Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 7
Cheng Lei terlalu lelah,ia membawa gadis itu masuk ke apartmen yang terlihat gelap,Kerna malas membuka lampu ia hanya meletakkan gadis itu di ranjang dan mula mandi sendiri.
Bai Qing mula merasa resah dalam tidurnya kerna perasaan panas yang ia rasakan cukup menyiksanya saat itu.
Cheng Lei yang baru sahaja selesai mandi dikejutkan dengan pakaian yang entah sejak kapan berada di lantai,saat melihat keranjang ia kaget dengan berani ia mengambil cadar dan menutup seluruh tubuh sosok gadis di ranjang.
"Cheng Ya!apa yang kau lakukan hah!"bentak Cheng Lei saat ia membuka lampu dan langsung menarik keluar kepala gadis itu,alangkah kaget saat mendapati sosok yang berada di balik cadar itu bukanlah sang adik melainkan sosok gadis yang cantik dengan wajah merah seakan hampir mati lemas.
"Hiks.. panas..sakit..Hiks"tangis gadis itu lain dan tidak bukan Bai Qing meramas pakaian tipis yang dikenakan oleh Cheng Lei.
dengan meneguk ludah sendiri ia bangkit ingin menelefon sesorang tetapi sosok Bai Qing tidak membiarkan malah dengan sigap menarik leher Cheng Lei mendekat ke wajahnya bibir keduanya langsung menyatu.
Saat itu keduanya langsung tidak bisa mundur lagi,dengan sigap Cheng Lei mengikuti nalurinya meniduri gadis itu dengan penuh semangat.
"aku akan bertanggungjawab.."bisik Cheng Lei disela-sela ciuman yang ia berikan semakin meningkat.
...
Keesokan harinya,Bai Qing langsung terbangun saat sinar matahari pagi mengenai wajahnya.
"apa..ini..eh..sial.. sakit..ah..uh..apa yang terjadi?"jelas Bai Qing merasa sakit di area keaminya saat ini.
Ia memerhatikan sekeliling ruangan itu bukanlah tempat yang ia kenal,dulu saat ia mabuk ia sering dibawa pulang Paman Dai ke villa kecilnya tapi ruangan ini bukan Villa itu.
'apa Paman mengganti Villa?'batin Bai Qing ingin turun sesaat satu notifikasi sistem Terdengar.
'Bib..Host..terikat Sistem Super Market tanpa batas..lantai satu terbuka..jana.. terselesaikan..Lantai Toko market telah tebuka..Makanan yang tersedia tanpa batas 'batin notifikasi terdengar di benak Bai Qing langsung bengong seketika mencerna notifikasi itu.
"eh..eh.. sekarang aku punya sistem"teriak Bai Qing kencang saat itu ia baru Sadar ia tidak mengenakan pakaiannya dan terlihat sosok pria di samping nya.
'apa aku tidur dengan cowok ini..apa dia dari Bar..oh tidak hidupku..tidak aku harus pergi dari sini sebelum ia bangun'batin Bai Qing berfikir akan melarikan diri,ia langsung mengenakan pakaian nya,saat ia ingin melarikan diri pintu terkunci dan itu memerlukan kata laluan untuk terbuka.
'sial..apa punya apartment..'batin Bai Qing berteriak kencang,jantung nya berdebar jika tertangkap dengan lelaki asing itu.
"kau sudah bangun?"jelas suara lelaki itu terdengar serak khas suara bangun tidur.
'akhirnya dia bangun..tamatlah aku..'batin Bai Qing memalingkan wajah kearah sosok lelaki itu dengan senyum paksa.
"tolong kita lupakan kejadian ini..dan kembali ke kehidupan masing-masing..kita sudah dewasa bukan hal ini perkara biasa.."jelas Bai Qing membuat Cheng Lei langsung mengerutkan dahi tidak suka dengan cadangan itu.
"tidak walau kiamat datang aku akan bertanggungjawab"jelas soalan Cheng Lei tegas membuat bulu kuduk Bai Qing menegang.
'sial kiamat memang akan datang tak lama lagi..talu apa yang aku lakukan sekarang'batin Bai Qing ingin berteriak.
Bersambung
Yang mampir jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter ya guys Makasih (。•̀ᴗ-)✧