NovelToon NovelToon
Moving World In Strange Ways

Moving World In Strange Ways

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Fantasi Timur / Misteri / Romantis / Tamat
Popularitas:589.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Slitherio

Seorang siswa yang terlambat ke sekolah berpindah ke dunia lain bersama dengan dua orang yang tak dikenalnya, setelah mereka ditabrak truk secara tidak sengaja.

Menurut suara misterius yang mereka dengar saat baru sampai di dunia itu, mereka harus menyelamatkan dunia itu dari kekacauan.

Kehidupan mereka berubah sejak mereka bertemu dengan seorang lelaki yang mengaku sebagai orang terkuat di dunia itu dan mereka belajar tentang keabadian dari orang itu.

Ikuti perjalanan mereka di dunia yang tak terduga, penuh darah, pertarungan, dan pengkhianatan itu.

[1 chapter untuk satu hari, dimohon bersabar...

Ada beberapa adegan garing, kalo gk lucu dimohon jangan ketawa...

Apabila terdapat kesamaan nama orang, lokasi, ataupun jurus, mohon maaf karena itu adalah ketidaksengajaan, beberapa disengaja ;)

Original story by Slitherio/Rio Andriana]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Slitherio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08. Teman lama guru

Lima hari kemudian...

“Kota disana adalah wilayah kekuasaan Purple Jade Sect yang bernama Jade City...” Ujar Zen sambil menunjuk sebuah kota di depan mereka.

Ray mengangguk lalu bertanya, “Sektenya dimana?”

“Ada di dekat kota itu, masuk ke hutan-hutan dan menurutku ukurannya terbilang kecil...” Jawab Zen.

Zen tahu kalau Ray dan dua temannya adalah praktisi tanpa sekte, sebab itulah Zen mengajak mereka bertiga masuk ke Purple Jade Sect. 

Tetapi Ray tetap bersikeras untuk menjadi praktisi tanpa sekte, meskipun Agus menyetujui ajakan Zen.

“Sudahlah, aku tak ingin direpotkan dengan berbagai tugas sekte...” Ray menaikkan bahunya. Di dunia asalnya, Ray memang dikenal tak suka direpotkan.

Mereka lalu mempercepat laju mereka menuju Jade City untuk kembali ke Purple Jade Sect.

***

Zen sedang pergi ke sektenya untuk melaporkan misinya, jadi Ray dan temannya diminta menunggu di Jade City.

Ray sebenarnya ingin ikut, tetapi Zen bersikeras untuk pergi seorang diri. Entah apa alasannya, ia seperti tak ingin melibatkan Ray dan temannya.

“Jadi, apa yang akan kita lakukan pertama?” tanya Mira. Agus dan Ray menggeleng sambil menaikkan bahu mereka.

“Tak tahu...”

Mereka bertiga menghela napas mereka bersamaan lalu berjalan berpencar. Ray pergi ke sebuah toko yang tertutup, sedangkan Agus pergi ke tempat yang tak diketahui, lalu Mira sudah pasti bisa ditebak, ke pemandian.

“Nanti kita berkumpul disini lagi!” seru Ray yang dibalas oleh anggukan Agus dan Mira.

Ray melihat ke dalam toko itu, ia merasa tertarik dengan isi toko itu, entah apa penyebabnya. Ia lalu masuk dan melihat-lihat isinya.

Ray menebak kalau isi dari toko ini adalah Magic Tool sederhana dan beberapa Talisman.

Zon dulu pernah menjelaskan, Talisman adalah sebuah benda yang bisa dipakai untuk melepaskan jurus elemen, tergantung dari nama Talisman itu.

Sebut saja Fire Ball Talisman yang ada di tangan Ray saat ini. Talisman ini bisa melepaskan bola api besar yang bisa ditujukan pada musuh di depan.

Talisman ini banyak dicari, tetapi karena harganya yang mahal membuat sedikit yang memilikinya.

Pemilik toko ini pasti orang hebat, batin Ray sambil melihat Talisman yang lain.

Seorang kakek muncul dan bertanya, “Kau mencari apa nak?”

Ray berbalik dan memeriksa tingkat praktik kakek itu, “Aku tak bisa membaca praktiknya?!”

Sebuah kasus yang langka kalau ada orang yang tak bisa ia ukur kekuatannya seperti kakek ini di kota kecil seperti ini. Ray mengendalikan dirinya lalu bertanya, “Ini apa?”

“Itu Talisman, apa kau tidak tau?” jawab kakek itu sambil menaikkan bahunya, “Harganya 10 Divine Stone...”

Ray belum memeriksa keseluruhan isi Dimentional Ring yang diberikan oleh gurunya padanya dan dua temannya, sehingga ia berpikir kalau Zon itu sebenarnya miskin.

“Tahu, hanya saja karena aku tinggal di gunung membuatku tak bisa mengenali hal-hal yang umum...” ujar Ray berbohong. Kalau ia tak bisa membaca tingkat praktik kakek di depannya ini, kemungkinan kalau ia berbohong pasti diketahui.

“Kalau kau adalah orang yang baru turun gunung, bagaimana kau bisa bertahan di alam bebas yang keras ini?” tanya kakek itu keheranan, “Dan juga, siapa gurumu? Hanya orang yang memiliki guru seorang praktisi hebat saja yang bisa melewati Self Forging tingkat ke-10. Ditambah kau sudah mencapai Self Forging tingkat ke-14, kau adalah salah satu dari beberapa orang berbakat di generasi ini...”

Penjelasan kakek ini panjang sekali, batin Ray. Ia lalu berdeham.

“Aku hanyalah Outer Disciple dari sekte Purple Jade Sect yang ada di dekat sini...” Ray memulai kata-kata kebohongannya, “Dan aku mendapat berkah dari seseorang yang mengaku bernama Antonios. Sebab itulah aku bisa mencapai praktik ini sekarang...”

“Oh, ternyata kau hanyalah Outer Disciple. Aku terlalu banyak berharap padamu...” tatapan mata kakek itu lalu berpindah ke Black Dragon Sword yang tersarung di punggung Ray, “Dan kau?! Bagaimana kau bisa memiliki pedang terkutuk seperti itu?!”

Ray menaikkan alisnya, “Pedang terkutuk? Apa maksud senior?”

“Pedang ini adalah salah satu dari tujuh pedang terkutuk yang disebut-sebut bisa membuka pintu dimensi lain. Tetapi aku tak mempercayainya karena kisah itu adalah kisah yang bohongan...” kakek itu mengelus dagunya sambil menatap Ray lagi, “Kusarankan agar kau menyimpan pedang itu baik-baik agar tidak direbut oleh pihak yang jahat...”

“Tunggu, apa maksud senior? Maksudku, pedang Black Dragon Sword ini kudapatkan dari guruku, Antonios! Mana mungkin guruku memberikan pedang terkutuk padaku!” Ray berbicara dengan nada sedikit tinggi sehingga ia melupakan kalau kakek di hadapannya saat ini adalah orang yang lebih kuat darinya.

“Akhirnya aku bisa menebak nama pedang lainnya setelah mendengar nama pedangmu itu...” kakek itu mendekati Ray, “Sebenarnya, aku adalah penemu tujuh pedang itu...”

Ray melebarkan matanya, “Maksud senior?”

“Aku menemukan tujuh pedang itu di sebuah tempat yang dipercaya sebagai lokasi salah satu dari tujuh makhluk yang disegel dulu...” kakek itu memulai ceritanya, “Dan namaku adalah Tianyun...”

Tianyun mengangkat tangan kanannya, “Sebenarnya, aku adalah orang yang menemukan pedang itu bersama dengan praktisi terkuat saat ini, yaitu Pendekar Jubah Merah Zon...”

Ray menahan dirinya untuk tak berkata kalau Zon adalah gurunya. Tianyun melanjutkan ceritanya.

“Zon membawa kabur salah satu pedang yang berwarna hitam pekat serta sebuah pedang berwarna merah...” 

“Jadi, apa tujuan senior menceritakan hal itu pada saya?” tanya Ray. Sikapnya kini berubah setelah mendengar kalau Tianyun adalah teman dari gurunya dulu.

“Hanya ingin mengatakan kalau tujuh pedang itu ditemukan serta disatukan, bisa menjadi kunci sebuah dimensi lain...” Tianyun mengelus dagunya, “Kalau dibiarkan dimiliki oleh Aliran Hitam, bisa-bisa dunia ini hancur...”

Aku harus bisa mengumpulkan ketujuh pedang ini untuk menjadi jalan pulangku bersama Agus dan Mira, tetapi dimanakah aku bisa menemukan pintu dimensi yang dimaksud? Pikiran Ray kini dipenuhi oleh kata-kata Tianyun.

“Oh ya, karena kemungkinan kalau kau adalah murid dari Zon, aku ingin mengucapkan selamat karena berhasil menjadi praktisi terkuat di Benua South ini dan juga aku akan memberikan ini padamu...” Tianyun mengeluarkan sebuah buku tebal, “Isinya adalah berbagai ilmu untuk menjadi Alchemist, pelajari itu baik-baik...”

Ray memberi hormatnya lalu berjalan keluar toko itu, “Meskipun aku tak mendapat barang bagus, setidaknya buku ini bisa menjadikanku lebih kuat lagi...”

Ray membuka halaman pertama buku itu sambil berlari dan ia terdiam saat membaca buku itu.

“Raja Petir Biru Tianyun?!”

1
kayla
kirain rodanya brbntuk gunung
JJ opa
lanjut thor
Raysonic Lans™
omg
rere
Luar biasa
AL Vinoor
sangat disayangkan terlalu banyak istilah dlm bahasa asing,sehingga jadi pusing mengingatnya,mengapa tidak dipakai bahasa Indonesia saja.
Kangee: yuk mampir juga dikaryaku... Ling Tian
total 1 replies
John Singgih
untung sudah tamat bacanya yang itu
John Singgih
akhirnya tahu Ig author 😁😁😁
John Singgih
rupanya kisah hidup Ray yang diceritakan kepada anak-anaknya
John Singgih
kisah dibelakang game remaist online
John Singgih
rupanya sedang bahas tentang rancangan game ya...
John Singgih
eh ray masih belum halal tuh...
John Singgih
melawan Aldo dengan susah payah
John Singgih
liburan dengan teman-teman di pantai
John Singgih
wah romantisnya
John Singgih
syarat dari ayahnya Mira
John Singgih
Aldo datang menyerang eh menganggu
John Singgih
belajar apa belajar ?
John Singgih
sambutan dingin dari ayahnya Mira dan Aldo
John Singgih
dasar modusnya Ray
John Singgih
berkunjung ke sekolah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!