Seorang wanita yang menolong bayi umur satu bulan, yang ternyata anak dari CEO yang paling populer di kalangan wanita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rasta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kekhawatiran Rey
Mereka telah sampai di Rumah Sakit Harja, dengan buru-buru Rey keluar dari mobil dan menuju ke El untuk mengangkatnya. Ais hanya mengikutinya dari belakang tanpa sepatah katapun yang keluar dari mulut Ais. Rey melepas kunci mobilnya kepada penjaga
"Parkirkan mobil saya" kata Rey dan langsung berlari mencari dokter diikuti oleh Ais
"Siap tuan" kata penjaga. Si penjaga segera memarkirkan mobil anak dari pemilik Rumah Sakit itu
---------
Di Rumah Sakit Harja Rey bertemu dengan ayahnya.
"Rey... kamu tumben ke sini, dan siapa wanita ini" tanya papa Rey sambil melihat El yang diangkat oleh Rey
"Tanganin dulu wanita ini pa, nanti Rey cerita semuanya" kata Rey
Suster yang melihat Rey mengangkat seorang wanita segera mengambil brankar dan mendorongnya ke arah Rey. Rey yang melihat itu segera menempatkan El di brankar itu dan mendorongnya menuju ruang ICU. Sesampainya di ruang ICU
"Maaf tuan dan mbak tidak boleh masuk" kata suster dan menutup pintu ruangan itu
Rey menunggu wanita yang membuat jantungnya berdebar dengan harap cemas tak henti-hentinya dia bolak balik di depan pintu ruang ICU, sedangkan Ais dengan air mata yang tak henti duduk di kursi sambil menelfon mama El
"Halo Assalamualaikum ma" dengan suara cegukan kayak orang habis nangis
"Waalaikumsalam Raisa, kamu kenapa? habis nangis yah" kata mama El
"Ma.. El.. ma" kata Ais tak kuat menahan tangisannya
"El kenapa Ais, jangan bikin mama khawatir kayak gini" kata mama El dengan suara cemas
"El di Rumah Sakit ma" kata Ais
"Kok bisa El masuk Rumah Sakit, katanya kalian berdua pergi ke permandian, kenapa sekarang ada di Rumah Sakit" kata mama El
"Mama cepat kesini, nanti aku ceritakan kejadiannya" kata Ais masih dengan suara cegukan
"Oke, mama akan kesana, apa nama Rumah Sakitnya" kata mama El dengan wajah yang khawatir
"Rumah Sakit Harja Jalan Pirsa 01" kata Ais
"Mama segera kesana, Assalamualaikum" kata mama El
"Waalaikumsalam" kata Ais sambil menutup panggilannya
Sedangkan Iyan baru sampai dan melihat ke Ais yang masih cegukan karena habis nangis tadi. Iyan berjalan menuju Rey
"Rey bagaimana keadaan cewek tadi" tanya Iyan
"Ntahlah iyan, dia masih di tangin oleh papa" kata Rey
Didalam ruang ICU, El berjuang antara hidup dan matinya. Dokter dan suster yang ada didalam panik karena pasien mengalami henti napas dan penurunan kesadaran, tabung oksigen di dalam ruang itu habis. Salah satu suster keluar dan mencari tabung oksigen yang baru. ketika pintu ruangan terbuka
"Sus, bagaimana keadaan pasien wanita yang ada di dalam" tanya Rey dengan wajah Khawatir
"Maaf tuan, keadaan wanita itu kritis" kata suster sambil berlari mencari tabung oksigen
"Ya allah, tolong selamatkan wanita itu. Kalau dia selamat akan aku jadikan istri dan ibu sambung untuk Rafa" doa Rey dalam hati, seketika Rey menyadari apa yang dia ucapakan dalam hati tadi "Rey dalam keadaan ini kamu masih bisa memikirkan itu
Ais yang mendengarnya pun kembali menangis dengan kencang, Ais tidak memperdulikan dia sekarang berada di Rumah Sakit.
...****************...
Hai semuanya, ini cerita pertama aku semoga kalian suka dengan ceritanya😊
Makasih yang udah mau mampir baca novel pertama yang aku buat😊😊😊
kalo sudah baca jangan lupa tekan tombol likenya yha...😊😊😊😊
ceritanya bagus Thor tapi lembab kerana tidak terlalu peka dengan keadaan sekelilingnya