NovelToon NovelToon
Pengantin Tuan Moretti

Pengantin Tuan Moretti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Balas Dendam
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: Mylavender

" PLAAKK " Ester memegang pipinya yang terasa sakit karena tamparan dari seseorang yang ia sebut sebagai ibunya. " Anak tidak tahu diri, kau mirip dengan ibumu, wanita murahan " . " Setidaknya ibuku mendapatkan kasih sayang dari ayahku " Ucap Aster. . " Berani kau mengeluarkan suara lagi aku tidak segan-segan mengambil semua jatah bulananmu " Teriak Maria keras. Tetapi Ester tak perduli dengan apa yang diucapkan oleh wanita paruh baya itu. . Ester Castello putri dari Amir Castello dengan istri keduanya, ibu Ester awalnya selingkuhan dari ayahnya karena sedang hamil terpaksa harus menikah dan menjadi istri kedua ayahnya. Tentu hidupnya benar-benar seperti dalam neraka setelah kematian ibunya, karena sudah tidak ada lagi yang melindunginya dari kekejaman istri pertama ayahnya. Takdir mempertemukan dirinya dengan seorang pewaris dari keluarga Moretti, hingga membuat dirinya bisa melihat dunia yang selama ini belum pernah ia lihat sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mylavender, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebencian

Ester terbangun dari tidurnya ia meraba ponselnya yang sedang bergetar di atas mata samping ranjang, lalu ia melihat nama Ansel berada di sana.

" Halo " ucap Ester ketika menerima panggilan tersebut.

" Kamu sudah bersiap-siap Ester ? kita akan melakukan pembuatan iklan pada hari ini "

" Astaga aku lupa Ansel, aku bangun kesiangan... Tunggu aku, aku akan bersiap-siap dengan segera" Ester langsung bangun dari tempat tidur, ia menuju ke kamar mandi lalu membersihkan dirinya secara cepat, setelah itu Ia memakai pakaian yang terlihat baik untuk pergi ke perusahaan Moretti lagi. Ester sengaja menggunakan pakaian yang seksi pada hari ini yaitu dress ketat yang berwarna navy, ia memakainya dengan perasaan bangga karena sekarang semuanya sudah berbeda, sosok perasaan yang dulu dia harapkan dan yang dulu pernah ada di dalam hatinya kini ia membuang jauh dan hanya ada rasa balas dendam di benaknya.

" Setelah siap.. Ester segera pergi ke lobi untuk menemui Ansel, di sana ia melihat hasil yang Melambaikan tangan padanya..

" Ayo " ucap Ansel, mereka terlihat buru-buru.

" Maafkan aku, aku terlambat entahlah bagaimana ceritanya aku kesiangan " gumam Ester.

" Tak masalah Ester, masih sempat kok " ucap Ansel.

Mereka menaiki mobil dan pergi ke perusahaan Moretti, setelah sampai di sana Ester tak melihat keberadaan Devano,

" Devano tidak ikut, ada acara peragaan busana " ucap Ansel.

" Oh " jawab Ester.

Hari ini Devano tidak ikut dengan mereka karena Devano sedang ada acara peragaan busana acara tahunan.

Mereka memasuki perusahaan tersebut dengan santai, beberapa orang mendatangi mereka dan menyambut mereka dengan ramah, lalu mereka diantar menuju ruangan yang akan digunakan untuk pembuatan iklan.

Siapa sangka ketika memasuki ruangan tersebut tatapannya langsung bertemu dengan seorang pria yang duduk di sofa dengan menatap ke arah pintu, Ester langsung mengarahkan bola matanya ke arah lain karena ia malas menatap pria yang ada di depannya

" Kenapa dia bisa ada di sini? " gumam Ester, ia merasa ada yang tidak beres dengan Tommy.

" Selamat datang Miss Ester and Miss Ansel " ucap Tommy menyambut mereka.

Ester dengan terpaksa ia mengulurkan tangannya menyambut uluran tangan dari Tommy, bukan melepasnya tapi Tommy malah menahan tangan Ester hingga membuat Ester merasa kesal, lalu Ester menariknya dengan kasar... untung saja tidak ada orang yang memperhatikan tingkah mereka.

" Anda terlihat sangat cantik hari ini Miss Ester "

" Thank you Mr. Moretti, "

Lalu Tommy menatap Ansel dan berjabat tangan dengan Ansel.

" Silahkan mempersiapkan diri kalian untuk melakukan pemotretan dan pengambilan video sesuai dengan perjanjian " ucap Tommy.

Ester dan Anse segera bersiap.

Peter manggaruk kepalanya yang tidak gatal ketika melihat bosnya duduk dan memperhatikan Ester melakukan pemotretan, padahal ini bukan pekerjaan Tommy tetapi ada sesuatu yang membuat Bosnya itu malah berada di ruangan tersebut dan memperhatikan segala kegiatan yang ada... Padahal ada banyak pekerjaan yang lebih penting dari ini.

" Bos bagaimana dengan rapat dengan tim pemasaran ? "

" Kamu saja yang datang, wakili aku "

Peter melotot bukan main, karena untuk pertama kalinya ia mewakili bosnya dalam rapat pemasaran karena selama ini bosnya selalu hadir untuk rapat tersebut karena pemasaran sangat penting bagi perusahaan dan menambah nilai laba.

" Baik Bos aku akan memimpin rapat tersebut "

" ya " jawab Tommy dengan tetapannya yang masih tertuju pada Ester yang sedang melakukan pembuatan iklan bersamaan Ansel.

Entah kenapa ia terpana melihat kecantikan dari seorang Ester, kenapa hatinya bergetar ketika berada dekat pada wanita itu.

hingga tak terasa Ester dan Ansel sedang beristirahat, setelah melakukan pengambilan video dan gambar mereka duduk di sebuah sofa, tentu dekat dengan Tommy, Tommy memperhatikan Ester yang meminum jusnya lalu memakan camilan yang sudah disediakan.

" Hari ini adalah hari terakhir kalian melakukan tugas di perusahaanku, aku berencana untuk mengundang kalian nanti ketika selesai, sekaligus makan siang " ucap Tommy.

Ansel melotot dan kaget lalu ia menatap Tommy " Maafkan aku Mr Moretti, aku ada janji pemotretan dengan perusahaan lain karena aku ada kontrak hari ini, tapi temanku Ester dia tidak memiliki kontrak dengan perusahaan lain, hari ini dia free..., karena harganya lebih mahal dari ku" tawa Ansel menggoda Ester.

Tommy menaikkan alisnya mendengar hal itu, Ia baru tahu apakah Ester sepopuler itu sehingga tidak gampang seseorang memilih Ester sebagai modelnya.

" Tapi aku dan David sedang.... "

" Baiklah Miss Ester nanti siang anda akan makan siang denganku, Aku akan bicara dengan Mr Devano " potong Tommy seperti tak mau mendengar penolakan dari Ester.

" tapi saya tidak bisa... "

" Apakah anda menolak tawaran saya ? Aku merasa sangat tidak dihormati oleh model dari agensi Devano jika seperti ini " sela Tommy.

Semua terdiam karena memang salah jika Ester menolaknya karena sangkut pautnya dengan perusahaan Devano.

" Hufttt " Ester menghela nafasnya berat, ia tahu jika ini adalah akal-akalan dari Tommy.

" Baiklah aku bersedia makan siang bersamamu hanya untuk menghormatimu sebagai salah satu pemilik perusahaan yang memberi pekerjaan " ucap Ester dengan nada tidak sukanya.

Tommy mengangguk dengan senyum liciknya ia merasa berhasil membuat Ester mau menerima tawarannya.

Akhirnya mereka melakukan pemotretan dan pembuatan video lagi sampai selesai. Ansel langsung buru-buru pergi dari sana sedangkan Esther ia mencuci muka dan mulai mengganti make up nya dengan make up yang natural, lalu ia membenarkan dressnya dan mengambil tasnya untuk berjalan pergi, tanpa ia sangka ternyata Tommy sudah menunggunya di depan pintu ruangan tersebut.

Ester mengelan nafas, ia merasa setelah ini akan ada Perang Dunia antara dirinya dan Tommy.

" Halo Miss Ester sudah siap ? "

" Ya " jawab Ester cuek, lalu Tommy mempersilahkan Ester mendahuluinya, lalu Ester yang berjalan dengan terpaksa, ia merasa kesal, Ia juga tahu jika Tommy sekarang berada di belakang tubuhnya dan memperhatikannya, tetapi ia terus memasang ekspresi dan tingkahnya cuek serta jual mahal.

Mereka akhirnya menuju ke sebuah mobil dan Ester memejamkan matanya menahan emosi ketika Tommy membuka pintu mobil, bukan seorang pengawal yang membukakan pintu untuknya tetapi Tommy sendiri yang berinisiatif membukakannya. Estermemasuki mobil tersebut lalu Tommy memasuki mobil juga, mereka duduk berdampingan.

" Jalan" perintahTommy pada supir, lalu mereka menuju ke sebuah restoran yang mewah yang telah dipesan oleh Tommy.

Sepanjang perjalanan, Ester hanya diam tak mau menoleh ke arah Tommy sama sekali, aroma tubuh Tommy entah kenapa berputar di otaknya ia mengingat kejadian di masa lalu dimana dirinya dan Tommy selalu bersama dan Tommy sering mengajaknya keluar dengan Ester.

Sedikit gemetar ketika ia bersenggolan dengan Tommy, lalu ia menarik tangannya dan pura-pura membenarkan rambutnya.

" kamu terlihat gugup "

" itu perasaanmu saja, aku biasa saja " jawab Ester terdengar sinis.

Tommy terkakeh kecil, lalu melirik ke arah Ester yang terdiam.

" hari ini aku merasa jika bersama dengan seorang bidadari "

" sejak kapan Mr Moretti yang sangat dingin dan cuek bisa merayu seseorang? " Tommy makin tertawa ketika mendapat jawaban yang ketus dari Ester.

Tak lama mereka telah sampai ke sebuah restoran yang besar. Ester turun dari mobil dan dibukakan oleh pengawal, setelah itu Tommy berjalan di sampingnya, mereka berjalan bersama terlihat sangat cocok dan pas seperti seorang pasangan kekasih. Ester memakai kacamata gelap dengan syal yang menutupi lehernya, karena ia tak mau dilihat banyak orang tentang dirinya, apalagi setelah ini pasti banyak orang yang mengenali dirinya .

Tommy melirik ke arah Ester

"Sekarang tujuanmu apa menutupi wajahmu seperti itu ? "

" Tujuanku jelas Mr Tommy, aku tidak ingin public memberikan berita yang tidak penting, aku tidak suka mereka berpikir jika kita sepasang kekasih, padahal kita adalah sepasang musuh " Tommy makin tidak suka mendengar jawaban Ester, ia tak menyangka jika wanita di sampingnya begitu berani dan entah kenapa dia tidak marah sama sekali.

Mereka duduk di sebuah ruangan VIP yang begitu bagus dan besar, di sana terlihat nyaman dan mewah.

Ester duduk dengan memainkan jarinya, ia bener-bener tidak tahu harus berbicara dan bagaimana.. karena mereka seperti sedang melakukan makan bersama dengan kekasih.

" Bagaimana perasaanmu Miss Ester ketika sudah menjadi orang yang terkenal dan kaya? "

" Tentu sangat menyenangkan Mr Tommy, karena aku bisa membeli apa yang aku mau termasuk tidak direndahkan oleh orang lain" ucap Ester tajam .

Tommy hanya terdiam dan menyunggingkan senyum liciknya.

" Aku suka dengan orang yang jual mahal dan sombong seperti ini "

" Sorry Mr..., tapi aku tidak menyukai anda " Tommy

terkekeh ia makin merasakan gemuruh dan rasa semangat tinggi untuk mendapatkan wanita tersebut.

" Apakah anda benar-benar membenciku? "

" kenapa tidak? membenci anda adalah hal yang terbaik dalam hidupku " ucap Ester dengan tajam dan Tommy hanya bisa menggelengkan kepala dengan senyum liciknya.

" Kekasihmu terlihat tidak jauh lebih baik dari aku " ketus Tommy.

"Kekasih ? oh David..., anda salah karena dia jauh lebih baik dari Anda, dia tidak suka memanfaatkan wanita lain untuk kepentingan dirinya, bahkan dia tidak pernah meninggalkanku setelah tidur bersama" sindir Ester walaupun hanya kebohongan.

Tommy terdiam membeku, entah kenapa ia merasa sakit hati dan tidak suka ketika Ester berbicara hal itu, ia mengepalkan tangannya kuat ketika mendengar nama pria itu keluar dari mulut Ester saat ini.

1
Octopus🐙🌸
Uppp
Ajs
lanjut Thor
Ajs
ternyata mreka satu gank
Octopus🐙🌸
Double up
Octopus🐙🌸
Semangattt Thor
Mawar Berduri 🥀
Tanda hadir support author dari rumah F 👏👏👏
Moga sukses selalu ya Thor 🫶
Mylavender: Terimakasih banyak atas supportnya pembaca setia 🙏😍
total 1 replies
faura akila
lanjut kak
Sindi Putri
doublee thorrr
Sindi Putri
seruuuu
Sindi Putri
semangat thorrr
Sindi Putri
seruuuuu
Sindi Putri
semangatt doubleethor
Sindi Putri
seruuuu
Santy Funay
lanjuuuuutttttt💪💪💪💪💪💪💪💪
Fitriani
Dobel thor dobel
Octopus🐙🌸
Lanjut thorr
rian aja
Kapan up.lagi thor
Octopus🐙🌸
Semangattt thorrr
rian aja
dobel up thor
Ajs
wah apa nih yg terjadi selanjutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!