bertemunya gadis tomboy yang memiliki paras yang cantik dan ketua OSIS dingin yang menjadi idola di sekolahnya yang tidak sengaja yang membuat sang ketos merasakan jatuh cinta kembali
gadis yang mempunyai paras yang sama dengan mantan kekasih yang lama telah pergi membuat sang ketos tak ingin melepaskannya lagi, bagaimanakah sang ketos untuk menaklukkan hati sang gadis dengan sikap dinginnya ?? akankah sang gadis akan menjadi miliknya atau sebaliknya ??
ayo jangan sampai ketinggalan dengan kisah cinta sang Arga ketua OSIS dingin dengan Aleandra gadis tomboy berparas cantik jelita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miftahul Ilmiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tangis Aleandra
didalam kelas Aleandra yang sudah duduk di tempat duduk kelasnya ia di kagetkan dengan kedatangan 4 sahabat nya yang baru datang yang menyerbu dengan berbagai macam pertanyaan dari mereka berempat,
Aleandra yang sudah ketahuan oleh para sahabatnya ia tak bisa membohongi mereka karena Aleandra sangatlah tidak pandai dalam urusan berbohong,
" Hayoooo ..... dari mana aja kamu ? baru nonggol " ujar Cheryl dengan tatapan menyelidik
" eh .... kalian, aku baru datang soalnya ke makam Kheyla ! ujarnya
" Kheyla ?? maksud kamu Kheyla adek kembar kamu yang di asuh sama Tante dan om kamu itu ??
" iya Cher"
" jadi udah ketemu ??kapan ?? kok bisa !!? ujar Cheryl
" jadi gini ceritanya, kalian ingat kan waktu aku dapat hukuman kedua kalinya dari kak Arga ??
" iya , aku ingat " ucap Dinda manggut-manggut
" setelah itu kan aku di antar pulang sama Arga , kak Arga tanya tentang Kheyla dan bagaimana bisa wajahku bisa mirip dengan Kheyla ya aku jawab saja kalau emang Kheyla itu adek kembar aku Cher, dan lama-lama aku tanya kan sama kak Arga kenapa tanya Kheyla, dan ternyata kalian tahu ngak guys kak Arga itu 1 sekolah sama Kheyla waktu SMP , kak Arga juga bilang tahu tentang keberadaan Kheyla lalu aku di antar sama kak Arga ke Kheyla tapi sebelum kak Arga nganterin aku kak Arga sempat bilang kalau aku harus sabar ! saat itu aku bertanya-tanya apa maksud dari ucapan kak Arga, namun saat sampai rasanya semua itu seperti mimpi Cher dengan yang kulihat di depan ku sebuah batu nisan yang bertuliskan nama Kheyla , rasanya aku tak percaya jika Kheyla sudah tiada dan esoknya aku bersama keluarga dan juga kak Arga ke makam Kheyla dan saat perjalanan pulang kak Arga sempat bilang kalau hari ini ada acara di sekolah kita pemberitahuan penerimaan siswa sebenarnya hari ini aku tidak masuk tapi berhubung ini adalah penting jadi aku putuskan untuk masuk sekolah dan berangkat sama kak Arga 1 mobil guys , jadi itu sebenarnya yang terjadi " ucap Lea dengan wajah basahnya karena menangis
" Lea kenapa kamu diam saja ,kenapa kamu ngak cerita sama kita-kita, kita ini kan sahabat " ucap Alexa dengan merangkul pundak Aleandra
" ya Lea maafkan aku, udah nyurigai kamu"
" iya Cher ngak apa-apa salah aku juga ngak kasih tahu kalian semua karena saat itu aku sangat kecewa dengan apa yang aku lihat rasanya itu semua seperti mimpi dan begitu cepat kalian juga tahu kan guys kalo 10 tahun yang lalu aku berpisah dengan Kheyla dan saat kita di pertemukan kembali malah yang kulihat adalah batunisan Kheyla, mungkin kalau kalian di posisi aku juga kalian sama yang aku rasakan sekarang " ujar Aleandra yang masih menangis
" sabar ya Lea kita semua ada buat kamu disini, kamu masih punya kita, mama,papa kak Gilang Lea"
" iya guys terimakasih, kalian memang sahabat aku selalu ada di saat aku butuh " ucap Aleandra yang mendapat pelukan dari sahabatnya
" siang adik-adik ku semua " ucap Arga dan Daffa
" siang kak" yang di jawab oleh seluruh siswa IPS.1
" Okey siang ini kita ada acara penutupan ospek dan pemberitahuan penerimaan siswa dan masing-masing kelas wajib memberikan pertunjukan ke atas panggung lebih dari satu juga boleh kok " ucap Arga dengan senyum ramahnya
" ciih ... tumben amat tuh ketos bisa tersenyum aku kira dia ngak bisa tersenyum" ujar Dinda
" eh Din , kamu ngomong apa sih ?? hati-hati kalau ngomong ntar kalau kamu kedengaran sama tuh ketos bisa dapat hukuman kamu " ucap checil
" okey, kalau gitu kalian bisa menuju ke gedung teater ya sekarang "
" iya kak "
semua siswa pada heboh membicarakan tentang apa yang harus kelas IPS.1 tampil kan,
" Lea gimana loe aja yang tampil ntar, kan suara loe bagus tuh Lea" ujar Dinda
" eeemmmm , harus gue ya Din !
" kalo loe ngak mau juga ngak apa kok ,gue ngak maksa kok Lea"
" ya udah kalo gitu gue aja deh "
" beneran loe ngak apa Lea ??" tanya Alexa
" iya xa "
" ya udah guys kalau gitu kita gedung teater yuk, udah pada kesana semua juga
" okey " dan mereka berlima pun berjalan menuju gedung teater tersebut yang sudah di penuhi dengan para siswa dan dewan OSIS
******
" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"
" wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh " ucap semua siswa
" selamat siang, salam sejahtera buat para dewan OSIS pembimbing, bapak kepala sekolah, dan adik-adik ku sekalian, tak terasa hari ini adalah hari terakhir ospek kalian sekaligus pengumuman penerimaan siswa di sekolah tercinta kita INTERNASIONAL HIGHT SCHOOL, saya sebagai wakil ketua OSIS saya minta maaf sebesar-besarnya bila ada salah kata dan tingkah laku yang tak berkenan di hati para adik-adik sekalian, okey selanjutnya saya persilahkan Bapak kepala sekolah untuk maju kedepan panggung untuk memberikan sambutan " ujar Daffa dengan tepukan tangan dari para siswa,
" selamat siang anak-anak semua, tak terasa ya 7 hari kalian sudah melewati hari OSPEK dan ini adalah hari terakhir kalian sekaligus saya memberikan pengumuman untuk kalian para siswi didik baru yang telah mengikuti ospek bahwa kalian semua dinyatakan telah resmi di terima menjadi siswa-siswi INTERNASIONAL HIGHT SCHOOL, bapak harap kalian semua bisa menjaga nama baik sekolah ini dan menjadi kebanggaan sekolah ini, sekian dari saya " ucap pak kepsek yang mendapatkan teriakan keras dari semua siswa-siswi yang dinyatakan telah resmi menjadi siswa-siswi di sekolahnya
" Yes .... kita di terima guys di sekolah ini, kalian denger kan " ucap Cheryl dengan riangnya sambil memeluk semua para sahabatnya
" iya Cher kita semua keterima sekolah disini" ujar Alexa, checil,Dinda, Aleandra
" okey, perhatian buat adik-adik di mohon tenang, acara selanjutnya kita persilahkan buat ketua OSIS kita yaitu KHAY ARGANANTA ADRIANO BAGASKARA untuk maju kedepan panggung " ujar Daffa yang mendapat teriakan dari para siswa, dan sang ketos pun maju kedepan panggung dengan membawa sebuah gitar
" okey , saya akan menyanyikan sebuah lagu untuk seseorang kelas IPS.1 dan Arga pun mulai memetik senar gitarnya dan menyanyikan lagu sempurna
Kau begitu sempurna
, dimata ku kau begitu indah
Kau membuat diri ku,
akan s'lalu memuja mu
Disetiap langkah ku,
ku 'kan s'lalu memikirkan diri mu
Tak bisa ku bayangkan hidup ku tanpa cinta mu
Janganlah kau tinggalkan diri ku
Tak 'kan mampu menghadapi semua
Hanya bersama mu ku akan bisa
Kau adalah darah ku
Kau adalah jantung ku
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu
Sempurna, sempurna
Kau genggam tangan ku, saat diri ku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata, dan hapus semua sesal ku
Janganlah kau tinggalkan diri ku
Tak 'kan mampu menghadapi semua
Hanya bersama mu ku akan bisa
Kau adalah darah ku
Kau adalah jantung ku
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu
Sempurna, sempurna
Janganlah kau tinggalkan diri ku
Tak 'kan mampu menghadapi semua
Hanya bersama mu ku akan bisa
Kau adalah darah ku
Kau adalah jantung ku
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu
Sempurna, sempurna
Kau adalah darah ku
Kau adalah jantung ku
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu
Sayangku kau begitu
Sempurna, sempurna
" eh Lea tuh kak Arga nyanyiin lagu buat loe Lea " ucap Cheryl
" apaan sih Cher loe tuh jangan aneh-aneh, mana mungkin sih kak Arga suka sama gue loe tahu sendiri 'kan kak Arga tuh banyak penggemarnya yang cantik-cantik ngak mungkinlah kak Arga itu suka sama gue yang tomboy kayak gini kagak ada sisi feminim nya, lagian nih ya gua juga lagi males kali punya pacar capek tahu sakit hati Cher " ujar Aleandra yang salah tingkah dengan ucapan sahabatnya
" elah loe tuh ya Lea polos apa emang pura-pura nggak peka sih Lea ?! buktinya nih ya kak Arga mau nolongin loe pas loe pingsan dan nungguin loe sampai loe sadar, saat loe masih ngak sadar kak Arga tuh pegangin tangan loe terus lea,itu apa dong namanya" ujar Cheryl
" dih ngak mungkinlah kak Arga kek gitu, loe mimpi kali Cher, kak Arga orangnya dingin kek gitu"
" Aiiissshhh ..... serah loe deh Lea ngak percaya sama gue , tapi kalo loe masih ngak percaya bisa kok loe tanya sama kak sandi ketua PMR sekolah kita
" dahlah Cher loe jangan ngawur "
" serah loe lah Lea kalo kagak percaya"
" duh kalian berdua ini berisik sekali dari tadi, kalian ngak liat apa kak Arga nyanyi tadi ?? ujar checil
suara tepukan tangan terdengar sangat ramai di tujukan kepada sang ketua OSIS tampan mereka, dan Daffa pun kembali ke atas panggung untuk memanggil satu persatu perwakilan kelas untuk menampilkan satu kreasi seni dari mereka hingga akhirnya tibalah kelas IPS.1 yang akan ditampilkan oleh Aleandra
" okey sekarang penampilan selanjutnya dari kelas IPS.1 yang akan di tampilkan oleh ALEANDRA KEYZIA AL-GHIFARI MAHENDRA silahkan maju kedepan " ujar Daffa dan di lanjutkan dengan kedatangan Aleandra di atas panggung Dan ia mulai memainkan piano dengan jari-jari lentiknya
Aku tahu ini semua tak adil
Aku tahu ini sudah terjadi
Mau bilang apa aku pun tak sanggup
Air mataju tak lagi mau menetes
Alasannya sering kali kudengar
Alasannya sering kali kau ucap
Kau dengannya seakan 'ku tak tahu
Sandiwara apa yang telah kau lakukan
Kepadaku
Jujurlah sayang aku tak mengapa
Biar semua jelas tak berbeda
Jika nanti aku yang harus pergi
Kuterima walau sakit hati
Mungkin ini jalan yang engkau mau
Mungkin ini jalan yang kau inginkan
Kau dengannya seakan 'ku tak tahu
Sandiwara apa?
Ceritanya apa?
Aku tahu ...
Jujurlah sayang aku tak mengapa
Biar semua jelas tak berbeda
Jika nanti aku yang harus pergi
Kuterima walau sakit hati
Jujurlah sayang aku tak mengapa
Biar semua jelas tak berbeda
Jika nanti aku yang harus pergi
Kuterima walau sakit hati
dan tak terasa bulir bening crystal pun akhirnya menetes dan membasahi wajah cantiknya Aleandra, ia teringat akan penghianatan kekasihnya dan sahabatnya itu, dan sampai sekarang Aleandra masih enggan untuk membuka hatinya pada laki-laki ia masih takut untuk merasakan sakit hati,ia takut di buat kecewa lagi ntah sampai kapan Aleandra akan bertahan dengan mengunci hatinya,
sebuah tepukan tangan yang meriah dari para siswa dan siswi untuk Aleandra yang turun dan langsung keluar dari gedung teater dan berlari menuju ruang kelasnya yang membuat para siswa-siswi dan dewan OSIS menjadi bertanya-tanya sendiri dengan sikap Aleandra barusan
" eh itu Aleandra kenapa Din, kok tiba-tiba nangis dan berlari keluar " ujar Cheryl
" eh iya , kemana tuh anak"
" biar gue kejar tuh Aleandra" ucap Cheryl namun ketika Cheryl mau masuk ia di cegat oleh Arga yang lebih dahulu datang sebelum Cheryl Arga meminta agar Cheryl kembali ke gedung teater
*****"
" kenapa ... kenapa .... gue harus teringat lagi penghianatan itu hik ... hiks .... hiks gue benci sama loe ukasha gue benci , gue ngak akan maafin loe " tangis Aleandra di dalam kelas tanpa sepengetahuan Aleandra ada sepasang mata yang sedang merhatikannya di depan itu,
ya itu adalah Arga , ia datang mendekati Aleandra dan mencoba untuk menenangkan Aleandra