kehidupan dua insan manusia yang berbeda latar belakang namun saling berkaitan secara tidak langsung.

Sahabat Pena...

Mungkin itulah yang membuat mereka terhubung hingga sekarang. Diawali dengan sebuah pertemanan melalui surat semenjak kecil namun tidak pernah sekalipun bertemu.
Hingga akhirnya mereka dipertemukan dalam sebuah ikatan pekerjaan.
Akankah mereka saling mengenali satu sama lain???

Serta, apakah surat yang selama ini mereka tulis dan terima hanyalah sebuah mainan belaka atau adakah diantara mereka yang menuangkan perasaan di setiap baitnya.

Dan bagaimanakah akhir dari pencarian mereka satu sama lain???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SANG PURNAMA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Adinda membalikkan tubuhnya dan menatap wajah anak tunggalnya itu, ia menelusuri wajah Sekertaris Ren yang masih kelihatan sangat imut padahal usianya sekarang sudah 27 tahun lebih namun wajahnya itu sama seperti saat dirinya remaja dulu.

"Kamu tidak selamanya bisa bersama ibu nak, suatu hari ibu akan pergi untuk kembali bersama ayahmu. Namun sebelum saat itu tiba, ibu harap kamu sudah memiliki pasangan hidup dan ibu dapat melihat kalian berdua hidup bahagia" permintaan yang sangat tulus dari hati seorang ibu kepada anak semata wayangnya.

"Aku tidak berjanji Bu, tapi aku usahakan untuk dapat membuka hati ini untuk perempuan lain selain ibuku yang cantik ini" goda Sekertaris Ren kepada ibunya sendiri.

"Suka ya menggoda ibu sendiri. Yasudah mandi sana, lalu segera turun karena sebentar lagi makan malam kita sudah siap".

Sekertaris Ren pun segera melaksanakan perintah ibunya namun sebelum itu ia mencium pipi sang ibu dan berlari dengan cepat sebelum dirinya kena marah atas kelakuannya yang suka bermanja-manja itu.

Adinda tersenyum bahagia menatap kelakuan sang anak jika berada dirumah berbeda seratus delapan puluh derajat jika sudah berada diluar rumah. Tidak ada lagi wajah imut yang ada hanya wajah mengerikan yang siap memangsa lawannya hidup-hidup.

Setelah selesai mandi Sekertaris Ren pun kembali ke ruang makan bersama sang ibu yang sudah menunggunya di meja makan. Mereka berdua melahap makanannya dengan suasana kekeluargaan sesekali mereka berdua juga saling melempar candaan. Tidak seperti ibu dan anak melainkan seperti layaknya seorang teman.

* * *

Pagi harinya sebuah mobil Van berwarna hitam mengkilap dengan ukuran yang besar sudah terparkir rapi didepan rumah Rose dan Jessica membuat kedua perempuan cantik itu bingung dibuatnya, pasalnya siapa orang yang memarkirkan mobil tersebut tepat didepan rumah mereka.

Hingga pada saat mereka masih diliputi kebingungan, keluarlah seorang lelaki tampan dari dalam mobil tersebut dibalut dengan setelan jas mewah yang membuat tampilannya terkesan sangat menakjubkan, belum lagi tubuh atletisnya itu membuat perempuan mana saja akan dengan senang hati memeluknya.

Iya, laki-laki itu ialah Alex Saputra yang ditugaskan Sekertaris Ren mulai hari ini yang akan menjaga Rose dan Jessica.

Alex pun berjalan mendekati kedua perempuan yang masih menatapnya dengan tatapan bingung.

Alex menundukkan tubuhnya memberi hormat.

"Selamat pagi Nona Rose dan Nona Jessica. Perkenalkan saya Alex Saputra, kalian bisa memanggil saya Alex. Mulai hari ini saya yang akan bertugas menjadi supir sekaligus pengawal untuk kalian berdua.

Kalian tidak perlu sungkan kepada saya, perintahkan saja saya sesuai keperluan kalian dan saya akan melaksanakannya dengan senang hati. Terima kasih"

Perkenalan Alex ia tutup dengan kembali menundukkan tubuhnya memberikan hormat kepada Rose dan Jessica.

"Salam kenal juga. Berarti kamu orang yang dipekerjakan oleh Brawijaya Entertainment Group untuk kami" tanya Jessica meyakinkan lagi.

Alex mengangguk. "Iya Nona".

"Semoga kita dapat bekerjasama dengan baik" ucap Jessica sembari mengulurkan tangannya.

"Bukan begitu Kak, yang benar itu seperti ini. Semoga kita dapat berteman dengan baik" ucap Rose dengan senyuman manis yang ia berikan.

Alex terkejut. Kemana wajah perempuan dingin yang menatapnya tajam sejak tadi, sekarang tergantikan oleh seorang bidadari cantik dengan sebuah senyuman yang manis.

"Sepertinya aku tidak akan bosan bekerja bersama mereka" batin Alex.

Alex pun menyambut uluran tangan Rose maupun Jessica dengan memberikan senyuman yang juga ia punya.

Alex pun membawa Rose dan Jessica menuju mobil yang sudah disiapkan oleh pihak Agensi. Tidak lupa juga Alex membukakan pintu terlebih dahulu untuk kedua perempuan cantik itu.

Hari ini Rose maupun Jessica berpenampilan terkesan sederhana saja namun tetap tidak mengurangi kecantikan mereka berdua.

Mereka berdua memang seperti anak kembar yang selalu berpakaian sama. Lihatlah sekarang pakaian mereka yang sama-sama menggunakan rok pendek dengan baju kaos putih didalamnya yang dimasukkan dalam rok dengan dilapisi blazer yang membuat gaya mereka semakin menarik.

Alex membawa mobil Van yang besar dan mewah itu ke gedung milihnya David, apalagi kalau bukan Brawijaya Entertainment Group.

Sesampainya disana Alex memarkirkan mobilnya dan beranjak masuk kedalam gedung itu dengan berjalan dibelakang Rose dan Jessica. Memang benar Alex seperti pengawal mereka sekarang, namun para staf dan pegawai yang baru pertama kali melihat Alex langsung jatuh cinta padanya.

Apalagi jika bukan karena ketampanan, postur yang bagus dan segala apa yang ada pada dirinya.

Rose dan Jessica sudah sampai ruangan mereka dengan Alex yang berdiri didepan pintu masuk ruangan tersebut. Sungguh Alex sangat kaku orangnya, padahal Rose sudah menawarkan untuk masuk saja kedalam ruangan itu bersama mereka namun Alex berulang kali menolaknya dengan alasan kalau dengan berbuat seperti itu maka dia tidak bekerja namanya.

Mau tidak mau Rose dan Jessica hanya mengangguk pertanda setuju, mereka pun tidak dapat berbuat apa-apa karena Alex digaji oleh perusahaan bukan oleh mereka.

Pintu ruangan itu terbuka yang dimana Alex memasuki ruangan tersebut membuat Rose dan Jessica menatapnya heran, bukankah dia tidak mau masuk tadi pikir kedua perempuan itu.

"Maaf Nona, saya hanya ingin menyampaikan jika kalian berdua dipanggil untuk keruang CEO, katanya ada hal yang ingin dibicarakan menyangkut pekerjaan" ucap Alex memberitahukan pesan yang ia terima barusan dari Sekertaris Ren.

"Baiklah, sebentar lagi kami akan kesana" ucap Jessica.

Kemudian Alex kembali keluar dari ruangan tersebut setelah selesai menjalankan tugasnya.

"Apa ada masalah dengan pekerjaan kita kemarin??" tanya Rose bingung.

Jessica menaikkan kedua bahunya.

"Entahlah, aku juga tidak tau. Tapi yang aku ingat kemarin kita tidak membuat kesalahan apapun dalam pekerjaan, malahan pekerjaan mu sangat bagus kemarin" jawab Jessica.

Karena sama-sama tidak tau, keduanya pun memutuskan segera keluar dari ruangan tersebut menuju ruangan tempat CEO Brawijaya itu berada.

Alex masih setia berada dibelakang mereka hingga sekarang mereka sudah sampai di ruangan David, Alex kembali menunggu didepan ruangan saja tanpa ikut masuk kedalam.

Memasuki ruangan yang luas dan bagus itu Rose dan Jessica disuguhi pemandangan dua orang laki-laki yang sangat tampan terlihat sedang sangat serius dalam membahas pekerjaan sepertinya.

Sekertaris Ren pun mempersilahkan kedua perempuan yang barusan memasuki ruangan itu untuk duduk di sofa tempat pertama kali mereka bertemu sebelumnya.

David pun menyusul Rose dan Jessica yang juga ikut duduk di sofa tersebut berhadapan dengan mereka seperti saat pertama kali mereka bertemu.

David meletakkan sebuah map diatas meja yang memisahkan mereka. "Lihat dan bacalah terlebih dahulu" ucap David.

Rose dan Jessica saling berpandangan, dengan pikiran yang sama-sama saling menerka apakah isi didalam map tersebut, karena seingat mereka tidak ada kendala atau apapun terkait pekerjaan yang baru mereka lakukan ketika bergabung di agensi milik David.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...Nah loh apaan tuh yang disuruh dilihat dan dibaca. elah bang David kalo yang disuruh dibaca itu buku nikah mah Rose pasti cepet 🤣🤣🤣...

...Like, komen yang positif gesssss 🖤...

1
it's me oca -off
em , hhh pada ga seneng aurel
✰͜͡w⃠JENINA༄㉿ᶻ⋆
lanjut lg dong
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Kok ngk lanjut thorrrr... bikin pinisirin aja... lanjut donk🤔🤔🤔
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Knp ngk up thorrr...🤔🤔
Yunia Afida
takut di rebut alex ya
lanlan
suka tidak suka klo yg masak orang yang kita cinta pasti rasanya enak kan pak David 🤭🤣🤣
lanlan
sangking asiknya berbelanja dan debat jadi gk sadar klo ada yg ngawasin sambil ambil foto mereka
lanlan
mode cemburu duo cogan 😂😂😂
lanlan
apa isi kotak nya ya . sampai membuat mereka meradang 🤔🤔
lanlan
wkwkwk belum juga menikah dh gk bisa berkutik,saat rose bicara gitu . langsung bungkam tuh mulut nya
Dave Navarro
wkwkwk cieee salting ya rose, merah tuh pasti pipi
Dave Navarro
buset jahat bnr si aurel berarti baik nya di dpn doang fans doang ya?
Dave Navarro
wkwkwk gengsi" jg dimakan ya vid?
Dave Navarro
nh bnr itu klo kgk suka gk ush dimakan
Dave Navarro
untung si rose percaya sm alasan mereka
tp itu siapa yg kirim surat nya?
HIAT DOLO "🅱🅸🅱🅰🅷🦈
mudah bagi David siapapun yang meneror rose,
✮⃝🍌 ᷢ ͩᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ💋•§¢•
aduhh aurel makan punggir jalan kebanyakan itu malah lebih enak dr pada diresto2 mahal loo...
Dave Navarro
nh lho alex di interogasi ada apa ya? 🤔😅
HIAT DOLO "🅱🅸🅱🅰🅷🦈
makanya hati2 lah Lex, jangan sampai jadi sasaran empuk David sama sekretaris ren
HIAT DOLO "🅱🅸🅱🅰🅷🦈
ayo lah vid sadar lah kalau rose itu sebenar nya vero
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!