NovelToon NovelToon
Suami Rahasiaku Sang Aktor

Suami Rahasiaku Sang Aktor

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Identitas Tersembunyi
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: avy sulas

Oca dipaksa menikah dengan pria asing di depan altar—demi memenuhi wasiat sang kakek yang tak bisa ia menolak. dan yang tak terduga, suaminya adalah seorang aktor terkenal yang harus disembunyikan rapat-rapat dari dunia, termasuk dari sahabat-sahabatnya sendiri.

Belum sempat ia membiasakan diri dengan kehidupan barunya, datang seseorang yang perlahan mengisi ruang kosong di hatinya—ruang yang sengaja ditinggalkan oleh suaminya sendiri. Oca pun membuka hati, tanpa pernah menyangka ada yang luput dari pandangannya.

Kini ia terjebak di antara dua hati: satu yang seharusnya ia cintai karena status, dan satu lagi yang ia pilih sendiri karena rasa.

Tapi siapa sangka, tak semua yang terlihat tulus benar-benar seperti itu.

Siapakah yang berhak atas hati Oca? 💍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon avy sulas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Sebuah Pertemuan

Oca sedikit berlari menyusuri koridor sekolah yang kini mulai sepi. Ia semakin mempercepat langkah hingga akhirnya tiba di depan pintu kelasnya yang masih terbuka.

Begitu melihat guru belum juga masuk, Oca mengembuskan napas lega sebelum buru-buru melangkah ke dalam kelas.

Andira dan Kinan langsung sumringah ketika melihat Oca yang mendekat dan duduk di kursinya.

“Tumben lo telat?” ucap Andira.

“Huuh, kirain ga masuk kelas lagi.” Kinan ikut menimpali.

“Bangun kesiangan gue," jawab Oca sambil menjatuhkan tasnya ke atas kursi sebelum ikut duduk. "Alarm gue nggak bunyi."

Andira dan Kinan masih memperhatikan wajah Oca beberapa saat. Tiba-tiba Kinan teringat sesuatu.

"Oh iya, kemarin Dirga minta nomor lo ke gue. Katanya kan kalian satu kelompok, jadi gue kasih aja."

"Iya, dia juga bilang kalau nomor gue dikasih sama lo," balas Oca santai.

"Jangan-jangan lo bangun kesiangan gara-gara keasyikan chat-an sama Dirga." godaan Andira dengan senyum usil sambil menaik-turunkan alisnya menatap Oca.

Oca langsung mendengus. "Dihh, sotoy. Tapi... emang sempet chat-an sih.” lanjut Oca sambil nyengir tanpa dosa.

Jawaban itu justru membuat Andira dan Kinan kompak memutar bola mata.

"Yee... masih aja ngeles," celetuk Andira.

Percakapan mereka bertiga terhenti ketika guru mata pelajaran masuk ke dalam kelas. Suasana yang tadinya ramai perlahan kembali tenang.

Hari itu, sesuai pembagian kelompok yang diumumkan sebelumnya, siswa kelas mereka digabung dengan kelas sebelah untuk mengerjakan tugas kelompok. Oca dan Kinan berada dalam satu kelompok bersama Dirga, sementara Andira—dengan wajah pasrah—harus satu kelompok dengan Reno.

Tak lama kemudian, seluruh siswa mulai berkumpul bersama kelompok masing-masing. Suasana kelas berubah ramai karena setiap kelompok sibuk berdiskusi dan menyusun tugas mereka.

Dirga yang duduk berhadapan dengan Oca sesekali mengajaknya berdiskusi mengenai materi.

"Menurut lo bagian yang ini gimana?" tanyanya sambil menggeser buku ke arah Oca.

Oca membaca sekilas sebelum menunjuk salah satu paragraf. "Kalau yang ini dipindah ke belakang aja. Biar nyambung sama pembahasannya.”

Dirga mengangguk pelan. "Iya juga.”

Kinan yang duduk di samping mereka hanya melirik sekilas sebelum kembali fokus menyelesaikan tugas.

Beberapa menit kemudian, saat Oca sedang sibuk menulis, pensilnya tanpa sengaja jatuh ke lantai. Belum sempat Oca mengambilnya, Dirga sudah lebih dulu membungkuk lalu memungutnya.

"Nih," ucap Dirga sambil menyodorkan pensil itu ke Oca.

Oca mengambil pensil tersebut. "Eh... makasih."

"Santai." Dirga kembali fokus melanjutkan catatannya.

Kinan yang sedari tadi memperhatikan keduanya sambil menopang dagunya kembali tersenyum tipis.

Tak terasa, beberapa jam berlalu. Meski sempat terjadi beberapa perdebatan kecil karena perbedaan pendapat di tiap kelompok, akhirnya seluruh tugas berhasil diselesaikan tepat waktu.

Guru kemudian meminta setiap kelompok mengumpulkan hasil diskusi mereka untuk dinilai. Setelah semua tugas terkumpul, beliau mengumumkan kelompok dengan presentasi terbaik hari itu.

Sayangnya, baik kelompok Oca maupun kelompok Andira bukan yang terpilih sebagai presentasi terbaik.

Meski begitu, mereka sama sekali tidak mempermasalahkannya. Toh sejak awal tujuan mereka memang hanya menyelesaikan tugas dengan baik.

Bel istirahat akhirnya berbunyi nyaring.

Tanpa menunggu lama, Oca, Andira, dan Kinan langsung berjalan menuju kantin.

Begitu duduk di salah satu meja kosong, Andira langsung menjatuhkan tubuhnya ke sandaran kursi.

"Pusing gue ngadepin sikap si Reno yang nyebelin itu," gerutunya. "Nggak adil banget lo berdua bisa satu kelompok.”

Oca tertawa kecil. "Emang separah itu?"

"Parah banget! Dari tadi maunya paling bener sendiri. Apa-apa dikoreksi. Kesel gue," gerutu Andira sambil mengaduk mie ayamnya dengan sendok.

Kinan yang sedari tadi hanya mendengarkan tiba-tiba melirik Oca. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyum jahil.

"Kalau kelompok gue sih... lumayan seru."

Oca mengernyit. "Seru kenapa?"

Kinan menaik-turunkan alisnya pelan. "Soalnya ada yang dari tadi nggak berhenti merhatiin lo."

"Siapa?"

"Dirga lah."

Oca langsung mendengus pelan. "Apaan sih. Orang kita lagi ngerjain tugas."

"Iya, lagi ngerjain tugas," sahut Kinan terkekeh. "Tapi setiap gue ngomong sama dia, ujung-ujungnya malah matanya ke lo."

"Lebay."

"Nggak lebay." Kinan menggeleng pelan. "Pas lo lagi jelasin tugas, dia dengerinnya serius banget. Terus waktu pensil lo jatuh juga dia langsung buru-buru ngambilin."

Andira yang sejak tadi sibuk makan akhirnya ikut menoleh.

"Hah? Serius?"

"Iya." Kinan mengangguk mantap. "Makanya gue curiga."

"Curiga apaan?" tanya Oca datar.

Kinan menyeringai usil sebelum berkata, "Jangan-jangan... Dirga mulai tertarik sama lo."

Oca spontan mengambil tisu di atas meja lalu melemparkannya ke arah Kinan.

"Sembarangan banget kalau ngomong."

Kinan langsung tertawa. Andira pun ikut terkikik melihat Oca yang mulai salah tingkah.

1
MayAyunda
mampir kak
Lavicaysm
🥰
MayAyunda
ceritanya bagus ..lanjut kak
Putry Chan
semangat ya 💪
Lasa Hardianti: Makasih kak semangat juga yah😁
total 1 replies
Anisa Nur Afifah
mampir lagi aku kakk, mampir juga dong kaaa ke novel kuu
Lasa Hardianti: Makasih kak nanti aku mampir ya😁
total 1 replies
MayAyunda
cerita bagus kak .
Lasa Hardianti: Thanks ya kak😁
total 1 replies
MayAyunda
lanjut kak
nunu
next lanjut kak
Lasa Hardianti: Oke kak siap, ditunggu lanjutannya ya. makasih udah mampir😁
total 1 replies
MayAyunda
bagus ,mampir kak
white star ⭐
bagus kak
white star ⭐
yah lagi dimasa usia suka kumpul2 sama temen malah nikah kasian oca
Lasa Hardianti: Huhu iya kak masa SMA-nya jadi berubah total, Semoga Oca kuat ya menghadapi semua ini. Makasih udah mampir dan dukung Oca🥹🤍
total 1 replies
Anisa Nur Afifah
kaa sampai sini dlu ya nanti aku mampir lgii
Lasa Hardianti: Siap Kak. Makasih udah mampir sampai sini🥹❤️ Ditunggu lanjutannya ya, semoga makin seru buat Kakak🤭
total 1 replies
author_rabbit18✍︎
acara pernikahan/Facepalm/
Lasa Hardianti: Ssst... jangan dibocorin dulu yaa🤫😂
total 1 replies
author_rabbit18✍︎
baguss
Lasa Hardianti: Makasih banyak kak!🥹❤️
total 1 replies
mary dice
Badai pasti berlalu ya Oca.. semangat lanjut thor
mary dice
benaran nih menang taruhan heeeem
reyanzarayyanfahlevy_
Bagus kak, semangat ya kak salam penulis pemula
reyanzarayyanfahlevy_: iya kak😍💪
total 2 replies
reyanzarayyanfahlevy_
semangat kak
Annisanur hasanah
semangatt kakk, aku tunggu update kakak😍
Annisanur hasanah
bagus dan menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!