sinopsis
seorang gadis bernama cinta harus rela meninggalkan kedua orang tua dan pekerjaannya sebagai dosen di Kota B , tanpa rasa putus asa Cinta kembali meneruskan pekerjaannya seorang Dosen di kota A meskipun jauh dengan orang tua , Cinta pun bertemu Chanendra pengusaha muda yang Sukses dan menikah,,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon doeh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Asrama
Diperjalanan menuju asrama Cinta hanya diam dan menoleh keluar jendela tanpa berani melirik ataupun mengajak bicara kepada Julian. Begitu juga dengan Julian yang masih kesal harus mengantar Cinta, perempuan yang baru saja dikenalnya.
Sesampaianya di depan kampus yang terkenal dengan kedisiplinan , bangunannya yang kokoh , juga para dosen yang berkualitas , fasilitasnya yang lengkap , Cinta melihat satu gedung yang tidak terlalu mencolok tapi artistik , dengan nama terpampang asrama dosen putri dan asrama dosen putra. "Berhenti ," teriak Cinta memecahkan keheningan yang sedang terjadi sekaligus mengagetkan Julian yang sedang menyetir.
"Bisakah anda tidak berteriak seperti itu" ,kesal Julian. "Maaf ", saya refleks kata Cinta. Julian menghentikan mobilnya tepat didepan gedung asrama putri . Cinta segera keluar dari mobil dan membawa barang bawaannya. Setelah itu Cinta mengucapkan terima kasih kepada Julian yang sudah mengantarnya sampai asrama.
"Cinta , terima kasih sudah menolong nenek dwi dan maaf saya tidak bisa mengantar ke dalam asrama , kamu hati -hati ya , ini nomer saya yang bisa kamu hubungi bila terjadi sesuatu , jangan sungkan." kata Julian.
"sama - sama mas Julian , terima kasih atas perhatian mas Julian, dan hati - hati juga buat mas Julian dalam perjalanan pulang, salam buat nenek Dwi , semoga lekas sembuh." kata Cinta.
Setelah kepergian Julian , Cinta masuk ke dalam gedung dan segera menyelesaikan prosedur yang harus dilalui Cinta sesuai dengan petunjuk. Cinta menemui seseorang perempuan yang berjaga disitu dan melaporkan identitas serta persyaratan yang sudah Cinta laksanakan.
Perempuan tersebut bernama Kanti , perempuan dengan usia kira -kira 45 tahun , tersenyum ramah dan memberikan kunci kamar tetapi sebelumnya Cinta diberi peringatan , nasehat ,dan beberapa peraturan yang harus diikuti selama berada di asrama. Salah satunya tidak boleh keluar lebih dari jam 11 malam ,dan tidak boleh membawa seorang laki - laki ke dalam asrama apalagi membuat kekacauan dalam asrama.
Cinta membaca peraturan yang diberikan ibu Kanti dengan seksama dan teliti , serta mendengarkan nasehat bu Kanti sebelum Cinta memasuki kamar yang akan ditempatinya.
Ibu Kanti mengantar dan menunjukan arah ke kamar yang akan ditempati Cinta. Dengan setia Cinta mengikuti semua yang dilakukan dan ditunjukan ibu Kanti.
Cinta membuka pintu kamarnya dan betapa kagumnya saat masuk ke dalam kamar yang super bersih dan isinya lengkap dengan desain furnitur yang unik membuat Cinta merasa betah dan senang . Cinta segera membereskan barang bawaannya dan memasukan ke dalam lemari dengan rapi.
Ibu Kanti pun senang melihat Cinta yang bersemangat dan bersuka cita saat masuk ke kamar , tak lama setelah melihat Cinta sibuk membereskan barang , ibu Kanti berpamitan meninggalkan Cinta , karena masih banyak pekerjaan yang harus ibu Kanti kerjakan. Cinta hanya mengangguk dan mengucapkan terima kasih kepada ibu Kanti yang telah mengantar dan menunjukan kamar yang harus ditempatinya.
Acara Beres - beresnya selesai , Cinta segera membersihkan diri ke kamar mandi dan istirahat. Cinta juga langsung menghubungi kedua orang tuanya dan menyampaikan kabar bahwa Cinta telah sampai di asrama , supaya ayah dan ibu tidak khawatir dengan keadaan Cinta.
"Hari ini sungguh hari yang sangat melelahkan , banyak terjadi hal - hal yang tidak terduga , belum genap 24 jam banyak sekali pengalaman yang dilalui dari ketemu seorang nenek yang pingsan sampai orang tampan yang dingin." gumam Cinta .
Cinta merasa lapar dari tadi lupa belum makan dan ngga sempat membeli makanan karena banyak hal yang terjadi sehingga Cinta melupakan rasa laparnya.
Dengan enggan Cinta harus turun juga ke kantin untuk membeli makanan , karena Cinta penghuni baru jadi Cinta harus datang secara langsung tidak bisa pesan antar karena belum tahu nomor kantin yang bisa dihubungi ,Cinta lupa meminta nomernya ke ibu Kanti.
Cinta celingak celinguk mencari tempat kantin berada , setelah ketemu Cinta segera menuju dan memesan makanan ke kantin tersebut dan membungkusnya supaya Cinta bisa memakannya dengan santai didalam kamar.
Karena posisi kantin berada di tengah - tengah asrama putra dan asrama putri , pastinya Cinta juga akan bertemu dengan banyak orang disana baik laki - laki maupun perempuan bahkan juga mahasiswa.
Cinta mengambil makanan pesanannya dan membayarnya kepada petugas Kantin , saat Cinta hendak keluar Kantin , Cinta tidak sengaja menabrak seorang pemuda berparas tampan , tinggi , ganteng.
"Maaf !"kata Cinta.
" it's no problem , are you okay ?" seorang pemuda tampan tersebut menjawabnya .
"yes , I'm oke , thanks ." kata Cinta dengan ramah.
Cinta segera meninggalkan kantin dan pemuda tampan tersebut yang Cinta belum tahu namanya. Cinta pun segera masuk ke dalam kamar dan menikmati makanannya setelah selesai memakannya Cinta segera membereskan kemudian beristirahat dan tidur karena malam sudah larut.
sukses ya Thor untuk novelnya yang lain 👍🙏