NovelToon NovelToon
Lamaran Yang Bukan Untukku

Lamaran Yang Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami / Konglomerat berpura-pura miskin / Balas Dendam
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sefin Eka Ramana Putri

Tujuh tahun Cynthia Dewi mencintai YB dengan seluruh hatinya. Namun di hari yang seharusnya menjadi bahagia bagi mereka berdua, YB justru melamar Karen — wanita yang selama ini selalu ia anggap adik. Cynthia melihat semuanya dengan mata kepalanya sendiri, dan hatinya hancur seketika. Di saat ia merasa sudah tak memiliki siapa pun, Aloy datang menolongnya. Ia bukan hanya teman lama, tetapi juga sosok yang menyimpan rahasia besar dari masa lalu Cynthia. Mampukah Cynthia membuktikan jati dirinya, membalaskan dendam, dan menemukan cinta sejatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sefin Eka Ramana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Antara Keraguan dan Perasaan yang Tumbuh

Cynthia berdiri terpaku di depan gerbang kantornya, pikirannya masih berkecamuk hebat mendengar pengakuan atasannya tadi. Nama Aldy Reynaldi. Sekadar menyebut nama itu saja, seketika membuat seluruh pimpinan tertinggi di tempat kerjanya tampak begitu hormat dan segan. Padahal selama ini yang ia kenal hanyalah sosok pria sederhana, menunggangi sepeda motor tua, berpakaian biasa, dan selalu tersenyum ceria tanpa beban.

"Siapa sebenarnya dirimu, Aloy..." gumamnya lirih, menatap ke arah seberang jalan tempat pria itu berdiri menunggunya seperti biasa.

Sore itu, senyum hangat itu kembali menyambutnya. Aloy berdiri santai di samping sepeda motornya, namun kini di mata Cynthia, sosok pria itu tampak berbeda. Tersirat wibawa yang begitu besar, meski tersembunyi di balik kesederhanaan penampilannya.

"Ada yang sedang kau pikirkan?" tanya Aloy lembut begitu Cynthia berdiri di hadapannya. Ia seakan mampu membaca kegelisahan yang menyelimuti hati wanita itu.

Cynthia menarik napas panjang, menatap lurus ke dalam manik mata teduh itu. "Aloy... katakan padaku. Apakah nama keluargamu begitu terpandang hingga seluruh pimpinan di kantorku seketika merasa segan saat mendengar namamu?"

Senyum di wajah Aloy perlahan luntur. Ia menatap wanita itu lekat, seakan mempertimbangkan setiap kata yang hendak terucap. Namun akhirnya, ia menghela napas pelan dan tersenyum kembali, kali ini dengan sedikit kesedihan yang tersembunyi di balik tatapannya.

"Benar," jawabnya tenang, tak lagi menyangkal. "Keluargaku memang terpandang dan memiliki pengaruh yang cukup besar. Namun percayalah, Cynthia... semua itu bukanlah yang membuatku menjadi dirimu selama ini kenal. Aku menyembunyikan semuanya bukan untuk menipumu. Aku hanya ingin seseorang mencintaiku apa adanya, bukan karena harta atau namaku."

Hati Cynthia bergetar hebat. Kata-kata itu begitu tulus terucap, membuat segala keraguannya seketika runtuh.

"Lalu mengapa kau memilihku?" tanyanya pelan, air mata mulai menggenang di pelupuk matanya. "Aku bukan siapa-siapa. Aku hanyalah wanita yang baru saja dikhianati dan dibuang oleh orang yang dicintainya. Aku tak pantas berdiri di sisimu."

Mendengar itu, Aloy segera meraih kedua bahu wanita itu, menatapnya dalam dengan tatapan yang begitu sungguh-sungguh.

"Jangan pernah merendahkan dirimu begitu, Cynthia," ucapnya tegas namun lembut. "Justru karena kau tulus, sabar, dan tetap baik hati meski hatimu terluka... itulah alasan hatiku memilihmu. Kau jauh lebih berharga daripada semua harta dan nama besar yang kumiliki. Percayalah padaku."

Cynthia terdiam, air matanya akhirnya jatuh membasahi pipi. Di saat semua orang menilainya tak sepadan dan rendah... justru pria yang jauh lebih mulia dan berkuasa dari mereka semua lah yang berdiri di hadapannya dan berkata bahwa dirinya berharga.

"Aku percaya padamu, Aloy..." isaknya pelan, menunduk dalam. "Namun... aku takut. Aku takut jika jati dirimu diketahui semua orang, aku tak akan mampu berdiri setara di sisimu."

Aloy tersenyum lembut, tangannya terulur mengusap puncak kepala wanita itu dengan penuh kasih sayang.

"Maka biarkan aku yang berdiri di sisimu dan menyejajarkan langkah kita. Kau tak perlu berubah. Tetaplah menjadi dirimu yang tulus. Sisanya... biar aku yang menanggung semuanya."

Kalimat itu begitu menenangkan, seketika meluruhkan segala kecemasan di hati Cynthia. Ia mengangguk perlahan, membiarkan dirinya sepenuhnya percaya pada pria itu.

Namun di kejauhan, di balik jendela kendaraan mewah yang terparkir tak jauh dari sana, YB melihat semuanya. Melihat bagaimana pria sederhana itu memegang bahu Cynthia dengan begitu hormat dan penuh kasih sayang. Melihat bagaimana Cynthia tampak tenang dan terlindungi di dekat pria itu. Dan yang paling membuat hatinya tak tenang... adalah melihat tatapan pria itu. Tatapan yang begitu berwibawa, seakan-akan pria itu bukanlah orang sembarangan.

Sesampainya di rumah, Cynthia masih tak kuasa menenangkan pikirannya. Namun seketika, suara Karen terdengar dari ruang tamu, berbicara dengan nada kesal kepada Ibu.

"Cynthia pasti berhubungan dengan pria yang tidak jelas asal-usulnya itu! Kalau sampai nama baik keluarga tercemar, bagaimana? YB saja sudah marah besar!"

Cynthia melangkah masuk perlahan, menatap adiknya itu dengan tenang. "Pria itu jauh lebih mulia dan terhormat daripada siapa pun yang kau kenal, Karen. Kau belum tahu siapa sebenarnya dia."

Karen hendak membalas, namun Cynthia sudah melangkah masuk ke kamarnya dan menutup pintu. Di dalam sana, di tengah keheningan, Cynthia menyadari satu hal. Segala keraguannya perlahan sirna. Yang tersisa hanyalah perasaan yang semakin kuat dan nyata. Bahwa ia telah jatuh cinta pada pria yang menyembunyikan kemuliaannya demi mencari ketulusan hati. Dan perjalanan panjang untuk membuktikan bahwa mereka layak bersatu... baru saja benar-benar dimulai.

1
Sefin Eka Ramana Putri
Luar biasa! Alur cerita yang terus berkembang dan penuh kejutan. Saya sangat terkesan dengan bagaimana penulis menggambarkan perasaan masing-masing karakter — rasa sakit, rindu, dendam, dan cinta tulus yang tak pernah padam. Cynthia adalah wanita yang sangat kuat, dan Aloy adalah bukti bahwa pria baik hati memang ada. Bagaimana dengan kalian? Bagian mana yang paling membuat kalian tak sabar menanti kelanjutan ceritanya? Yuk bagikan pendapatmu di kolom komentar! 👇✨
pineapple
semangat kak, kalo berkenan ku tunggu kunjungan nya hehe
Sefin Eka Ramana Putri: ok kak. siap. terima kasih sudah mampir. ntar saya balik berkunjung ke novel kak ya..😊🙏
total 1 replies
Dini
jangan lupa mampir dan komentar di karyaku #Tanah_Luka_dan_Persahabatan
Sefin Eka Ramana Putri: ok kak. siap
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!