Rangga Cristian Wijaya adalah putra tunggal dari pengusaha ternama ia memiliki seorang kekasih bernama Aura Berly yang berprofesi sebagai Desainer.
Rangga dan Aura sepakat akan menikah sebulan lagi, seminggu sebelum pernikahan aura menghilang entah kemana, keluarga besar Wijaya begitu terpukul ketika mendengar calon menantu mereka kabur.
Kinara Aurora adalah seorang gadis yang tidak terlalu kaya ataupun miskin, ia di kelilingi keluarga yang berkecukupan. Kinara adalah seorang gadis yang menggantikan Aura Berly untuk menikah dengan Rangga Wijaya.
Apakah dengan bergantinya waktu bening cinta di antara mereka berdua akan ada ?!
Terus ikuti ceritanya yaaa
Jangan lupa like, vote, rate dan comen, dan jangan lupa juga beri gitf untuk karya author, agar author lebih semangat lagi dalam menulis🤭🤗
Follow iG: suzanarbabu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7 Persetujuan kinar
Ayah Kinara terus memikirkan permintaan sahabatnya yang menginginkan putrinya menggantikan wanita yang telah meninggalkan putranya.
"kinar sudah pulang atau belum Bu?"
"Belum, katanya kinar akan pulang agak sedikit sore karena dia masih mengerjakan tugas dari dosennya dengan teman-temannya" jawab ibu kinar yang berjalan mendekati suaminya dengan membawa cangkir yang berisikan kopi buat suaminya "Ada apa mas?" tanya istrinya Bram karna sedari tadi dirinya melihat suaminya melamun
"ini bu, sahabatku yang bernama Hans meminta agar putri kita di nikahkan dengan putranya" jawab Bram pada istrinya sambil meminum kopi buatan istrinya.
"Bukankah putranya sudah memiliki calon mas?"
"iya.."
"Terus kenapa sahabatmu menginginkan putri kita menikah dengan putranya mas?"
Sebelum menjawab pertanyaan istrinya Bram menatap wajah istrinya "Karna calon wanitanya pergi dari pernikahan ini Bu"
"Maksud mas, calon menantu sahabatmu itu meninggalkan putranya sebelum pernikahan?"
"iya Bu, dan Hans ingin jika putri kita menggantikan wanita itu"
"Lalu kamu mas menerimanya?"tanya ibu Kinar dengan wajah yang sedikit gak suka.
"iya aku menerimanya"
"Mas, kamu tau kan kalau putri kita itu masih kecil masa depannya masih panjang"
"iya aku tau Bu, tapi ini adalah caranya kita membalas semua kebaikan Hans pada kita"
"Gak ada cara lain mas, kenapa harus putri kita mas"
"percaya padaku Bu, mereka adalah keluarga baik-baik aku mengenal hans dengan baik dari masa sekolah dulu"
"Tapi mas.."
"Demi masa depan putri kita Bu, Kita tidak akan melakukan kesalahan apapun karna kinar jatuh pada keluarga yang baik seperti mereka" ucap Bram mencoba meyakinkan istrinya.
"Tapi mas bagaimana dengan Kinar apa dia menerima pernikahan ini yang tanpa di dasari oleh cinta?"
"Aku yakin dengan bergantinya hari cinta di antara mereka akan tumbuh sendirinya Bu"
Seseorang di balik tembok tak sengaja mendengarkan percakapan sepasang suami istri itu siapa lagi kalau bukan Kinara putri mereka, Kinar tidak sengaja mendengarkan percakapan kedua orang tuanya. dengan rilek sesuatu yang di pegangnya terjatuh ke lantai dan membuat kedua orang tuanya kaget.
"Kinar kamu sudah pulang sayang" ucap ibunya dengan berjalan mendekati kearah putrinya.
Namun Kinar menepiskan tangan ibunya yang hendak memegangnya, dan berjalan mendekati sang ayah." maksud ayah apa?"
"Kinar biar ayah jelaskan"
Kinar berlari kearah ibunya sambil menangis dan langsung memeluk ibunya. " Bu, Kinar gak mau menikah, Kinar masih ingin belajar, mengejar masa depan Kinar Bu" ucap Kinar dengan suara serak.
Ibu Kinar menatap suaminya lalu beralih menatap putrinya dengan menghapus air mata putrinya. "Sayang dengarkan penjelasan ibu dulu, sebenarnya ibu gak ingin kamu menikah muda, namun demi masa depanmu ibu dan ayah menyetujuinya menikahkan dengan putra sahabat ayah"
"Tapi Bu Kinar tidak mencintainya bahkan tidak mengenalnya" ucap Kinar dengan menangis
"Dengar sayang, ibu takut jika kedepannya ibu tidak bisa melihat kebahagiaanmu lagi karna umur ibu tidaklah mudah lagi"
"Tapi Bu, Kinar masih ingin belajar"
"Kamu bisa belajar setelah menikah nak"
"Benar apa yang dikatakan ibumu, mereka adalah keluarga baik-baik ayah yakin kamu akan baik-baik bersama dengan mereka, dan hanya dengan inilah cara kita membalas Budi atas kebaikan Hans berikan pada kita selama ini"
"Tapi yah.."
"Percaya pada ayah, ayah yakin kasih sayang mereka dan cinta putranya padamu akan seperti cinta ayah dan kasih sayang ayah dan ibu padamu" ucap Bram pada putrinya sambil menghapus air mata putrinya dan memeluknya. "Sebentar malam mereka akan datang kerumah ingin menemui kamu nak, kamu mau kan melakukannya demi ibu dan ayah?"
Kinar menganggukan kepalanya, walaupun ini adalah pilahan yang sulit baginya dengan menikah muda, namun ia harus memilihnya demi kebahagian orang tuanya dan baktinya pada kedua orang tuanya.
******
Hans ayah Rangga pulang ke rumahnya dengan membawa kabar baik untuk istrinya dan juga putranya. ia berjalan masuk kedalam rumahnya dan di sambut oleh istrinya.
"Bagaimana pa?" tanya sang istri
"Pernikahan tetap akan di lakukan ma"
"Lalu dengan siapa kita melakukannya pa, aura belum mengabarkan keberadaannya pada kita"
"Rangga akan tetap menikah tapi bukan dengan aura tapi dengan putri sahabat papa"
"Apakah sahabat papa setuju dengan ini pa?"
"iya, mereka setuju dan nanti malam kita akan berkunjung ke rumah mereka untuk bersilaturahmi" ucap Hans pada istrinya "Rangga sudah pulang ma?"
"Belum pa"
"cepat hubungi dia dan katakan kalau sebentar pukul 8 kita akan berkunjung ke rumah calon istrinya yang baru"
Setelah mendengarkan yang di perintahkan suaminya, ibu Rangga menelfon Rangga, namun panggilannya tak mendapatkan respon dari putranya. Ibu Rangga mengirimnya dengan pesan suara. "Dimana kamu berada Rangga, cepat pulang ke rumah malam ini kita akan pergi, kalau sampai kamu tidak datang mama akan datang menyusulmu ke kantor" ucap ibunya Rangga dengan sedikit mengancam pada putranya.
lha selama ini tinggal dimana?
bingung teu puguh si Lia mah
ke laut aja gih rangga
atau cari yg lain lagi aja
perempuan cantik, baik hati bukan cuma kumat doang. istri cantik ga ada ahlak ya ga guna.
masak ga ijin ke suami
masak g langsung kenalin pamannya ke rangga
gak suka dengan sikap kinar mulai wisuda sampai yg sekarang
season kedua kita tunggu ya thor...