NovelToon NovelToon
Move On

Move On

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Noah Arrayan

Mengubur cinta yang sudah lama dipendam pada atasannya lalu menerima perjodohan dari orang tuanya, Safira berharap bisa segera move on dari cintanya yang bertepuk sebelah tangan. Namun tak mudah menjalani kisah baru sementara hati masih terpaut pada cinta yang tak sempat digapai. Apalagi jodoh yang orang tuanya pilihkan adalah pria masa lalu yang juga pernah menorehkan luka yang tak kalah dalam di hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noah Arrayan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Delapan

Fokus Safira mulai terganggu dengan bayang-bayang Elbram, pria itu berhasil menarik perhatiannya. Lekuk wajah Elbram begitu lekat diingatan nya meski Safira baru bertemu pria itu satu kali beberapa hari yang lalu. Pertemuan pertama mereka menancapkan kesan mendalam di hati Safira. Senyuman El seolah telah merebut dunia nya.

"Bener Fir, bang El lagi jomblo. Sebelum pulang ke Indonesia abang aku abis putus sama pacarnya di sana" Ucap Dini membuyarkan lamunan Safira yang tengah memain-mainkan pulpennya, sahabatnya itu seolah tau kalau ada abangnya di dalam lamunan Safira saat ini.

Dini dan Maya baru masuk kelas karena mereka ada mata kuliah sekitar 10 menit lagi. Sebenarnya mereka datang bersama hanya saja Maya dan Dini mampir ke perpustakaan lebih dulu mencari buku untuk bahan tugas mereka.

Safira kira Dini hanya bercanda ketika mengatakan akan mencari info tentang status abangnya, Safira tak menyangka kalau Dini benar-benar melakukannya.

"Putusnya karena apa ya Din?" tanya Safira, wajahnya berubah serius.

"Bang El nggak cerita putusnya karena apa Fir. Nanti kamu tanya aja kalo kalian uda berhasil dekat" Jawab Dini. Gadis itu ikut mengeluarkan buku mata kuliah yang sebentar lagi akan mereka ikuti.

"Tapi jangan-jangan abang kamu belum move on Din. Secara dia belum lama putus nya" Safira tiba-tiba ragu untuk melanjutkan perasaan nya.

"Nggak apa-apa Fir, siapa tau kamu justru bisa membuat abangnya Dini move on. Kamu bisa jadi penyembuh patah hatinya dia" Maya menimpali. Dini memang sudah bercerita pada Maya tentang Safira yang tertarik pada Elbram.

"Kalo nggak berhasil yang ada malah aku yang patah hati May" Ucap Safira lesu. Ia belum memiliki pengalaman dekat dengan pria manapun, jadi tak lucu rasanya jika harus langsung merasa patah hati akibat jatuh cinta dan mencoba mendekati pria yang masih menyimpan nama lain di hatinya. Safira jadi ngeri membayangkannya.

"Ih nggak boleh pesimis gitu, harus semangat dong. Masa mau jomblo seumur hidup, kita berdua Maya aja uda berapa kali ganti pacar" Dini ikut menyahuti.

"Lagian abangnya Dini ganteng banget Fir, rugi kalo kamu lewatin gitu aja. Aku aja mau kalau seandai nya kamu belum ngegebet duluan" Ucap Maya, gadis itu terkekeh melihat wajah sewot Safira mendengar ucapan nya.

"Abang aku khusus buat Safira dulu ya, lagian Rendi mau kamu kemanain." balas Dini sambil mendelik pada Maya.

"Becanda Dini, serius amat." Maya berusaha menahan tawanya karena dosen mereka sudah masuk.

🍁🍁🍁

"Dini nya pergi, tapi dia sempat pesan suruh tunggu kalau kamu datang" Ucap Elbram pada Safira ketika ia membukakan pintu. Ia mempersilahkan gadis itu duduk di ruang tamu.

"Dini kok nggak kabarin aku mau pergi" gumam Safira bingung. Dini memintanya datang, beralasan ingin curhat tentang pacarnya.

"Katanya cuma sebentar kok, aku disuruh nemenin kamu selama dia pergi. Katanya kamu penakut nggak berani kalau sendirian walaupun di siang hari" Ucap El sambil tertawa.

"Dini bilang gitu?" Safira mengumpati Dini di dalam hati, seenaknya saja mengarang cerita tentang dirinya. Safira yakin itu cuma akal-akalan Dini saja.

Safira membuka tas kecilnya dan mengambil ponsel saat terdengar notifikasi pesan masuk.

'Selamat bersenang-senang, semoga berhasil'

Safira mengerutkan keningnya membaca pesan dari Dini. Sesaat kemudian Safira paham bahwa sahabatnya itu sengaja melakukan ini untuk memberinya kesempatan berduaan dengan Elbram. Menyadari hal itu Safira merasa tiba-tiba gugup.

"Kamu kenapa? kok tiba-tiba gelisah, siapa yang kirim pesan emangnya?" Tanya Elbram, ah pria itu terlalu peka hingga menyadari kegelisahan yang Safira rasakan.

"E-ehm ketua tingkat kak dia kasih info tugas, deadline nya di majuin" ucap Safira beralasan.

"Oh gitu, ah jadi kangen kuliah" balas Elbram sambil tersenyum.

"Lanjut kuliah aja lagi kak"

"Panggil nama aja, nggak usah panggil kakak. Biar kesannya kita seumuran" Ucap Elbram sambil tertawa.

"Tapi kakak kan abangnya Dini, umur kakak juga emang lebih tua jadi kayak ngerasa nggak sopan aja kalo sebut nama" Safira balas tersenyum sungkan.

"Nggak apa-apa santai aja, aku lebih suka dipanggil nama. Atau kamu mau jadi adik aku?" tanya Elbram

"Nggak!" Jawab Safira cepat, gadis itu menutup bibirnya menyadari responnya yang sedikit berlebihan.

"Kenapa nggak mau? Maunya jadi apa?" Goda pria itu, tatapan dalam matanya serta senyum tipis yang ia sunggingkan membuat hati Safira ketar ketir. Gadis itu yakin ia benar-benar tak bisa menolak pesona Elbram. Pria itu begitu menarik, Tuhan begitu sempurna memahat wajah dan tubuh Elbram.

"Kamu belum jawab pertanyaan aku yang tadi" Safira yang kelabakan berusaha mengalihkan topik pembicaraan.

"Pertanyaan yang mana? soal kuliah?" Safira mengangguk.

"Mau sih nanti, tapi sekarang mau fokus kerja sama fokus cari istri dulu" ucap Elbram, tatapannya semakin dalam pada Safira. Gadis itu mengalihkan tatapannya ke sembarang arah. Jantungnya berdetak dengan begitu cepat, ia takut Elbram mendengar degup jantungnya yang begitu kuat.

"Kamu punya kakak perempuan nggak?" tanya Elbram saat Safira hanya diam.

"Enggak, aku anak tunggal"

"Yah sayang banget"

Ucap Elbram dengan ekspresi yang ia buat lesu.

"Emang kenapa kak?" tanya Safira bingung.

"Kamu kan cantik banget, kalo punya kakak pasti wajahnya nggak jauh beda sama kamu. Siapa tau bisa dikenalin sama aku buat dijadiin istri" Safira tersenyum salah tingkah mendengar ucapan Elbram. Pujian pria itu membuat tubuh gadis itu bergetar.

"Atau kamu aja yang jadi istri aku, mau nggak?" ternyata Elbram belum berniat menghentikan ulahnya membuat Safira ketar ketir. Ucapan pria itu dan tatapan matanya membuat jantung Safira kian menggila. Tubuh gadis itu terasa semakin memanas.

"Pasti nggak mau kan, kamu cantik banget sih. Pasti milih-milih suami yang ganteng juga" lanjut Elbram sambil terkekeh.

Safira mati kutu dibuatnya, ia hampir saja menyangkal ucapan Elbram. Namun untung saja ia tak terperangkap, atau ia akan sangat malu karena secara tidak langsung ia mengakui bahwa dirinya menyukai pria itu.

"Dini lama banget ya" Safira kembali berupaya mengalihkan pembicaraan. Elbram benar-benar piawai membuatnya salah tingkah.

"Kenapa emangnya? nggak asik ya ngobrol sama aku?" Safira menggeleng cepat, ia begitu terkejut pada respon Elbram atas ucapannya.

"Bu-bukan gitu El, tadi Dini sendiri yang nyuruh datang cepat karena ada yang urgent katanya. Eh dia malah lama banget nggak balik-balik."

"Aku suka banget denger kamu sebut nama aku Fir" ucap Elbram sambil tersenyum. Safira benar-benar tak berdaya menerima senyuman Elbram yang terasa mengaduk-aduk hatinya.

🍁🍁🍁

1
pipi tembem
the best story...
pipi tembem
idih...
pipi tembem
sakit banget tuh Fir...
Ani Kurniati
bagus cerita nya
queen zha
bagusss banget ceritanya
Rizky Manik
👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
🤣🤣🤣
Ria Na
Luar biasa
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Dysha♡💕
akhirnya selesai juga baca semua novel author,semoga segera buat novel baru ya Thor😍🫶sangat sangat luar biasa ⭐
Adi Fatih
aku baca lg di 2025
Nabil Az Zahra
di sni jg ortu fira trksan egois bgt mksain anaknya, gak liat ksdihan fira
☠️⃝🖌️M⃤ Muppin🍓: Hai sahabat pembaca!
Aku baru aja rilis cerita baru berjudul “Menjebak Cucu Presdir” ✨

Cleona hanya ingin menyelamatkan ibunya dari penyakit mematikan, tapi sebuah kesalahan membawanya ke kamar Batara, CEO muda yang dingin dan penuh rahasia. Kini, hidupnya terjerat antara bahaya, rahasia, dan perasaan yang tak pernah ia duga. Apakah ini awal kehancuran… atau takdir yang menunggu?

🔥 Jangan lupa mampir dan ikuti kisahnya yaa~
total 1 replies
Nabil Az Zahra
bukan mnja mungkin, tp gak bsa di pke ma el jd ga di plih fir.
Nabil Az Zahra
lha jempolnya dah biru trnyta, tp lupa alurnya jd tk bca ulang🤭
Maria Christanti
sll semangat thor dlm berkarya. walaupun sibuk dikehidupan nyata.
bu mid Galakz
baguss 😍😍
Lisna Wati
tenang ya el pasti selamat
💟노르 아스마💟
cerita bagus banget
💟노르 아스마💟
kemaruk
💟노르 아스마💟
udh baca bayik bro
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!