NovelToon NovelToon
Mereka Pikir Aku Miskin

Mereka Pikir Aku Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:31.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Keira Anindita menyembunyikan identitasnya sebagai pemilik perusahaan besar demi menjaga harga diri Arsen, pria yang pernah menolongnya dan kemudian menjadi suaminya. Selama empat tahun, Keira diam-diam membantu Arsen membangun bisnis dari nol hingga menjadi perusahaan yang disegani.

Namun, kesuksesan membuat keluarga Arsen berubah. Keira yang dulu begitu disayang, kini dianggap perempuan miskin yang tidak pantas mendampingi Arsen.

Puncaknya terjadi dalam sebuah pesta ketika ibu mertuanya memperkenalkan Clarissa sebagai calon istri Arsen. Saat Keira diperlakukan bak pembantu yang melayani para tamu, Arsen hanya diam. Malam itu juga Keira pergi tanpa membawa satu pun harta keluarga Wijaya.

Tak lama kemudian, fondasi perusahaan Arsen mulai runtuh karena Keira melucuti semua dukungan.

Saat Arsen akhirnya mengetahui identitas asli istrinya, penyesalan datang terlambat. Keira telah bertemu Elvano, pria jauh lebih berkuasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Elvano Mahardika

.

Keira sedang duduk di ruang kerjanya dengan beberapa berkas terbuka di atas meja. Sejak kembali ke perusahaan, hampir seluruh waktunya dihabiskan untuk memeriksa berbagai laporan yang selama empat tahun hanya ia pantau dari jauh. Sesekali ia mencatat sesuatu pada dokumen di hadapannya, lalu kembali membaca dengan teliti tanpa sedikit pun terganggu oleh suasana di sekitarnya.

Saat ia masih fokus dengan berkas di tangan nya, pintu ruang kerjanya tiba-tiba terbuka. Daren masuk tanpa mengetuk seperti biasa. Pria itu membawa tablet di tangannya.

“Ada informasi baru, Bos,” lapornya seraya meletakkan tabletnya yang sedang menampilkan sebuah video berita di atas meja Keira.

Keira mengangkat wajah dari berkas yang sedang dibacanya. Dengan ujung jarinya wanita itu membetulkan letak kacamata antiradiasi yang bertengger di atas hidungnya, kemudian mengalihkan pandangan ke layar tablet.

Sebuah berita sedang menampilkan foto Arsen dan Clarissa.

RENCANA PERNIKAHAN ARSEN WIJAYA DAN CLARISSA HALIM AKAN DIGELAR DALAM WAKTU DEKAT.

Keira memperhatikan berita itu beberapa saat. Tidak ada perubahan berarti pada wajahnya. Bahkan ketika pembawa berita menyebut pernikahan tersebut sebagai salah satu acara pernikahan paling bergengsi di kalangan pengusaha muda, Keira hanya tersenyum tipis.

“Dapatkan undangan untuk ke sana,” perintahnya tegas.

Daren mengangkat alis sedikit. “Bos mau datang?”

“Bukankah aku harus memberikan mereka hadiah istimewa?”

Senyum tipis muncul di sudut bibir Keira. Senyum yang membuat Daren seketika merasa bulu kuduknya berdiri. Entah kenapa, wanita itu jika tersenyum malah terlihat mengerikan. Namun ia tidak bertanya lebih jauh.

“Baik, Bos.” Daren mengambil kembali tabletnya, kemudian segera keluar dari ruangan.

Keira kembali menundukkan wajah dan meneruskan pekerjaannya seolah berita tentang pernikahan Arsen sama sekali tidak penting.

Beberapa saat kemudian, tangannya berhenti bergerak. Wanita itu melepas kacamata yang sejak tadi bertengger di hidungnya lalu meletakkannya di atas meja. Setelah itu, Keira memijat pangkal hidungnya yang terasa sedikit pegal. Ia kemudian merentangkan kedua tangan ke atas, meregangkan otot-otot tubuhnya yang kaku setelah berjam-jam duduk di depan meja kerja, lalu menyandarkan tubuhnya pada kursi. Kepalanya menengadah, sementara matanya terpejam sesaat.

“Kalau kamu tidak mau menandatangani surat cerai itu ...” gumamnya pelan, lalu bibirnya melengkung membentuk senyum tipis. “Aku yang akan membuat semuanya lebih mudah.”

Entah rencana apa yang tersembunyi di balik senyum tipisnya.

 

Beberapa hari kemudian, pernikahan mewah antara Arsen Wijaya dan Clarissa Halim benar-benar digelar.

Hotel tempat acara berlangsung dipenuhi kendaraan mewah sejak siang. Para tamu dari kalangan pengusaha dan keluarga terpandang berdatangan silih berganti. Dekorasi mewah menghiasi bagian depan lobi, sementara beberapa fotografer sibuk mengabadikan kedatangan para tamu undangan.

Di tengah keramaian itu, sebuah mobil berhenti tidak jauh dari pintu masuk. Keira turun setelah dibukakan pintu oleh Darren. Namun, ketika Keira baru saja hendak melangkah memasuki lobi ketika suara kendaraan lainnya yang berhenti membuatnya spontan menghentikan langkah dan menoleh.

Pintu mobil mewah tersebut terbuka. Seorang pria turun dengan penampilan rapi dan elegan. Tinggi, tegap, mengenakan setelan jas yang membuat sosoknya terlihat semakin berwibawa. Beberapa orang yang berada di sekitar lobi bahkan tampak mengenalinya dan memberikan salam.

Keira mengerutkan kening karena wajah itu terasa tidak asing. Beberapa detik kemudian, matanya sedikit terbelalak.Pria itu adalah pria yang beberapa waktu lalu bertabrakan dengannya di kafe.

Seketika itu juga wajah Keira memerah ketika mengingat mereka berdua tanpa sengaja hampir berciuman karena sebuah kejadian kecil yang membuat keduanya kehilangan keseimbangan.

“Kenapa harus bertemu lagi dengannya?” gumamnya pelan.

Sementara itu, pria tersebut menutup pintu mobil dan mulai berjalan menuju lobi.

Keira buru-buru mengalihkan wajah, berharap pria itu tidak menyadarinya. Namun terlambat. Pria yang tak lain adalah Elvano Mahardika yang baru saja memasuki area hotel tanpa sengaja mengangkat pandangan ke arah depan. Beberapa saat lamanya keduanya saling pandang.

Elvano yang menyadari keberadaan Keira bergegas menghampiri wanita itu dengan senyum tipis menghiasi bibirnya.

“Kita bertemu kembali, Nona,” ucapnya terlihat tenang, padahal jika saja Keira tahu, jantung pria itu berdegup kencang bagaikan berlomba ingin keluar dari tempatnya.

Keira mengangguk kecil. “Iya,” ucapnya berusaha bersikap biasa saja, walaupun sebenarnya wanita itu setengah mati berusaha menetralkan detak jantungnya.

Elvano memperhatikan Keira sekilas sebelum pandangannya beralih ke sekitar. “Sepertinya Anda datang sendirian.”

Keira mengangguk. “Saya memang datang bersama asisten, tetapi baru saja dia pergi untuk mengurus sesuatu yang lebih penting.”

Elvano membulatkan bibirnya membentuk huruf o. “Kalau begitu, mau masuk bersama saya?”

Belum sempat Keira menjawab, Elvano sudah menyodorkan lengannya dengan santai, seolah tawaran tersebut adalah hal yang sangat wajar.

“Ha?” Keira langsung membelalakkan mata.

Matanya menatap ke arah lengan pria itu, kemudian kembali menatap wajah Elvano dengan ekspresi tidak percaya. Bagaimana bisa seorang pria yang sama sekali tidak mengenalnya, menyodorkan lengan untuk digandeng?

Elvano yang melihat kebingungan di wajah Keira justru tersenyum. “Kenapa?”

Keira menggeleng pelan. “Tidak apa-apa,” ucapnya. “Hanya aneh saja, kita akan tidak saling mengenal?”

Elvano tertawa kecil. “Kalau begitu, bagaimana kalau kita berkenalan dulu?”

Pria itu meletakkan tangan kanannya di dada, sementara tangan kiri berada di belakang punggung. Menundukkan kepala, membungkukkan sedikit badannya bagaikan sikap hormat seorang pria sejati.

“Nona Keira Anindita,” panggilnya membuat Keira terbelalak seketika. Ternyata pria dihadapannya ini malah sudah mengenal dirinya.

“Saya Elvano Mahardika. Ijinkan saya melayani Nona dengan baik.” Elvano menegakkan kembali badannya dan telapak tangan yang tadinya berada di dada ia ulurkan dengan terbuka, berharap Keira meletakkan telapak tangan di atasnya.

Keira terbelalak mendengar nama itu disebut. Elvano Mahardika? Apakah itu sama dengan elvano yang disebut oleh Sabrina beberapa hari lalu? Jadi ini adalah kakak senior yang dulu culun itu?

Keira memperhatikan penampilan pria itu dari atas sampai bawah? Di mana tubuh yang dulu kurus kerempeng? Kenapa sekarang berubah menjadi tegap perkasa? Ke mana rambut pria itu yang dulu klimis dan dibelah tengah? Kenapa bisa berubah menjadi style yang begitu menawan? Dan wajahnya yang dulu penuh jerawat, sekarang begitu halus mulus.

Benar seperti kata Sabrina, kakak senior yang dulu culun itu, kini telah berubah menjadi CEO sempurna.

“Nona Keira?” Alvino menjentikan jarinya di depan wajah Keira karena melihat wanita itu yang masih terbengong.

“Ah, iya?” Jawab Keira tergagap.

“Anda baik-baik saja?” Tanya elvano dengan raut tampak khawatir.

Keira mengangguk cepat. “Saya baik-baik saja,” dustanya. Karena kenyataannya wanita itu sedang mati-matian menahan debaran jantungnya.

"Gila..." pekik Keira dalam hati. "Aku benar-benar sudah gila. Ingat, Key. Kamu itu bahkan belum resmi bercerai. jangan menjadi cewek mata keranjang!"

1
Noor hidayati
kenapa sekarang up nya lelet ya,apa bacanya numpuk bab saja,biar ga bolak balik ngecek sudah up apa belum
merry
duduk drmhh lh renungin penyesalan kliann
Aditya hp/ bunda Lia
mampus ....
vania larasati
lanjut
Muft Smoker
hellloooooo ,,
pegangin nyawa ny pak darma yg udh muak tinggal di raga ny sendiri ,,
selama ini anda begitu sombong ,, menyepelekan keira ,,
skarang kenyataan siapa keiraa ,,
jantungan kn andaa ,,
Muft Smoker
datang laa petir di tengah ruang rapat ,,
🤭🤭😁😁😁
Susan Paulina
Lanjut lagi Thor
Noey Aprilia
Kmna aja klian????
ga nyangka kn kl wnita yg jd babu d rmh klian,bhkn d usir krna wnita lain trnyta holang kaya????
mkanya,jgn songong jd orng.....😛😛😛
ryuka
wwkwkwkwk.. mampusss kaliannn 🤣🤣🤣🤣🤣 nikmati lah kesombongan kalian sekarang 🫠🫠🫠
Lucy
baru nyadar kau Arsen,terlambat sudah🤣🤣🤣
mama
mampus tu si darma sm arsen🤣
naya yanti
akhirnya terucap juga kata kata itu🤭
Adinda
lanjut thor
Oma Gavin
modarrr kalian berdua udah salah masih saja nyolot makan itu gengsi dan kekalahan menuju kebangkrutan
Ilfa Yarni
Knp kagaet kalian bahahahaha nyesal2 deh udah cerai sama keira gmn arsen seneng ga km pasti ga lah ya yg Ada nyesel km arsen
Mundri Astuti
tdk mungkin gimane ..ya mungkin lah... ( bae" sen papamu stroke)

up lagi thor 🤭🙏
Tini Uje
jgn lama2 up nya thorr..dah bejamur nih nunggu nya 😂
Dwi Setyaningrum
jantungan ga tuh darma..bisa msk UGD tuh🤪
Ani_Sudrajat
Lanjut thor. 😄
Monica Nanik
Tau rasa kau Arsen meremeh kan istri solehah 😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!