NovelToon NovelToon
The Silent Empire

The Silent Empire

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Sistem
Popularitas:440
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.

Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.

Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 - Secangkir kopi di kota Drep

Setelah menjalani 3 rapat yang melelahkan,Clev memutuskan untuk pulang sendiri dengan mobil pribadinya.

Seperti biasa Clev akan menuju pusat kota memarkirkan kendaraannya di sebuah parkiran umum dan berjalan seperti warga biasa di trotoar jalan kota Drep,lalu mencari tempat kopi untuk bersantai. Clev masuk ke dalam sebuah cafe dan memesan kopi juga roti.

Setelah duduk di kursi dan menunggu beberapa saat seorang pelayan datang membawa kopi dan roti pesanan Clev,

"Permisi.. Capuccino dan roti panggang coklat nya,Pak" ujar seorang pelayan lalu menaruh Capuccino dan roti di meja Clev.

"Makasih ya.." jawab Clev sambil tersenyum

Lalu pelayan itu balik tersenyum.

Clev langsung menyesap kopinya dan memotong roti panggang nya sambil melihat layar handphone nya ,untuk melihat berita soal kehidupan kota Drep.

Tak berapa lama di seberang cafe tempat Clev berada ada sebuah keributan yang melibatkan 2 orang berbadan besar dan seorang pemilik restoran lalu kedua orang besar itu terlihat mendorong pemilik restoran itu hingga terjatuh dan merusak sebuah gagang pintu restoran itu, lalu kemudian pergi. Lalu terlihat tidak ada satupun warga menolong pemilik restoran itu,seakan hal seperti itu sudah menjadi hal 'normal' di kota Drep.

Clev yang melihat itu bertanya kepada seorang wanita pengunjung cafe di sebelahnya,

"Kenapa tidak ada yang membantunya?" tanya Clev pelan ke pengunjung di sebelahnya itu

Pengunjung itu terlihat menyipitkan mata menatap Clev,

"Kamu baru datang ya di kota ini?" tanya wanita itu

"Sekitar seminggu" jawab Clev

Wanita itu menghela nafasnya

"Wajar saja"

"Hal seperti itu sudah sering terjadi di kota ini,ya sekitar 6 bulan terakhir ini semenjak mereka datang ke kota ini.." jelas wanita itu

"Mereka itu siapa?" tanya Clev

lalu wanita itu mendekatkan tubuhnya ke Clev

"kelompok Mafia Karibia, pemimpin nya katanya bernama Bruno" bisik wanita itu pelan kepada Clev

Clev hanya mengangguk

"Begitu ya.." jawab Clev

"Kita sebagai warga biasa tidak perlu ikut campur hal begitu,selama kita bekerja dan di gaji oleh perusahaan,ya kurasa itu tidak mempengaruhi karyawan seperti kita kan.." ujar wanita itu sambil tersenyum kepada Clev

Clev membalas senyuman itu

"iya..kamu benar.." ujar Clev

Lalu wanita itu mengulurkan tangan kepada Clev

"Namaku Merry.." jelas wanita itu

Clev yang melihat Merry mengulurkan tangan ke arahnya pun membalas jabat tangan nya,

"Clev, senang mengenalmu" ucap Clev tersenyum

"Clev ya...cukup simpel namamu" ujar Merry tertawa pelan

"Kamu pulang bekerja juga?" tanya Merry sambil mengaduk kopinya

"Iya..baru selesai bekerja" jawab Clev

"Kamu sering ke Cafe ini?" tanya Clev sambil melihat Merry

"Aku bekerja sebagai kasir di Mall di belakang Cafe ini, jadi sebelum pulang aku biasanya kesini untuk menenangkan diri" jawab Merry santai

Setelah beberapa lama berbincang akhirnya Merry pulang ke apartemen nya,

"Sudah hampir gelap ,aku duluan ya..Clev" ujar Merry sambil mengambil tasnya

"Ingat untuk selalu hati-hati dijalanan, karena malam hari akan selalu berbahaya di kota ini" jelas Merry lalu berdiri dan pergi dari mejanya keluar Cafe

Sementara Clev sambil meminum kopinya dan tersenyum.

Bagi Clev dengan adanya Mafia Karibia adalah tantangan yang dia inginkan,karena Clev memang sangat senang 'bermain' dengan mafia-mafia di kota-kota sebelum nya. Bagi Clev selain menjadi tantangan itu bisa membuat bisnisnya bisa lebih tajam untuk berkembang.

1
dinda ayugunawan
disini menyentuh bangeett
dinda ayugunawan
aku suka bagian kalimat ini, rasanya tersentuh, dipeluk langsung sama author🥰 makasih ya, karena aku juga gak punya teman
dinda ayugunawan
Ganteng bangett CEO nyaaa... 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!