NovelToon NovelToon
Teman Masa Kecil

Teman Masa Kecil

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:203.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fasya Al Hafizh

Zahra dan Arya dipertemukan saat masih kecil. Mereka berjanji untuk bertemu lagi 13 tahun kemudian. Saat dewasa mereka bertemu dan bekerja bersama, namun mereka tak menyadarinya. Hingga menjelang pertemuan mereka, Zahra harus mengalami kecelakaan demi menolong Arya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fasya Al Hafizh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tugas Kampus

Pagi hari sang surya telah menampakkan sinarnya. Zahra sudah bersiap - siap untuk berangkat kerja. Walaupun badannya terasa capek namun Zahra harus tetap bekerja karena kemarin sudah bolos. Hangatnya sinar mentari yang masuk ke dalam tubuh seakan memberikan semangat baru untuknya.

Zahra sudah berdiri di pinggir jalan menunggu angkutan umum lewat, namun dari tadi angkot yang lewat selalu penuh dengan penumpang.

" Zahra...."

Panggil seorang lelaki pengendara motor yang masih menggunakan helm lengkap.

Zahra menoleh lalu melihat orang yang sudah berhenti di sampingnya.

"Dino...."

" Ayo bareng, aku antar kau ke cafe. Kan tempat kerja kita searah..." kata Dino.

" Mmmm...bolehlah, daripada aku telat. Soalnya udah siang..." saut Zahra.

" Ya udah naik cepat, aku juga udah telat..." ucap Dino. Di perjalanan mereka asyik ngobrol sehingga tak terasa udah sampai di cafe.

" Dino, makasih ya tumpangannya..." ucap Zahra.

" Iya, sama - sama. Nanti siang di jemput lagi nggak...?" tanya Dino.

" Jemput kemana....? aku nggak mau pergi kemana - mana...?" saut Zahra.

" Kamu gimana sih, memangnya nggak mau ambil tugas di kampus...? nanti aku jemput jam dua...." kata Dino.

" Oh iya, aku beneran lupa. Ya udah nanti aku kabarin lagi, soalnya belum minta izin sama boss..." ucap Zahra.

" Ya udah aku pergi dulu, sampai ketemu nanti...Assalamu'alaikum...." ucap Dino.

" Wa'alaikumsalam...." jawab Zahra.

Setelah Dino pergi, Zahra langsung masuk ke cafe untuk berganti seragam kemudian bergabung dengan karyawan yang lain.

" Tadi itu siapa Za, pacar kamu ya....? " tanya Rina penasaran.

" Bukan, dia itu temen kampus aku. Kebetulan tadi ketemu di jalan terus diajak bareng. Memangnya ada apa...? Kamu naksir ya...?" goda Zahra.

" Cihh, siapa yang naksir. Kenal juga nggak..." sungut Rina.

" Nanti aku kenalin, tenang aja...." ledek Zahra.

" Udah ah, ayo kerja lagi. Nanti kalau ketauan Boss bisa diomelin seharian..." saut Rina.

Keduanyapun langsung kembali pada aktifitas masing - masing. Pukul sembilan Ferdi baru sampai dan langsung masuk ke dalam ruangan. Para karyawan yang menyapa hanya dilewati saja tanpa menghiraukannya.

" Za, pak boss kamu apain kemarin. Setelah pergi sama kamu sekarang jadi kayak gitu..." tanya Beni sambil cengengesan.

" Ihh, sembarangan kalau ngomong. Cepat kerja sana, aku aduin boss di pecat kamu..." omel Zahra.

Beni adalah karyawan yang sudah cukup lama kerja di cafe bahkan sebelum Ferdi yang mengelola cafe itu. Laki - laki satu anak ini adalah chef andalan yang tidak diragukan kemampuannya.

Zahra yang melihat Ferdi masuk ruangan langsung menyusulnya.

" Tok...tok...tok...!!!"

" Mas Ferdi....?"

Berkali - kali mengetuk pintu tak ada sautan dari dalam, Zahra langsung membuka pintu dan mencari keberadaan Ferdi.

Zahra melihat Ferdi yang sedang tiduran di sofa sambil mengotak - atik ponselnya. Zahra kemudian duduk disamping Ferdi yang tak sadar dengan kedatangannya.

"Astaghfirullah, Za... kamu ngagetin aja sih. Sejak kapan kamu disini...?" tanya Zahra.

" Mas Ferdi kenapa sih kaget gitu kayak lihat hantu aja..." ucap Zahra.

" Ya kagetlah, kamu tiba - tiba nongol di depan aku..." saut Ferdi.

" Hmmm.... Zahra itu udah gedor - gedor pintu sampai teriak - teriak mas Ferdi nggak denger, jadi Zahra langsung masuk aja. Kirain lagi pingsan..." ujar Zahra.

" Mmmm....itu tadi karyawan pada heran kenapa boss nya diem aja waktu di sapa..." tanya Zahra.

" Nggak ada apa -apa Za, aku cuma lelah aja kemarin main seharian...hehehe..." jawab Ferdi sambil tertawa.

"Ya udah sana kerja lagi, aku mau lanjutin tidur lagi sebentar..." usir Ferdi.

"Huhh...jam segini malah tidur. Eh iya mas, Zahra nanti mau minta izin pulang cepet ya...?" kata Zahra.

" Mau kemana pulang cepet, udah punya gebetan baru..." jawab Ferdi malas.

" Ihh, bukan itu. Zahra mau ke kampus ngambil tugas dari dosen. Soalnya besok dosennya mau keluar kota..." ucap Zahra.

" Iya - iya, aku percaya sama kamu. Ya udah nanti ke kampus jam berapa aku anterin..." jawab Ferdi.

" Nggak usah, tadi udah janjian sama temen mau di jemput..." tolak Zahra.

" Laki - laki atau perempuan...?" tanya Ferdi.

" Laki - laki, dia temen sekelas aku..." jawab Zahra.

" Hhhhh...kamu nggak boleh pergi sama laki - laki yang tidak ku kenal..." kata Ferdi kesal.

" Tapi mas, dia...." belum selesai Zahra bicara Ferdi sudah memotongnya.

" Aku anter atau tidak pergi...!!! Cepat sana keluar balik kerja lagi..." ucap Ferdi marah.

Zahra diam dan langsung keluar dari ruangan Ferdi. Entah apa yang ada di fikirannya, sehingga marah - marah tak jelas penyebabnya.

Setelah Zahra keluar, Ferdi duduk di kursi kebesarannya sambil menarik nafas dalam -dalam lalu membuangnya dengan kasar.

" Maaf Za, aku tak bermaksud marah padamu. Aku hanya ingin menjagamu saja. Kamu adalah satu - satunya keluarga yang ku punya..." gumam Ferdi.

"Seandainya kamu adalah saudara kandungku, pasti aku akan sangat bahagia, aku akan jadi kakak yang terbaik untukmu. Aku berjanji akan selalu menjagamu..." ucap Ferdi dalam hati.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah dua. Zahra bersiap -siap untuk ke kampus. Sebelumnya Zahra sudah mengirim pesan sama Dino supaya tidak menjemputnya.

" Mas Ferdi...." panggil Zahra setelah mengetuk pintu.

" Ada apa Za,....?" tanya Ferdi.

"Mmmm....aku mau berangkat ke kampus Mas..." ucap Zahra.

" Iya, ayo berangkat sekarang nanti terlambat..." saut Ferdi.

" Mas yakin mau nganterin, Zahra bisa berangkat sendiri..." ucap Zahra.

" Tidak apa - apa Za... aku antar aja. Mmmm...begini...Mas mau minta maaf soal tadi pagi. Aku udah marah sama kamu. Aku hanya ingin menjaga adikku tersayang..."ucap Ferdi sambil tersenyum.

" Terimakasih ya mas, kamu udah menganggapku menjadi adik. Aku merasa kalau sekarang ini aku tidak sebatangkara lagi..." ucap Zahra memeluk Ferdi sambil menangis.

" Udah, jangan nangis nanti jadi jelek...." goda Ferdi.

" Huhhh... ayo berangkat sekarang..." ucap Zahra kesal.

Tak lama mereka sampai di kampus. Zahra langsung masuk setelah berpamitan dengan Ferdi. Setelah Zahra masuk, Ferdi langsung melajukan mobilnya kembali menuju cafe untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Di kampus Zahra langsung menemui dosennya untuk mengambil tugas. Setelah selesai, Zahra berkumpul dengan teman - temannya di kantin.

" Za, gimana tugasnya...? kita di suruh magang ya. Kamu magang dimana...?" tanya Dino yang duduk di sampingnya.

" Aku belum membukanya, nggak tahu magang dimana..." ucap Zahra.

" Sini, aku yang buka amplopnya. Kelamaan nungguin kamu bikin penasaran aja..." saut Dino langsung merebut amplop dari tangan Zahra. Sementara teman yang lain juga mulai ikut gabung bersama mereka berdua. Ada Sinta, Maya dan Niko. " Kita buka yuk amplopnya siapa tahu kita magang di tempat yang sama.." ucap sinta.

" Zahra, kita magang di tempat yang sama..." ucap Dino.

" Benarkah, dimana..." tanya Zahra

" Dirgantara Enterprises..." ucap Dino.

"Aku juga magang disana..." saut Sinta senang karena bisa satu kantor dengan Zahra.

" Aku sama Niko kenapa di tempat berbeda dari kalian..." ucap Maya sedih.

" Udah yang penting kita jalani aja dulu, siapa tahu kita betah disana dan dapat banyak teman baru..." hibur Zahra.

Setelah lama berbincang semuanya bubar pulang ke rumah masing - masing.

.

.

.

TBC

☀️☀️☀️ untuk para readers, mohon dukungannya 🙏🙏🙏

1
Rekha Martha
gimana dgn ceritanya reyhan kakak nya zahra thor
Jusmiati
iya ini aku Zahra 😀😀😀
Jusmiati
foto Zahra waktu bayi
Jusmiati
bidadari surga ku....😀😀😀
Jusmiati
😀😀😀😀
Jusmiati
kasian Mona....tegang Banget deh Thor....
Jusmiati
aiiss banyak sekali teka teki nya....😇😇😇😇
Jusmiati
Zahra dan Rey bersaudara Thor....
Jusmiati
😀😀😀😀😀
Jusmiati
pasti enggak diijinkan....
Jusmiati
dibutuhkan keterbukaan dalam sebuah hubungan....😔😔😔
Jusmiati
sebenarnya Zahra ini sosok yang manja, dia selalu ingin mencari pelindung seperti sosok ayahnya....
Jusmiati
kok diulang sih...
Jusmiati
hmmm Zahra salah kamar 😀😀😀
Jusmiati
tega banget si bosss....😇😇😇
Jusmiati
ketemu teman masa kecil deh....
Jusmiati
namanya Zahra, tapi memperkenalkan diri dgn nama Aulia.... bingung...😇😇😇😇😇
Nirwati Mapparessa
ferdi pasti kaget melihat zahra ada di villa iti
Rini Haryati
bagus
Rini Haryati
bagus,keren
semangat
sukses,mksh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!