NovelToon NovelToon
Bangkitnya Sang Pewaris Iblis

Bangkitnya Sang Pewaris Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: LanzT0k3

Demi takhta tertinggi Klan Zhou, Zhou Yu dijebak oleh konspirasi kejam. Menggunakan ramalan palsu, para tetua mengasingkannya ke Pulau Sunyi—tempat para biksu tanpa kekuatan kultivasi, tempat di mana masa depannya sengaja dikubur hidup-hidup.

​Enggan membiarkan takdirnya mati dalam kesunyian, Zhou Yu nekat melarikan diri ke Hutan Keramat yang tabu. Di sana, di balik kabut abadi, dia menemukan kerangka naga raksasa yang terantai.

​Siapa sangka, setetes darah Zhou Yu justru menghancurkan segel kuno dan membangkitkan takdir yang sebenarnya: Garis Keturunan Iblis Kuno yang ditakuti langit dan bumi! Dengan tulang naga iblis di tubuhnya dan dendam yang membara di hatinya, Zhou Yu berjalan keluar dari pulau pengasingan.

​"Kalian membuangku karena takut aku merebut takhta? Bersiaplah, karena sekarang aku kembali untuk meratakan seluruh klan!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bidak yang Tersembunyi

​Setelah memenggal Tetua Zhou Mo dan para algojonya, Zhou Yu bergerak cepat membebaskan belasan pengawal setia lainnya yang dikurung di sel-sel Lapisan Ketiga.

​Kondisi mereka tidak jauh berbeda dengan Kapten Yuan—semuanya dipenuhi luka cambuk beracun dan energi spiritual mereka disegel rapat. Namun, kedatangan Zhou Yu seperti seberkas cahaya di tengah neraka.

​Tanpa membuang waktu, Zhou Yu memakaikan jubah-jubah sipir yang tewas kepada para pengawal untuk menyamarkan penampilan mereka. Menggunakan kendali Abyssal Qi miliknya yang mampu mengaburkan persepsi, dia menuntun kelompok pincang ini keluar menembus jalur logistik penjara bawah tanah, tepat beberapa menit sebelum pergantian shift penjaga klan dimulai.

​Pergerakan malam itu berakhir di pintu rahasia bagian belakang Paviliun Mu Rong.

​Begitu pintu terbuka dan menampakkan Zhou Yu yang membawa belasan tahanan klan yang bersimbah darah, Tetua Qian yang menyambut mereka hampir saja menjatuhkan lentera di tangannya. Wajah Manajer Utama itu pucat pasi.

​Menyembunyikan buronan dari klan penguasa kota seperti Klan Zhou adalah kejahatan besar yang bisa menghancurkan bisnis mereka dalam sekejap!

​"T-Tuan Muda Yu Ling... ini..." Tetua Qian terbata-bata dengan keringat dingin bercucuran.

​"Siapkan ruang bawah tanah yang paling aman, obat-obatan penyembuh terbaik, dan tutup mulutmu," perintah Zhou Yu.

​Sepasang mata merah darahnya berkilat di balik tudung, memberikan tekanan psikologis yang membuat Tetua Qian tidak berani membantah. "Klan Mu Rong tidak akan terseret jika kamu mematuhi perintahku."

​"B-baik! Segera saya atur!"

​Tetua Qian menelan ludah, buru-buru memanggil beberapa pelayan kepercayaan untuk membawa para pengawal ke ruang perawatan rahasia di bawah paviliun.

​Di dalam ruang bawah tanah yang steril dan terisolasi, Kapten Yuan dan para pengawalnya dibaringkan di atas ranjang batu. Zhou Yu melangkah mendekati Kapten Yuan yang terbaring lemah. Racun dari cambuk klan masih mengikis meridian pria paruh baya itu.

​Zhou Yu mengulurkan tangan kanannya, menempelkan telapak tangan tepat di atas dada Kapten Yuan. Dia mengalirkan secercah Abyssal Qi yang telah dimurnikan bersama dengan esensi regenerasi dari Tulang Naga Iblis.

​Wusss!

​Energi hitam keperakan mengalir lembut masuk ke dalam tubuh Kapten Yuan, bertindak bagaikan pemangsa yang melahap habis seluruh racun hijau di dalam meridiannya dalam hitungan detik.

​Dikombinasikan dengan pil pemulih tingkat tinggi yang disediakan oleh Paviliun Mu Rong, efeknya sangat ajaib. Luka-luka luar di tubuh Kapten Yuan dan pengawal lainnya mulai menutup dan mengering dengan kecepatan yang kasat mata.

​Huft!

​Kapten Yuan memuntahkan seteguk darah hitam beracun, lalu napasnya mendadak menjadi sangat plong. Segel di dantiannya retak dan hancur lebur, mengembalikan kultivasi ranah Pendirian Fondasi miliknya.

​Yuan perlahan bangkit, lalu tanpa ragu langsung menjatuhkan dirinya bersujud di atas lantai batu di depan Zhou Yu, diikuti oleh belasan pengawal lainnya yang baru saja pulih. Air mata haru mengalir di wajahnya yang penuh bekas luka.

​"Kekuatan ini... transformasi ini... Tuan Muda Kedua, Anda... Anda benar-benar telah bangkit!" Yuan bergetar hebat karena emosi yang meluap. "Tuan Besar di atas langit pasti bangga melihat Anda sekarang. Hamba, Yuan, bersumpah demi jiwa dan darah hamba, akan mengikuti Anda sampai ke neraka sekalipun!"

​"Bangkit berdiri," ucap Zhou Yu datar. "Kalian adalah bidak rahasia milikku. Aku tidak menyelamatkan kalian hanya untuk melihat kalian bersujud di sini."

​Kapten Yuan bangkit berdiri dengan tatapan penuh kepatuhan mutlak. "Apa perintah Anda, Tuan Muda?"

​"Besok adalah hari Turnamen Penerus Klan," Zhou Yu berbalik, memunggungi mereka sembari menatap dinding batu. "Kalian tetaplah bersembunyi di sini hingga turnamen dimulai. Saat aku mengacaukan arena utama dan fokus seluruh klan terpecah, tugas kalian adalah bergerak ke gerbang keluar klan. Blokir dan habisi setiap anggota faksi Zhou Gung yang mencoba melarikan diri atau meminta bantuan dari luar. Jangan biarkan satu pun anjing mereka lolos."

​"Hamba menerima perintah!" jawab Yuan dengan nada tegas dan penuh haus darah yang telah lama dia tahan.

​Fajar akhirnya menyingsing di ufuk timur, mengusir kegelapan yang menyelimuti Ibu Kota Langit Timur. Sinar matahari pagi yang keemasan mulai menyinari puncak bukit kastil Klan Zhou.

​Telooleeet!!! Telooleeet!!!

​Suara tiupan terompet perunggu kuno raksasa milik Klan Zhou bergema dahsyat. Suaranya memantul di antara dinding-dinding kota dan membangunkan jutaan penduduk. Hari yang telah dinanti-nanti selama setahun penuh akhirnya tiba. Turnamen Penerus Klan Zhou resmi dibuka.

​Ribuan kultivator, kereta-kereta kencana mewah dari berbagai sekte sekutu, dan lautan manusia mulai memadati kompleks arena gladiator raksasa milik klan yang terletak di pelataran luar kastil. Atmosfer kota begitu meriah, dipenuhi antisipasi untuk melihat penobatan Zhou Feng sebagai naga baru.

​Di dalam kamarnya di Paviliun Mu Rong, Zhou Yu berdiri di depan cermin besar.

​Dia mengenakan jubah hitam baru yang rapi, lalu perlahan mengambil sebuah topeng perak setengah wajah dan memasangnya. Topeng itu menyembunyikan area mata kiri hingga pipinya, hanya menyisakan tatapan dingin dari sepasang matanya.

​Dia menarik tudung jubah hitamnya ke depan, melangkah keluar dari kamar dengan ketenangan yang mematikan. Sambil menatap ke arah puncak bukit kastil klan yang bergemuruh riuh, sudut bibir Zhou Yu terangkat membentuk senyuman yang sangat kejam.

​"Panggung kalian sudah siap," gumam Zhou Yu sangat rendah, suaranya dingin bagai es abadi. "Sekarang, mari kita lihat bagaimana tangisan darah kalian akan terdengar di hadapan dunia."

1
yos helmi
😍😍😍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
kalau up hanya satu dua bab .. jadi malas kasih dukungan.. biasanya cerita ng tamat..
LanzT0k3: sabar yahh ka
aku usahain 🤭🤭
total 1 replies
Danzo28
mantap
LanzT0k3: terimakasih
total 1 replies
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!