NovelToon NovelToon
"Transmigrasi: Putri Lemah Berhati Bar-Bar!"

"Transmigrasi: Putri Lemah Berhati Bar-Bar!"

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Transmigrasi ke Dalam Novel
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: acep maulana

PENGUMUMAN PENTING!

Saya Acep Maulana memohon maaf kepada para pembaca. Karena satu dan novel ini akan saya Remake Total.
Saya sadar masih banyak belajar sebagai pemula, dan saya ingin memberikan karya yang lebih layak untuk kalian baca. Versi baru akan segera hadir dengan judul yang sama namun dengan kualitas tulisan yang jauh lebih baik.

Sampai jumpa di versi terbaru yang lebih bar-bar!

‎"Sial beneran! Erika, mantan agen rahasia yang energinya tak habis-habis, malah transmigrasi ke dalam novel tragis menjadi Rosalind von Astride, sang Putri Terbuang yang lemah dan sakit-sakitan!
‎Lebih parahnya lagi, keluarganya adalah kumpulan orang 'Tampan tapi Telmi (Telat Mikir)' yang ditakdirkan hancur total dalam dua tahun. Beruntung, Erika punya Sistem Makan Melon (Gosip) yang bisa membongkar semua rahasia musuh.
‎Sambil menikmati martabak diskon dari Ruang Sistem, Erika bertekad merombak takdir tragis keluarganya. Tapi masalahnya... radio batin Erika ternyata bocor ke seluruh keluarganya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acep maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 Tambang Emas dan Pengkhianat di Balik Jubah

​Ruangan paviliun yang sempit itu semakin terasa sesak, bukan hanya karena kehadiran orang-orang penting, tetapi karena kebenaran yang baru saja meledak di batin mereka satu per satu. Duke Lyon, Duchess Elena, Xander, dan Evelyn berdiri mematung layaknya patung lilin yang hampir meleleh karena ketakutan.

​Namun, di pojok ruangan yang remang-remang dan berdebu, sepasang suami istri tampak berusaha menyembunyikan rasa muak mereka. Marquess Baskara Wiraatmadja, paman Rosalind yang dikenal sebagai otak di balik kemakmuran finansial keluarga Duke, terus-menerus menutupi hidungnya dengan sapu tangan sutra. Di sampingnya, Marchioness Ratna menatap lantai dengan jijik, seolah-olah menginjak lantai paviliun ini bisa merusak sepatu mahalnya.

​Rosalind , yang masih bersandar di ranjang, memutar bola matanya dengan malas. Penglihatan Taktis miliknya segera memberikan notifikasi berwarna kuning di atas kepala sang Marquess.

​[Analisis Target: Marquess Baskara Wiraatmadja]

[Pekerjaan: Kepala Logistik & Pertambangan Keluarga]

[Status: Serakah (Level 90%), Ketakutan Tersembunyi: Tinggi]

​Rosalind sedikit memperbaiki posisi duduknya yang ringkih, membiarkan rambut peraknya jatuh berantakan di bahu.

​[ (Rosalind):]

{"Aduh, lihatlah pasangan serakah ini. Paman Baskara dan Bibi Ratna... Berdiri di pojokan seolah-olah takut terkena kuman paviliun, padahal mereka sendiri adalah kuman terbesar yang sedang menggerogoti harta keluarga Wiraatmadja. Paman, akting prihatin mu itu sangat buruk, kau tahu? Bahkan aktor kelas teri di Beijing pun tidak akan mau memerankan peranmu."}

​Baskara tersentak. Kepalanya mendongak kaget, sapu tangan di tangannya nyaris jatuh. Ia menoleh ke arah kakaknya, Duke Lyon, yang juga tampak pucat. Suara siapa itu? Kenapa begitu nyaring di kepalanya?

​["Paman merasa aman karena merasa menjadi asisten terpercaya Ayah dalam urusan tambang emas, kan?"] suara batin itu berlanjut, semakin tajam dan menyayat. {"Tapi Paman benar-benar bodoh bin tolol. Asisten kepercayaanmu yang namanya Hans itu—siapa sih marganya? Hans von Kliwonan? Ah, lupakan. Hans itu sebenarnya mata-mata musuh dari Kerajaan Tetangga, Paman! Dia sudah menyalin semua peta tambang rahasia kita dan mengirimkannya setiap minggu lewat burung merpati ke musuh."}

​Baskara merasa jantungnya berhenti berdetak selama satu detik penuh. Keringat dingin mulai merembes dari balik kemeja sutera nya. Hans? Asisten yang ia anggap sebagai tangan kanannya selama lima tahun terakhir? Bagaimana mungkin bocah penyakitan di ranjang itu tahu tentang Hans yang bahkan identitasnya sangat ia rahasiakan dari Duke Lyon?

​[ (Rosalind):]

{"Paman berpikir Paman sedang bermain cerdas dengan menyembunyikan aset, padahal Paman sedang menggali kuburan sendiri. Dan Bibi Ratna... oh Bibi, perhiasan yang kau pakai itu sangat berkilau, ya? Tapi kau tidak tahu kalau Lady Seraphina dan keluarganya sedang tertawa di belakangmu. Mereka membujukmu untuk berinvestasi di tambang baru mereka hanya supaya mereka bisa mengambil alih seluruh izin tambang emas keluarga kita secara legal."}

​Ratna, yang sedari tadi hanya diam, kini gemetar hebat. Tas tangan kecilnya jatuh ke lantai kayu yang kotor, menimbulkan bunyi buk yang pelan namun terdengar keras di ruangan yang sunyi itu. Ia menatap Rosalind dengan mata terbelalak. Lady Seraphina adalah teman minum tehnya yang paling setia! Mereka baru saja menandatangani surat kesepahaman investasi kemarin sore!

​["Bibi bodoh,"] ejek batin Rosalind dengan tawa getir. ["Mereka pura-pura baik, memujimu setinggi langit, hanya supaya bisa memakan aset kalian sampai ludes tanpa sisa. Dua tahun lagi, saat keluarga Duke jatuh, kalian berdua akan dibuang ke jalanan seperti sampah oleh keluarga Seraphina. Dan jangan harap ya, kalau kalian jatuh miskin nanti, aku mau menampung kalian. Aku lebih baik memberi makan kucing pasar daripada melihat wajah serakah kalian di depanku."]

​Baskara dan Ratna saling berpandangan. Wajah mereka yang semula merah karena sombong kini berubah menjadi abu-abu. Informasi ini terlalu spesifik. Detail tentang asisten Hans, peta tambang, dan Lady Seraphina... ini bukan sekadar igauan anak kecil yang sedang demam. Ini adalah ancaman nyata.

​Duke Lyon yang melihat reaksi adiknya segera menyadari sesuatu. "Baskara... apa benar asistenmu bernama Hans?" tanya Lyon dengan nada suara yang sangat berbahaya.

​Baskara menelan ludah dengan susah payah. Suaranya seolah hilang di tenggorokan. "I-Iya, Kak... tapi dia..."

​"Pecat dia sekarang juga!" perintah Lyon menggelegar. "Seret dia ke ruang interogasi! Jika aku menemukan peta tambang di kamarnya, aku sendiri yang akan memenggal kepala kalian berdua!"

​Ratna mulai menangis ketakutan, ia berlutut di depan Elena, tapi Duchess Elena hanya menatapnya dengan tatapan dingin dan kosong. Elena sendiri masih terguncang dengan berita tentang racunnya sendiri.

​ (Rosalind) hanya berkedip perlahan, seolah ia adalah penonton film bioskop yang sedang menikmati adegan komedi paling lucu tahun ini.

​[ (Rosalind):]

["Wah, Ayah akhirnya tegas juga. Bagus, Ayah! Gunakan otot prajuritmu itu untuk hal yang berguna. Nana, lihat mereka... Paman dan Bibi yang tadinya sombong sekarang seperti ayam sayur yang kehujanan. Rasanya puas sekali menghujat mereka tanpa perlu mengeluarkan tenaga. Ternyata jadi 'Hantu' di dunia ini jauh lebih menyenangkan daripada jadi agen rahasia yang harus pegang senjata sungguhan."}]

​Nana terbang berputar-putar di depan hidung Rosalind , memberikan jempol kecil. {"Nona, kau benar-benar penghancur rumah tangga yang hebat! Tapi hati-hati, detak jantungmu meningkat. Tubuh lemah ini bisa pingsan kalau kau terlalu bersemangat menghujat."}

​Rosalind mendengus dalam hati. {"Persetan dengan pingsan. Aku masih punya dua mangsa lagi di sini. Kakak sepupu yang muak dengan debu paviliun ku... Celine dan Julian. Mari kita lihat rahasia kotor apa yang mereka simpan di balik wajah sok elit itu."}

Rosalind memutar lehernya yang kaku ke arah Celine dan Julian yang berdiri paling belakang, berusaha tidak terlihat.

​[ (Rosalind):]

["Jangan sembunyi, Kakak-kakak Sepupuku sayang. Aku bisa melihat kalian dengan sangat jelas melalui Penglihatan Taktis ku—eh maksudku, dengan mata batinku yang suci ini. Hahaha!"]

​Keheningan kembali menyelimuti ruangan. Aura di sekitar Rosalind kini tidak lagi terasa menyedihkan, melainkan terasa seperti seekor naga yang sedang tidur namun siap menyemburkan api kapan saja. Keluarga Wiraatmadja kini sadar: Rosalind bukan lagi anak bawang yang bisa mereka injak-injak. Dia adalah penghakim yang tahu setiap dosa mereka.

1
Manusia Ikan
sistem b like :
Manusia Ikan
ooh ada sistem nya😏👍
Manusia Ikan
bro kena mag :v
Manusia Ikan
jangan remehkan kekuatan dari lantai yang licin di kamar mandi😂
Manusia Ikan
ah biasa ini mah😏
Rina Yuli
celana dalam lagi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rina Yuli
urusan celana dalam pakek mau dibongkar segala lagi 🤣🤣🤣🤣🤣
Rina Yuli: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
acep maulana
sama 2 kk maaf kalau cerita sebelumnya saya hapus 🤣🤣🤣🤣
acep maulana: rekomendasi untuk bab berikutnya hehehe
total 2 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Manusia Ikan: hadir thor
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!