NovelToon NovelToon
Siapa Ayah Anakku???

Siapa Ayah Anakku???

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: S.A.Hanifa

Syela tak ingat apapun yang terjadi malam itu, berawal dari pesta di sebuah klub membuatnya harus kehilangan kegadisannya.

Apa yang harus dilakukannya pun ia tak tahu...

Apakah harus????.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S.A.Hanifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep.7

Syela termenung mengingat ucapan sang Papa beberapa waktu lalu. Bukanlah pria itu bilang akan pergi beberapa hari saja, tapi kenapa sudah 3 minggu orang tuanya belum kembali juga.

Rumah juga sepi sepi saja tak ada yang datang untuk mencari kedua orang tuanya. Karena biasanya ada saja teman sang Mama yang berkunjung walaupun saat itu dia harus berdiam diri dikamar.

"Apa jangan mereka kenapa napa yah?" gumamnya pelan.

Syela kembali memanggil nomor sang Papa tapi sama seperti sebelum nomer pria itu tak juga aktif. Sesaat Syela dejavu merasa kehilangan yang sama pernah ia alami, beberapa bulan lalu ketika Catherine menghilang.

"Mereka ninggalin aku kah sendiri disini??".

Dengan perasaan berkecamuk antara baik dan buruk, Syela meneteskan air mata. Ia takut jika memang ditinggalkan sendiri dirumah besar ini, Miko pun akhir akhir ini tak memberi kabar entah kemana juga sang tunangan itu.

"Kalian beneran ninggalin aku ya??" isaknya.

"Hiks.... kenapa???" tambahnya lagi.

Jika dipikir pikir Syela memang belum bisa sendiri, biasa hidup bersosialisasi dan selalu ada yang menemani membuat gadis itu ketakutan. Biarlah dia dianggap orang lain, bahkan seperti pembantu sekalipun tapi jangan ditinggal seperti ini juga.

Sehari dua hari dia bisa terima dan masih biasa tapi sudah berminggu minggu ketakutannya akhirnya muncul juga. Yang awalnya santai dan tenang jadi panik dan was was.

"Papa, Mama cepat pulang dong" pintanya masih terisak.

Saat itu juga bel rumah berbunyi beberapa kali menyadarkan Syela yang masih menangis, gadis itu dengan cepat berlari berharap yang ada dibalik pintu rumahnya adalah Papa dan Mama.

Tanpa sempat mengintip dan mengingat pesan sang Papa, sangking takutnya Syela membuka pintu rumahnya. Dan betapa terkejutnya dia melihat orang yang ada didepannya.

Grep.

"Syela" ucap Catherine langsung memeluk Syela hangat.

"Cath...... Chaterine" Gumam Syela tak percaya. Kini sang sahabat yang hilang tanpa kabar tiba tiba muncul didepannya.

"Iya ini aku Sel, kamu sehat??" ucap Catherine melepas pelukan mengelus pipi Syela sayang.

Syela yang awalnya mematung kembali meneteskan air mata.

"Huahhhhh, Catherine..... " isaknya memeluk Catherine dengan rindunya. Gadis itu menangis sejadi jadinya.

"Udah berisik, nangisnya didalam saja nanti ada yang liat kalau kamu ada dirumah"

Syela melepas pelukan melihat siapa yang baru saja bicara, iya dia tidak salah dengar Papa dan Mamanya berjalan melewatinya. Mereka pulang bersama Catherine, bagaimana bisa?.

"Aduh lelahnya" Mama Susi menjatuhkan dirinya disofa merasa amat lelah. "Sel buatkan kita minum dong, Mama haus banget" ucapnya mengabaikan pertemuan haru sang putri dan sahabatnya.

"I... Iya Ma" jawab Syela cepat beranjak pergi setelah meminta Catherine ikut duduk disofa.

Layaknya pembantu Syela membuatkan 3 minuman tak lupa cemilan dengan semangat sungguh dia amat bahagia saat ini melihat kedua orang tuanya juga Catherine ada dirumahnya yang tadi sepi.

"Ini Pa,Ma, Cet silahkan diminum" ucapnya setelah meletakkan minuman juga cemilan keatas meja.

"Papa naik dulu mau mandi gerah" ucap sang Papa beranjak pergi usai menandaskan minumannya.

"Catherine makan cemilannya yah, tante nyusul Om mu dulu" tambah Mamanya ikut pergi.

Tak ada pertanyaan basa basi dari keduanya untuk Syela tapi gadis itu tidak terlalu memperdulikannya. Cukup dia saja yang khawatir jika terjadi apa apa pada dua orang itu, yang penting semua baik baik saja sekarang.

"Kamu ketemu Papa Mamaku dimana Cat, di bandara atau dijalan?" tanya Syela pada Catherine dia masih bingung kenapa sang sahabat bisa datang bersamaan dengan orang tuanya.

Catherine meletakkan minumannya, bukannya menjawab gadis yang terlihat semakin cantik itu malah balik bertanya. "Kok, kamu nanya gitu?".

Syela mengernyit heran. "Kenapa?".

"Aneh aja".

"Kok aneh, aku bingung lah kok kalian bisa dateng barengan soalnya Papa sama Mama beberapa minggu ini pergi keluar kota, terus kamu kan kuliah di Ausi" terang Syela jujur.

Seketika Catherine tertawa kecil. "Kok malah ketawa sih" rajuk Syela.

"Lucu lah, gimana kita nggak dateng bareng kan kita berangkat dari tempat yang sama" jawab Catherine santai.

"Hah, maksudnya???".

Syela menatap Catherine tak terbaca. Kini mereka sudah berpindah kedalam kamarnya, duduk berdua diatas kasur dengan Syela bersandar dikepala ranjangnya.

Catherine masih tersenyum, menceritakan kalau memang orang tua Syela 2 minggu lalu datang berkunjung ke Apartemennya setelah menemui seorang klien dikota itu. Bahkan mereka menginap disana.

Kedua orang tua Syela juga menceritakan bagaimana keadaan putrinya pada Catherine yang memaksa ingin tau kabar sang sahabat. Makanya saat bertemu Syela tadi dia tak kaget pada perubahan tubuh sahabatnya itu.

Gadis itu juga menjelaskan jika beasiswa kuliah yang didapatnya baru dia tau 2 hari sebelum pesta klub, karena sibuk dia jadi lupa memberitahu kepergiannya pada Syela. Begitu sampai Ausi ponselnya malah rusak akibat dijatuhkan orang, jadi dia beli baru otomatis nomer baru juga. Makanya dirinya tak bisa menghubungi Syela.

Sedangkan orang tua Syela langsung mendatanginya di Apartnya karena memang Papa Syela lah yang sudah menyewakan Apartemen itu untuk dia tinggali.

"Terus kenapa nomer Papa beberapa hari ini susah dihubungi?" tanya Syela. Catherine mengedikkan bahunya.

"Papa juga kemarin bilang dia perginya cuman keluar kota bukan luar negeri" tambahnya pelan.

"Kamu yang salah denger kali" hibur Catherine melihat sang sahabat merasa sedih.

"Sudah berapa bulan ponakanku ini?" tanyanya mengelus perut Syela sayang.

Syela tak menjawab dia terdiam sesaat. "Selama aku hamil, sikap Papa dan Mama berubah Cat, mereka kecewa banget sama aku kayanya" terangnya tak menjawab pertanyaan Catherine mengenai umur janinnya.

"Wajar si Sel, berdoa aja semoga mereka lambat laun bisa Terima semuanya".

"Tapi..., aku.... " Syela kembali menangis meluapkan isi hati yang selama ini dipendamnya pada sang sahabat. Catherine hanya mendengarkan sembari mengelus punggungnya.

Syela menceritakan bagaimana perasaannya setelah tau dirinya hamil, saat kedua orang tuanya tau semuanya. Perlakuan Papa dan Mamanya bahkan Miko yang akhir akhir ini menghilang. Marah kecewa atas apa yang dialaminya dia ceritakan semuanya.

"Aku masih penasaran Cat, sebenernya apa yang terjadi malam itu?" ucap Syela kembali mengingat malam kelabu itu.

"Kamu tau sesuatu nggak?" tambahnya menatap Catherine meminta jawaban.

1
Hanifa
Sabar ya 😁😁
Pasti bakal muncul kok, cuman belum waktunya
sesuai sama judul sih aku buat ceritanya, kalau cepet ketemunya bakal pendek ceritanya
tia
cerita nya ribet banget thor ,,, sampai kapan ketemu bpk nya Ansel??
Hanifa
Salah ngetik nama, harusnya Bagas tapi ketulis Andre karena lagi ngerjain judul lain juga🙏🙏.... ada yang belum ke edit kah namanya
Marifah
bagas apa andre sih Thor namanya
tia
lanjut thor ,
EkaYulianti
apanya yg ganjil ya?
Hanifa: hayo tebak😁
total 1 replies
Marifah
lanjuttt
tia
jgn ad drama di culik kyak novel yg lainnya
tia
lanjut thor,,,
tia
dobel update thor
Hanifa: lain kali diusahakan ya😊
total 2 replies
tia
lanjut thor , tetap semangat 💪
Hanifa: komen pertama 😊😊
Terima kasih banyak dukungannya, semoga nggak bosen cara cerita aku ya😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!