NovelToon NovelToon
Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ikri Sa'ati

Mati karena diabaikan oleh keluarganya, mati karena diabaikan bahkan dikhianati oleh sang suami, lelaki yang paling dicintai, mati akibat fitnah, kebusukan dan kelicikan saudara tiri dan ibu tirinya.
Mati sebagai orang hukuman yang benar-benar hina, mati di ujung pedang tajam sang algojo.
Tapi...
Dia punya kesempatan kedua untuk hidup, punya kesempatan untuk mengubah takdir buruknya di masa lalu.
Maka kesempatan kedua itu dia manfaatkan sebaik-baiknya untuk membalas dendam terhadap semua orang yang telah membuatnya hancur dan sakit hati....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikri Sa'ati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8. Tahap Pemurnian dan Pembukaan telah Berhasil

Sementara itu di sebuah paviliun kecil dan sederhana, agak jauh di kediaman megah Jenderal Besar Ling Guojin. Paviliun milik Nona Muda Ling Qingxue.

Tampak gadis yang masih buruk rupa --karena racun yang dia idap-- itu sudah sibuk dengan pekerjaannya membuat obat, sesuai anjuran sistem.

Ling Qingxue segera mengeluarkan bahan-bahan ramuan yang akan diramu menjadi Pil Pemurnian dan Pembukaan. Akar Rumput Mutiara Ungu, Serbuk Melati Merah, Anggrek Tebing Es, Buah Inti Api Naga, semuanya sudah lengkap.

Setelah menyiapkan semua itu, dia menyalakan tungku, memasukkan semua bahan ke dalam tungku. Tidak lama kemudian, Ling Qingxue sudah asyik meracik pil, sesuai tuntunan sistem.

Sekitar beberapa jam kemudian, aroma herbal yang kental dan tajam sudah menyeruak memenuhi ruang belakang yang tidak terlalu luas itu. Bahan-bahan herbal tadi kini berubah menjadi pasta yang kental berwarna coklat kemerahan.

Namun Ling Qingxue belum berhenti. Dengan telaten, mengikuti arahan sistem, dia membentuk pasta itu berbentuk bulat. Hingga tak lama bulatan itu mengecil sebesar gundu.

Tak lama berselang, akhirnya jadilah Pil Pemurnian dan Pembukaan.

Criiing...!

Seketika terdengar bunyi semacam notifikasi yang hanya didengar oleh Ling Qingxue. Menyusul setelah itu suara mekanis sistem yang datar.

[Selamat, Ling Shao jie, Anda telah berhasil membuat Pil Pemurnian dan Pembukaan dengan sempurna.]

Ling Qingxue sempat tercenung sejenak, tidak percaya jika dia berhasil membuat pil, yang mana sebelumnya belum pernah dia lakukan. Tapi sejurus kemudian seulas senyum lebar tersungging di bibirnya yang pecah-pecah.

Setelah itu, tanpa ragu, Ling Qingxue langsung meminum pil itu --sesuai perintah sistem--, dengan sekali telan. Pil itu terasa pahit dan pekat ketika melewati tenggorokannya.

Kemudian Ling Qingxue segera duduk bersila, hendak memulai bersemedi. Namun sistem menganjurkannya untuk menanggalkan semua pakaiannya sebelum melakukan penyembuhan dan pembukaan meridian.

Awalnya Ling Qingxue sedikit ragu dengan anjuran sistem. Lebih tepatnya dia merasa malu.

Namun begitu sistem menjelaskan bahwa hal itu demi kelancaran proses penyembuhan, terutama pembukaan meridian yang terkunci. Akhirnya Ling Qingxue mengikuti anjuran sistem. Lagipula tidak ada yang akan datang ke gubuknya ini selain pelayan setianya sendiri.

Ling Qingxue menanggalkan seluruh pakaiannya dengan perlahan. Makan tampaklah tubuh kurusnya yang berkulit pucat dan kering. Dihiasi oleh bekas-bekas luka seperti korengan yang sudah mengering. Bahkan masih ada yang masih setengah kering.

Begitu tak ada sehelai kain lagi yang melekat di tubuhnya, Ling Qingxue segera melakukan semedi, mengikuti anjuran yang dituntunkan oleh sistem.

Beberapa saat setelah tenggelam dalam semedi, Ling Qingxue mulai merasakan hangat di dalam tubuhnya. Lama kelamaan rasa hangat itu berubah menjadi panas yang sangat, laksana api yang hendak membakar sekujur tubuh dan seluruh persendian tulangnya. Membuat sekujur tubuh gadis itu gemetar cukup hebat.

Ling Qingxue mencengkeram kedua lututnya dengan kuat, menahan rasa panas dan sakit yang begitu menyiksa. Seketika seluruh ototnya menegang, napasnya menjadi tidak teratur.

Sedangkan luka seperti korengan yang masih belum kering, kini langsung kering dan berangsur sembuh. Tapi masih menyisakan bekas luka warna coklat kehitaman.

Sungguh ajaib.

Gadis buruk rupa itu benar-benar tenggelam dalam ketersiksaan yang amat sangat. Rupanya racun mengerikan itu sudah mengendap lama di dalam tubuhnya.

Rasa panas itu semakin menggila dirasakan. Dan Ling Qingxue harus menahan ketersiksaan sedemikian rupa selama satu jam. Hingga....

Uhukh... uhukh....!

Hoooeekh!

Seketika Ling Qingxue terbatuk dua kali cukup keras. Lalu seteguk cairan kental yang naik cepat ke tenggorokannya langsung dimuntahkan begitu saja, dan terjatuh di lantai depan tempat tidurnya.

Cairan itu seperti darah yang mengental berwarna merah kehitaman dan berbau busuk. Itulah racun yang selama bertahun-tahun mengendap di dalam tubuhnya, sehingga mengakibatkan dia sakit-sakitan.

Napasnya sempat tersengal-sengal beberapa saat. Namun hal itu tidak berlangsung lama, napasnya kembali normal, dan sekujur tubuhnya terasa ringan dan nyaman. Terutama rasa panas bagai bara api tidak lagi dia rasakan.

[Selamat, Ling Shao jie, pemurnian tubuh Anda berhasil dengan baik, racun di dalam tubuh Anda benar-benar bersih. Sekarang, Anda tidak lagi mengidap racun ganda itu]

Ling Qingxue menyeka keringat yang tiba-tiba membasahi dahinya seraya menatap seteguk darah kotor itu, racun yang telah diberikan oleh Ling Yaofei dan ibu tirinya selama bertahun-tahun.

Melihat darah kotor yang busuk itu, mengingat perlakuan dua wanita ular itu, membuat hati Ling Qingxue dipenuhi rasa benci dan dendam yang membara.

Suatu saat dia akan membalas semua perbuatan kedua wanita ular itu. Tunggu saja!

★☆★☆

Sejurus kemudian Ling Qingxue kembali fokus dalam semedi, perintah dari sistem untuk melaksanakan tahap berikut, tahap pembukaan meridian.

Beberapa saat setelah Ling Qingxue tenggelam dalam semedi, seketika sekujur tubuhnya diselubungi sinar bening warna kuning.

Sementara di dalam tubuhnya, dia merasa seperti ada yang retak di suatu ruang terkunci di dalam tubuh. Retakan itu semakin menjalar luas dan cepat.

Hingga akhirnya suatu ledakan meridian terjadi di dalam tubuhnya, membuat tubuh luarnya sedikit terguncang. Tapi dia tidak merasakan sakit atau panas atau apapun yang menyakitkan.

Sementara di dalam tubuhnya, setelah ledakan dahsyat itu terjadi, seketika gelombang energi spiritual seperti terlepas dari suatu ruang yang terkunci, lalu gelombang energi Qi itu langsung menyebar ke sekujur tubuhnya, menguatkan seluruh organ dalamnya, mengokohkan seluruh tulang dan persendiannya, melancarkan peredaran darahnya.

Sedangkan di luar tubuhnya, sinar bening warna kuning masih saja membungkus sekujur tubuhnya. Bahkan kini sinar lembut itu semakin terang.

Tampak uap tipis warna merah kehitaman keluar dari lubang pori-pori, baik di kepala maupun di tubuhnya. Uap itu terbang ke udara, lalu hilang tanpa jejak.

Sedangkan semua bekas luka bagai korengan yang begitu banyak di tubuhnya, seketika luruh begitu saja. Lalu semua bekas luka yang luruh itu hancur menjadi serpihan, lalu lenyap tanpa bekas.

Keajaiban masih terjadi di luar tubuhnya....

Uap merah kehitaman yang keluar dari pori-porinya seketika berhenti. Kini sekujur tubuhnya diselubungi uap tipis bagai asap warna putih.

Beberapa saat hal itu berlangsung. Setelah itu perubahan drastis terjadi begitu uap tipis itu sirna. Seluruh permukaan kulitnya tampak begitu putih dan halus bagai porselin. Tampak segar dan cemerlang. Tidak lagi seperti sebelumnya yang pucat, buruk, dan kering tidak segar.

Sementara di dalam tubuhnya, gelombang energi spiritual tadi sudah melaksanakan tugasnya dengan baik dan sempurna. Kini energi Qi itu mendekam di pusat energi di dalam tubuhnya.

Akhirnya, setelah menghabiskan waktu satu jam, proses pembukaan telah berakhir. Sinar bening warna kuning yang tadi membungkus suruh tubuhnya, seketika meresap lalu hilang seolah merasuk ke dalam tubuhnya.

Menyusul setelah itu suara mekanis sistem yang datar kembali terdengar dalam benaknya.

[Selamat, Ling Shao jie, proses pembukaan meridian telah berhasil dengan sempurna. Meridian Anda sudah terbuka dan energi spiritual Anda sudah aktif. Kini energi itu tersimpan di pusat energi Qi Anda.

Selamat, Ling Shao jie, Anda mendapatkan hadiah berupa kecantikan yang sempurna dan kecerdasan tingkat tinggi.]

Mendengar suara sistem barusan, rasa penasaran langsung menyelubunginya. Tanpa menghiraukan kalau dia masih tanpa busana, Ling Qingxue langsung meraih cermin kaca di atas meja usangnya. Lalu buru-buru melihat wajahnya melalui cermin itu.

Begitu melihat pantulan wajahnya melalui cermin itu, seketika itu juga dia langsung terkejut takjub hingga melebarkan kedua bola matanya.

Betapa tidak?!

Wajahnya begitu cantik laksana kecantikan bidadari. Kulit wajahnya begitu putih dan halus. Bibirnya, dulunya pucat dan retak-retak, kini tampak begitu indah, merah merona dan begitu lembut.

Kemudian Ling Qingxue memperhatikan sekujur tubuhnya. Bukan saja tidak didapati lagi bekas-bekas luka di situ, kulit tubuhnya kini tampak begitu halus. Tidak lagi pucat dan kering, tapi putih tanpa noda.

Rambutnya, yang dulunya kusam dan dekil, kini tampak hitam berkilap, jatuh dan lembut laksana sutra termahal. Menambah pesona kecantikan dirinya.

Dan... sepasang matanya, dulu bersinar redup dan menyorotkan rasa takut dan patuh. Kini sepasang mata itu bersinar tajam, penuh ketegasan dan keberanian, menyembunyikan kekuatan yang amat dahsyat.

"Apa... apakah ini wajah asliku? Apakah ini diriku yang sesungguhnya?" gumam Ling Qingxue masih takjub seolah belum percaya dengan apa yang dia saksikan.

[Benar, Shao jie, itulah kecantikan Anda yang asli, itulah pesona Anda yang sesungguhnya.]

Mendengar ucapan sistem itu, betapa hati Ling Qingxue amat senang tiada tara. Senyumnya langsung merekah dengan indah mempesona yang bercampur dengan rasa harunya.

Pada kehidupannya yang dulu, Ling Qingxue selalu dipaksa memakai riasan yang tebal dan perhiasan yang mencolok. Itu dilakukan oleh Ling Yaofei dan ibunya. Katanya agar membuat dirinya cantik, biar luka di wajahnya tersamarkan.

Alih-alih wajahnya terlihat cantik, malah semakin jelek, menambah buruknya penampilannya.

"Entah bagaimana jika mereka lihat diriku yang sekarang?" gumam Ling Qingxue sambil tersenyum dingin.

Sepasang matanya menyorot tajam dan dingin, penuh rencana balas dendam.

Dengan wajah yang cantik laksana bidadari, dengan kecerdasan yang tak terbatas, dia akan membuat kedua ular betina itu merasakan akibat perbuatan mereka.

Lebih dari pada itu, dia akan membuat Pangeran Mahkota Zheng Liang menyesal telah berkali-kali mengabaikannya.

★☆★☆★

1
kaylla salsabella
yeeeeee akhirnya menang juga qingxue🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker
akhirnya ny yg aq tunggu2 dr jaman dinosaurus akhirnya di lakukan juga ma Ling qingxue ,,

luph byk2 buat km Ling er ,,
Adhie: hehehehe
total 1 replies
kaylla salsabella
yeeeeeeeee terus semangat qingxue
Adhie: semangat... pantang mundur
total 1 replies
kaylla salsabella
ah lagi thor😭😭😭
Adhie: siap....
diusahakan up tiap hari
total 1 replies
Muft Smoker
aaaaa d gantuuung ,,
pgen tak HI'IH tuh guru Bing ,,
awas jgn melongo yx kalo nanti Ling qingxue menang😏😏😏😏😏
Adhie: tentu saja dia bakal tercengang nanti
total 1 replies
Maysa Maysa
kannn bener bener pek ketiplek novel kak Yulianti
kak kalau berkarya jangan jiplak dong😡
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Yulianti Azis: Kakak aja ngeh. Apalagi aku yang penulisnya masih teringat jelas aku nulisnya. Cari idenya sampai lupa makan dan kurang tidur. Tapi enteng banget penulis ini malah nyontek.
total 1 replies
Maysa Maysa
semakin lama aku baca kok ceritanya bener bener mirip kayak punya kak Yulianti Azis ya.
Maysa Maysa
kok tetep mirip karya sebelah
Adhie: terima kasih sudah berkunjung...
total 1 replies
Maysa Maysa
kok alurnya gak asing ya, kek pernah baca
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Yulianti Azis: Alurnya kan emang nyontek punyaku, kak. Yang Guo Mei. "Kesempatan Kedua: Sang Putri." 🤣🤣
total 1 replies
Kustri
lao tian itu apa dewa? 🤔
Adhie: benar, artinya dewa atau dewata yang agung
total 1 replies
Muft Smoker
aduuh knp gx langsung nunjukin Dy sypa siih ,, tutup mulut mereka dg kemampuan mu Ling quexue ,,
Adhie: siap kaka...
total 1 replies
Adi Sudiro
terlalu bertele tele.. bukan seru malah bosen... 🤣🤣🤣🤣
Adhie: siap...
saran dan kritik diterima...
terima kasih
🙏🙏🙏
total 1 replies
kaylla salsabella
qingxue terlalu bertele-tele 🤣🤣
Adhie: biar penasaran kaka... hehehe...
terima kasih selalu mengikuti...
total 1 replies
L
Alur plek ketiplek Kesempatan Kesempatan Kedua; Sang Putri.

Author; Yulianti Aziz.

Dari banyaknya ide di dunia ini, coba deh kamu kreatif, jangan plagiat punya orang, terus kamu modifikasi.

Uang yang didapat gak akan berkah pun hasilnya gak seberapa, apa gak takut ke makan keturunan mu?
kaylla salsabella
lanjut thor
Adhie: siap...
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Yulianti Azis
Kira-kira dong kalau plagiat. Kau pikir gak bakalan ketahuan? Sudah banyak pembaca yang kasih tahu mirip banget alurnya sama novelku yang judulnya "Kesempatan Kedua: Sang Putri"
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Yulianti Azis: Aku udah baca sampek bab 40an. Aku tahu novelku karena aku yang tulis tiap detailnya. Jangan karena diubah beberapa jadi gak tahu, pembacaku aja yang udah baca novelku langsung tahu. Karena mereka yang kasih tahu aku.
total 2 replies
Muft Smoker
baru ujian larii aj ,,
udh pada iri dan heboh ,, gmn nanti kalo Ling quexue nunjukin kekuatan elemen ny ,,
Muft Smoker: waah udh gx sabar liat moment tu kak ,, dtggu2 banget ma aq ,,
total 2 replies
kaylla salsabella
yeeee akhirnya bersama nenek
Adhie: ya, zhu qianlu adalah satu satunya keluarga qingxue yang perduli...
entah nanti jika masih ada keluarga jauh
total 1 replies
Muft Smoker
aq sukaaaa
Muft Smoker: ooo gt kah???
ok klo gitu ,, 🫡🫡😁😁😁
total 6 replies
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
Adhie: lanjuuuut
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!