Khalisa Aiza az-zahra anak dari pasangan abah mustofa dan uma Maryam, berumur 24tahun.
.
Damian dzaky alvarendra duda tampan yang berumur 35, Damian ialah ceo dari perusahaan d'a group . perusahaan yang ia bangun dengan usahanya sendiri.
.
"apa! mommy ingin jodohin aku dengan anak sahabat mommy. ayolah mom, damian sudah dewasa! damian bisa mencari istri sendiri buat damian mom " kata damian
"kalau bisa kenapa kamu dapat mantan istri model dedemit " sewot mommy
"mommy gak mau tau, kamu harus ikut ke rumah sahabat mommy. " lanjut tegas mommy
bagaimana kelanjutan nya? apakah damian akan menerima perjodohan tersebut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 34
seminggu berlalu keadaan ning Khalisa sudah membaik ia sudah tidak merasa mual seperti sebelum nya. Damian dan ning Khalisa sekarang sedang bersiap untuk pergi ke kota.
ning Khalisa menyiapkan baju untuk diri nya selama ia tinggal di rumah mertua nya sedangkan untuk Damian ia menyuruh istri nya untuk tidak membawa baju nya karena di rumah orang tua nya baju nya cukup banyak.
"mas beneran gak mau bawa baju? " tanya ning khalisa yang takut suami nya tidak ada baju ganti di sana.
"gak usah sayang, di sana masih ada baju ganti mas kok" ucap Damian tersenyum lembut, ning Khalisa menganggukkan kepala nya pertanda ia mengerti.
ning Khalisa lanjut memasukkan baju nya ke dalam tas yang akan di bawa.
"selesai" gumam ning khalisa
"sudah hmm, kalau gitu kita pamit ke aba dan umah dulu. sini tas nya biar mas yang bawa" kata Damian sembari mengambil tas yang sudah di siapkan oleh istri nya.
Damian mengenggam tangan sang istri dan sebelah tangan nya untuk membawa tas, mereka turun menuju ruang tamu di mana aba dan uma sedang bersantai.
Uma Maryam yang melihat anak dan menantu nya turun.
"udah mau berangkat kalian? " tanya Uma Maryam
"iya Uma, agar tidak kemalaman sampai nya" ucap Damian
"betul apa kata nak Damian, apalagi Khalisa sedang hamil tidak baik ibu hamil keluar malam malam" ucap Uma Maryam dan aba Mustofa hanya menganggukkan kepala nya menyetujui ucapan istri nya.
"iya Uma, Damian pamit ke kota bawa Khalisa dulu abah Uma" pamit Damian menatap mertua nya
"iya nak, Khalisa sudah tanggung jawab mu sudah sepatut nya khalisa akan ikut kemana kamu pergi" kata aba Mustofa.
setelah berpamitan, Damian dan ning Khalisa memasuki mobil yang dimana Damian sendiri yang menyetir.
di perjalanan terasa sangat hangat di mana kedua pasangan tersebut selalu bercerita dan sesekali ning Khalisa menyuapkan cemilan ke dalam mulut Damian.
"sayang" panggil Damian menoleh ke arah sang istri, Khalisa yang sedari tadi asik memakan cemilan menoleh ke arah suami nya
"iya mas? "
"sayang kalau kita buat rumah di kota, kamu mau gak ikut mas. bukan nya apa kerjaan mas semua ada di kota tapi kalau kamu gak setuju mas gak maksa kok" kata Damian sembari menggenggam tangan sang istri
ning Khalisa tersenyum dengan lembut, suami nya selalu mengutamakan kenyamanan untuk dia.
"mas, Khalisa kan sudah jadi istri mas damian. jadi kemana pun mas Damian tinggal Khalisa akan ikut. " ujar ning khalisa
"emang mas sudah beli rumah nya di kota? " tanya ning khalisa
"sudah sayang, sebelum mas menikah sama kamu mas sudah menyiapkan rumah baru tapi ya itu belum mas renov kembali, nanti kita lihat bareng bareng ke sana" jawab damian, ning Khalisa menganggukkan kepala nya pertanda ia akan ikut.
"iya mas, nanti kita lihat bareng" ucap ning khalisa
Mereka melanjutkan perjalanan dan sekali berhenti di rumah makan. perjalanan hanya membutuhkan 3 jam karena Damian mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang karena ia membawa sang istri sedang hamil.
Tak terasa mereka akhir nya sampai di sebuah rumah yang cukup megah bisa di bilang mansion. halaman nya sangat luas.
Bersambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Assalamu'alaikum para readers mohon dukungannya ya🙏.. semoga kalian suka baca novel yang aku buat.. jangan lupa di like ya kawan biar aku semangat up nya🙏☺😙😘