WARNING!!
JANGAN LUPA FOLLOW DAN BERIKAN BANYAK DUKUNGANNYA UNTUK SETIAP CERITA AUTHOR 💚
hai-hai sebelum nya terima kasih karena telah menyempatkan untuk singgah di cerita aku :). sekedar info cerita ini pernah aku publish di wattpad dengan user @juwitaapr dan telah aku hapus. jadi cerita ini sekarang hanya ada di mangatoon.
Bagaimana perasaan kalian jika bertemu kembali dengan orang yang paling kaliann hindari.dia ariella harus bertemu kembali Dengan bryan Ceo nya di perusahaan marshwan.
Hidup ariella yang semulanya tenang menjadi kacau karena bryan.
WARNING !!!! typo bertebaran dimana-mana.:)
Salampelukbantal:)
JuwitaApr
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon juwitaapr_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MWMB#7
Ariella menatap bingung ines tetangganya pasalnya koper-koper besar tertata rapi didepan apartemen ines.
"Mau liburan kemana nes?" tanya ariella menyuarakan pilirannya.
"Tidak liburan kemana-mana "jawab ines dengan senyum manis.
"Lalu"
"Aku pindah"
"Pindah?" tanya ariella penasaran dulu ines pernah bercerita padanya jika ia tidak akan meninggalkan apartemen yang ia tinggali sekarang karena apartemen ini ia dapatkan dengan keringatnya sendiri.
"Iya.apartemen ini ada yang beli dan kau tau harganya diluar dugaan" jawab ines senang ia langsung memeluk ariella erat.
"Memangnya berapa?"
Ines membisikan nominal angka ketelinga ariella.ariella syok pastinya orang kaya mana yang ingin membeli apartemen ines dengan nominal yang tidak muat jika dikalkulatorkan.
"Terimah kasih ariel" ujar ines ambigu
"Untuk?"
"Untuk semua ini" jawab ines ariella mengangguk walaupun ia bingung untuk apa ines bertera kasih padanya.
"Aku pergi dulu,sebentar lagi penghuni apartemen yang baru bakal datang" pamit ines melepaskan pelukan nya.lalu menarik dua kopernya menuju lift
"Kau jaga diri" jawab ariella
"Kau juga" teriak ines lalu hilang dibalik lift.
Karena lelah ariella langsung masuk kedalam apartemennya.
Ariella tidak langsung mandi ia menggulingkan badannya sejenak menghilangkan lelahnya.
Baru saja mata ariella akan terpejam menuju alam mimpi bel apartemennya berbunyi tak sabaran membuat ariella dengan terpaksa membuka matanya.
Klek
Ariella membuka pintu apartemennya terlihat laki-laki dengan setelan formal membelakanginya.
"Maaf sir apa anda yang menekan bel?" tanya ariella ragu ia seperti mengenali laki-laki yang sedang membelakangi nya sekarang.
"Bryan" ujar ariella lirih ketika laki-laki itu menghadpnya.
"Hai" sapa bryan tanpa menghiraukan keterkejutan ariella.
"Maaf sir saya tidak menerima tamu" ujar ariella hendak menutup pintu tapi dengan cepat bryan mencegahnya.
Ariella memutar bola matanya malas.
"Ada keperluan apa anda kemari sir?" ujar ariella kemudian karena bryan tak kunjung bersuara.
"Tidak ada,hanya ingin memberi tahu saja jika aku tetengga baru mu" jawab bryan santai.
Mata ariella melotot nyaris keluar.ia kaget pastinya jadi ini alasan ines berterah kasih padanya tadi untuk alasan yang tidak bisa dimengerti oleh ariella.apalagi orang yang membeli apartemen ines adalah bryan.bos monyetnya ups.
"Nona ariella boleh kah aku menginap" ujar bryan membuat mata ariella yang masih melotot tambah melotot.
"Tidak boleh" jawab ariella cepat.
"Ayo lah ariel,kau tidak kasihan padaku kau lihat orang-orangku sedang membereskan apartemenku" ujar bryan menampakkan wajah memelasnya membuat ariella ingin muntah melihat expresi bosnya itu.
"Tidak ku bilang tidak ya tidak" jawab ariella kekuh.
"Aku memaksa" ujar bryan menatap ariella.
"Terserah" jawab ariella hendak menutup pintu tapi ditahan oleh bryan.
"Kau" geram ariella kesal.
"Aku tampan" jawab bryan percaya diri.
"Ck"
***
Tbc...