NovelToon NovelToon
Dinding Tak Bertelinga

Dinding Tak Bertelinga

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:547
Nilai: 5
Nama Author: Nukhbatul

Seorang wanita yang bernama Winda sudah lama menikah mencoba bermain api dengan teman sekantornya yang bernama Hendra. Rasa cinta & nyaman yang sebelumnya tidak dirasakan olehnya ditemukan dalam diri Hendra. Setelah sepakat meninggalkan pasangan masing-masing.

Hendra justru memilih kembali kedalam pelukan istrinya. Winda yang sudah terlanjur menggugat cerai suaminya merasa kecewa & marah kepada Hendra.

Apa yang dilakukan Winda setelah Hendra & Suaminya tidak didapati ?

BURUAN KEPOIN ??? JANGAN LUPA BACA YAA KISAH KELANJUTANNYAAA !!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nukhbatul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Gosip Adalah Fakta yang Tertunda

Dipagi hari yang cerah ini, Mentari dengan teriknya menyinari halaman rumah Winda membuatnya begitu semangat untuk menyambut matahari agar aktifitasnya dihari ini membawa keberuntungan dan keberkahan.

Ada rasa semangat dan kepercayaan diri yang tinggi dalam dirinya Setelah Liburan di Bandung selama 3 hari dengan kekasih gelapnya itu yaitu Hendra membawa warna dalam dunianya sendiri.

Tanpa menyadari keberadaan Hendra, yang sudah berada didalam rumahnya. Jam dinding dirumahnya pun berdetak sangat cepatnya waktu tak terasa sudah menunjukan pukul jam 6 pagi. Winda tidak ingin berangkat kesiangan kekantornya.

Hendra pada pagi hari ini pun terlihat semakin tampan dan gagah. Tubuh yang atletis pun seakan menggoda Winda yang ingin minta dipeluk dan didekap dengan penuh kehangatan dan kenyamanan olehnya.

Mereka pun tidak sungkan memadu kasih dan bercinta didalam Rumah milik istri yang sudah bersuami ini, sebelum berangkat kerja mereka berdua melakukan ini tanpa ada rasa hina dan dosa.

Rumah yang dibangun oleh hasil keringat jerih payah suaminya, Winda. Johan selalu memberikan yang terbaik untuk istrinya itu. Rumah yang nyaman dan tenang. Dilengkapi dengan furniture mewah dan modern.

Hendra pun seakan gelap mata bahwa dirinya sudah mempunyai istri dan anak-anak yang lucu lagi menggemaskan. Sulastri ialah Isteri Hendra yang sangat sederhana, hidupnya tidak neko-neko, sifatnya pun sangat keibuan.

Seluruh anggota keluarga besar Hendra pun sangat dekat dan sangat menyukai yang ada pada diri Lastri ini. Wanita rumahan yang nurut apa yang Hendra ucapkan.

Sesampainya ditempat kerja mereka berdua pun berjalan dengan terburu-buru. Melewati area parkir yang masih terlihat sepi. Dengan penampilan yang sangat modis dan fresh hari ini Winda terlihat makin cantik penuh pesona.

Hendra pun pagi ini penampilannya tidak kalah menariknya dengan Winda. Mereka berdua pun pasangan yang sangat serasi namun sayang mereka berdua sudah mempunyai pasangan masing-masing.

Winda pun tidak mau ada teman kerja yang lainnya, yang melihat mereka berangkat kerja berduaan. "Hendra, ini bikin kesal saja. Udah rapi aku mau berangkat kerja malah kerumah akhirnya mereka berdua pun jadi khilaf". Batin Winda dengan nada kesal.

Didalam kantor yang masih sepi yang terlihat hanyalah ada beberapa karyawan kebersihan yang sedang mengepel lantai di kantor. Mereka pun memulai pekerjaannya dipagi hari sebelum karyawan yang lainnya pada berdatangan.

Winda.... sampai kekantornya pun tidak kalah lebih pagi dengan karyawan kebersihan tersebut. Pekerjaan dihari Jumat yang belum dikerjakan. Hanya berada ditumpukan meja kerjanya tanpa ada yang berani untuk menyentuh mengerjakannya.

Demikian pula dengan Hendra, memulai pekerjaannya lebih pagi dari sebelumnya. Karena Hendra dan Winda, mereka sama tidak masuk pada hari Jumat. Semakin mereka kompak dan harmonis hubungannya. Perselingkuhan mereka pun semakin tercium dengan sangat jelas dan nyata.

Sesibuk-sibuknya Hendra dalam mengerjakan pekerjaannya, ia tidak lupa minum kopi pahit kental, minuman favoritnya yang wajib untuk diminumnya .Ia pun segera bergegas menuju pantry kantor untuk membuatnya sendiri. Namun sebelum memasuki pantry terlihat ada wanita cantik yang sibuk mencari gelas kesayangannya itu. Dengan mengenakan rok mini yang ketat sehingga terlihat jelas lekuk tubuhnya itu. Winda pun berjongkok mencari gelasnya dibawah rak laci pantry.

Hendra pun tidak ingin bangkit pergi meninggalkannya. Ia pun sengaja mengabadikan momen lucu itu dengan membuka handphone miliknya dan memutar video. Winda tak menyadari kalau pacar gelapnya itu tengah memvideokan dirinya itu.

Hendra pun memeluk tubuh Winda dari belakang dan mencium wangi rambutnya yang khas. Ia pun kaget dan menginjak kaki Hendra dari belakang.

"Auh... Sakit Win... ". Ucap Hendra Kepada Winda. Suara Hendra pun membuat rekan kerja yang lainnya mencari sumber suara tersebut berada dimana.

"Hemm...hemmm... Woi masih pagi kali..." Ucap Rianti dan Tika dengan nada kompak ditujukan untuk Winda dan Hendra.

"Sorry, Ndra. Gue gak sengaja nginjek kaki loe dari belakang". Ujar Winda ke Hendra.

Membuat Tika dan Rianti berlarian menuju pantry mencari tau ada siapa yang teriak masih pagi begini.

Wulan pun mulai bercerita kepada Rianti dan Tika bahwa dirinya bertemu di Bandung dengan Hendra dan Winda.

"Tika...kemaren gue liburan ke Bandung ketemu dengan Hendra dan Winda lho". Ucap Winda kepada Tika dengan mulai obrolan.

"Tuh kan benar mereka berdua punya hubungan khusus, wong Rianti liat mereka berdua keluar dari gudang belakang kok". Balas Tika Kepada Wulan dengan nada sok tau

"Sudahlah Tika, Kalau sudah tau kamu diam saja ya. Aku juga sudah tau cuma bisa diam kan itu bukan urusan kita juga ya". Ucap Rianti.

"Tapi gue kaget banget, Winda lho. Suaminya kurang apa coba ganteng dan tajir juga". Balas Tika.

Sepulangnya dari kantornya, Hendra pun menemani Winda dirumahnya. Ia yang pulang lebih dulu sudah tertidur pulas. Sesampai dirumahnya. Hendra pun mengajaknya untuk memadu kasih melakukan hubungan terlarang itu.

"Kan tadi pagi sudah, sayang. Masa masih kurang saja sih". Ucap Winda kepada Hendra dengan nada penolakan secara halus.

Namun bukan Hendra namanya kalau menyerah begitu saja, Ia tidak akan berhenti merayu pacarnya itu sampai kemauannya dituruti.

Suami Winda yang bernama Johan pun selalu dinas keluar kota sehingga hal itu membuatnya kesepian dirumah. Tapi semenjak dirumahnya ada yang menemani, Winda penuh kembali bersemangat dan tidak kesepian lagi.

"Sayang, suami kamu kalau lagi dinas keluar kota tidak pernah mengabari kamu ya". Ucap Hendra kepada Winda dengan nada kepo.

"Iya seperti itulah suamiku kalau sudah kerja suka lupa waktu. Dari dulu aku selalu kesepian sudah 8 tahun sepulang dari kantor aku langsung tidur terkadang membosankan hidup seperti ini. Tapi sejak aku dekat kamu, berbeda penuh warna dan selalu bersemangat hidupku ini". Balas Winda dengan sorot mata penuh cinta kepada Hendra.

Bau keringet pada tubuh Winda yang masih menempel tak membuat Hendra menjauhinya. Bahkan ia semakin mendekatinya dan mencoba merayunya lagi agar dapat memadu kasih kembali dengan wanita yang ia cintai itu.

Tak terasa sudah jam 11 malam. Malam ini Hendra sudah tertidur pulas disamping kekasihnya itu. Hendra pun tersentak, Ia mengecek handphone sudah ada 5x istrinya Lastri menghubunginya namun dia hanya membalas melalui pesan whattapp.

"Maaf ya ma, Hp papa tadi lagi di charger. Aku ada lembur dikantor. Ini papa mau pulang dulu ya". Balas Hendra kepada Lastri dengan berbohong.

Dia pun pulang dengan terburu-buru dengan berpamitan mencium kekasihnya gelap ini. Selama suami Winda masih diluar kota. Pagi dan Malam hari Hendra akan selalu datang kerumahnya untuk memadu kasih

"Sayang, aku pamit pulang dulu ya, besok pagi aku kesini lagi untuk jemput kekantor. Kita berangkat bareng lagi ya". Ujar Hendra kepada Winda yang masih mengantuk.

"Iya sayang, kamu hati-hati dijalan setelah kamu bercinta denganku. Ingat janji kamu tak akan bercinta dengan wanita lain termasuk istri kamu". Balas Winda dengan penuh cemburu".

Dia menjadi pacarnya saat ini. Ibaratnya bagaikan Gayung bersambut. Dari dulu sebelum Hendra menikah dengan Sulastri. Dia sudah menaruh hati dan mengaguminya namun sayang Winda sudah memiliki pacar yang levelnya jatuh diatasnya.

Winda wanita yang cantik, cerdas, seksi dan menjadi primadona diantara teman kerjanya yang lain. Namun sekarang wanita itu selalu berada disisinya dan takut kehilangan dirinya.

1
Nawa Liya
maaf ya ceritanya bikin aku mual... sampai di sini aja bacanya
Nukhbatul: Terima kasih atas masukannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!