NovelToon NovelToon
Kisah Perjalanan Hidup Aira

Kisah Perjalanan Hidup Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:37
Nilai: 5
Nama Author: pena merpati

seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 21

Aira pun Napak senang dengan kehadiran adiknkecil nya itu yang berjenis kelamin perempuan. Aira pun sebenarnya ingin mencium dan menggendong nya tetapi ia urungkan karena takut terjatuh atau nanti adiknya akan menangis.

Setelah pulang dari rumah bidan Eka pun tak henti-hentinya memandangi adik kecil nya itu,bahkan Aira setiap hari selalu ingin berada dekat dengan adik nya.

Saat Eka melahirkan kan pun ayah sambung nya Aira tak berada di rumah karena masih bekerja di luar jawa.

Kini setiap hari rumah Aira selalu ramai karena ada bayi yang tak lain adik nya Aira,,rumah yang biasanya selalu sepi kini ramai karena terkadang tangisan dari amanda,ya Aira menamai adik kesayangannya nya dengan nama Amanda Saputri.

.

.

.

.

.

Beberapa bulan telah berlalu kini Amanda atau adik dari Aira sudah berumur 8 bulan dan banyak sekali tingkah nya yang selalu membuat orang tertawa.

Namun pada saat itu Amanda pun sedang sakit ia pun selalu rewel dan menangis,saat itu Aira ,Eka serta Amanda pun tengah duduk di kursi ruang tamu Eka pun memangku Amanda yang tenang demam itu dengan wajah yang lesu,Aira yang melihat itu pun ikut membantu sang ibu untuk menenangkan adik nya agar tidak menangis lag,namun tiba-tiba Arif pun yang keluar dari kamar menghampiri mereka di ruang tamu. Arif pun meminta Amanda pada Eka dan menggendong nya namun bukannya diam Amanda justru malah semakin kencang menangis.

Eka yang tidak tega putri kecil nya itu menangis pun meminta Amanda untuk di gendong nya,namun Arif tak memberikan nya malah memarahi Amanda agar diam Eka pun berusaha keras mengambil Amanda agar tidak terjadi hal yang tak di ingin kan.

Amanda yang tau bahwa ia di marai ayah nya Arif pun semakin kencang menangis nya,Eka pun berusaha mengambil sambil berteriak

"Sudahlah mas berikan Amanda pada ku,dia tidak berhenti menangis tapi malah semakin kencang jika kau marahi"ucap Eka dengan sedikit emosi karea Arif terus-terusan tak mau memberikan Amanda ,sedangkan Aira hanya duduk dan menyaksikan kedua orang tua nya itu

"Apa ,kau bahkan juga tidak bisa menenangkan nya lalu kau mau apa"tanya Arif dengan nada tinggi sambil membentak Eka

"Berikan Amanda padaku ,aku akan menenangkan nya"pinta Eka kembali

"Oo kau berani menaikkan suara mu pada ku ya,jika kau masih keras mengambil Amanda dari gendongan ku maka aku tak segan-segan akan menjatuhkan anak ini"ancam Arif

"Mas aku mohon jangan begini,tidak usah teriak-teriak nanti tetangga dengar apa kau tidak malu"ucap Eka dengan sedikit kesal

"Diammm,jika kau tidak diam maka aku akan benar menjatuhkan anak ini,,dari tadi selalu saja menangis dasar merepotkan"ucap Arif

Namun Amanda pun tak kunjung juga berhenti menangis sehingga membuat Arif tiba-tiba tersulut emosi .

"Berikan Amanda padaku mas aku mohon,jika kau terganggu dengan tangisan nya maka kau bisa pergi keluar rumah sebentar atau aku yang akan membawa nya ke rumah ibu agar kau tak mendengar tangisan nya"ucap Eka

"Aku bilang diammm"bentak Arif dengan suara lantang lalu kemudian

 BRUKKK

Arif menjatuhkan Amanda dari gendongan nya sehingga balita itupun jatuh ke tanah dengan posisi terlentang,sudah di pastikan jika kepala balita itupun juga menghantam keras ke tanah ,Amanda pun kembali menangis dengan kencan

"Tidakk/Amanda" teriak Eka bersamaam degan Aira lalu menghampiri Amanda

Eka pun lekas mengambil Amanda dan menggendong nya,sedangka Aira ia masih terkejut dengan apa yang ia lihat di depan mata nya sendiri bagaimana ayah sambung nya Arif itu benar-benar menjatuhka adik kesayangannya ke tanah dengan kerasnya ,ia masih mematung di sana dengan jantung yang berdegup kencang. Kemudian ia pun tersadar ketika Arif mengeluarkan kata-kata nya dengan keras

"Apa kau mau apa haaa,suruh anak mu itu diam buat kepala pusing saja"ucap Arif kemudian berlalu masuk ke kamar

Aira yang tersadar pun tanpa sadar menjatuhkan Aira mata nya,ia menyaksikan sendiri betapa kejam nya ayah tiri nya itu,dulu ibu nya yang selalu di kasari ,lalu saat adiknya masih bayi berumur 4 bulan Arif pernah berusaha untuk membunuh bayi tersebut dengan cara menutup wajah Amanda dengan bantal namun tak berhasil karena Eka menghalangi nya,kemudian saat Amanda berumur 6 bulan Arif juga menjatuhkan bayi tersebut ke kasur dengan keras,dan sekarang Aira pun melihat kejadian itu kembali bahkan hatinya sangat sakit melihat adik kesayangannya nya dan juga ibu nya si perlakukan seperti itu,,saat itulah Aira mulai membenci ayah sambung nya bahkan terkadang Aira mengingat janji-janji yang di berikan Arif kepada nenek dan kakek nya Aira sebelum menikahi Eka ,itu semua hanyalah omong kosong. Aira pun semakin membenci kehidupan nya sendiri ia mulai terbayang saat dimana ia sekolah dasar selalu di bully bahkan hingga tak memiliki teman,lalu ayah kandung nya sendiri tak mengingat nya sama sekali,dan sekarang ibu nya yang ia sayangi serta adiknya di perlakukan seperti itu,ia marah pada takdir yang membuat kehidupan nya seperti saat ini.

Di sisi lain Eka pun hanya mampu terdiam sambil menenangkan Amanda yang berada dalam dekapan nya,Amanda pun tertidur dengan sesegukan .sedangkan Aira hanya bisa terduduk di kursi dengan pandangan yang kosong.

Hari pun terus berlalu kini Amanda sudah sembuh dari demam nya,namun tidak dengan Aira yang setiap saat ia selalu menyalahkan diri nya sendiri dan takdir yang selalu tidak adil pada nya.hingga hampir setiap hari ia selalu mendengar pertengkaran antara ibu dan juga ayah tiri nya itu Eka pun tak tau apa yang menjadi kan mereka bertengkar.

Aira yang merasa frustasi dengan keadaan nya pun hanya bisa diam,ia bingung harus bagaimana,ia ingin sekali berbagi dengan apa yang ia lihat selama ini dan juga membagi apa yang ia rasakan.

Tak jarang ketika Aira berada di kamar sendiri an,ia selalu menyakiti diri nya sendiri entah itu dengan pisau,cutter,atau pun gunting. Ia selalu melukai tangan nya hingga beberapa kali sehingga meninggal kan bekas atau bahkan hingga berdarah untuk melepaskan kekesalan nya ,tak jarang juga ia selalu menangis tanpa suara agar ibu nya tak mendengar .

Tidak ada yang tahu bahwa Aira selalu menyakiti diri nya sendiri ,bahkan teman terdekat nya sekalipun ataupun orang rumah,karena setiap ia sudah menyakiti diri nya sendiri ia selalu memakai pakaian yang berlengan panjang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!