NovelToon NovelToon
BUNGKAM

BUNGKAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Teen
Popularitas:378
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
hingga sebuah perjodohan membuat keduanya tinggal serumah.

akankah jungkook bisa mengungkapkan perasaannya?? atau justru dia akan memilih diam?

bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nasehat

Sore hari terlihat jungkook yang duduk melamun di balkon kamarnya, bohong jika dia tidak rindu waktu kebersamaannya dengan taehyung, dia ingin mengobrol dengan sahabatnya itu dengan tenang tanpa ada emosi seperti akhir-akhir ini.

“Bukan aku yang berubah tae tapi kamu yang berubah tae, kamu semakin jauh sekarang bahkan tidak bisa aku genggam lagi” monolog jungkook seorang diri sambil menahan rasa sesak di dadanya.

“Kookie" panggil seseorang dari balik pintu.

Jungkook berjalan ke arah pintu dan sudah ada nyonya jeon di depan pintu.

“Ada taehyung di bawah" kata nyonya jeon.

“Katakan jika kookie tidur ya ma" kata jungkook.

“Kok gitu sih sayang, kalian bertengkar?" Tanya nyonya jeon.

Jungkook tidak menjawab justru menutup pintu kamar setelah sebelumnya meminta maaf pada sang mama.

Nyonya jeon hanya mendesah perlahan melihat sikap sang putri yang akhir-akhir ini lebih banyak diam dan mengurung diri di kamarnya.

“Tae, maaf ya sepertinya jungkook tertidur karena mama ketuk pintunya tidak ada respon sama sekali” kata nyonya jeon saat berada di depan taehyung.

"Baiklah ma tidak apa-apa mungkin jungkook letih, kalau begitu tae pamit dulu ya ma” pamit taehyung.

"Hati-hati ya tae” pesan nyonya jeon dan diangguki oleh taehyung.

Setelah dari mansion jungkook taehyung langsung melajukan mobilnya ke basecamp, entah kenapa hari ini dirinya tidak ingin bertemu dengan irene.

Ada sesuatu yang hilang yang dia rasakan saat ini setelah jungkook mulai menjaga jarak dengannya.

*****

Semua orang terkejut saat melihat taehyung yang tiba-tiba ke basecamp selain weekend.

“Tumben tae kamu main kesini selain weekend” kata hoseok.

" Sedang ingin” kata taehyung singkat kemudian merebahkan dirinya di atas sofa dan memejamkan matanya.

" Terjadi sesuatu kah?” Tanya hoseok.

“Dia sedang bertengkar dengan jungkook" kata mingyu to the point.

“Hah benarkah? Tapi ada masalah apa?" Tanya hoseok penasaran.

“Hanya salah paham" kata taehyung singkat.

“Salah paham tapi lebih membela yang salah tanpa mendengarkan penjelasan dari pihak yang lain" kata mingyu sambil menatap tajam ke arah taehyung.

“Aku tidak ingin mencari masalah denganmu gyu" kata taehyung singkat.

“Aku juga tidak ingin mencari masalah denganmu tapi sikapmu akhir-akhir ini kepada jungkook membuat diriku ingin menghajarmu sampai pingsan" kata mingyu tajam.

"Sebenarnya ada apa ini?” Tanya hoseok penasaran.

"Tanyakan padanya apa yang sudah dia lakukan ke jungkook” tanya mingyu lalu beranjak dari sana.

Sebelum mingyu benar-benar pergi dia mendekat ke arah taehyung.

" Ingat tae sesuatu yang menurutmu benar belum tentu benar, jangan hanya melihat dari satu sudut pandang saja. Selidiki dulu kebenarannya setelahnya kamu boleh menilai” jelas mingyu.

Setelah kepergian mingyu dan eunwoo hoseok pun menghampiri taehyung dan duduk di sebelahnya.

" Sebenarnya ada apa tae?” Tanya hoseok lagi.

Taehyung menghembuskan nafas kasar dan setelahnya dia menceritakan semuanya.

" Kamu menuduh sahabat kamu seperti itu tae?” Tanya hoseok setelah mendengarkan cerita taehyung.

" Buktinya jelas kak, irene terkurung di kamar mandi dan beberapa surat ancaman yg tulisannya sama persis dengan tulisan jungkook" Kata taehyung.

“Kamu berapa tahun mengenal jungkook tae?" Tanya hoseok.

" Kami sejak kecil selalu bersama, apapun kita lakukan bersama” kata taehyung.

" Lalu kenapa kamu tidak mempercayai sahabatmu sendiri? Aku tahu irene adalah kekasihmu tapi jangan lupakan jika jungkook adalah sahabat kecilnya dan tentunya kamu lebih mengenalnya bukan” kata hoseok.

Hening melanda dan hoseok melanjutkan perkataanya.

" Jika aku jadi jungkook aku akan menamparmu tae karena menuduh tanpa menanyakannya terlebih dahulu, kamu boleh membela atau melindungi irene tapi bukan berarti kamu bisa melukai hati sahabatmu, bahkan kamu tidak mau pernah mendengarkan penjelasannya sama sekali” jelas hoseok.

Hoseok lalu berdiri dan menepuk bahu taehyung pelan.

" Selidiki dulu kebenarannya supaya kamu tidak menyesal di kemudian hari” kata hoseok lalu melangkah pergi.

Taehyung menatap punggung hoseok yang meninggalkan basecamp.

Tiba-tiba hoseok berhenti di depan pintu dan berbalik.

"Oh iya soal kekasihmu apakah dia memiliki saudara? Aku pernah beberapa kali melihat orang yang mirip dengannya di bar” ucap hoseok lalu benar-benar pergi.

Taehyung tentu saja terkejut karena yang dia tahu irene sangat polos.

Tak beberapa lama ponselnya berdering dan ternyata panggilan dari irene, taehyung hanya menatap sekilas entahlah hari ini pikirannya hanya dipenuhi oleh jungkook.

Taehyung mengabaikan panggilan itu meski terus berdering dia tidak ada niat sedikitpun untuk mengangkatnya.

“Aku harus bertemu jungkook dan meminta maaf" monolog taehyung dan setelahnya juga pergi meninggalkan basecamp.

*****

Taehyung tiba di mansion kim saat dia memasuki mansion samar dia mendengar percakapan.

" Dimana kookie? Kenapa tidak ikut denganmu Lu?” Tanya nyonya Kim

" Tadi aku berencana ingin mengajaknya tapi dia sedang demam” jelas Luhan.

" Lalu bagaimana keadaannya sekarang?” Tanya nyonya kim cemas.

" Dia sudah minum obat sebelum aku tinggal ke sini tadi” kata luhan.

Taehyung yang mendengarnya tentu saja terkejut dan khawatir apalagi dia tahu sejak kecil saat jungkook sakit dia akan selalu mencari dirinya dan tidak ingin ditinggalkan, tapi sekarang justru jungkook sama sekali tidak mencarinya.

Nyonya kim yang melihat kedatangan taehyung segera memanggilnya.

“Baru pulang tae?" Tanya nyonya kim dan diangguki oleh taehyung.

“Kamu tahu jungkook demam" kata nyonya kim.

Taehyung melihat nyonya jeon.

“Kenapa bisa demam ma?" Tanya taehyung.

“Mungkin terlalu lelah belajar, dia ingin mengejar nilai sempurna untuk kelulusannya tae” kata nyonya jeon.

" Mengejar nilai sempurna untuk apa ma?” Tanya taehyung.

“Dia ingin kuliah di Belanda menyusul yoongi dan jimin" kata nyonya jeon.

“Maksud mama dia akan pergi kuliah ke sana?, tapi kenapa ma?" Tanya taehyung.

“Entahlah tae mama juga tidak tahu, tapi akhir-akhir ini dia sering murung mungkin kapan-kapan kamu bisa bertanya padanya kenapa dia sering murung” jelas nyonya jeon.

" Baiklah ma, kapan-kapan tae akan bicara dengan jungkook. Kalau begitu tae ke kamar dulu" pamit tae dan pergi menuju kamarnya.

Setelah kepergian nyonya jeon, nyonya kim ke kamar sang putra.

" Tae, boleh mama masuk?” Tanya nyonya kim.

" Masuk aza ma” jawab taehyung.

Nyonya kim melihat kamar anaknya masih tetap sama seperti dahulu.

Kemudian tangannya mengambil bingkai foto di atas nakas, foto jungkook dan taehyung saat remaja.

Sebuah senyuman terbit di bibir nyonya kim saat memandangi foto tersebut.

“Kamu tahu tae mama sangat menyayangi jungkook, terkadang mama berharap dia akan menjadi bagian keluarga ini, menjadi menantu dari keluarga kim" kata nyonya kim.

Taehyung hanya menyimak tanpa ada niatan menyela sedikitpun.

“Beberapa waktu yang lalu kami membahas perjodohan kalian, kami pikir kalian sudah dekat sejak kecil jadi tidak masalah jika kalian menikah bukan? Kami sudah menanyakan hal ini pada jungkook terlebih dahulu, tapi…" perkataan nyonya kim terhenti.

“Tapi apa ma?" Tanya taehyung yang entah kenapa dirinya penasaran.

Nyonya menghela nafasnya kasar.

"Jungkook menolak perjodohan ini, dengan alasan dia tidak ingin menikah dan serumah dengan orang yang tidak mencintainya” kata nyonya kim.

Mendengar perkataan nyonya kim hati taehyung berdenyut sakit, entah kenapa penolakan jungkook membuat hatinya terluka.

“Mama tahu kamu memiliki kekasih dan sangat mencintainya, jungkook sudah menceritakan semuanya pada mama kata dis kekasihmu sangat baik. Tapi lebih baik kamu mengenalnya lebih jauh tae" nasihat nyonya kim.

Nyonya kim beranjak dari tempatnya dan meninggalkan taehyung.

Taehyung menatap ke arah pintu yang tertutup, hari ini sudah beberapa orang yang menasehatinya tentang irene. Apakah dia perlu menyelidiki tentang irene? 

Disaat dirinya memikirkan irene tiba-tiba dirinya teringat jungkook yang sakit dengan segera dirinya menyambar kunci mobil dan pergi ke mansion jeon.

1
Nadia Apriyanti
semoga tae nyesel se nyesel nyesel nya
Aisyah Nabila
keren
Nadia Apriyanti
semoga tidak ada badaiiiiiiii
Nadia Apriyanti
sakitin trus biar jk pergiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!