NovelToon NovelToon
Kekasih Kontrak Ceo

Kekasih Kontrak Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:731
Nilai: 5
Nama Author:

Bianca berjalan seorang diri menyusuri taman yang mulai sepi pengunjung. Taman yang biasanya ramai lalu lalang orang-orang berolahraga lari ataupun jalan santai. Suasana dingin mulai menusuk kedalam jiwanya, Ia menengadahkan wajahnya ke langit yang terdapat beberapa bintang. Sesekali ia mengasihani dirinya sendiri, "Pekerjaan bagus,pendidikan bagus semua berjalan sesuai keinginan,tapi entah kenapa rasanya semua hampa.." gumamnya. "Bugh bugh bugh.." Terdengar suara pukulan tak jauh dari tempatnya berdiri,ia segera berlari sembunyi di salah satu pohon besar. "Aku ga salah denger kan,kaya ada yang sedang dihajar.." bathinnya dengan perasaan was-was. Hampir 10 menit ia duduk bersandar dibawah pohon tersebut,merasa aman dengan keadaan ia berjalan keluar sedikit berlari. "Tolonggg aakuuu.." Ucap seseorang dibalik semak-semak tak jauh dari tempat ia bersembunyi. "Astaagaaa.." "Kenapa ini..apa yang terjadii.." ucap bianca meraih tangan seseorang pemuda yang berjalan gontai menghampirinya. Pria tersebut langsung jatuh kepelukan bianca, Darah yang menetes dari sudut bibirnya menetes mengenai sisi bahu bianca.

Bab 30

Bab 30

Setelah hampir sebulan lamanya,akhirnya sang pemimpin perusahaan muncul kembali,

Namun bukan untuk bergabung kembali dengan perusahaan,tapi ia muncul dengan membawa surat beserta ungkapan-ungkapan terimakasih di acara jamuan rutinan setiap sebulan sekali.

"Saya sangat berterimakasih sekali karna kalian saya bisa berada di titik puncak ini.."

"Saya hanya akan berpesan kepada kalian untuk menjaga kesehatan.."

"Bener-bener harus di jaga,sesuatu yang saya alami ini akan menjadi sebuah pelajaran tentunya akan saya jadikan motivasi agar bisa pulih kembali seperti sedia kala.."

Yaa..memang benar kepala pemimpin pak kevin sedang dalam masa pengobatan dan harus stay disingapura,

Dia tidak ingin menambah beban pikirannya sendiri.

Sebenarnya perusahaan sudah memberikan toleransi untuk cuti selama 3 bulan, atau bisa lebih tergantung situasi.

"Dengan adanya pernyataan dari pak kevin.."

"Kami segenap jajaran direksi,dan tentunya rekan-rekan kerja turut mendoakan agar pengobatan yang sedang bapak jalani berhasil.."

Ucap salah satu dewan direksi.

"Sekali lagi tepuk tangan dan benar,kita akan terus memberikan support untuk pak kevin.."

Setelah acara rutinan tersebut orang-orang yang bekerja di bawah pak kevin pun berkumpul kembali,termasuk jonathan dan bianca.

"Seperti yang kalian ketahui.."

"Posisiku akan digantikan oleh pak jo.."

Jonathan pun berjalan ke depan,berdiri tegap tepat di samping kevin dan berhadapan dengan rekan kerja yang lain.

Ucapan doa dan terimakasih tak lupa ia ucapkan atas dedikasi yang telah kevin berikan untuk perusahaan yang baru saja ia tempati beberapa bulan ini.

Semua menatap mata menatap ke arah jonathan dan kevin yang berdiri bersebelahan,

Dua pria tampan dan gagah,meskipun terlihat jelas jarak umur yang mereka miliki,tapi kewibawaan tetap terlihat di keduanya.

Prok prok prokk..

Suara tepuk tangan saling bersahutan tatkala jonathan memberikan sebuah pelukan kepada kevin.

****

"Akhirnya terjawab sudah ya kenapa pak kevin mengajukan cuti panjang waktu itu.."

"Meskipun diberi kesempatan tapi memilih untuk resign.." ucap seorang pegawai yang kini berkerumun di sudut ruangan kerja.

"Tapi sekarang yang jadi masalah pak jo,.."

"Mungkik dia akan jadi pemimpin yang jutek.." gerutu reno.

"Sudah,jangan begitu.."

"Nanti dia denger lagi loh kaya waktu itu.."

Ucap bianca mengingatkan kepada reno.

"Tapi emang semenjak kejadian itu pak jo sedikit berubah,kalau dilihat-lihat sudah semakin melunak.."

"Ga pernah marah-marah lagi.."

"Kamu kan yang sering di panggil keruangannya.."

"Coba dia ngomelin kamu ga?.."

"Hahh ya ngomel lah.."

"Aku juga pusing setiap kali kesana pasti keringat basah langsung bercucuran.."

"Nah iyaa kan?.."

"Emang dingin banget dia tuh.."

"Nih liat aja pasti abis ini kamu di panggil lagi.."

"Bianca.." terdengar suara riana dari kejauhan.

"Kenapa ri.."

"Biasa,dipanggil pak jo.."

"Disuruh bawa laptop katanya.."

"Tuhkan..baru aja kita omongin.."

"Hahaha kamu sabar yaa.." reno menghibur bianca.

Padahal disini yang di maksud bianca berkeringat adalah berkeringat karna keenakan dan menantang keadaan.

Bianca lalu beranjak mengambil laptop setelah itu barulah ia masuk kedalam ruangan jonathan.

Melihat kedatangannya,jonathan pun langsung berjalan menghampiri bianca dan memeluknya erat.

"Apa kau suka degan hadiah semalam?.."

Yaa..kemarin malam bianca dan jonathan menghabiskan waktu bersama di puncak,

Jonathan benar-benar memberikan waktu untuknya menikmati suasana yang asri,yang sejuk dan jauh dari hiruk pikuk ibu kota.

Selain itu jonathan pun memberikan sebuah kalung berlian.

"Hmm..suka.."

"Tapi untuk apa kamu memanggilku.."

"Kamu tau,ternyata banyak pegawai yang sudah membicarakanku yang lumayan sering di panggil kesini!.."

"Loh..memangnya ada masalah apa??.."

"Benar kan aku memanggilmu karna pekerjaan.."

"Bukan hanya pekerjaan!!.." ucap bianca sembari memberikan tatapan yang tajam.

Jonathan perlahan menghampiri bianca dan kini melumat bibir merah bianca.

"Lain kali kalau kesini gausah pakai lipstik,aku lebih suka kamu yang natural.." ucapnya yang kini kedua tangannya sudah mulai meraba tubuh bianca.

"Eehhmm jo.." lenguhan bianca pun keluar.

"Jangan memanggil namaku seperti itu,kita sudah menikah.."

"Bukankah kita harus mempunyai nama panggilan yang manis.." kini jonathan perlahan membuka kancing baju milik bianca.

"Hemm..kamu mau panggilan apa?.."

"Kita akan menemukan panggilan itu setelah ini.." kini jonathan mulai kembali menyerang bianca.

Ia menarik tubuh bianca untuk duduk diatas pahanya yang kuat,

Memainkan dua bukit kembar yang sudah menjuntai karna terlepas dari penyangganya.

Berkali-kali jonathan meremasnya secara bersamaan,memutar ujung keduanya lalu sesekali mencium hingga menghisapnya.

Tentu saja bekas-bekasnya pun tertinggal.

Sedangkan bianca,ia hanya mampu mengerang dan menjambak halus rambut jonathan.

"Aahh baby.." erangnya.

Mendengar ucapan bianca,jonathan pun langsung berhenti melakukan aktifitasnya.

Ia kembali menutup bagian tubuh bianca yang sudah ia buka.

"Benar..benar sekali.."

"Kita sudah menemukan panggilan itu.."

Bianca hanya melotot melihat perlakuan jonathan,secara manusiawi serangan-serangan seperti itu sudah pasti menbuatnya bergairah.

"Begitu saja?.."

"Am maksudku kita.."

"Ya baby..sampai segitu saja permainan kita hari ini.."

"Kenapa?..karna aku tidak akan berhenti hanya dengan sekali pelepasan.."

Bianca pun pasrah menerima keadaan itu,

Ia bergegas meninggalkan ruangan jonathan namun tentu saja sebelum keluar ia sudah merapikan pakaian dan rambutnya yanh sedikit acak-acakan.

Hai readers..

Selamat datang di karya pertamaku.

Aku sangat berantusias untuk menyelesaikan ceritaku ini..

Aku berharap dukungan dari kalian yang sebesar-besarnya agar aku semangat terus.

Jangan lupa untuk memberikan tanggapan-tanggapannya juga.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!