NovelToon NovelToon
Maaf Aku Memilih Pergi

Maaf Aku Memilih Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Poligami
Popularitas:210.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mayra Zahra

Nafisha Retno Kinathi adalah seoarang ibu muda yang harus berjuang sendiri menghidupi rumah tangganya, meskipun sosok suaminya masih berdiri gagah.

Hidup berdampingan dengan suami yang begitu menjunjung tinggi rasa hormatnya kepada ibundanya membuat Nafis harus sering mengalah. suaminya selalu menyerahkan segala keputusan di tangan umminya. Termasuk dalam hal urusan rumah tangganya.

Dalam segala hal Nafis mencoba mengalah tapi, ketika ibu mertuanya mengingikan suaminya menikah lagi Nafis berontak.

Masih sangupkah Nafis mempertahankan rumah tangganya, atau dia memelih menyerah ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayra Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

   Seminar kali berjalan cukup lama tapi seru. Nafis menjadi salah pembicara utama dalam seminar kali ini. Dia senang peserta seminar begitu aktif bertanya, dia senang dapat berbagi ilmu dengan banyak orang.

Satu persatu peserta seminar meninggalkan Auditorium. Tak sedikit peserta seminar meminta foto bersama dan juga tanda tangan di buku ataupun novel karya Nafis yang mereka punya.

Setelah semua peserta seminar sudah keluar semua, Nafis dan beberapa narasumber lainnya dia arahkan menuju ruang rektorat untuk menikmati jamuan dan ramah tamah.

Tanpa di duga Farid mendekati meja Nafis saat jamuan makan. Dia menayakan apakah asistennya sudah menghubungi Nafis soal rencana konsultasi tentang dua anak terbesarnya.

" Kalau berbicara dengan saya langsung belum tapi, asisten mas Farid sudah menghubungi asisten saya "

" Lalu bagaimana hasilnya, apa mbak Nafis ada waktu buat anak saya ?"

" Jadwalnya sudah di sesuaikan oleh asisten saya, Insya Allah kalau tidak ada perubahan jadwal kemungkinan hari minggu ini kamu sudah bisa bertemu. Begitu saya tiba di jakarta, mas Farid bisa membawa putra-putri nya ke klinik saya "

" Nanti pasti asisten saya menghubungi asisten anda kembali, jika memang sudah fiks jadwalnya "

" Baik kalau begitu mbak Nafis.

Perbincangan kami berlanjut, membahas sedikit-sedikit tentang kondisi putra Farid yang banyak berubah pasca dia meutuskan berpisah dengan ibunya anak-anak.

Setelah dirasa cukup, Nafis mohon undur diri karena masih ada tempat lain yang akan dia tuju. Saat berjalan keluar ruangan tanpa sengaja netranya kembali menangkap putrinya Farid menangis. Bahkan tak kunjung diam meskipun papanya sudah turun tangan.

" Assalamu'alaikum anak cantik. Kenapa rewel lagi. Capek ya ?" Bayi perempuan itu sedikit lebih tenang kala mendengar suara Nafis.

" Boleh saya bantu gendong ?" Farid menyerahkan bayinya kedalam gendongan Nafis. Ajaibnya bayi itu langsung terdiam begitu ada daam dekapan Nafis.

" Ya Allah langsung tenang lho di gendong mbak Nafis." Seloroh Farid.

" Maaf mbak, boleh minta susunya Rania, sepertinya anak manis ini haus setelah capek nangis."

" Ini bu, sedari tadi saya coba kasih tapi tidak mau " terlihat wajah putus asa pengasuhnya Rania.

" Bismilah saya coba ya, semoga kali ini mau "

" Ya Allah ternyata sama bunda Nafis mau "

" kuncinya mbaknya harus tetap tenang saat adiknya rewel. Besok kalau adiknya rewel lagi, mbak oba deh peluk adiknya dengan nyaman. Mbak musti tenang agar enengi positifnya mengalir ke adik melalui sentuhan. Pasti adiknya cepat tenang."

" Terima kasih sarannya bunda " Nafis tersenyum sembari mengangguk.

" Alhamdullilah sudah kenyang ya, sudah bisa senyum ini anak manis " Nafis membantu Rania agar bisa bersendawa sebelum menyerahkan Rania pada pengasuhnya.

" Jangan rewel lagi ya, sama mbaknya oke "

" Terima kasih mbak Nafis sudah membantu kami menenangkan Rania, biasanya dia sangat sulit jika dengan orang baru. Tapi, sama mbak Nafis bahkan hanya mendengarkan suaranya saja sudah tenang "

" Seperti yang saya katakan tadi mas Farid. Kita harus lebih tenang saat menghadapi anak-anakyang sedang rewel seperti adik Rania tadi."

" Apakah ini kali pertama adiknya ikut perjalanan jauh ?"Farid mengangguk lemah.

" Rania sedikit susah dengan orang baru, dia juga susah jauh dari saya. Mau tak mau saya bawa "

" Kenapa tidak di tempat ibunya terlebih dahulu ?"

" Mbak Nafis tentu tau kasus perpisahaan saya kan, sejak memutuskan untuk berpisah, maminya anak-anak sudah tidak mau mengurus mereka lagi. Dua yang besar sekarang sedang berada di Bandung bersama orang tua saya, sementara Rania sesuai yang saya bilang tadi. Dia tidak bisa jauh dari saya. Makanya saya sempat heran tadi, kenapa bayi saya itu begitu mudah tenang sama mbak Nafis tadi, sama omanya saja tidak mau lho mbak "

" Mungkin adiknya merindukan sentuhan ibunya mas Farid. Bayi seumuran Rania itu begitu peka dengan sekitar. Dia akan tenang kalau bersama orang yang tenang juga. Mungkin semua sedang lelah, adiknya lelah, mbaknya juga lelah setelah perjalanan jauh masih tetap harus menjaga adik bayinya."

" Padahal mami saya juga sudah menyarankan agar mencari dua orang pengasuh agar bergantian menjaga Rania."

" Saran maminya mas Farid benar, karena menjaga bayi itu tidak mudah. Belum lagi nanti kalau dia sudah lebih aktif lagi "

" Biar nanti saya carikan teman buat mbak Wati, semoga saja Rania tidak menolak "

" Terima kasih pak, maaf saya belum bisa melakukan yang terbaik baut adek Rania "

" Saya tau mbak Wati sudah melakukan semaksimal mungkin. Jangan merasa begitu, sementara biar di bantu Ahmad atau Miranti ya mbak " Terlihat mbak Wati mengangguk.

" Syukurlah sudah ada solusi, kalau begitu saya ijin undur diri, karena masih ada satu tempat yang harus saya kunjungi. Semoga adiknya tidak rewel lagi ya mbak "

" Aamiin, terim kasih sudah di bantu menengankan dek Rania"

" Sama-sama. Oya hampir saya lupa " Nafis sepertyi hendak mengambil sesuatu dari dalam tas jinjingnya.

" Ini novel yang saya janjikan buat mbak Wati. Sebentar " nafis menulis nama Wati diatas tanda tanggannya . Betapa senangnya Mbak Wati.

" Nggak mau foto sama Mbak Nafis mbak Wati ?" Wati menoleh kearah atasannya, dia senang mendengar usul Farid.

" Memang boleh bunda Nafis ?"

" Tentu boleh "

" Sini Rania biar sama saya dulu " Farid mengambil alih Rania ke dalam gendongannya.

" Kebetulan Ahmad datang, Mat tolong fotoi mbak Wati sama idolanya " Ahmad dengan senang hati membantu Wati berfoto dengan ponselnya Wati.

" Terima kasih mas Ahmad, mas Ahmad mau gantian foto ?"

" Boleh " Asisten Farid itu tak mau kalah ikut berfoto dengan Nafis.

Nafis benar-benar pamit setelah sesi foto dengan orang-orangnya Farid. Dia sudah di tunggu oleh sahabat baiknya. Dia akan memulai sebuah babak baru dari drama rumah tangga yang penuh luka. Keputusannya sudah bulat. Dia ingin semua segera mendapat kejelasan. Dan Andini di rasa orang yang tepat untuk dia mendapatkan semua itu.

Sementara Farid dan team bergegas kembali ke hotel untuk beristirahat karena dua jam lagi mereka harus terbang kembali ke jakarta.

Ada kesan yang begitu mendalam dalam perjumpaan pertama kali dengan seorang Nafis. Tidak salah jika banyak orang begitu mempercayai wanita berhijab itu untuk menjadi tempat berkeluh kesah agar mengurangi rasa sesak di jiwa.

Dia juga menaruh harapan besar pada wanita yang nampak anggun dengan hijab yang menutupi mahkotanya itu. Semoga dua anaknya bisa segera lepas dari rasa terguncang akibat perpisahan yang dia pilih.

Sementara nafis sendiri merasa beruntung berjumpa dengan calon kliennya. Setidaknya dia tau langkah awal apa yang akan dia ambil untuk menangani dua anak Farid yang di daftarkan untuk konsultasi psikologis dengannya. Dia pun berharap, bisa memenuhi apa yang menjadi harapan Farid sebagai seorang ayah.

1
𝐈𝐬𝐭𝐲
akhirnya Nafis sudah siap menerima Farid...
Ayoe Egha
pipi naufal thoooorr
Lee Mba Young
kata si Ning hafizah tak Ada anak perempuan yg baik baik saja pisah dng bpk nya, what the hell gimana kbar anak pertama hanafi juga cewek kok tp km kekepin bpk nya smp lupa anaknya kn km enjoy saja 🤣😁. giliran aqila katanya gk baik baik saja krn gk ketemu bpk nya Mang mulut hafizah kayak comberan kl ngomong. sebagai pelakor gk pernh ngingetin hanafi ngasih nafkah anak anak Dr istri sah 🤭. anak kyai tp gk punya ilmu agama. cocok sih hanafi yg tulang selengki ma Ning yg pelakor. 👍
Dilla Fadilla: pelakor teriak pelakor mau menang sendiri 😡anak nya yg di utamakan bila bisa bikin koit anaknya Ning nong Thor gedek aku rasanya 😡
total 1 replies
Lee Mba Young
semoga adil 15th penjara. hafizah bertahan krn kl janda gk laku lagi tau kenapa krn gadis saja cm dpt laki orang apalagi sdh janda plus pelakor lagi siapa yg mau mnjadikan dia menantu. hidup juga di topang ortu kl ortu gk kaya gk akn makan tu anaknya 🤣.
kl nafis bisa jadi janda krn punya value Dan hidup gk jd parasit yg nadah uang ortu 😁🤣. Beda level banget Mang pelakor itu selalu gk punya value mkne kelihatan gk berani pisah dng hanafi krn kl pisah jelas gk akn punya suami lagi 🤣.
Dewi Sri
Jgn lama lama menjadi halal nya thor, nafis sama farid
Lee Mba Young
Ning hafizah kurang karma nya, Nafis wanita punya harga diri sdng seorang Ning anak kyai tp mulut kayak comberan ya bgini urung tau di sampluk malaikat.
Wes pelakor lambene elek e Amit Amit. mkne gk laku dpt Gus dpt e laki orang 🤣🤣🤣🤣.
jodoh cerminan diri.
Dilla Fadilla
pelakor pelakor kurang karmanya Thor masa karmanya mati orangtuanya aja harusnya anaknya juga jd adil arti kehilangan sesungguhnya 😄
Lee Mba Young: padahal anak kyai gelar Ning tp mulut nya kayak comberan 🤣. pantes gk laku dapat laki terhormat atau Gus, dpt nya ya cm hanafi laki orang pula 🤭.
total 1 replies
Susi Lawati
mungkin dengan cara ini mulut nya bisa istirahat nyakiti orang lain
𝐈𝐬𝐭𝐲
Alhamdulillah 🤭😂😂
Mayra Zahra: lho-lho ndak bahaya ta🤭🤭🤭
total 1 replies
nunik rahyuni
nah lo...kena karma apa tu struk kah 🤔
Tarwiyah Nasa
kena struk tu nnk lampir 😄
𝐈𝐬𝐭𝐲
biarin pingsan terus bangun² dia stroke
𝐈𝐬𝐭𝐲
kok zizah thor bukan Anin ya🤔
Mayra Zahra: ya Allah iya kak, terima kasih sudah di ingatkan🙏🙏
total 1 replies
Dini Anggraini
MasyaAllah nafis setelah kamu di sia2kan hanafi sekarang akan dapatkan farid yang semua anaknya, ortunya mendukung penuh keputusan farid sekarang saja belum jadi istrinya saja anakmu azizah dan naufal sudah di anggap cucu sama ortunya farid. 👍👍👍😍😍😍😍
mama
Tuban ny kota ku kak🤣
Laila Amilia
laras lewat sama suami, y & nolongin riana sama aisyah dari kejaran Edwin
Lin
aku aja yg baca nangis
Femmy Dauhan
ko gantung ceritanya endingnya mana ?
Dilla Fadilla
Thor kapan karma Hanafi dan uminya berserta para pelakor muslimah 😡
Laila Amilia
kon si hanafi sama umi, y dpt karna jgn la,2 karma buat mrk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!