Gea menerima tawaran bara yang mengajaknya menikah,walaupun ini awalnya hanya pernikahan kontrak namun gea berharap akan tumbuh cinta diantara mereka. Atau justru harapan gea harus pupus dengan kehadiran orang ketiga yang menyukai bara? Akankah hidup gea berubah atau justru ia akan semakin merasakan sakit?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risti rika safitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8
Jam 1 siang bara sudah stay didepan kampus untuk menjemput sang istri. Bara tak keluar dari mobil,ia hanya mengirim pesan kepada istrinya jika ia sudah ada didepan.
Tok! Tok!
Kaca mobil diketuk dari luar,ia menatap seseorang yang berada disamping mobilnya.
Shet!
Bara menurunkan kaca mobil dan menunggu orang tersebut berbicara.
"Pak bara ngapain disini?"tanya vania tersenyum centil
"Apakah saya harus memberitahu kamu tujuan saya kesini?"tanya balik bara dengan datar
Vania tersenyum kikuk,seperti inilah respon bara kepada wanita terkesan datar dan cuek.
"Masuklah"ucap bara saat sadar jika gea sudah ada dibelakang vania
Vania tersenyum karena mengira jika bara berbicara kepada dirinya. Ia pun hendak membuka mobil namun lebih dulu dibuka oleh gea.
"Maaf gue mau masuk"ucap gea sedikit mendorong vania
Blam!
Gea sengaja membanting sedikit pintu mobil membuat vania terkejut,bukan hanya vania beberapa mahasiswi yang ada diparkiran pun terkejut saat tahu asdos mereka menjemput gea.
"Jadi benar jika perempuan itu adalah gea? tapi kenapa tadi dia ga ngaku brengsek"maki vania marah
Bara dan gea tak menghiraukan vania yang mengamuk,bara melajukan mobilnya menuju restoran.
"Vania ganggu kamu?'tanya bara
"Tidak dia hanya bertanya tentang postingan kamu diinstagram"jawab gea
"Kamu tidak melihatnya?"tanya bara tetap fokus mengemudi
"Engga kita kan gak berteman"jawab gea
"Lebih tepat nya kamu yang tidak mengkonfirmasi saya di instagram,saya sudah mengikuti kamu sejak lama"ucap bara
"Hah? emang iya kenapa gak ngomong aku gak tau kalo kamu gak bilang mas"sahut gea lalu membuka ponselnya dengan cepat
Ia membuka instagram nya,dan mencari nama instagram suaminya. Gea terkekeh melihat nama bara ada diurutan paling bawah. Ia memang tak sembrangan menerima pertemanan karna enggan jika kehidupan pribadinya terlalu diekpos.
"Kamu gak ada follow perempuan mas?'tanya gea
"Adaa"jawab bara
"Mana? ini cuman ada akun aku aja tuh"ucap gea
"Kamu perempuan kan?"tanya bara datar
"Bukan itu maksud ku mas"ucap gea gemas
"Kenapa kamu gak follow perempuan mas?"tanya gea penasaran
"Saya tidak suka dan saya tidak mau jika nanti kamu cemburu jika ada perempuan yang dm saya"jawab bara
"Kamu pede sekali mas,mana ada aku cemburu sama kamu"ucap gea memalingkan wajahnya
"Saya ada kerjaan 2 hari kedepan diluar kota kamu tidak apa-apakan jika saya tinggal"ujar bara
Gea menoleh ke arah bara,2 hari sepertinya bukan waktu yang lama.
"Gapapa mas aku juga ada jadwal pemotretan beberapa hari kedepan,tapi kamu bisa kan ngabarin aku?"tanya gea diakhir
"Akan saya usahakan"jawab bara
"Saya hanya minta sama kamu jika selesai pemotretan langsung pulang bisa?"tanya bara
"Aku memang seperti itu jika selesai juga langsung pulang,aku juga sadar status ku sebagai istri mas"jawab gea
Bara tersenyum dan mengelus lembut kepala gea,ia senang karena itu termasuk istri yang penurut dan tak pernah membantah. Kini mereka sampai disebuah restoran,bara turun dari mobil dan membukakkan pintu untuk istrinya. Bara juga menggenggam tangan gea ia ingin menunjukkan jika ia milik gea dan begitu juga sebaliknya.
\~
Prang!
Prang!
Vania membanting semua vas bunga yang ada didalam kamarnya. Wajah nya terlihat marah,rambutnya pun sudah acak-acakkan.
"Brengsek lo geaa! dugaan gue benar jika perempuan itu dia. Sialll kenapa dia bisa dapatin bara dengan mudah"teriak vania
Vania merasa tak terima karena gea bisa mendapatkan bara,ia saja yang sudah sejak lama mendekati bara tak pernah direspon sekali pun.
"Gue akan buat lo malu geaa! lo yang mancing semua ini,sampai kapan pun gue gak akan rela kalo lo dapatin bara"ucap vania tertawa
Vania meraih ponselnya dan mengirim pesan kepada seseorang. Entah apa yang ia lakukan kepada gea,obsesinya kepada bara membuat vania buta.
"Kita lihat aja besok gue yakin setelah ini lo bakal dijauhi sama bara"ucap vania terkekeh
JIka vania sedang menyiapkan hal yang akan ia lakukan pada gea maka kini sekar sedang kedatangan tamu jauhnya.
"Hai tante gimana kabarnya?"tanya elsa
"Alhamdulilah tante baik kamu gimana sa?"tanya balik sekar
"Aku juga baik tan,maaf ya aku baru bisa nemuin tante sekarang. Kerjaan aku lagi sibuk banget sekarang"ucap elsa
"Gapapa sa tante paham kesibukan kamu,kamu kan wanita karir"sahut sekar
"Ah tante bisa aja,oh ya gimana kabarnya pria tembok itu tan?"tanya elsa
"Kamu ini nanti kalo bara dengar kamu bisa dimarahin loh,bara juga sehat-sehat aja"jawab sekar
"Dia lagi kerja ya sekarang tan?"tanya elsa
"Iyaa biasa dia kerja tapi mungkin bentar lagi dia pulang"jawab sekar
Dan benar saja bara sudah sampai dirumahnya,ia masuk lebih dulu karena gea ingin membeli cilok bapak-bapak yang sedang lewat.
"Hai bar"sapa elsa
"Hmm"sahut bara singkat
Ia duduk disamping sekar,bara memejamkan matanya ia merasa lelah hari ini karena kerjaan dikantor cukup banyak.
"Bar lo gak kangen gue? Gue jarang banget lo pulang"ucap elsa
"Tidakk"sahut bara
"Asalamualaikum"ucap gea baru masuk
"Waalaikumsalam sayangg"sahut sekar
Gea tersenyum dan menyalim tangan sekar,ia belum sadar jika saat ini sedang ada tamu. Sekar menggeser tubuh bara dan menyuruh gea duduk diantara mereka.
"Kamu dari mana sayang?"tanya sekar
"Aku habis beli cilok ma,tadi aku juga beliin mama sama mas bara"jawab sekar sambil menenteng kantong belanjaannya
"Ehem dia siapa tan?"tanya elsa yang merasa diabaikan
Gea menoleh ke arah sumber suara,ia yang terlalu bersemangat tak sadar jika ada tamu yang datang.
"Dia gea istrinya bara"jawab sekar tersenyum
Deg!
Elsa terkejut mendengar ucapan sekar,ia menatap gea yang tersenyum ke arahnya. Ia juga menatap bara yang sedang memainkan rambut panjang gea.
"I-istri? haha tante pasti bercanda kan"ucap elsa tertawa kikuk
"Tante serius sa gea ini memang istri bara,kamu lihat saja cincin yang mereka pakai itu sama"sahut sekar
Elsa menatap ke arah tangan bara dan gea bergantian dan benar saja jika mereka memakai cincin yang sama. Elsa benar-benar tak menyangka jika bara yang ia kenal kaku,dingin dan datar itu ternyata sudah menikah. Tak munafik elsa akui jika gea memang cantik apalagi dengan hiasan wajah nya yang natural.
"Kapan mereka menikah tante kenapa ga ngabarin elsa?"tanya elsa terpaksa tersenyum
"1 minggu yang lalu mereka menikah,maaf ya tante lupa sama kamu saking bahagianya"jawab sekar
"Oh gitu,eh gea kamu kerja? Atau hanya dirumah saja?"tanya elsa
"Aku kuliah sambil kerja"Jawab gea
"Kerja apa? jangan bilang kamu hanya kerja ditoko-toko biasa"ucap elsa
Bara menatap tak suka ke arah elsa yang seakan merendahkan istrinya.
"Aku modeling"jawab gea membuat elsa terkejut
"M-model? Wah pantas ya bara kepincut sama kamu"ucap elsa tertawa kikuk
"Serius mas kamu kepincut sama aku karena aku ini model?"tanya gea kepada bara
"Aku nikahin kamu karena emang aku suka sama kamu"jawab bara jujur
Gea tersipu malu,sekar terkekeh melihat wajah merona menantunya. Elsa menatap hal tersebut dengan pandangan yang sulit diartikan.