NovelToon NovelToon
Mantan Suamiku Ayah Dari Anakku

Mantan Suamiku Ayah Dari Anakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yayuk Handayani

Bisa menjalani sebuah pernikahan yang bahagia, mungkin adalah dambaan bagi setiap wanita yang ada di dunia ini. Namun apalah jadinya nasib dari sebuah pernikahan itu apabila sang suami sudah tak mempercayai istrinya?...

Maura Vinaya, seorang gadis yatim piatu yang berparas cantik. Sungguh memilukan nasib yang harus diterimanya. Di malam pertamanya, sang suami malah menuduhnya dengan tuduhan yang begitu sangat melukai hati dan juga harga dirinya.

Entah apa yang terjadi, laki - laki yang masih belum genap satu hari resmi menikahinya itu, malah dengan begitu teganya menuduh jika dirinya sudah tak suci lagi.

Sungguh memang nasib, akibat dari kesalahpahaman itu, membuat dirinya dan juga sang suami menjadi harus berpisah.

Namun sungguh sayang seribu kali sayang, disaat dirinya dan sang suami telah berpisah, dirinya malah dinodai oleh mantan suaminya sendiri.

Hingga dari kejadian yang begitu memilukan itu, telah mampu menghadirkan adanya malaikat kecil di dalam rahimnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Kehancuran (21+)

Selamat Membaca

🌿🌿🌿🌿🌿

Dengan langkah yang terasa agak berat dan sedikit terseok - seok, Rendra telah berhasil keluar dari ruangan club dengan dibantu oleh Lucky.

Rendra merasakan tubuhnya yang begitu sangat bergejolak hebat. Tubuhnya membutuhkan sesuatu yang bisa menyejukkan. Rasanya sesuatu yang begitu bergejolak hebat ini ingin segera dirinya dituntaskan. Rendra membutuhkan seseorang agar bisa melampiaskan hasratnya ini.

Ini sungguh terasa menyakitkan. Akibat dari minuman yang telah ditenggaknya tadi membuat tubuhnya malah tidak terkontrol seperti ini.

" Hah... hah... ". Deru nafas Rendra pun sudah semakin memburu.

" Tahanlah tuan, sebentar lagi istri tuan akan segera datang untuk menjemput tuan, tuan bisa menuntaskan semua hasratt tuan pada istri tuan nanti ". Seru Lucky dengan masih berusaha menahan tubuh Rendra.

Rendra mengarahkan tatapan tajamnya pada Lucky. Apa maksud Lucky mengatakan hal seperti ini. Istri?, istri siapa yang Lucky maksud, apa mungkin yang dimaksud oleh Lucky adalah Maura.

" Ini semua gara - gara kamu Lucky, gara - gara kamu aku sampai harus seperti ini, apa kamu tahu saat ini tubuhku sangat menderita? ". Kesal Rendra.

" Maafkan saya tuan, saya sama sekali tidak tahu jika Nindi telah memasukkan obat kuat pada minuman yang akan saya antar pada tuan, kalau saja saya tahu, saya tidak akan melakukannya tuan ". Sahut Lucky.

Ya, dialah Lucky, salah satu pemuda yang bekerja sebagai pelayan di club malam ini. Lucky sudah sangat mengenal baik Rendra, bahkan termasuk teman - teman Rendra yaitu Zain dan Raka yang juga sering menghabiskan malam mereka di club ini.

Lucky sama sekali tak tahu jika Nindi telah memasukkan sesuatu ke dalam minuman yang akan dirinya antarkan pada Rendra. Dan setelah Lucky mengetahui adanya gejolak yang tak biasa pada Rendra akibat dari meminum minuman yang diberikannya itu, semenjak itu Lucky baru menyadari jika Rendra telah meminum minuman yang mengandung obat kuat.

Menyadari hal yang tidak baik telah terjadi pada Rendra, cepat - cepat Lucky pun meraih handphone Rendra yang ada di atas meja. Pada waktu itu Lucky berinisiatif untuk menghubungi istri dari Rendra, mengingat jika Rendra dalam keadaan sedikit mabuk ditambah lagi karena adanya pengaruh dari obat kuat, maka orang yang paling tepat untuk mengatasi masalah pada Rendra ini adalah istrinya.

Beruntung setelah Lucky mencari nomer dari sosok yang tertera di layar handphone Rendra yang bertuliskan my wife telah ditemukannya, sehingga dirinya pun segera menghubungi istri dari Rendra. Dalam keadaan Rendra yang seperti ini, rasanya sangat tidak mungkin jika Rendra harus mengendarai mobilnya dengan seorang diri. Maka jalan yang terbaik adalah menyuruh istri Rendra untuk datang menjemputnya ke tempat ini.

" Lepas, aku mau pulang sendiri saja ". Ujar Rendra dengan melepaskan rangkulan Lucky dari tubuhnya.

" Jangan tuan, ini terlalu berbahaya, dengan kondisi tuan yang seperti ini saya menjadi khawatir jika tuan sampai mengalami kecelakaan, ini terlalu beresiko tuan ". Tahan Lucky.

" Aku sudah tidak kuat Lucky, aku ingin segera menuntaskan ini, jadi jangan halangi aku ". Marah Rendra dengan menyentak pergelangan tangannya yang sempat ditahan oleh Lucky.

Baru saja Rendra hendak menyentuh handle pintu mobilnya, tiba - tiba saja terpancar cahaya yang begitu terang yang menghampirinya. Ternyata cahaya itu adalah cahaya dari lampu sebuah taksi yang sudah tiba.

Sontak terangnya cahaya dari lampu taksi itu langsung mengalihkan pandangan Rendra dan juga Lucky, hingga tak lama dari itu, nampaklah sesosok wanita yang mulai keluar dari dalam taksi.

Dan betapa terkejutnya Rendra kala melihat sosok yang datang itu, ternyata dia adalah istrinya Maura. Jadi Maura istrinya benar datang kemari, dan itu untuk menjemputnya.

Maura masih nampak kebingungan, ia celingak celinguk seperti sedang mencari seseorang.

" Nona ". Seru Lucky.

Sontak Maura pun langsung mengarahkan pandangannya pada panggilan suara itu, dan terlihat di sana Rendra sudah berdiri di dekat mobilnya. Namun ada yang terlihat aneh pada Rendra, tubuh Rendra nampak sedikit menunduk seolah seperti menahan sesuatu.

" Nona kemarilah, di sini tuan Rendra ". Seru Lucky lagi agar Maura mendekatinya.

Lucky sangat yakin jika wanita yang datang ini adalah istri dari Rendra.

" Kamu yang menelfonku? ". Ujar Maura namun dirinya menatap pada Rendra.

" Iya nona, tolong tuan Rendra, kondisinya saat ini sedang tidak baik, hanya nona yang bisa membantu suami nona ". Sahut Lucky.

Maura menatap Rendra dengan lebih dalam, sangat nampak jelas jika mantan suaminya ini banyak mengeluarkan keringat.

Ada rasa sedih dalam hati Maura setelah mengetahui kondisi Rendra yang seperti ini. Sebenarnya apa yang terjadi pada mantan suaminya, mengapa Rendra terlihat seperti orang yang sedang menahan sesuatu, namun anehnya tatapan matanya begitu sangat tajam sehingga membuat Maura sendiri menjadi sedikit takut.

" Nona tunggu apalagi?, cepat bawa tuan Rendra kembali pulang, kasihan tuan Rendra yang sedang butuh pertolongan ". Seru Lucky.

" Iya ". Dan reflek Maura pun langsung mendekati Rendra.

Maura menyentuh lengan kekar Rendra dan membawanya untuk dirinya pikul di atas bahunya. Karena tubuh Maura yang jauh lebih kecil dari tubuh Rendra, membuat Maura sedikit agak kesulitan untuk bisa menggiring tubuh Rendra.

Ini salah, benar - benar salah, seharusnya Maura tidak melakukan hal ini. Apa yang dilakukan oleh Maura akan membuat hasratt Rendra menjadi semakin bertambah. Bagaimana ini, tubuh Rendra terasa semakin panas dibuatnya. Jika Maura masih berniat untuk membantunya seperti ini, bukan tidak mungkin jika Rendra akan memangsa Maura.

" Jangan salahkan aku jika aku benar melakukannya malam ini, syukur - syukur ini juga balasan karena kamu sudah membohongiku Maura ". Batin Rendra.

*****

Pencahayaan di rumah mewah dan megah ini sebagian sudah ada yang tidak dinyalakan, mungkin karena penghuni rumah telah beristirahat, sehingga sebagian lampu pun telah dimatikan, alhasil seperti inilah di mana pencahayaan di rumah ini sudah nampak remang - remang.

Maura dengan Rendra terus melangkah memasuki rumah ini. Dengan penuh kehati - hatian dan kekuatan yang ekstra, Maura mencoba menuntun tubuh besar Rendra agar secara perlahan menaiki anak tangga.

Maura sungguh lelah, sangat lelah, ternyata membantu untuk menggiring tubuh Rendra yang begitu besar ini sangat menguras tenaganya, mungkin karena tubuhnya yang kecil sehingga tak bisa mengimbangi tubuh Rendra.

Sementara kondisi Rendra saat ini sudah sangat tak karuan. Rendra sudah sangat tersiksa dengan kondisi tubuhnya yang sudah bergejolak sangat hebat ini. Rendra harus menuntaskannya sekarang juga.

" Akhhh... " Desa*han yang begitu aneh itupun sudah tak mampu bibir Rendra tahan lagi.

Mendengar suara Rendra yang seperti ini, mendadak membuat tubuh Maura seolah menjadi merinding. Mengapa tiba - tiba Rendra mengeluarkan suara aneh seperti ini. Suara ini sangat tak biasa, dan jika boleh menilai suara ini seperti sebuah desa*han seseorang yang sedang bercinta. Namun entahlah Maura sendiri tak mengerti akan hal ini.

Hingga pada akhirnya mereka berdua telah berhasil menaiki anak tangga, namun sayangnya posisi kamar Rendra yang masih agak jauh sehingga mau tidak mau Maura dengan sisa tenaganya yang masih ada masih harus berusaha keras untuk ke sana.

" Akhh... lepaskan aku Maura ". Rendra pun mulai melepaskan lengannya itu dari bahu Maura.

" Ya Tuhan mas, apa yang mas Rendra lakukan?, mas Rendra harus istirahat di kamar jangan ada di sini ". Bukannya menghindari Rendra Maura malah kembali meraih lengan mantan suaminya itu.

Entah apa mungkin Maura yang memang terlalu polos sehingga sudah tak mampu melihat gejolak aneh pada Rendra. Tidakkah Maura tahu jika apa yang dilakukannya ini akan sangat bisa mencelakai dirinya.

" Aku katakan lepaskan Maura ". Sentak Rendra lagi.

" Tidak bisa mas, aku harus membawa mas Rendra ke kamar, kamar mas masih sedikit ada di pojokan sana ". Rupanya Maura masih tetap pada niatnya.

Rendra sudah tak mampu menahan gejolak di dalam tubuhnya lagi. Dirinya sudah sangat ingin melampiaskannya pada Maura. Ini sudah tidak ada jalan keluar lagi. Rendra akan benar - benar memangsa Maura.

" Ya Tuhan, apa yang mas Rendra lakukan? ". Kaget Maura karena tiba - tiba saja Rendra malah berbalik mencengkram kedua bahunya dengan begitu kuat.

Rendra tak menyahuti pertanyaan Maura, karena gejolak di dalam tubuhnya yang sudah tak mampu dirinya bendung lagi, Rendra pun langsung menggendong tubuh Maura.

" Ya Tuhan mas, apa yang mas Rendra lakukan?, turunkan aku ". Teriak Maura.

Rendra malah membawa tubuh mungil Maura untuk menuju ke kamar tamu. Hasratnya yang sudah tak mampu dirinya bendung lagi, membuat Rendra tak perlu menuju ke kamar pribadinya. Tak masalah jika dirinya harus melampiaskan hasratnya ini di kamar tamu yang penting gejolak hebat di dalam tubuhnya ini bisa segera tersalurkan.

Brakk...

Rendra pun menutup dengan keras pintu kamarnya itu dan cepat - cepat menguncinya.

Dengan gerakan cepat Rendra pun langsung menghempaskan tubuh mungil Maura ke ranjang kasur yang empuk itu.

" Mas, apa yang ingin mas Rendra lakukan?, aku mau keluar ". Maura sudah sangat ketakutan dengan perbuatan Rendra.

Dengan gerakan cepat Maura pun langsung turun dari ranjang kasurnya dan ingin menuju pintu keluar, namun masih belum dirinya sampai di sana Rendra sudah menahan tubuh mungilnya itu dan kembali menariknya sebelum akhirnya kembali dihempaskan ke atas kasur.

" Mas, apa yang i-ngin mas Rendra lakukan?, a-aku mau keluar ". Maura sangat ketakutan benar - benar sangat ketakutan.

Rendra yang sudah tak mampu menahan semua hasratnya itu langsung menarik pakaiannya sendiri hingga terlepas semuanya. Dan di luar dugaan Maura Rendra malah langsung naik ke ranjang kasurnya dan ingin mengungkung tubuhnya.

" Mas, apa yang ingin mas Rendra lakukan?, tolong jangan seperti ini masss... ". Jeritnya.

Dengan sisa tenaganya yang masih ada, Maura mencoba sedikit memundurkan tubuhnya, namun sayangnya Rendra kembali menarik kakinya dengan sangat cepat sehingga kini Maura telah benar - benar berada dalam kungkungan nya lagi.

" Tidak, apa yang ingin kamu lakukan mas?, jangan lakukan ini mas jangan... ". Teriak Maura dengan meronta - ronta hebat dengan memukuli dada bidang Rendra.

Entah setan apa yang telah merasuki jiwa Rendra. Rendra telah benar - benar gelap mata. Rendra sudah tak mempedulikan jeritan dan permohonan Maura yang tidak menginginkan hal buruk terjadi.

Dengan satu kali hentakan dari kedua tangan besarnya, Rendra sudah berhasil menarik seluruh pakaian Maura dan menghempaskan nya ke lantai.

Hingga pada akhirnya keduanya pun sudah sama - sama tanpa menggunakan sehelai benang yang menutupi tubuh mereka.

Dalam keadaan tubuhnya yang sudah polos, Maura masih berusaha untuk melakukan perlawanan, namun apalah daya tubuh mungilnya tetap tak mampu untuk melawan tubuh besar Rendra.

Maura sudah lelah, benar - benar sangat lelah. Dirinya sudah tak bisa berbuat apa - apa lagi. Menyadari sudah tidak adanya perlawanan dari Maura, membuat Rendra tak ingin menundanya lagi, hingga pada akhirnya...

" Aaaakkhh sakittttt... ".

Maura menjerit dengan begitu hebatnya kala Rendra telah berhasil menerobos pertahanannya. Seketika itu bagian sensitif Maura menjadi tersayat dan robek karena milik Rendra.

Ini sungguh menyakitkan, benar - benar sangat menyakitkan. Rendra sungguh tega, benar - benar sungguh tega. Bagaimana bisa Rendra melakukan perbuatan ini tanpa adanya pemanasan terlebih dahulu. Bahkan lebih parahnya, orang yang sedang disetubuhinya saat ini adalah wanita yang sudah dirinya ceraikan.

Hancur sudah, semuanya sudah benar - benar hancur. Rasanya tubuh dan hati Maura seperti hancur berkeping-keping.

Maura tak mampu berbuat apa - apa selain hanya menangis dengan kedua tangannya yang mencengkram kuat punggung Rendra.

Seperti inikah akhirnya, dirinya telah dinodai oleh mantan suaminya sendiri. Tubuh Maura memang terasa sangat sakit, apalagi di bawah sana Rendra telah memacu miliknya dengan begitu sangat kasar. Namun rasa sakit di tubuh Maura ini tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan rasa sakit di hatinya. Apa yang telah dilakukan oleh mantan suaminya ini teramat sangat melukai perasaan nya.

Maura mengira jika malam kehancurannya yang sudah dirinya rasakan pada saat Rendra telah menceraikannya, namun nyatanya tidak, malam kehancuran yang sesungguhnya adalah malam ini, malam di mana mantan suaminya Rendra telah merenggut kesuciannya secara paksa.

Entah sampai kapan Rendra akan melakukan perbuatan kejinya ini, sedangkan Maura sendiri tubuhnya sudah tak mampu untuk menahannya, bahkan semenjak awal Rendra menerobos miliknya, sebenarnya semenjak itu pula Maura tidak kuat menahan rasa sakitnya.

Bersambung.........

🙏🙏🙏🙏🙏

❤❤❤❤❤

1
sasatar77 tarsa
sebenarnya siapa yg udah fitnah Maura
Yayuk Handayani: Terima kasih sudah mampir kak.
total 1 replies
ayu cantik
suka
Yayuk Handayani: Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Sri Darmayanti
cek dong fotonya .. A U
Enung Samsiah
good tandatangani aja dan pergi yg jauuuh,,,, tinggalkn lelaki bodoh itu
Enung Samsiah
pemain ulung Casanova bilng ngkk suci lagi,,, sungguh terlalu,,,
Enung Samsiah
satu kata tuk si Rendra,, bodohhhh,,,
Safa Almira
banget bagus
Yayuk Handayani: Terima kasih kak.
total 1 replies
Nadia
bulet ini yg bikin cretia
Nadia
itu Maura gak kerja kah?
Nadia
ini yg bikin cerita oleng 😁🤭
Nadia
ada toh cerai bisa dibikin candaan, ituselepas itu ancaman atau tidak namanya udah cerai ya cerai
Mira Nio
Mudah kepancing ssma mulut berbisa si lakor
Kristin Tangkil
akhirnya
Kristin Tangkil
the best alurnya
Kristin Tangkil
nangis aku bacanya... thor kamu berhasil buat aku menangis
Kristin Tangkil
Rendra rendra dasar...kasian maura
Kristin Tangkil
rendra ini Casanova tapi bego.. apa gk punya anak buah yg buat nyelidiki.. main percaya aja
LA ODE YASIR
tolol banget Maura hedeeh
IRna Naa
Luar biasa
mama Titis
sukaaa...happy ending
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!