NovelToon NovelToon
Anugerah Cinta.

Anugerah Cinta.

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyelamat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bisqttz

Agatha Tatjana Putri gadis biasa yang bukan cucu atau anak dari kiai atau ustadz, yang bar-barnya bisa bikin orang berkali-bali istighfar, gadis biasa yang tiba-tiba di sukai hingga dilamar oleh anak Kiai pemilik pesantren ternama.

Gus Zayn Raffan El-fatih anak pertama dari pemilik ponpes Al-Muhadzirin ponpes yang banyak di minati, termasuk Gus Zayn nya sendiri banyak yang minat. paras yang hampir sempurna, dan pewaris.

Pertemuan yang tak pernah ia bayangin, bisa merubah jalan hidupnya, yang tadinya berniat untuk kuliah malah tinggal di lingkungan pesantren.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bisqttz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7.Hafalan berantakan.

"Kenalkan kepada Abah! agar Abah bisa melamarnya sekarang juga untukmu nak. "

Zayn terkejut mendengar penuturan Abahnya yang terdengar sangat santai. Zayn menatap Abahnya yang sudah dari tadi menatap dirinya.

"Yasudah, Abah masih ada acara, hafalkan lagi hafalanmu, " Abah beranjak dari duduknya meninggalkan Zayn.

setelah kepergian Abah, Ummi tiba-tiba menyentuh punggung Zayn.

"Ada masalah nak? kata Abah kamu menangis! " tanya Ummi.

Zayn menganggukan kepalanya, "Iya Ummi. "

"Tumben sekali hafalan mu berantakan? biasanya ada masalah apapun tidak berpengaruh dengan hafalan. " tanya Farah, lalu Zayn memeluk sang Ummi.

"Hafalan Zayn berantakan setelah kenal dengan Agatha Umm."

"Agatha Tatjana Putri, yang pernah kamu tolong nak? " tanya Farah yang mendapat anggukan dari Zayn.

Farah tersenyum, memang gadis itu terlihat cantik dan senyumnya sangat manis, jangankan sang anaknya, bahkan dirinya pun terpesona dengan kecantikan gadis itu.

"MasyaAllah! Cantik banget ya bang? " tanya Farah, Zayn reflek mengangguk. setelah sadar ia langsung melepas pelukannya dan menatap Ummi.

"Ummi!! " katanya. Farah terkekeh geli melihat reaksi putranya.

"Zayn tidak bisa menjaga pandangan Zayn saat melihat Agatha Umm. wajahnya meneduhkan hati Zayn. "

"Kamu jatuh cinta bang? " tanya Ummi.

"Memangnya bisa secepat itu ya Umm? " tanya Zayn, pasalnya mereka belum lama ketemu dan tidak begitu dekat untuk saling jatuh cinta.

Farah mengangguk menjawab pertanyaan putranya, "Terus Zayn harus gimana Umm? "

"Apa kata Abah kamu bang? " tanya Farah, ia ingin tahu apa respon suaminya saat mendengar hafalan anaknya berantakan.

"Abah bilang bisa melamarnya sekarang juga untuk Zayn " ucap Zayn dengan lugas.

"Abah kamu lebih kenal kamu bang! dari pada Ummi, halalkan dia bang! "

"Tapi apa Agatha akan menerimanya Umm? "

"InsyaAllah bang, bicara saja dulu dengan Agatha bang. "

"Datangkan orang tuanya dan katakan kepada orang tuanya kalau kamu berniat ingin melamar anaknya. "

••••••

sedangkan, disisi lain gadis itu masih memijit kakinya terasa pegal akibat hukuman tadi, yang lain dengan melaksanakan kajian di masjid tidak dengan Agatha yang baru saja selesai sholat isya di kamar.

dan Putri yang baru saja masuk kedalam kamar, dengan baju yang basah kuyup.

Agatha yang melihat Putri mengernyit kam dahinya, "Lo abis kecebur atau gimana put? "

Putri menghela napas panjang, "Gua di guyur sama Maya cs, karna gua sekamar sama lo! "

Agatha melebarkan matanya, "Kok gue? " tunjuk nya.

"Iya, katanya dia punya dendam yang belum selesai sama lo" jelasnya sambil mengganti pakaian.

"Afwan ya Put, gara-gara gue lo jadi sasaran si Mayang. "

"Maya Ta bukan mayang! " koreksi Putri.

"Bodoamat mau Maya ke mayang ke apa lagi mayat! "

"Gua si gapapa, cuma gua tuh kesel aja dari dulu sama si Maya selalu nyari masalah sama santri lain. "

"Apa lagi sama santri yang terang-terangan bilang suka sama Gus Zayn. " jelasnya lagi sambil duduk di samping Agatha.

Putri melihat kaki Agatha yang masih dipijit sama pemiliknya.

"Kaki lo masih pegel ta? " tanya Putri yang tak mendapat jawaban dari temannya.

"Maaf ya ta! karna gua lo ikut di hukum, " katanya, Agatha melihat temanya, "Buat apa minta maaf toh gua juga maukan, lagi pula gua di hukum bukan kerna ikut lo ngeliat santri putra tapi karna mau ngambil mangga. "

•••••

Saat ini di sebuah kamar tepatnya pukul dua dini hari, terdapat seorang pemuda sedang duduk diatas sajadah dengan tangan dan kepala yang menangah keatas.

"Ya Allah! yang maha perkasa lagi maha besar, yang maha membolak-balikan hati manusia. dan aku hamba mu yang lemah dan hina, tidak ada saya serta kekuatan kecuali dengan mu. Ya Allah tundukan Agatha tatjana putri. kepada ku sebagaimana engkau tundukan Fir'aun kepada Musa, dan lembutkan hatinya untukku sebagaimana engkau lembutkan besi pada Daud. "

"Ya Allah izinkanlah aku menjaganya, izinkanlah aku untuk membimbingnya menuju jalanmu dan izinkanlah aku menjadi nahkodanya menuju surga mu. karna dia tidak berbicara kecuali dengan izinmu, ubun-ubunnya ada ditangan mu, dan hatinya ada di tangan mu. "

"Hasbunallah wani mal wakil ni mal maula wani'man nasir, Aamiin. "

Setelah itu ia berdzikir sejenak lalu lalu lanjut melaksanakan sholat tahajjud. selama beberapa waktu ini ia selalu menyebut nama Agatha dalam do'anya.

•••••••

Siang harinya ia ingin mencari Maya, ingin mempertanyakan perbuatannya kepada temannya itu.

setelah beberapa menit kemudian sosok yang ia cari kelihatan sedang berjalan sendiri, tidak ingin membuang waktu Agatha langsung menghampirinya.

"WOI MAYANG!!! " pekik Agatha membuat Maya menatap tajam kearahnya.

"Nama gue Maya bukan mayang! " koreksinya.

"Bodoamat gua gak perduli, lo apain temen gue kemarin? " tanya nya to the point.

bukannya menjawab gadis itu malah tertawa, "Lo pikir gua takut sama lo, gua udah tau siapa lo"

"Emangnya siapa gue? "

"Lo tuh bukan Ning, lo tuh cuma perempuan dari kalangan biasa yang ga pantas buat di panggil Ning, " jelasnya.

Agatha tertawa mendengarnya, "Kerna hal spele, lo bisa seenaknya sama temen gue, Bocah! "

"Terus kalau gue gak pantes lo gitu yang pantes? " tanya Agatha.

"Iyalah, gua kan calon istri Gus Zayn" katanya.

lagi lagi Agatha tertawa mendengarnya, "Ngimpi lo! belum tentu lo, kalau seandainya yang terlatih di lauhul mahfudz nya itu nama gue gimana? " tanya Agatha.

Maya mengepalkan tanganya, ia tidak bisa lagi menahan amarahnya. ia mendekat dan menarik hijab belakang Agatha.

Agatha yang tidak Terima ia pun membalasnya dengan menarik hijabnya juga. hingga terjadi pergelutan antara keduanya.

sampai ada suara bariton terdengar. "Berhenti! "

Maya dan Agatha langsung melepaskannya dan berdiri tegak.

"Apa yang kalian lakuin? " tanya Ustadz Farhan.

"Ini tadz dia yang mulai dulu, " tunjuk Maya kepada Agatha.

Agatha menggelengkan kepalanya, "Dia dulu Ustadz yang narik hijab saya. "

"Cukup ikut saya ke kantor! " titahnya.

•••••

sepanjang jalan keduanya masih saling dorong dorongan, hingga sampai di dalam ruangan.

"Assalamu'alaikum." salam Ustadz Farhan.

"Waalaikumsalam," jawab Zayn melihat kebelakang ke arah dua santri.

"Maaf Gus, ini saya bawa mereka! mereka melakukan kesalahan. "

"Kesalahan apa lagi? " tanya Zayn.

"Mereka berdua berkelahi Gus. "

Zayn menatap tajam ke arah Agatha, Agatha yang langsung menundukan wajahnya rasanya takut setiap kali ia di tatap begitu oleh Zayn.

"Baik terimakasih Ustadz "

setelah kepergian Ustadz Farhan kini kedua perempuan itu di suruh duduk oleh Zayn. "Kalian berkelahi kerna apa? " tanya Zayn.

"Kar___, " ucapan Maya terpotong oleh Agatha yang langsung angkat bicara.

"Biar saya saja Gus yang jelasin, kalau dia yang ada kebohongan. " Maya menatap tajam kearah Agatha, sedangkan yang di tatap tidak perduli ia lebih menatap Zayn yang menurutnya enak di pandang.

Zayn langsung menundukkan pandangannya.

"Tidak bisa Gus, justru dia yang tukang pembohong, " kata Maya.

Agatha melihat kearah Maya tidak percaya, "Buktinya dia sudah membohongi saya dengan sebutan 'Ning' agar saya bisa memanggilnya 'Ning' "

Zayn melihat kearah Agatha, sedangkan gadis itu menggelengkan kepalanya.

"Saya tidak bohong Gus, lagi pula saya tidak minta dia untuk memanggil saya dengan begitu, dan dia salah Gus. dia marah sama saya kenapa Putri yang kena getah nya" ucap Agatha.

"Maksud kamu? "

sebelum bicara Agatha menghela napas pelan, "Dia menyiram Putri yang sedang melakukan hukuman dari Gus, karna Putri sudah mau berteman dengan saya! " jelasnya

"Terus kamu tidak suka? " tanya Zayn lagi, dan mendapat jawaban anggukan kepala lemah dari Agatha.

"Tidak Gus, Agatha yang lebih dulu mulai lihat Gus wajah saya buktinya ada cakaran, itu perbuatan dia. "

memang ada cakaran di wajah Maya akibat pergelutan tadi itupun Agatha tidak sengaja.

Zayn merasa pusing dengan kedua gadis itu, "Maya kamu kembali ke asrama, hukuman kamu membersihkan toilet selama seminggu! " titahnya.

Maya beranjak dari tempatnya, "Baik Gus Assalamu'alaikum. "

kini tersisa Agatha, di ruangan itu tidak hanya dirinya berdua ada juga ustadz dan ustadzah, hanya saja jarah tempat Zayn dan yang lain jauh.

"Agatha bisa kamu telpon orang tua kamu? " tanya Zayn.

Agatha mengangkat pandangannya, "orang tua saya Gus! untuk apa? apa saya sudah tidak boleh di sini? " tanyanya.

"Jangan banyak tanya, apa bisa saja bicara sama orang tua kamu" Agatha mengangguk.

Agatha menelpon orang tuanya, lewat ponsel Zayn.

satu detik.

dua detik.

tiga detik.

akhirnya sambungan telpon terhubung, "Assalamu'alaikum mah! ini Agatha. " salam Agatha saat panggilan di angkat.

"Mah apa kabar? " tanya Agatha.

"Alhamdulillah baik sayang, kamu apa kabar? " tanya sang mamah.

"Alhamdulillah Agatha juga baik. " Zayn memperhatikan Agatha.

"Mah ada yang mau bicara sama mamah"

"Siapa sayang? calon mantu mamah? "

Agatha terkekeh mendengar itu, sedangkan Zayn masih memalingkan wajahnya

"Iya mah calon mantu mamah mau ngomong." Agatha sambil menatap Zayn, sedangkan yang di tatap nya menundukkan pandangannya.

Agatha memberikan ponselnya kepada Zayn, untuk Zayn segera berbicara kepada orang tuanya.

sebelum itu Zayn menyuruh Agatha untuk tunggu di luar ruangan.

"Assalamu'alaikum" salam Zayn.

"Waalaikumsalam, " tanya mamah Agatha.

"Sebelumnya perkenalkan saya Zayn Raffan El-fatih."

"Tada apa ya? apa anak mama bikin ulah? "

"Tidak kok bu, saya ingin bicara sama ib. saya ingin minta izin melamar anak ibu. "

bye bye bye...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!