NovelToon NovelToon
Miss Magang Menyebalkan

Miss Magang Menyebalkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Idola sekolah / Diam-Diam Cinta
Popularitas:643
Nilai: 5
Nama Author: Nadiya Nafras

Mahasiswa magang dari universitas A, dan mereka semua kembar berjumlah 6 orang. Tentunya hal itu sering membuat siswa dan guru salah mengenali mereka. saksikan kisah mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiya Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perdebatan

" Jelas aja sih akan terjadi perdebatan antara dua kampus kalau kampus itu memiliki keahlian atau unggulan di bidang yang sama, tapi semoga saja perdebatan yang kalian alami tidak akan membawa bumerang tersendiri untuk kalian ya." jelas Bu Ika.

" Karena itu pada saat ini kami sedang berusaha untuk membangun keakraban antara kampus a dan juga kampus b, dengan begitu semoga saja di kemudian hari tidak akan lagi terjadi perdebatan antara dua kampus ini Bu." jelas Jessica.

" Semoga saja keinginan kalian itu bisa terkabul, dan kalian bisa bersahabat sampai tua nantinya."

" Amin..." ucap mereka serentak.

" Grace, kok bisa masuk ke kelas 8² kebetulan Ibu sedang ada urusan di luar dan terburu-buru." ucap Bu Ika menatap ke arah mahasiswa bimbingannya itu.

" Oh iya bisa bu, saya akan masuk menggantikan ibu di kelas 8²."

" Kalau begitu saya titip anak-anak ya sama kamu, nanti saya akan ikut masuk ke kelas setelah lulusan saya selesai."

" Iya baik bu tidak masalah."

" Kalau begitu Saya pergi dulu ya, nanti kalau ada apa-apa kok segera hubungi saya saja ya Grace." ucapnya dan Grace pun mengangguk.

Bu Ika pun perlahan-lahan mulai menghilang dari pandangan mereka semua, tentunya mereka semua menatap ke arah Grace yang nantinya akan masuk ke kelas 8². Itunya ia merasa tidak nyaman dengan tatapan dari teman-temannya itu, dan ia pun merasakan kejanggalan itu.

" Mengapa kalian menatapku?" tanyanya yang merasa heran.

" Jadi guru pamong mu itu Bu Ika?" tanya Jovita dan Grace mengangguk.

" Memangnya kenapa kalau guru pamong ku adalah Bu Ika?"

" Nggak ada apa-apa sih Grace, kami hanya terkejut saja kalau guru kamu adalah Bu Ika." ucap Khalid.

" Tidak ada yang sedang kalian sembunyikan dariku kan?" tanyanya yang merasa penasaran dengan tingkah dari teman-temannya itu.

" Tidak ada, selamat menikmati proses pembelajaran bersama kelas 8²." ucap Jovita dan Grace pun mengangguk.

Grace melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan kelas 8², Iya pun melihat situasi di sekeliling kelas tersebut. Dan menurutnya situasi di kelas tersebut tampak biasa seperti kelas-kelas pada umumnya, tetapi sebenarnya ia menyimpan rasa kecurian kepada teman-temannya tadi. Sepertinya ada sesuatu yang mereka sembunyikan, dan hal itu berkaitan dengan kelas 8².

" Halo semuanya, perkenalkan nama saya Grace Hanif. Kalian semua bisa panggil saya dengan sebutan Miss Grace, dan hari ini proses pembelajaran akan dilaksanakan bersama dengan saya Karena kebutuhan ibu Ika ada urusan." jelasnya dan tampak seluruh siswa memperhatikannya.

" Halo Miss Grace." ucap mereka semua serentak.

" Miss, Bu Ika pergi ke mana?"

" Bu Ika tidak mengatakan beliau pergi ke mana ya anak-anak, beliau hanya mengatakan kalau beliau sedang ada urusan."

" Mau Bu Ika pergi kemanapun terserah deh, yang penting kelas ini nggak masuk sama Bu Ika. Hore..." ucap salah satu diantara mereka dan semuanya pun ikut bahagia.

' Sebenarnya ada apa dengan Bu Ika, mengapa mereka semua sangat senang ketika Bu Ika tidak masuk. Atau Ini semua hanya perasaanku saja ya, tapi sepertinya memang ada yang sangat mencurigakan.' batinnya yang merasa heran.

" Untuk mengawali proses pembelajaran hari ini, Bu Ika sudah berpesan untuk mengerjakan soal latihan di buku paket. Soal latihan 3, dan saya akan memperhatikan hingga selesai." jelasnya dan mereka semua pun segera membuka buku latihan tersebut.

Tampak mereka semua mengerjakan soal-soal tersebut, dan sejak tadi pandangan Grace masih saja memikirkan mengenai apa yang baru saja terjadi. Dia masih tidak menyangka kalau anak-anak di kelas itu merasa bahagia karena Bu Ika tidak masuk, Ia pun kini menjadi penasaran dengan bagaimana karakter Bu Ika yang sebenarnya. Karena menurutnya Bu Ika adalah seorang guru yang baik, tetapi ia masih belum mengenal Bu Ika terlalu jauh.

' Kelas 8² dan juga Bu Ika, sepertinya keduanya sangat berkaitan. Sebenarnya ada apa dengan kedua hal tersebut, aku harus bertanya kepada mereka. Apalagi tadi tatapan mereka ketika Bu Ika berpesan kepadaku untuk masuk ke kelas ini, aku masih mengingat ataupun mereka yang menurutku sangat aneh.' batinnya yang merasa heran.

Iya pun terus memperhatikan para siswa tersebut mengerjakan soal-soal itu, lagu pikirannya masih malam Juana dan mencari sebuah jawaban. Menurutnya itu semua sangatlah janggal, tetapi ia tidak tahu mana yang merupakan sebuah kebenaran. Dia adalah orang baru di tempat tersebut, dan ia tidak mengenal banyak orang di sana.

...----------------...

" Semoga saja Grace bisa aman ya." ucap Khalid.

" Aku juga berharap dia akan baik-baik saja, ternyata guru pamong dari grace adalah bu Ika." ucap Kenan.

" Grace adalah orang yang baik, tapi mengapa ia harus menemukan guru pamong seperti Bu Ika." ucap Kurniawan.

" Sudahlah lebih baik kita doakan saja yang terbaik untuknya, Dan semoga saja tidak akan terjadi sesuatu kepadanya." ucap Jenny.

" Kita sudah mengenal bagaimana Bu Ika, tapi kita tidak boleh memberitahu hal ini kepada Grace." ucap Jessica.

" Sungguh malang sekali nasibnya harus mendapatkan guru kamu yaitu Bu Ika." ucap Jovita.

" Sudahlah kita tidak usah membicarakan mengenai dia, jangan sampai nanti Bu Ika mendengar kalau kita sedang membicarakannya." ucap Khalid.

" Membayangkannya saja kalau begitu sampai marah pada kita saja sudah membuatku takut, bagaimana kalau hal itu justru terjadi di hadapan kita saat ini." ucap Kenan.

" Sudahlah jangan membayangkan hal yang tidak-tidak, takutnya ya apa yang kita bayangkan itu bisa menjadi kenyataan. Jujur saja aku sangat tidak mau kalau apa yang baru saja kau katakan itu terjadi di hadapan kita saat ini, hal itu jujur saja membuatku akan sangat pusing dan juga takut." jelas Kurniawan.

" Kalian sedang membicarakan apa, tempatnya pembesaran kalian sangat serius." ucap seorang guru yang mengajarkan mereka.

" Eh ternyata Pak Haris yang datang, kami kira tadi Bu Ika yang datang." ucap Jenny yang belum masih merasa takut.

" Memangnya ada apa dengan Bu Ika?" tanyanya yang mau merasa penasaran maka para mahasiswa itu membicarakan Bu Ika.

" Bu Ika sedang ada urusan dan dia keluar, tadi dia meminta Grace untuk menggantikannya di kelas. Tapi kamu sangat terkejut karena ternyata guru kamu dari Grace adalah Bu Ika, kamu kira tidak ada salah satu diantara mereka yang akan mendapatkan guru pamong menunggu Ika." jelas Jessica

" Yang mengatur adalah kepala sekolah dan juga wakil kepala sekolah, tidak ada yang bisa membantah akan dipasangkan dengan siapa. Saya tahu kalian pasti masih mengingat momen awal ketika kalian bertemu dengan Bu Ika, dan saat ini kalian pasti sedang mengasihani Grace kan karena guru pamannya adalah Bu Ika." ucap Pak Haris dan mereka semua pun mengganggu.

1
mond ☘︎☘︎
boleh kasih saran?
etto... sampulnya kurang menarik perhatian (sorry kalau menyinggung☹️)
Nadiya Nafras
oke kak, terimakasih
mond ☘︎☘︎: sama sama ^^
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!