Anantasya adalah seorang Ilmuan muda. Namanya terdengar di penjuru dunia. Namun dibalik itu, dia adalah pemimpin Mafia Black Dragon yang sangat ditakuti. Bahkan Pemimpin Negara tidak berani menyinggungnya.
Akan tetapi akibat kecerobohannya, dia terbunuh karena menjatuhkan granat yang tersimpan di sakunya. Dan kemudian meledak saat menyentuh aspal.
Namun bukannya mati, dia malah terbangun di tubuh seorang sampah Kekaisaran. Gadis itu adalah putri seorang Jenderal. Dengan perlahan, identitasnya di masa itu terbongkar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zalfa Azz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
wolu
Happy reading**
.
.
.
.
.
" tidak ayah, kami bisa jaga diri jadi jangan memaksa okeyy"ucap tasya lalu menarik amel dan meninggalkan jendral juga shen bingung dengan kata okey.
"woii demen banget sih lo narik narik tangan orang" ucap amel kesal
"hehe ya maap kan refleks"ucap tasya santai.
_________________________________________________________》》》》
"kita kemana ini?" ucap amel
"ke pasar budak"ucap tasya datar
"huh napa muka tembok lo ngga ilang ilang sii"ucap amel
"ya ya ya terserah, sekarang kita udah sampai" ucap tasya
Mereka pun memasuki salah satu paviliun penjual budak.
Sebelum tasya dan amel ke luar dari kediaman jendral Bao mereka telah menggunakan cadar.
"Apakah yang bisa saya bantu untuk nona nona muda ini?"ucap salah satu pelayan yang menghampiri mereka.
"Kami ingin bertemu dengan manajer disini"ucap tasya dingin.
"ba.. baik nona akan saya panggilkan"ucap pelayan itu lalu segera pergi menuju ruangan manajer.
"Tuan ada dua orang gadis yang ingin menemui anda"ucap pelayan itu
"Baiklah mari kita temui" ucap manajer itu lalu berjalan ke tempat tasya dan amel.
" Ada Apakah nona nona ini ingin bertemu dengan saya?"ucap manajer dengan sopan.
"kami ingin membeli semua budak yang berada disini yang bisa berkultivasi dari umur 15-23 tahun"ucap tasya dingin
"ah baiklah nona, kami memiliki 1000 budak yang kalian inginkan tetapi harga sangat mahal"ucap manajer itu ragu
"berapa semuanya?"ucap amel
"semuanya 1000 koin emas nona"ucap manajer itu
"baiklah ini 1.500 koin emas sisanya untukmu dan untuk kendaraan para budak menuju perbatasan hutan Roh, kami akan menunggunya"ucap amel, karena tadi tasya telah memberitahunya.
"Baik terimakasih pelanggan terhormat"ucap manajer itu berbinar ketika melihat satu kantong besar berisi koin emas itu.
Lalu tasya dan amel langsung berteleport ke perbatasan dengan teleport tasya. karena amel tidak bisa kultivasi
Sampai nya mereka di perbatasan hutan, tasya naik ke pohon dan merebahkan dirinya di salah satu dahan yang besar.
'*hei para spirit beast, apa kalian bisa membuat istana di hutan Roh lapisan ke 9?' telepati tasya ke hewan kontraknya.
'bisa yang mulia kami bisa menyelesaikan nya 2-3 jam' ucap naga emas
'baiklah sana kalian buatkan dan panggil aku Queen"ucap tasya
'baik queen' ucap mereka serempak.
Satu jam kemudian*
"aaaa mereka lama sekali sii"ucap amel
"bentar lagi juga nyampe, dari sana kesini itu jauh dodol"ucap tasya
"Huhh menyebalkan"ucap amel kesal
"tuh mereka sampe"ucap tasya yang melihat rombongan gerbong kereta yang mengarah kemereka
Tasya pun turun menyambut mereka semua. setelah itu para budak keluar dari kereta. mereka berbaris dengan rapi dan melihat orang yang membeli mereka.
"baiklah jika sudah semua maka kalian duduklah dan bersantailah disini sambil menunggu tempat tinggal kalian jadi"ucap tasya dan kembali ke atas pohon.
"woi ta gue dah bosen nunggu dari tadi dan dengan santainya lo bilang suruh nunggu lagi?"ucap amel kesal
"tunggu aja elaahhhh"ucap tasya yang membuat amel mengerucut kan bibirnya.
"emang berapa lama?"ucap amel lagi
"1-2jam lagi"ucap tasya
"buseett lama bener dah"ucap amel
"diem emang lo pikir buat markas tu gampang apa"ucap tasya sambil memejamkan mata nya.
"hehe iya juga ya, dulu kita buat markas lebih dari 2 bulan dan ini hanya 2 jam"ucap amel tanpa menyadari ucapannya.
"ehh.. 2 jam?!!"ucap amel kaget saat menyadari ucapannya.
"hmmm"tasya hanya berdehem untuk membalas ucapan sahabat cerewetnya itu.
***eps 8 selesaii***
see you guys😉