NovelToon NovelToon
Suamiku Menikahiku Demi Kebebasan Cinta Pertamanya

Suamiku Menikahiku Demi Kebebasan Cinta Pertamanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Romansa / Penyesalan Suami
Popularitas:31.1k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Sambil membawa surat hasil pemeriksaan kehamilannya, Kinan berlari menuju ruangan suaminya. Dia tidak sabar menyampaikan pada suaminya kalau dia hamil. Tapi saat akan membuka pintu,
"Bima, istriku mengantarkan istrimu ke rumah sakit. Katanya ke dokter kandungan, mungkin Kinan hamil. Lantas bagaimana dengan Agnes?"

"Bagaimana apanya? tiga tahun ini baik-baik saja kan? tinggal 2 tahun lagi, Agnes tidak perlu lagi sembunyi di luar negeri!"

Deg

Mata Kinan memerah, wanita yang telah menabrak ibunya hingga tewas. Dan mendapatkan hukuman selama lima tahun di penjara, bagaimana bisa berada di luar negeri?

"Kamu keterlaluan, kalau sampai Kinan mengetahuinya. Dia akan sangat marah padamu! jangan bawa-bawa aku ya, Bella itu sahabat baik Kinan. Kalau dia tahu, habislah aku!"

Hati Kinan hancur mendengar suaminya malah tertawa.
"Dia tidak akan tahu, kalaupun tahu dia bisa apa? Kinan sudah tidak punya siapa-siapa selain aku. Satu kata dariku, dia akan patuh!"

'Tega kamu mas' batin Kinan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Zayn tampak begitu senang, dia terus tersenyum dan memangku putri kecilnya, ketika Bella sudah mengijinkan dia pulang ke rumah.

Ya, memang Zayn salah. Tapi setidaknya dia sudah memberikan informasi yang cukup berguna untuk kasus yang akan kembali di buka oleh Kinan.

Tapi melihat istrinya membawa tas dengan Kinan turun dari tangga lantai dua rumahnya. Zayn tampak khawatir.

"Kalian hanya akan pergi berdua?" tanya Zayn.

"Tidak, dengan pengacara Gustaf dan asistennya!" jawab Bella.

"Tapi..."

"Kamu tidak usah ikut, jaga Sasha di rumah. Aku beri kesempatan untukmu mengurus Sasha di rumah. Gunakan dengan baik. Aku dan Kinan akan pergi ke Dubai. Aku dengar disana banyak saudagar minyak yang kaya raya!"

Wajah Zayn langsung panik, dia memang beberapa kali melakukan perjalanan bisnis ke negara itu. Dan memang seperti yang dikatakan Bella. Di negara itu banyak sekali saudagar kaya raya, baik itu pengusaha minyak, pengusaha berlian dan batu permata apapun, semua berpusat disana. Makin was-was Zayn akhirnya.

Istrinya itu cantik, bahkan sangat cantik. Pintar, dari keluarga terpandang. Bagaimana kalau sampai Bella benar-benar terpikat pada salah satu saudagar kaya itu.

"Kinan, kamu bisa ingatkan Bella kan? katakan padanya kalau sampai melirik saudagar kaya disana. Ada anak dan suaminya yang menunggu di rumah!"

Ucapan itu terdengar memelas. Untung Sasha tidak paham. Kalau tidak, mungkin dia akan ikut nyeletuk bertanya ayahnya kenapa?

Kinan membawa tawa, sementara Bella memutar bola matanya malas. Kalau memang mau berkhianat, dia sudah lakukan dari dulu.

"Sudahlah! urus saja Sasha dengan baik!"

"Ibu, Ibu angkat, cepatlah kembali!" kata Sasha yang bahkan masih berada di pangkuan ayahnya.

"Tenang saja, ibu akan cepat kembali. Sasha harus makan yang banyak dan tidur tepat waktu ya, kalau ayah begadang. Telepon ibu!"

Sasha melayangkan jempolnya di depan wajahnya.

"Siap ibu!"

Zayn mengantarkan istrinya sampai ke mobil. Sasha dia serahkan pada pengasuh, karena sudah waktunya mandi sore.

"Sayang, cepatlah kembali setelah urusanmu beres ya"

"Iya, kamu tenang saja. Jaga Sasha dengan baik, awas kalau kamu kasih tahu pria brengsekk itu!"

"Aku bersumpah, aku tidak akan memberitahunya!" kata Zayn sambil mengangkat ketiga hatinya di samping kepalanya.

Bella mengangguk lalu menutup pintu mobilnya. Sementara Kinan sudah berada di dalam mobil. Mereka akan bertemu dengan paman Gustaf dan asistennya Rudi nanti di bandara.

Sementara itu, di kantornya. Bima masih sibuk dengan banyak dokumen di atas meja. Dua hari Kinan berada di rumah sakit, sebenarnya dia beberapa kali datang kesana untuk tahu seperti apa dan bagaimana kondisi Kinan. Tapi anak buah ayahnya Bella selalu tidak mengijinkannya untuk membesuk Kinan. Bahkan dokter yang merawat Kinan, tidak diperbolehkan memberitahu apapun kabar tengah kondisi Kinan pada Bima. Semua itu atas permintaan Bella yang minta bantuan kepala rumah sakit.

Bima sebenarnya bisa saja menghentikan semua penjagaan Bella itu. Tapi, dia masih tahu kalau itu rumah sakit. Dan dia memang ingin Kinan pulih.

Begitu mendengar Kinan pulang, dia baru pergi ke perusahaan dan mengurus dokumen yang terbengkalai di atas meja kerjanya selama dua hari.

"Tuan, nanti jam 5 sore meeting terakhir dengan Duta Global!" kata Leo sambil merapikan dokumen yang sudah selesai di tandatangani oleh Bima.

"Atur saja!"

"Tiket sudah dipesan jam 10 malam, tuan bisa berangkat dari perusahaan jam 9! hadiah untuk nona Agnes juga sudah disiapkan. Betrand akan menjemput tuan di bandara Dubai, hadiahnya juga sudah bersama dengannya!"

"Ya, atur saja!"

Leo terdiam beberapa saat. Biasanya tuannya akan bertanya apa hadiah yang akan diberikan untuk Agnes. Kalau kurang mahal, biasanya tuannya akan minta untuk membeli barang lagi. Kali ini, kenapa terlihat begitu acuh.

"Tuan mau makan malam setelah meeting atau mau saya pesankan..."

"Nanti saja, aku makan di pesawat saja! berikan lagi laporan yang sudah diselesaikan! aku akan tanda tangani semuanya sebelum berangkat malam ini!"

"Baik tuan!"

Leo pun segera pergi. Tuannya sepertinya memang sedang banyak pikiran akhir-akhir ini.

Begitu Leo keluar dari ruangan Bima. Ponsel Bima berdering.

Bima menatap layar ponselnya beberapa saat. Pria itu menghela nafas panjang. Sebelum dia menerima panggilan itu.

"Halo..."

[Bima, kamu besok akan datang kan? aku sudah siapkan makan malam romantis di villa. Hanya kita berdua, seperti biasanya]

Bima memijat keningnya yang kembali berdenyut.

"Ya, aku akan datang besok. Aku sudah janji padamu!"

[Akhir-akhir ini, apa perusahaan mengalami masalah? beberapa waktu ini kamu sulit dihubungi, aku khawatir Bima]

Bima paham, yang dimaksud oleh Agnes adalah dua hari ini dia memang sama sekali tidak menghubungi Agnes. Bima bahkan mematikan ponselnya. Dan menyerahkan semua urusan perusahaan pada Leo.

"Aku sedang banyak pekerjaan, perusahaan dapat tender baru dan meeting dalam sehari itu bisa sampai malam"

[Kamu memang pekerja keras, tapi jangan abaikan kesehatanmu. Jangan sampai telat makan. Seandainya aku ada di dekatmu, aku akan antarkan makanan untukmu setiap hari. Saat kamu lelah, aku akan memijat punggung mu, seperti tiga tahun yang lalu...]

"Agnes, aku masih ada meeting sebentar lagi. Aku tutup dulu ya, jangan khawatirkan apapun. Besok, aku pasti akan datang!"

[Baiklah, aku menunggu mu. Aku sangat merindukanmu, Bima]

"Hemmm"

Bima menutup panggilan telepon itu. Lalu meletakkan ponselnya di atas meja. Bima menyandarkan kepalanya di sandaran kursi. Kepalanya sudah mulai terasa sakit, banyak pikiran, dan pola makan juga istirahat tidak teratur.

Sedangkan beberapa jam kemudian, setelah melalui 10 jam perjalanan hingga larut malam. Kinan dan Bella sampai di Dubai. Pengacara Gustaf dan Rudi sudah berada di hotel, mereka yang mengurus semuanya. Sedangkan Bella, dia gemas sekali. Dia sudah tidak sabar untuk tahu dimana lokasi villa tempat tinggal Agnes selama tiga tahun ini.

Dengan mobil sewaan mereka. Bella mengemudi ke alamat yang ditemukan oleh Paman Gustaf. Dan begitu mereka berhenti tepat di depan villa, Bella memukul setir kemudinya.

Duk

"Dasar pria brengsekk! lihat villa ini! apa pantas pembunuhh itu tinggal di sini?"

Bella marah sekali, dia sangat emosi. Villa itu benar-benar mewah. Sangat mewah bahkan, ada dua lantai dengan taman yang begitu indah. Bahkan ada pohon yang harganya mahal sekali di depan rumah. Dan dengar-dengar di dalamnya ada kolam renang pribadi, tempat gym pribadi, bahkan lapangan tenis pribadi.

'Kamu sungguh memanjakan pembunuhh ibuku. Kamu benar-benar hebat, Bima!' lirih Kinan dalam hatinya.

Bahan bakar kebenciannya sungguh bertambah. Seharusnya pembunuhh ibunya tinggal di jeruji besi. Menjalani hidup dengan instrospeksi diri. Tapi kenyataannya, bahkan tinggal di tempat yang fasilitasnya serba nyaman dan mewah seperti ini.

'Ini tidak adil, Bima. Ini tidak adil!' lirih Kinan lagi.

***

Bersambung...

1
J
knpa lama2 skali updatenya, jadi gk seru bacanya
falea sezi
bosen thor muter doank😓
Adinda
seret juga bima kepenjara sekalian biar tau rasa
Nurlaila Hidayah
percepat napa thor sidang cerai sama sidang kasus pmbunuhan'a biar ga bertele2 jga, lma2 bisa pda bosan baca'a krna msih jln di t4
mimief
dia yg berhutang nyawa,kenapa aku yg harus membayar. laki laki sialan..kalau lu yg punya utang nyawa...nyawa lu aja yg di tarohin,jgn orang lain
mimief
ternyata bawa dia ada gunanya 🫣🤣🤣. orang ga tau malu mesti ketemu orang yg ga bisa nahan mulut nya 🤣🤣. biar berasa malunya
yula
💪💪💪💪💪thor
gaby
Sumpah lama2 bosen bacanya, padahal jalan ceritanya seru. Tp muter2 doang, dah bab 38 tp msh jalan di tempat. Mana upnya jarang2. Kalo mau bikin crita yg muter2, minimal upnya 2× sehari. Kalo kaya gini yg ada bikin yg mbaca bosen, lalu nabung bab. Ujung2nya pada lupa kalo lg nabung bab. Aq pamit thor, nanti aja bacanya kalo dah tamat
Dokkan Battle: asli cerita Klise
total 1 replies
Siti Zaid
Author lanjut..ditunggu terus lanjutan cerita nya...🤭
Allea
ahh kesel lah bacanya tgu tamat dulu
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
tinggal lihat aja nek apa yang akan terjadi pada Bima 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ada² Viona 🤣
falea sezi
males klo balik🤣🤣najis kali bekas jalang
Siti Zaid
Bima ternyata bukan hanya buta hati..tapi matanya juga buta kali ya...Agnes si wanita ular pura2 baik hanya didepan Bima..hatinya sangat jahat😠
merry
nek jgn dbyrr usir ajj trs laporin ke polisi ud ada bukti,, knp hrs byr itu duit cucu bodoh mu tak nafkah cucu mantu mu di mkn sm ular busuk itu ud gk tau brp M M,, tu rumh miliar blm lg barang yg lain,, klo aku jdi nenek aku usir lngsng tnp bw baju aksesoris sedikit pun nek,,, cm bju yg nempel di bdn y ajj,,, tuntut kasus pembunuhan dan pemerasan nek,, trs viralkan biar cwo lain gk kena mangsa ya lgh 🤭🤭🤭setelah lahir Kinan kbur aj nan bw ank mu jgn peduliin nenek y Bima
merry
gk ush byr x nek justru pelakor itu hrs balikin uang gak Kinan dan usir dr aptermn yg dibeliin bima
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kok aq gedek ya sama nenek, kayak sebelas dua belas sama Bima dia😡
Moreno
Hahahah pantesan Bima egois dan bodoh, ternyata keluarganya juga sama. Kirain Nenek Ningsih agak waras 😅
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kenapa mesti bayar Agnes agar mau dipenjara, mending miskinkan aja Bima atau penjara kan saja Bima nek 🙄
Dokkan Battle
bunuh si tua bangka Ningsih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!